<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557</id><updated>2011-07-08T11:56:19.950-07:00</updated><category term='olahraga'/><category term='kostrad TNI'/><category term='Provinsi Banten'/><category term='cina benteng'/><category term='TMP Taruna'/><category term='komunitas'/><category term='kendaraan tempur'/><category term='ketahanan beras'/><category term='Maritim'/><category term='Pulau Umang'/><category term='militer'/><category term='warisan budaya tangerang'/><category term='pesta kembang api'/><category term='pengarustamaan gender'/><category term='hoby'/><category term='persikota'/><category term='peristiwa lengkong'/><category term='Sejarah Tangerang'/><category term='Wisata Banten'/><category term='tangerang'/><category term='wanita'/><category term='ujung kulon'/><category term='Kerajinan masyarakat'/><category term='dewi kwan im'/><category term='keamanan'/><category term='catatan lepas'/><category term='SBY'/><category term='rumah tua'/><category term='pariwisata'/><category term='rekor MURI'/><category term='hari anak'/><category term='perekonomian'/><category term='kecamatan pamulang'/><category term='Batik Banten'/><category term='partai politik'/><category term='MURI'/><category term='sarasehan pers nasional'/><category term='sirkuit lippo'/><category term='arung jeram'/><category term='Cokek'/><category term='pemilu 2009'/><category term='UKMK'/><category term='air bersih'/><category term='Kupu Kupu Cantik'/><category term='bupati tangerang'/><category term='Konservasi'/><category term='Go Green'/><category term='masjid seribu pintu'/><category term='jacob utama'/><category term='kecamatan cisauk'/><category term='tangerang tribun'/><category term='putri indonesia'/><category term='energi'/><category term='waterway'/><category term='satwa langka'/><category term='pluralisme'/><category term='Lingkungan Hijau'/><category term='wisatawan banten'/><category term='budaya daerah'/><category term='sirkuit'/><category term='kecamatan pagedangan'/><category term='karang taruna'/><category term='cisadane'/><category term='Tanam Pohon'/><category term='Boen San Bio'/><category term='badak bercula satu'/><category term='KPS'/><category term='kang nong kabupaten tangerang'/><category term='pendidikan'/><category term='otonomi'/><category term='potensi daerah'/><category term='ziarah'/><category term='Tari Cukin'/><category term='hutan pohon kelapa'/><category term='lumba lumba'/><category term='SMA Kharisma Bangsa'/><category term='nelayan'/><category term='atasi kemiskinan'/><category term='DIS'/><category term='energi alternatif'/><category term='warga tangerang'/><category term='kuliner'/><category term='pertanian'/><category term='situ gintung'/><category term='Tanjung Burung'/><category term='archiperobic'/><category term='jurnalistik'/><category term='ritual keagamaan'/><category term='keturunan india tamil'/><category term='agropolitan'/><category term='Hj Ratu Atut Chosiayah'/><category term='gunung krakatau'/><category term='caleg'/><category term='International Young Inventor Project Olympiad'/><category term='barong sai'/><category term='teknologi'/><category term='kecaman kekerasan'/><category term='perayaan cioko'/><category term='masjid bani umar'/><category term='bakti sosial'/><category term='kota tangerang selatan'/><category term='Puzzle Tanaman'/><category term='pantai'/><category term='kabupaten lebak'/><category term='Bintaroku Hijau'/><category term='Gelanggang Samudera Ancol'/><category term='gading serpong'/><category term='Vihara Nimala'/><category term='perempuan'/><category term='protokoler'/><category term='obor nusantarara'/><category term='bojonegara'/><category term='pandeglang'/><category term='pelayanan kesehatan'/><category term='perdagangan'/><category term='harkitnas'/><category term='yusuf kalla'/><category term='mahasiswa tangerang'/><category term='suara rakyat'/><category term='pertukaran budaya'/><category term='pecinan'/><category term='jalur pipia gas'/><category term='putra daerah'/><category term='sumarecon'/><category term='sungai ciberang'/><category term='kawasan'/><category term='Perayaan Pecun'/><category term='khas Indonesia'/><category term='situ cipondoh'/><category term='bio energi'/><category term='wisata kuliner'/><category term='Kapal Tangerang'/><category term='transmigrasi'/><category term='duta pariwisata'/><category term='hutan lindung'/><category term='mandalawangi'/><category term='tradisi'/><category term='pesta laut'/><category term='MDGs'/><title type='text'>a Miracle of Banten</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>151</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5817461521920393858</id><published>2009-11-10T20:35:00.000-08:00</published><updated>2009-11-10T20:43:41.128-08:00</updated><title type='text'>2,8 Juta Wisdom Minati Wisata Banten</title><content type='html'>Jumlah wisatawan domestik (wisdom) yang datang ke wisata Banten tahun 2009 telah menembus jumlah melebihi 2,9 Juta orang. Angka ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sekitar 15 persen. Dengan tingginya jumlah wisatawan domestik ini, jumlah peredaran uang tercatat mencapai Rp 4,95 triliun. Sedangkan tahun 2008 lalu sebesar Rp 4,13 triliun.&lt;br /&gt; “Pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling berpengaruh di Banten. Dengan jumlah konsumsi tersebut, pariwisata memberikan pengaruh yang positif bagi perekonomian di Banten,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Banten, Ranta Suanta, kepada Banten Pos.&lt;br /&gt;Ditambahkannya, dengan keberadaan wisatawan di suatu daerah dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut, melalui pengeluaran yang dibelanjakan wisatawan. Sejumlah lokasi yang menjadi tujuan wisatawan antara lain, Pantai Anyer, Carita, Ujung Kulon, Banten Lama dan Gunung Anak Krakatau.&lt;br /&gt;Masih menurut Ranta, kenaikan konsumsi tersebut terlihat dari struktur jumlah pengeluaran belanja wisdom dari hasil survei yang dilakukan Disbudpar Provinsi Banten yang bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). &lt;br /&gt;Dari sub sektor restoran, tercatat pengeluaran wisdom tahun 2009 mencapai Rp 1,22 triliun dari Rp 1,02 triliun pada 2008. Dan konsumsi yang paling tinggi di tahun 2009 tercatat pada sub sektor industri non makanan yang mencapai Rp 1,59 triliun dari Rp 1,32 triliun di tahun 2008.&lt;br /&gt;“Untuk konsumsi non makanan, dari delapan sub sektor konsumsi wisnus, kuota konsumsi non makanan di tahun 2009 mencapai 38,6 persen. Konsumsi non makanan ini meliputi konsumsi furniture dan kerajinan tangan. Seperti kerajinan dari bambu, kayu dan industri barang bukan logam,” ujarnya.&lt;br /&gt;Ranta juga mengungkapkan, berdasarkan konsumsi widom atau wisnus (wisatawan nusantara) tersebut, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pariwisata kedua paling besar di Banten, setelah bidang perindustrian. Dari total konsumsi wisnus tahun 2008 sebesar 4,13 triliun, jumlah tersebut telah menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp 7,05 triliun atau 1,71 kali lipat dari konsumsi tahun 2008. &lt;br /&gt;“Dampak ini dirasakan oleh sub sektor yang ada. Tidak hanya peningkatan output perekonomian, pengaruhnya juga terasa pada Nilai Tambah Bruto (NTB), gaji pekerja dan penyerapan tenaga kerja,” ucapnya.&lt;br /&gt;Secara total, lanjut Ranta, konsumsi wisnus di Banten mampu mendorong NTB sebesar Rp 3,28 triliun. Sub sektor paling yang paling banyak mendapat dampak adalah sektor angkutan jalan dengan angka Rp 530,6 miliar atau 16,2 persen. “Dampaknya terhadap upah gaji pekerja mencapai Rp 1, 11 triliun pada masing-masing sub sektor,” katanya.&lt;br /&gt;Menurut Ranta, hal ini juga mampu menyediakan tenaga kerja yang tidak sedikit di Banten. Kesempatan kerja dari dampak wisnus Banten tahun 2009 mencapai 156.476 orang. Jumlah ini meningkat dari 2008 yang mencapai 130.511 orang. Jumlah tenaga kerja terserap itu, datang dari sektor perdagangan, hotel dan restoran yang mencapai 56.452 orang pada 2009.&lt;br /&gt; “Dengan kedatangan Wisnus, pedagang juga bisa menikmatinya. Jasa angkutan juga bisa beroperasi. Inilah hal yang bisa menyerap tenaga kerja,” tambahnya. (Banten Pos)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5817461521920393858?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5817461521920393858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5817461521920393858&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5817461521920393858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5817461521920393858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/11/28-juta-wisdom-minati-wisata-banten.html' title='2,8 Juta Wisdom Minati Wisata Banten'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6267022692804353488</id><published>2009-11-01T07:15:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T07:19:06.965-08:00</updated><title type='text'>Deklarasi Umang untuk Pariwisata Banten</title><content type='html'>Deburan ombak Pantai Selatan Banten tepatnya di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang seolah menyambut baik kedatangan sekitar 50 orang tamu dari rombongan uji coba paket wisata Banten 2009 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Banten. &lt;br /&gt;Mereka datang untuk menikmati indahnya pantai di pulau yang memiliki luas sekitar lima hektare tersebut. &lt;br /&gt;Rombongan tiba di pulau yang diberi nama Pulau Umang tersebut sekitar pukul 17.00 WIB Jumat (16/10) setelah menempuh perjalanan sekitar tiga jam dari Hotel Patrajasa di Pantai Anyer, Kabupaten Serang. &lt;br /&gt;Untuk menyeberang ke pulau yang terletak di teluk Panaitan membentang di perairan antara Tanjung Lesung di sebelah utara dan Ujung Kulon di sebelah selatan itu, rombongan membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menyeberang dari dermaga di Kecamatan Sumur ke pulau tersebut dengan kapal motor berkapasitas maksimal 20 orang. &lt;br /&gt;Setibanya di pulau Umang rombongan langsung disambut senyum ramah para pemandu wisata yang mempersilahkan para tamunya untuk beristirahat di lobi dengan bentuk bangunan di atasnya seperti umang salah satu hewan laut sejenis siput. &lt;br /&gt;Di dalam bangunan lobi itu berisi deretan sofa berwarna putih, kursi dari kayu, meja makan dan satu panggung kecil, sementara di depannya membentang sebuah kolam renang yang letaknya berhadapan langsung dengan bibir pantai di sebelahnya ada dermaga satu-satunya di pulau tersebut. &lt;br /&gt;Para tamu disuguhi jamuan makan malam di pinggir pantai dengan aneka jenis masakan ikan laut, diringi alunan musik pop yang memecah kesunyian di pulau tersebut serta semilir angin laut meniup pepohonan yang ada di sepanjang pantai pulau tersebut. Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi yang membahas pengembangan pariwisata di Provinsi Banten dengan melibatkan dinas/intansi serta pihak terkait. &lt;br /&gt;Setelah menginap satu malam di Pulau Umang, keesokan harinya Sabtu (17/10) rombongan uji coba paket wisata Banten kembali menikmati berbagai hiburan di pantai seperti menyelam, naik banana boat serta menikmati kelapa muda yang disajikan pengelola di Pulau Oar sekitar 10 menit perjalanan dengan kapal motor dari Pulau Umang. &lt;br /&gt;Sebelum mengakhiri perjalanan uji coba paket wisata tersebut, sejumlah pihak terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten, PHRI, HPI, Asita dan unsur Pers menandatangani kesepakatan untuk berupaya membantu pengembangan pariwisata di Provinsi Banten yang dikemas dalam sebuah deklarasi dengan sebutan "Deklarasi Umang". &lt;br /&gt;Uji coba paket wisata Banten 2009 merupakan salah satu program yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten dengan mengikutsertakan salah seorang perwakilan dinas/intansi terkait di Provinsi Banten di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas PU, Dinas Kelautan dan Perikanan dan beberapa dinas lainnya. &lt;br /&gt;Selain itu, uji coba paket wisata tersebut melibatkan unsur terkait lainnya di antaranya Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), unsur pers dan beberapa agen perusahaan travel. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten Ranta Suharta mengatakan, uji coba paket wisata tersebut merupakan satu langkah terobosan dalam upaya untuk mempromosikan wisata Banten sekaligus mengevaluasi apa kekurangannya dari wisata di Banten. &lt;br /&gt;"Kami ingin menyatukan persepsi dan meminta masukan dari pihak terkait bagaimana upaya untuk memajukan pariwisata di Banten," kata Ranta Suharta usai melepas rombongan uji coba paket wisata Banten 2009 dari Rumah Makan "S" Rizki di Serang, Jumat (16/10). &lt;br /&gt;Ia mengatakan, dengan uji coba paket wisata Banten yang melibatkan unsur terkait tersebut diharapkan adanya kesamaan persepsi untuk memajukan dunia pariwisata di Banten. &lt;br /&gt;Selain itu, dengan kegiatan tersebut diharapkan adanya saling mengoreksi kekurangan dan kelemahan baik dari pihak yang memberikan pelayanan seperti perusahaan travel, maupun dari fasilitas objek wisata yang disajikan kepada para wisatawan itu sendiri. &lt;br /&gt;Rombongan paket wisata Banten 2009 berangkat menggunakan satu kendaraan bus dari Rumah Makan S`Rizki di Serang menuju sentra kerajinan Batik Banten di Jalan Bhayangkara Serang, kemudian dilanjutkan menuju objek wisata ziarah Mesjid Agung Banten Lama dan Museum Purbakala Banten Lama yang menempuh sekitar 30 menit perjalanan dari Kota Serang. &lt;br /&gt;Usai melihat berbagai benda purbakala peninggalan sejarah Kesultanan Maulana Hasanuddin di Musium Purbakala Banten Lama, rombongan dengan dipandu petugas dari DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Banten, kemudian melanjutkan perjalanan melihat situs-situs peninggalan yang berada di sekitar lokasi Banten Lama seperti Benteng Speelwijk, Vihara Avalokitesvara, Mesjid Pecinan. &lt;br /&gt;Selanjutnya rombongan kembali melanjutkan perjalanan sekitar satu jam menuju Hotel Patrajasa di Pantai Anyer, Serang yang merupakan salah satu objek wisata dari rangkaian paket wisata Banten 2009 sebelum akhirnya mampir di Kantor Balai Taman Nasional Ujung Kulon dan terakhir di Pulau Umang di sekitar wilayah Ujung Kulon. &lt;br /&gt;Sementara Wakil Ketua PHRI Banten Christian Halim mengatakan, perlu keseriusan dari pemerintah kabupaten/kota dan provinsi dalam pengembangan pariwisata di Banten terutama perbaikan infra strukturnya yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. &lt;br /&gt;Menurutnya jika tidak ada komitmen bersama dari dinas intansi dan pihak terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, PHRI, HPI, Asita dan unsur pers, pengembangan objek wisata di Banten sulit diwujudkan. &lt;br /&gt;"Jika melihat di negara lain sebelum objek wisata dikembangkan, infrastrukturnya dibangun terlebih dahulu. Namun di negara kita malah sebaliknya," kata Christian Halim yang juga Ketua PHRI Kabupaten Pandeglang.(oleh Mulyana/news.id.finroll.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6267022692804353488?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6267022692804353488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6267022692804353488&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6267022692804353488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6267022692804353488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/11/deklarasi-umang-untuk-pariwisata-banten.html' title='Deklarasi Umang untuk Pariwisata Banten'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3178863889323115234</id><published>2009-08-20T07:32:00.000-07:00</published><updated>2009-08-21T02:04:36.256-07:00</updated><title type='text'>Samsat Ciputat Layani Lebih Pagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/So5hdjT2qeI/AAAAAAAAAqI/sk4bxyfEsVg/s1600-h/samsat+rizal.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/So5hdjT2qeI/AAAAAAAAAqI/sk4bxyfEsVg/s400/samsat+rizal.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372338565822196194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warga Ciputat, Pamulang, Pondok Aren dan sekitarnya menikmati pelayanan istimewa dari Kantor Sistem Administrasi Manunggal di bawah Satu Atap (Samsat) di Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).&lt;br /&gt;Pasalnya sejak dibuka pada 2 April 2009 lalu, Samsat Ciputat melayani pengurusan pembayaran pajak kendaraan bermotor, STNK, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLJJ) kepada masyarakat lebih pagi dibanding kantor lain yakni mulai pukul 07.30 WIB-Selesai. &lt;br /&gt;Hal tersebut ditujukan oleh kantor pelayanan bersama atas kerjasama Polri, Dinas Pendapatan Provinsi dan PT Jasa Raharja ini untuk memudahkan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.&lt;br /&gt;Dengan dibuka lebih awal, wajib pajak tidak lagi harus kehilangan waktu untuk tetap bisa masuk kerja serta leluasa mengurus pelayanan yang diberikan kantor ini.&lt;br /&gt;Kasubsi STNK AKP Tri Yulianto menjelaskan, untuk wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat Samsat Ciputat kini merupakan kantor pelayanan yang terpagi melayani para wajib pajak. “Ini adalah hasil kerjasama yang baik antar Dispenda dengan kepolisian. Ide ini muncul saat melihat para wajib pajak sudah berdatangan pada pagi hari,” katanya. &lt;br /&gt;Lebih lanjut, dia mengungkapkan, saat ini Samsat Ciputat melayani 500-700 wajib pajak perhari yang diantaranya sekitar 75% adalah roda dua.(Harian Tangsel Pos)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3178863889323115234?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3178863889323115234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3178863889323115234&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3178863889323115234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3178863889323115234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/08/samsat-ciputat-layani-lebih-pagi.html' title='Samsat Ciputat Layani Lebih Pagi'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/So5hdjT2qeI/AAAAAAAAAqI/sk4bxyfEsVg/s72-c/samsat+rizal.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-2298194504450891450</id><published>2009-08-10T08:14:00.000-07:00</published><updated>2009-08-10T08:28:19.521-07:00</updated><title type='text'>2% Warga Cilegon Menderita Diabetes</title><content type='html'>Di Cilegon, ditengarai jumlah penderita diabetes mellitus (DM) berkisar 2 persen dari jumlah penduduk yakni 395 ribu jiwa. Data tersebut diperoleh dari kurun waktu 2008 hingga 2009 ini dan tersebar di seluruh wilayah Cilegon.&lt;br /&gt;Sebanyak itu, telah masuk dalam data yang tercatat World Health Organization (WHO) untuk laporan penderita DM di Indonesia. WHO mencatat kasus warga terjangkit DM berjumlah sekitar 8,4 juta jiwa. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara peringkat ke-4 di dunia yang terbesar setelah India, China dan Amerika.&lt;br /&gt;Sebagai langkah pencegahan dan upaya untuk meminimalisir penyakit DM, PT MERCK Tbk bersama RS Krakatau Media mendirikan klinik Daibetes Center Point (DCP) atau pelayanan terpadu diabetes mellitus. &lt;br /&gt;Demikian terungkat saat peresmian DCP di RS Krakatau Medika, Cilegon, Senin (10/8).&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Dirut PT Krakatau Steel (KS) Fazwar Bujang, disaksikan Dirut RS Krakatau Medika Suhardiyanto, Dirut RSKM Budi Setianto, Product Manager PT Merck Tbk Prafira Kuswardhani, pihak Dinkes Cilegon, dan sejumlah pasien DM di Cilegon, mengungkapkan, tingginya angka DM bisa diminimalisir dengan cara menjaga pola hidup sehat. Bisa melalui kontrol makanan, dan menjaga pola gaya hidup. Jika pola hidup tidak diubah, diperkirakan pada tahun 2030 jumlah penderita DM diperkirakan akan meningkat sekitar 21.3 juta jiwa.&lt;br /&gt;Dirut RSKM Budi Setianto menambahkan, berdasarkan catatan RSKM Cilegon ada sekitar 1.650 pendrita DM yang menjadi pasien RSKM. Mereka berasal dari masyarakat umum dan sejumlah karyawan PT KS dan group. Agar jumlah tersebut tidak terus menggelembung maka, diharapkan karyawan memeriksakan diri ke klinik DCP yang ada di RSKM. Karena jika penyakit ini sudah kronis bisa menimbulkan komplikasi yang fatal dan berujung pada kematian. “Resiko kematian penderita DM 5 kali lebih besar dibanding warga yang tidak terserang penyakit diabetes. Berdasarkan studi kedokteran 50 persen warga yang menderita DM meninggal akibat jantung koroner, 30 persen gagal ginjal, 20 persen warga mengalami kebutaan dan cacat. Dengan adanya DCP mari kita cegah bersama bahaya DM dengan memeriksakan sejak dini penyakit ini,” ungkap Budi.&lt;br /&gt;Dirut RS Krakatau Medika Suhardiyanto mengatakan, meningkatnya penyakit DM ini dikarena perubahan pola makan serta kurang berolahraga. Akibatnya organ pankreas tidak mampu memproduksi insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Padahal insulin adalah hormon penting yang berfungsi mengatur kadar gula dalam darah.&lt;br /&gt;Di tempat sama, Product Manager PT Merck Prafira Kuswardhani mengatakan, sejak 2003, pihaknya telah membuat program Titik Oranye melalui Pandu Diabetes. Program ini antara lain membantu meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes dengan memberikan penyuluhan yang besar an menyeluruh tentang diabetes, melakukan pemeriksaan kadar gula darah gratis, dan mendukung terlaksananya senam diabetes. “Hingga saat ini kami pasien yang telah kami bantu telah mencapai 1 juta orang. Jumlah ini akan terus bertambah nantinya,” ucapnya.&lt;br /&gt;Pihaknya, lanjut Prafira, siap memfasilitasi pendirian titik orange (diabetes centre poin) atau pelayanan primer DM di seluruh tanah air. Hal ini untuk mengurangi resiko DM dan penanganan penyakit cukup berbahaya itu secara terpadu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-2298194504450891450?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/2298194504450891450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=2298194504450891450&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2298194504450891450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2298194504450891450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/08/2-warga-cilegon-menderita-diabetes.html' title='2% Warga Cilegon Menderita Diabetes'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-8696808640740306870</id><published>2009-04-20T02:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T02:35:42.319-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jurnalistik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tangerang tribun'/><title type='text'>Students get the scoop on journalism</title><content type='html'>The Jakarta Post ,  Tangerang   |  Sun, 04/19/2009 1:57 PM  |  Discover&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ambadini, a law student at Syeh Maulana Yusuf University (Unis) in Tangerang, did not expect she would land a journalism position at her local paper so quickly.&lt;br /&gt;The 27-year-old recently completed a journalism-training seminar along with 50 other students from universities across Jakarta and was promptly offered a reporting position with the Tangerang Tribune Daily.&lt;br /&gt;Ambadini, who is in her last semester at university, said she enjoyed her new job as it presented new challenges.&lt;br /&gt;"The journalism training was very effective. I learned a lot about the role of a young journalist both in the field and behind the editorial desk. I learned how to write reports using the correct journalistic jargon and developed my photography skills," she told The Jakarta Post.&lt;br /&gt;Ambadini and four other students, despite not having finished their studies, were recruited by local newspapers following their month-long practical training at various editorial offices.&lt;br /&gt;Four others who partook in the training now work for Satellite News and Radar Banten.&lt;br /&gt;"It's really surprising. I have started working as a cadet journalist with the newspaper.&lt;br /&gt;I have been assigned to cover news for the sport and city desks by the editor-in-chief, " Dini said.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Komsurizal, an editor at the Tangerang Tribune Daily, said the paper recruited her because she was the only participant training at the paper's editorial office who showed real potential of becoming a journalist.&lt;br /&gt;The training program was conducted by the Tangerang University Students Forum (Format) in cooperation with Tangerang's Daily Journalists Working Group (Pokja Wartawan Harian Tangerang) between August 2 and Sept. 2 last year.&lt;br /&gt;The training, titled "Menggugat Nilai-Nilai Kritis Mahasiswa Melalui Media Massa" was undertaken by 50 students from Unis, STIE Yuppentex, Asyukriyah, STIMIK Rahardja and Muhamadiyah University.&lt;br /&gt;"We wanted university students to have a basic knowledge in journalism and we received a warm response from media organizations, so eventually the training materialized, " Agus, the program chairman, said.&lt;br /&gt;The training was held every Saturday at the Unis campus in Tangerang municipality.&lt;br /&gt;Multa Fidrus, the Jakarta Post's Tangerang-based journalist, introduced participants to the basics of journalism and the use of Bahasa Indonesia Jurnalistik writing techniques.&lt;br /&gt;Ayu Cipta from Koran Tempo taught participants how to write feature stories while Joniansyah from the same publication informed them about identifying news and potential sources.&lt;br /&gt;M. Choiri, from RCTI, gave an introduction to television journalism while his wife Dewi Gustiana, from the Suara Pembaruan Afternoon Daily, taught participants the necessary skills for conducting interviews and with a news source.&lt;br /&gt;M. Koharuidin from TV One led the participants through the ropes of investigative reporting while Celestinus Trias HP from Warta Kota Daily explored photojournalism with the enthusiastic students. "We merely initiated the training just to broaden our knowledge without any sponsors to support the program," Siswanto, the organizing committee chairman, told the Post.&lt;br /&gt;He said following the training, the participants sat a comprehensive test to measure their understanding of the principles of journalism. The ten best participants were then offered internships with local newspapers. (&lt;a href="http://www.thejakartapost.com/news/2009/04/19/students-get-scoop-journalism.html"&gt;The Jakarta Post&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-8696808640740306870?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/8696808640740306870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=8696808640740306870&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8696808640740306870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8696808640740306870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/04/students-get-scoop-on-journalism.html' title='Students get the scoop on journalism'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5791758485285508485</id><published>2009-02-24T08:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-24T08:30:43.454-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warisan budaya tangerang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cina benteng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Boen San Bio'/><title type='text'>Festival Budaya Peranakan Tionghoa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SaQgZaGVy9I/AAAAAAAAApw/gwtxPME0hd4/s1600-h/Festival+budaya+peranakan+tionghoa+tangerang+sejiet+khongco+hok+tek+tjeng+sin+ke-+320+di+fihara+nimmala+(2).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SaQgZaGVy9I/AAAAAAAAApw/gwtxPME0hd4/s400/Festival+budaya+peranakan+tionghoa+tangerang+sejiet+khongco+hok+tek+tjeng+sin+ke-+320+di+fihara+nimmala+(2).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306401881824021458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Vihara Nimmala (Kelenteng Boen San Bio) di Koang, Pasar Baru, Kota Tangerang, Selasa (24/2/09), ramai dipenuhi ribuan warga keturunan China Benteng.&lt;br /&gt;Di seluruh area kelenteng terlihat berbagai panggung pagelaran, dihiasi pernak-pernik dan berderet kios yang menjajakan penganan kepada para pengunjung kelenteng. &lt;br /&gt;Maklum, hari itu merupakan dibukanya acara Festival Kebudayaan Peranakan Tionghoa selama tiga hari ke depan.&lt;br /&gt;Festival ini untuk memperingati Shedjit Kongtjouw Hok Tek Tjeng Sin dan 320 Tahun Kelenteng Boen San Bio.&lt;br /&gt;Di hari pertama festival, tanggal 24 Februari 2009 atau 30 Cniagueq 2560, panitia menggelar Bazaar dan Festival Jajanan Tionghoa Peranakan Tangerang, Festival Foto Tionghoa Peranakan Tangerang, Pemutaran Film Tionghoa Peranakan, Pengobatan Gratis, Pentas Seni, Festival Band, Pentas Liong dan Barongsay.&lt;br /&gt;Di hari kedua, 1 Jigueq 2560, festival Shedjit dimeriahkan dengan pementasan Gambang Kromong, Lomba Ngibing Manula, Festival Kebaya Nyonya, Teater Oey Tambah Sia si Playboy Jadul, Persembahan 108 Miesoa dan Pemilihan Locu. Selanjutnya, Pentas Liong dan Barongsay ditampilkan di hari ketiga festival dengan melibatkan belasan kelompok Liong dan barongsay yang ada di Tangerang.&lt;br /&gt;Menurut Wakil Ketua Pengurus Boen San Bio, Sutedja Budiman, festival tersebut dikemas untuk menujukkan beragam budaya peranakan Tionghoa seperti musik, peragaan busana, makanan peranakan Tangerang hingga budaya lainnya yang berbaur dengan sejarah peranakan Tangerang. &lt;br /&gt;Sementara peranakan Tionghoa sendiri merupakan keturunan kawin campur antara Tionghoa dengan pribumi dan menjadi cikal bakal Cina Benteng. Disamping itu kawin campur juga menyebabkan akultrasi budaya, sehingga memadu padankan kebudayaan peranakan hingga saat ini. &lt;br /&gt;“Bentuk-bentuk rumah di Tangerang juga masih banyak yang kuno-kuno,” kata Sutedja mencontohkan.&lt;br /&gt;Acara festival dibuka secara resmi oleh Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah beserta pengurus Vihara Nimmala dan tokoh peranakan Tangerang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5791758485285508485?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5791758485285508485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5791758485285508485&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5791758485285508485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5791758485285508485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/02/festival-budaya-peranakan-tionghoa.html' title='Festival Budaya Peranakan Tionghoa'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SaQgZaGVy9I/AAAAAAAAApw/gwtxPME0hd4/s72-c/Festival+budaya+peranakan+tionghoa+tangerang+sejiet+khongco+hok+tek+tjeng+sin+ke-+320+di+fihara+nimmala+(2).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5148146177795518759</id><published>2009-02-12T01:40:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T01:45:07.824-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketahanan beras'/><title type='text'>Ipat, Teknologi Peningkat Panen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SZPviLyYHpI/AAAAAAAAApg/w063uquXuwM/s1600-h/Bupati+Serang+Taufik+Nuriman+meresmikan+panen+perdana+di+Desa+Jeruktipis+Kec+Keragilan+Kab+Serang+(5).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SZPviLyYHpI/AAAAAAAAApg/w063uquXuwM/s400/Bupati+Serang+Taufik+Nuriman+meresmikan+panen+perdana+di+Desa+Jeruktipis+Kec+Keragilan+Kab+Serang+(5).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301844556903882386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Teknologi Ipat-Bio+Vitafarm, salah satu teknologi baru dalam bidang pertanian padi, untuk pertamakalinya dikembangkan di Desa Jeruktipis Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Hasil panen dengan teknologi ini bisa bertambah hingga 30 persen. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bupati Serang Taufik Nuriman usai membuka panen perdana padi teknologi Ipat-Bio, Rabu (11/2), mengungkapkan, awalnya pemerintah ragu untuk menerapkan teknologi ini pada petani padi di Kabupaten Serang. Namun setelah melihat langsung hasilnya, teknologi ini memang cukup membantu meningkatkan hasil panen di Kabupaten Serang. &lt;br /&gt;"Pada tahun 2008 lalu Kabupaten Serang sudah mengalami surplus stok pangan, dengan hadirnya teknologi baru ini, tentunya akan menambah surplus hasil panen, apabila ini terus dikembangkan, Kabupaten Serang tentunya bisa mengekspor beras," kata kepada harian umum Banten Tribun. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Serang, Dadang Hermawan yang mendampinginya mengungkapkan pada tahun 2008 lalu Kabupaten Serang mengalami surplus beras. Hasil panen para petani mencapai 31.280 ton sedangkan kebutuhan stok pangan dari 1,3 juta jiwa dikali 186 kilogram beras per jiwa per tahun sekitar 24.180 ton. "Berarti kita masih surplus stok beras sekitar 7100 ton,” ungkapnya. &lt;br /&gt;Dengan dikembangkannya teknologi baru ini, diharapkan Kabupaten Serang akan menjadi penyuplai beras bagi daerah-daerah lain di Indonesia. "Bahkan sampai ekspor beras," tuturnya. &lt;br /&gt;Pengembang teknologi Ipat-Bio+Vitafarm, Dr Ir Tualar Simarmata M S ketika ditemui Tangerang Tribun mengungkapkan, saat ini penemuannya dalam teknologi pangan, baru sebatas penambahan hasil sekitar 30 persen. Diharapkan untuk ke depan bisa lebih dari itu. &lt;br /&gt;Untuk satu hektar sawah, biasanya menghasilkan padi 5 hingga 6 ton, setelah menggunakan teknologi Ipat-Bio+Vitafarm ini dengan pola tanam, bibit 25 kilogram, masa tanam benih 24 hari, pemupukan IPK 450 kg, Urea 200 Kg, pupuk kandang 1000 Kg, pupuk organik cair Vitafarm 2 liter. "Dengan masa tanam 100 hari, dapat menghasilkan sedikitnya 8,5 ton padi atau lebih 30 persen, dari pola tanam biasa," ungkapnya.&lt;br /&gt;Apabila teknologi ini lebih menghasilkan dari pola tanam yang biasa, direncanakan teknologi ini dikembangkan di seluruh tanah air. ”Agar Indonesia tidak lagi mengimpor beras," pungkasnya.(Foto: Banten Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5148146177795518759?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5148146177795518759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5148146177795518759&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5148146177795518759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5148146177795518759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/02/ipat-teknologi-peningkat-panen.html' title='Ipat, Teknologi Peningkat Panen'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SZPviLyYHpI/AAAAAAAAApg/w063uquXuwM/s72-c/Bupati+Serang+Taufik+Nuriman+meresmikan+panen+perdana+di+Desa+Jeruktipis+Kec+Keragilan+Kab+Serang+(5).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6343792437095514271</id><published>2009-02-08T03:16:00.000-08:00</published><updated>2009-02-09T02:09:33.808-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sirkuit lippo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sirkuit'/><title type='text'>Street Circuit Lippo Resmi Dioperasikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SZAAuJVMPvI/AAAAAAAAApQ/ZI1yHTqAUFE/s1600-h/GT+Championship,+Adhie,+08-02-09+(365).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SZAAuJVMPvI/AAAAAAAAApQ/ZI1yHTqAUFE/s400/GT+Championship,+Adhie,+08-02-09+(365).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300737554193858290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sirkuit Internasional Jalan Raya di Lippo Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dioperasikan secara resmi, Minggu (8/2).&lt;br /&gt;Peresmian sarana olahraga otomotif bernilai US$ 15 Juta ini dilakukan Menteri Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa Dault di tengah acara The Lippo Village Indonesian GT Championships Serie 1.&lt;br /&gt;Sirkuit Lippo Karawaci sendiri merupakan sirkuit jalan raya pertama di Indonesia dengan standar internasional dan dirancang untuk menggelar even balapan dunia seperti AI Grand Prix dan Formula 1. &lt;br /&gt;Peta desain sirkuit Lippo Karawaci dibuat seorang ahli sirkuit balap Herman Tilke yang memiliki panjang 3,2 km  dan 12 tikungan searah jarum jam. Kondisi ini dapat memungkinkan para pembalap memacu kendaraan hingga mencapai kecepatan tertinggi 300 kilometer/jam.&lt;br /&gt;Sedangkan fasilitas di dalam arena diantaranya tersedia tribun dengan kapasitas 6.000 penonton, hotel berbintang lima, Rumah Sakit Internasional, perkantoran, sarana helikopter, sarana parkir, restoran dan pusat makanan atau jajanan serta gerai A1 Gren Prix.&lt;br /&gt;"Saya mewakili pemerintah merasa bangga. Event ini dapat menjadi sebuah titik tolak untuk kembali menghidupkan rasa nasionalisme kita," kata Adhyaksa saat memberikan sambutan dalam peresmian itu. &lt;br /&gt;Lebih lanjut, Adhyaksa menilai PT Lippo Karawaci Tbk berhasil membuktikan bangsa Indonesia turut berpartisipasi memajukan dunia olahraga otomotif. “Dengan sarana ini F1 nantinya dapat diselenggarakan di Indonesia,” kata Adhyaksa didampingi pendiri Lippo Grup James Riady, Ketua Ikatan Motor Indonesia Ari Batubara, Ketua Komisi II DPR RI Theo L Sambuaga, Jenderal TNI (purn.) Agum Gumelar, Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah dan Wakil Bupati Tangerang H Rano Karno.&lt;br /&gt;Dalam peresmian itu disamping mobil yang mengikuti even balapan GT Championships Serie 1, ratusan kendaraan dari klub otomotif serta ribuan penonton memadati area sirkuit. Berbagai acara digelar, sehingga memeriahkan peresmian sarana yang diprediksi akan menggantikan Sirkuit Sentul ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6343792437095514271?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6343792437095514271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6343792437095514271&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6343792437095514271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6343792437095514271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/02/street-circuit-lippo-resmi-dioperasikan.html' title='Street Circuit Lippo Resmi Dioperasikan'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SZAAuJVMPvI/AAAAAAAAApQ/ZI1yHTqAUFE/s72-c/GT+Championship,+Adhie,+08-02-09+(365).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1807810401158903936</id><published>2009-02-08T03:11:00.000-08:00</published><updated>2009-02-09T02:16:15.623-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sirkuit lippo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sirkuit'/><title type='text'>Ratusan Mobil Klub Konvoi ke Supermal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SZACTECoDzI/AAAAAAAAApY/7X8XvdWBc0o/s1600-h/GT+Championship,+Adhie,+08-02-09+(116).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 266px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SZACTECoDzI/AAAAAAAAApY/7X8XvdWBc0o/s400/GT+Championship,+Adhie,+08-02-09+(116).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300739287940599602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah klub otomotif yang tergabung dalam Forum Komunikasi Klub &amp; komunitas Otomotif (FK3O) mengerahkan para anggotanya untuk berkonvoi ke sekitar area Supermal Lippo Karawaci, Minggu (8/2).&lt;br /&gt;Dengan berkekuatan sedikitnya mencapai 550 mobil klub, mereka beramai-ramai mendatangi sekaligus memeriahkan acara Peresmian Sirkuit Jalan Raya Lippo Village yang diresmikan oleh Menpora Adyaksa Dault.&lt;br /&gt;Sedangkan titik sentral penumpukan kendaraan klub menuju Karawaci berada di Stopan Km 13,5, Tol Jakarta-Tangerang. Dari arah Tol BSD, dimulai dari The Green BSD City, BSD. Sementara dari arah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya starnya dimulai dari Taman Parkir Universitas Multi Media, Gading Serpong.&lt;br /&gt;Sejumlah klub otomotif ini datang dari berbagai daerah, terutama berasal dari Jabodetabek dan Banten serta luar Jawa.&lt;br /&gt;Kedatangan mereka tetap akan merayakan peresmian Sirkuit Jalanan Lippo yang semula direncanakan sebagai ajang bergengsi internasional A1 GP. Balapan A1GP ini batal dikarenakan tidak mendapat izin dari Federasi Automobil Internasional. Namun demikian pihak panitia, menggantinya dengan menggelar Seri I GT Championships di sirkuit jalan raya Lippo Village tersebut.&lt;br /&gt;Ajang atas kerjasama dengan IMI ini berlanjut seri I pada 20-22 Februari dan seri III pada Nopember 2009 sebagai pendukung balapan A1 GP pada November 2009.&lt;br /&gt;Menurut Principal A1 Team Indonesia, pihaknya dalam kesempatan peresmian Sirkuit Lippo telah siap dengan mobil display dan menjual berbagai merchandise edisi khusus. "Ini pertama kali A1 Team Indonesia akan jualan merchandise," kata PR A1 Team Indonesia, Indra.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1807810401158903936?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1807810401158903936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1807810401158903936&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1807810401158903936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1807810401158903936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/02/ratusan-mobil-klub-konvoi-ke-supermal.html' title='Ratusan Mobil Klub Konvoi ke Supermal'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SZACTECoDzI/AAAAAAAAApY/7X8XvdWBc0o/s72-c/GT+Championship,+Adhie,+08-02-09+(116).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1279164338492998058</id><published>2009-02-05T07:40:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T07:59:02.110-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata kuliner'/><title type='text'>Bakmi Karet Surya, Icip-Icip Serasa Karet</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYsKAwnBPfI/AAAAAAAAAo4/pktppiggP_s/s1600-h/Bakmi+Karet,+Hendra,+03-02-09.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYsKAwnBPfI/AAAAAAAAAo4/pktppiggP_s/s400/Bakmi+Karet,+Hendra,+03-02-09.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299340394696359410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bakso malang, mie ayam atau mie pangsit, merupakan panganan dari bahan campuran terigu dan telur yang telah lama dikenal masyarakat. Namun, bagaimana ketika mendengar ada penganan bernama Bakmie Karet? Mendengar namanya tentu masih asing di telinga. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jajanan itu ada, bahkan diminati banyak orang. Di Tangerang, Bakmie Karet membuka ruang jajan di Jalan Kelapa Puan Raya AD 14 No 33 Gading Serpong Tangerang. Jajanan ringan yang diberi nama “Surya” itu sudah ada sejak 6 bulan lalu, dan mengkhususkan diri menjual makanam khas China.&lt;br /&gt;Pengelola jajanan Bakmie Karet Surya, Suryadi Wirja mengungkap alasan kenapa usaha bakmi yang ditekuninya diberi nama bakmi karet? Cukup sederhana, karena bakmie buatan Suryadi lebih kenyal dari mie biasa, dan sekilas lebih mirip karet. &lt;br /&gt;“Dari segi bahan sama, hanya komposisi antara terigu, telur dan air yang membedakannya. Komposisi itulah yang menghasilkan bakmi mirip karet,” kata Suryadi seperti yang dituturkan kepada surat kabar harian Tangerang Tribun.&lt;br /&gt;Suryadi mengaku bakmi karet asli kreasi sendiri, yang diproduksi langsung di dapur Restoran Bakmi Surya. Restoran ini memproduksi tiga jenis bakmi, yaitu bakmi lebar, bakmie halus dan bakmi karet.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYsLYvt1muI/AAAAAAAAApA/itGiiaOt_Ew/s1600-h/Bakmi+Karet,+Hendra,+03-02-09+(7).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYsLYvt1muI/AAAAAAAAApA/itGiiaOt_Ew/s200/Bakmi+Karet,+Hendra,+03-02-09+(7).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299341906285009634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk porsi kecil lengkap dengan potongan daging ayam kampung serta sayur Shiong Mak, keitga jenis bakmi tersebut dijual seharga Rp 13 ribu, sedangkan untuk porsi besar seharga Rp 19 ribu. “Bila tanpa ayam hanya Rp 9 ribu,”promosi Suryadi.&lt;br /&gt;Jika konsumen menyukai bakso, bakso goreng atau pangsit, lanjut dia, tinggal mengambil dengan tambahan harga per biji bakso Rp 1.500, bakso goreng Rp 3.500 dan pangsit Rp 1.500. &lt;br /&gt;Suryadi mengaku setiap hari minimal mampu menjual lebih dari 100 porsi. Jumlah itu meningkat pada hari sabtu dan minggu. Suryadi menjamin jajanan mie yang diproduksinya tidak menggunakan bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan. &lt;br /&gt;Sedangkan ketertarikannya di dunia usaha makanan, menurut dia, memang sudah menjadi garis keturunan keluarga. Suryadi mengaku hampir seluruh keluargannya membuka usaha makanan, hanya saja dirinya mengkhususkan pada usaha mie.&lt;br /&gt;“Usaha bakmie tidak akan kekurangan konsumen, karena sangat digemari semua kalangan,”akunya seraya mempromosikan restorannya buka setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga jam 8 malam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1279164338492998058?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1279164338492998058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1279164338492998058&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1279164338492998058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1279164338492998058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/02/bakmi-karet-surya-icip-icip-serasa.html' title='Bakmi Karet Surya, Icip-Icip Serasa Karet'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYsKAwnBPfI/AAAAAAAAAo4/pktppiggP_s/s72-c/Bakmi+Karet,+Hendra,+03-02-09.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-430197838756346277</id><published>2009-02-05T01:07:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T01:09:54.572-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan Hijau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konservasi'/><title type='text'>Pengikisan Pantai Tangerang Mencemaskan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYqs1PWh3QI/AAAAAAAAAoo/DlMrvSoeDK4/s1600-h/Abrasi+di+pantai+Tanjung+Kait+sukadiri,+Budi,+03-02-09+(1).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYqs1PWh3QI/AAAAAAAAAoo/DlMrvSoeDK4/s400/Abrasi+di+pantai+Tanjung+Kait+sukadiri,+Budi,+03-02-09+(1).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299237942208879874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tingkat pengikisan pantai atau abrasi di sepanjang pantai laut utara, terutama di Kecamatan Sukadiri sudah sangat mengkhawatirkan. Dua desa yakni Desa Karang Serang dan Desa Tanjung Kait terancam tergenang menjadi lautan.&lt;br /&gt;Dari tahun lalu, semula abrasi melanda pesisir sekitar 30 kilometer panjangnya dan sekitar ratusan meter dari garis pantai. Namun saat ini daratan yang digerus ombak menjadi lautan bertambah 2 sampai 3 kilometer pada pesisir sepanjang 50 kilometer. &lt;br /&gt;“Saya takut rumah saya abis dimakan laut,” keluh seorang warga, Mahfuni (39).&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ia meminta pemerintah segera bertindak cepat terkait masalah abrasi itu sebelum meluasnya abrasi laut itu benar-benar terjadi. “Kita mah cuma pengen enak tidur, tidak dibayangi ketakutan-ketakutan rumah kami ambruk akibat abrasi yang bisa datang-datang seketika,” keluhnya. &lt;br /&gt;Senada juga diungkapkan Madsani (30) tokoh muda sekitar, ia mengatakan, sebelumnya pihak desa berpenduduk 12.700 KK itu sudah meminta pada pemerintah setempat agar dibangun tanggul untuk menahan tingginya gelombang air pasang. Namun hingga kini baik pemerintah Desa, kecamatan hingga pemerintah Kabupaten Tangerang tidak merespon usaha tersebut, tetapi sebaliknya terkesan menutup mata. “Biasa pemerintah mah begitu, kalau belum ada korban masih tenang saja, karena mereka hingga kinipun mereka tidak menggubris,” kata Madsani.&lt;br /&gt;Dia mengungkapkan, setiap hari tanah yang tergerus ombak terus meluas menjorok ke darat. Akibat peristiwa ini, masyarakat sekitar pesisir merasa cemas dan khawatir menjadi korban abrasi.&lt;br /&gt;Dengan meluasnya abrasi di dua desa di Kecamatan Sukadiri ini, ratusan rumah terancam terkikis. &lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemerintah daerah sebelumnya telah menyediakan lahan ditanami pohon bakau (mangrove), tetapi ditebangi warga setempat untuk keperluan bahan kayu. Selain itu, juga tekah dibangun turab yang terbuat dari bambu. Turab tersebut rusak, karena tidak kuat menahan ombak. &lt;br /&gt;Dibagian lain, ketika ditanyakan permintaan membangun tanggul permanen di dua desa itu, Kepala Dinas PU Binamarga, Dedi Sutardi mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) dan sebelumnya harus dilakukan kajian terlebih dahulu atas pembangunan tanggul itu. “Mesti dikaji dulu. Mendesak atau tidak?,” kata Dedi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-430197838756346277?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/430197838756346277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=430197838756346277&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/430197838756346277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/430197838756346277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/02/pengikisan-pantai-tangerang-mencemaskan.html' title='Pengikisan Pantai Tangerang Mencemaskan'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYqs1PWh3QI/AAAAAAAAAoo/DlMrvSoeDK4/s72-c/Abrasi+di+pantai+Tanjung+Kait+sukadiri,+Budi,+03-02-09+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-8254162423254300166</id><published>2009-02-02T00:13:00.000-08:00</published><updated>2009-02-02T00:52:43.858-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pariwisata'/><title type='text'>Kontes Speed Modification</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYaz22CchsI/AAAAAAAAAog/CEJKoxM8IQo/s1600-h/Kontes+motor+dan+mobil+Speed+pf+Modification+di+Ocean+park,+Aen,+01-02-09+(42).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYaz22CchsI/AAAAAAAAAog/CEJKoxM8IQo/s400/Kontes+motor+dan+mobil+Speed+pf+Modification+di+Ocean+park,+Aen,+01-02-09+(42).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298119766448047810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYatkKFAUyI/AAAAAAAAAoY/i3hzN4hSyOw/s1600-h/Kontes+motor+dan+mobil+Speed+pf+Modification+di+Ocean+park,+Aen,+01-02-09+(28).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYatkKFAUyI/AAAAAAAAAoY/i3hzN4hSyOw/s400/Kontes+motor+dan+mobil+Speed+pf+Modification+di+Ocean+park,+Aen,+01-02-09+(28).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298112848340210466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sedikitnya 138 mobil dan motor mengikuti kontes modifikasi yang digelar oleh VINNTAMA Production selama 2 hari sejak, Sabtu (31/1) hingga Minggu (1/2) di Ocean Park BSD City, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. &lt;br /&gt; Tujuan dari kontes tersebut untuk merangsang para pehoby modifikasi kendaraan bermotor di Tangerang untuk membentuk suatu wadah.&lt;br /&gt;Acara kontes tersebut berlangsung. Susunan acara terdiri dari kontes kendaraan roda empat, kontes kendaraan roda dua, modern dance dan sexy dencer.&lt;br /&gt;“Peserta kontes berasal dari Jakarta dan Tangerang. Untuk kontes kendaraan bermotor berjumlah 47 peserta dengan perbandingan 50 persen Tangerang dan 50 persen Jakarta,” ujar Manajer Event Orginizer VINNTAMA Production, Yoyok Agus Priono.&lt;br /&gt;Sedangkan, sambung Yoyok, peserta kontes untuk kendaraan roda empat sebanyak 91 peserta. Perbandingan peserta sebanyak 80 persen dari Jakarta dan 30 persen dari Tangerang. “Padahal target kami untuk motor sebanyak 50 peserta dan untuk mobil 125 peserta. Akan tetapi hasilnya sudah hampir mendekati target,” paparnya.&lt;br /&gt;Untuk dewan juri yang akan menilai para kontestan, lanjutnya, khusus didatangkan dari berbagai daerah dan mereka lebih ahli dan berkompeten dibidang otomotif. “Jumlah juri kami datangkan 23 orang juri yang terbagi untuk kendaraan bermotor sebanyak 8 orang dan sisanya untuk mobil,” tutur laki-laki berambut gondrong itu.&lt;br /&gt;Dia menambahkan, maksud yang lebih utama dari kontes tersebut adalah untuk merealisasikan sebuah kraesi yang saat ini telah menjadi trendsetter dikalangan para pecinta modifikasi otomotif. “Jadi kontes ini bukan sekedar tontonan melainkan jadi show of  yang mempunyai bobot dan memang nyata-nyata memang layak untuk di pertunjukan,” beber Yoyok.&lt;br /&gt;Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Panitia Acara Speed Modification, Azhar Theodorus. Dia mengatakan, mengenai kategori trophy yang diperebutkan adalah 8 kategori yang terbagi sebanyak 88 trophy. “Sedangkan untuk motor sebanyak 23 kategori,” tandasnya.&lt;br /&gt;Ketika disinggung item-item apa saja yang menjadi criteria penilaian kendaraan yang mengikuti kontes. Dia menjawab, hal tersebut adalah kewenangan para dewan juri, sedangkan panitia tidak berhak untuk menentukan standar apa saja yang menjadi penilaian. “Kami telah mempercayakan kepada para juri yang berkaliber nasional dan berpengalaman. Jadi biarkan mereka yang menilai,” ungkap Azhar.&lt;br /&gt;Sementara salah satu peserta kontes kendaraan roda empat, Didi Chandra (26) mengatakan, keikut sertaan dirinya dalam kontes tersebut ingin menampilkan hasil kreasinya terhadap mobil Grand Civic miliknya ang dimodifikasi sejak 2006 lalu. “Menang atau tidak itu adalah hal yang biasa, yang penting hasil kreasi saya dilihat dan dapat ditampilkan. Sehingga memiliki kepuasan tersendiri,” tukasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-8254162423254300166?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/8254162423254300166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=8254162423254300166&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8254162423254300166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8254162423254300166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/02/kontes-speed-modification.html' title='Kontes Speed Modification'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SYaz22CchsI/AAAAAAAAAog/CEJKoxM8IQo/s72-c/Kontes+motor+dan+mobil+Speed+pf+Modification+di+Ocean+park,+Aen,+01-02-09+(42).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3735770934455351492</id><published>2009-01-27T02:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T02:10:26.945-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cina benteng'/><title type='text'>Perayaan Imlek di Summarecon Mal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SX7dbTr1l8I/AAAAAAAAAoQ/749sVNINVoE/s1600-h/orientalheritage,+sumarecon+(11).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SX7dbTr1l8I/AAAAAAAAAoQ/749sVNINVoE/s400/orientalheritage,+sumarecon+(11).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295913673044629442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menyambut datangnya Tahun Baru Cina 2560,  Summarecon Mal Serpong (SMS) menyelenggarakan pertunjukkan barongsai dari perkumpulan Barongsai – Naga – Wushu Jakarta Buddhis Clubs, Minggu (25/1), di Atrium SMS, Gading Serpong, Tangerang. &lt;br /&gt;Pertunjukan barongsai tersebut menampilkan Barongsai Patok, Barongsai Liong, Barongsai Lantai dan pertunjukkan Wushu. Acara tersebut mendapat perhatian dari banyak pengunjung. Dari milai lantai dasar, lantai 1 hingga lantai 2 dipenuhi pengunjung yang ingin melihat atraksi.&lt;br /&gt;Menurut General Manager of Corporate Communication PT. Summarecon Agung Tbk, Cut Meutia, acara tersebut sengaja di gelar untuk memeriahkan datangnya Imlek sehingga menjadi momen bagi pengunjung yang datang ke SMS.&lt;br /&gt;Selain acara yang telah diselenggarakan sebelumnya, rencananya SMS masih akan mengadakan acara-acara  lainnya untuk menyambuit imlek seperti  Chinese Traditional Dancing (31/1). Dan sebagai penutup rangkaian acara Oriental Heritage yang diadakan dari tanggal 9 Januari hingga 8 Februari 2009 ini akan menampilkan grup band terkenal papan atas  Yovie &amp; Nunoyang akan melantunkan lagu-lagu romantis  serta Colouring &amp; Dancing Competition (8/2).&lt;br /&gt;Untuk semakin memeriahkan acara setiap hari Jumat SMS akan menghadirkan Tsai Sen Ye (Dewa Kemakmuran) yang membagikan koin emas pada pengunjung, Chinese Children Performance setiap hari Sabtu, Traditional Chinese Art seperti kaligrafi Cina dan Origami setiap akhir pekan selama periode event berlangsung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3735770934455351492?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3735770934455351492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3735770934455351492&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3735770934455351492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3735770934455351492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/perayaan-imlek-di-summarecon-mal.html' title='Perayaan Imlek di Summarecon Mal'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SX7dbTr1l8I/AAAAAAAAAoQ/749sVNINVoE/s72-c/orientalheritage,+sumarecon+(11).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4142989923225601622</id><published>2009-01-25T03:05:00.001-08:00</published><updated>2009-01-25T03:08:21.110-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota tangerang selatan'/><title type='text'>Penjabat Walikota Tangsel Dilantik</title><content type='html'>Setelah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) disahkan melalui UU nomor 51/2008 tentang Pembentukan Kota Tangsel di DPR RI pada 26 November tahun 2008 lalu, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto secara resmi melantik Penjabat Walikota daerah ini, Sabtu (24/1).&lt;br /&gt;Pelantikan dilakukan Mendagri terhadap Kepala Dinas Pekrjaan Umum Pemprov Banten, Ir Sholeh MT sebagai Penjabat Walikota Tangsel di Pendopo Gubernur Banten, Serang, dengan disaksikan Gubernur Hj Atut Chosiyah serta sejumlah pejabat. Selain dilakukan pelantikan, Mendagri sekaligus menandatangani Prasasti Pembentukan Kota Tangsel yang merupakan tanda dimulaianya pemerintahan di daerah hasil pemekaran Kabupaten Tangerang ini.&lt;br /&gt;Selanjutnya Sholeh MT yang diajukan oleh Gubernur Banten untuk dilantik ini akan menjadi penjabat kepala &lt;br /&gt;Daerah yang terdiri dari tujuh kecamatan yakni Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang dan Setu tersebut untuk sementara sebelum terpilinya Walikota dan Wakil Walikota definitif.&lt;br /&gt;Dalam seremoni itu, Mendagri menegaskan pembentukan Kota Tangsel untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan serta percepatan pembangunan di Provinsi Banten.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4142989923225601622?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4142989923225601622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4142989923225601622&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4142989923225601622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4142989923225601622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/penjabat-walikota-tangsel-dilantik.html' title='Penjabat Walikota Tangsel Dilantik'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5706689628395865921</id><published>2009-01-21T23:42:00.000-08:00</published><updated>2009-01-21T23:51:42.444-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perekonomian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nelayan'/><title type='text'>Tiga Kali Diturunkan, Melaut Tetap Mahal</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Diturunkan, diturunkan, diturunkan lagi,” kata iklan layanan masyarakat di beberapa televisi sembari menggambarkan harga BBM saat ini. Bahkan seorang yang beratribut nelayan dalam iklan yang dibuat sebuah partai politik peserta Pemilu 2009 ini mengaku melaut tidak lagi mahal. “Terima Kasih,” kata nelayan itu seolah menggambarkan suka ria para nelayan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia nyata kegembiraan seorang nelayan di iklan itu tak dirasakan sepenuhnya oleh para nelayan. Melaut tetap mahal dan bahkan banyak diantara mereka tidak bisa melaut, karena kesulitan mendapatkan solar untuk digunakan sebagai bahan bakar perahunya. &lt;br /&gt;Nelayan pesisir Desa Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Agus, misalnya, seolah meluruskan berita murahnya membeli solar seperti tayangan televisi itu. Agus yang juga Ketua RT 02/01 di desa ini mengungkapkan, nelayan di sekitar desanya yang separuh diantaranya ternyata memilih tidak melaut. “Warga sudah lebih dari 10 hari tidak pergi mencari ikan di laut,” kata Agus.&lt;br /&gt;Kondisi demikian, sambungnya, lantaran harga eceran solar cukup tinggi dan mahal yakni dijual hingga Rp 7.000 per liter. Padahal kebutuhan solar untuk mengisi bahan bakar perahu sangat penting, sehingga dengan harga sebesar itu memberatkan nelayan. Selain alasan ini, penghasilan melaut juga tidak mencukupi untuk menutup pembelian solar.&lt;br /&gt;Agus mengeluhkan tidak tersediannya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), karena menyulitkan nelayan untuk mendapatkan solar. Akibat jarak pengecer dengan SPBN atau SPBU yang semakin jauh itu, biaya yang dikeluarkan nelayan semakin tinggi juga.&lt;br /&gt;Kondisi perekonomian warga Tanjung Pasir yang banyak berprofesi sebagai nelayan masih sulit, karena untuk sekadar melaut membutuhkan biaya tinggi. &lt;br /&gt;Warga Tanjung Pasir, Teti yang bersuamikan nelayan mengungkapkan turunnya BBM tidak terlalu berpengaruh bagi taraf ekonomi keluarganya. Dia menjelaskan ketika harga BBM jenis solar Rp 4500 per liter tahun 2008, harga di eceran hanya Rp 5.000 per liter. Namun setelah harga itu diturunkan seperti semula, harga solar tersebut masih tetap kisaran harga Rp 6.500 sampai Rp 7.000 per liter.&lt;br /&gt;“Harga solar segitu mahal, ini mengakibatkan seluruh harga-harga. Belum lagi betulin mesin disel, pusing pak,” keluh Teti.&lt;br /&gt;Dia berharap selainkan menurunkan harga solar, pemerintah untuk mempermudah mendapatkan BBM di tingkat nelayan seperti menyediakan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan  atau Solar Packadge Dealer Nelayan (SPDN) terdekat. Apalagi sejak Desember 2008, SPDN 37.15502 yang biasa memasok solar bersubsidi untuk nelayan di sekitar Tanjung Pasir telah dihentikan operasinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5706689628395865921?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5706689628395865921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5706689628395865921&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5706689628395865921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5706689628395865921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/tiga-kali-diturunkan-melaut-tetap-mahal.html' title='Tiga Kali Diturunkan, Melaut Tetap Mahal'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3525762383501412089</id><published>2009-01-21T01:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-21T01:38:33.037-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan Hijau'/><title type='text'>Istri Menteri Buat Lubang Biopori</title><content type='html'>Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) melibatkan ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri 3 dan 5 Sepatan, Kabupaten Tangerang, untuk membuat lubang biopori. Lubang biopori merupakan salah satu langkah untuk mengantisipasi banjir,” kata Ketua SIKIB, Murniati Widodo AS di Tangerang, Selasa (20/01).&lt;br /&gt;Istri Menteri Koordinator Polkam ini menjelaskan, pihaknya sengaja mengajak siswa SD dengan tujuan untuk merangsang dan memberikan pengetahuan langkah mengantisipasi banjir sejak dini. Bagaimana biopori yang merupakan tekonologi sederhana untuk konservasi lahan dapat difungsikan mencegah longsor dan banjir. “Kami akan membuat lubang biopori dengan ukuran diameter sekitar 10 sentimeter dan berkedalaman antara 80 hingga 100 sentimeter,” ujarnya.&lt;br /&gt;Dalam pemberian pengetahuan Biopori, ratusan siswa SD tersebut diperkenankan membuat lubang biopori sebanyak 125 titik dilokasi di sekitar halaman SDN 3 dan 5 Sepatan.&lt;br /&gt;Selain memberikan pemahaman pentingnya pencegahan banjir sejak dini. Dalam kegaiatan tersebut, SIKIB juga menanam ratusan bibit tumbuhan hidroponik, sejenis tanaman yang dapat bertahan hidup tanpa tanah dengan tujuan untuk mengurangi jentik nyamuk selain itu memperkenalkan tujuh mobil pintar yang berfungsi sebagai perpustakaan jalan. “Tumbuhan hidroponik harus kita tanam di kolam atau lokasi penampungan air, untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk yang berpotensi menimbulkan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD),” bebernya. &lt;br /&gt;Salah satu kendaraan operasionalnya akan ditempatkan di wilayah Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;Mobil pintar tersebut akan disebarkan di sekitar sekolah yang berada di pedesaan sehingga jauh dari perkotaan dan tidak memiliki fasilitas perpustakaan. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan, H Ahmad Suwandhi SH yang menemani Istri Pejabat SIKIB RI itu mengatakan, kegiatan yang diadakan oleh SIKIB cukup membantu program pemerintah Kabupaten Tangerang. Pasalnya kedatangan SIKIB di tempat yang sama, SDN 3 dan 5 Sepatan ini merupakan ketiga kalinya setelah beberapa bulan tahun 2008 lalu yang juga melakukan pembangunan MCK di sekolah-sekolah itu. Dan kini berbagai program human interes seperti lingkungan, kesehatan dan pendidikan melalui penerapan biopori, penanaman pohon hiodroponik dan juga mobil pintar akan menggugah pengetahuan masyarakat utara yang cenderung tertinggal dari masyarakat Selatan atau Barat. “Ini program ketiga kalinya, bukan hanya mendukung kami berterima kasih dengan adanya kegiatan tersebut,” ujar Suwandhi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3525762383501412089?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3525762383501412089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3525762383501412089&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3525762383501412089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3525762383501412089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/istri-menteri-buat-lubang-biopori.html' title='Istri Menteri Buat Lubang Biopori'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6365934717809463174</id><published>2009-01-20T02:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T02:07:47.654-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='potensi daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><title type='text'>Salsa Food City, Alternatif Wisata Kuliner</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SXWiYZ0wzeI/AAAAAAAAAng/DOk4WfgDld0/s1600-h/Salsa+Food+City+-+Rio,+09-01-09.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SXWiYZ0wzeI/AAAAAAAAAng/DOk4WfgDld0/s400/Salsa+Food+City+-+Rio,+09-01-09.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293315477176634850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Acara makan malam bersama biasa dijadikan momentum bagi sekelompok orang untuk mempererat ikatan emosional baik dalam bentuk kekeluargaan maupun persahabatan. Alternatif pencarian lokasi yang kondusif, nyaman dan mendukung terkadang cukup membingungkan.&lt;br /&gt;Di Jogjakarta pasangan muda-mudi, sekelompok remaja atau pemuda, bahkan sekumpulan anggota keluarga biasa memanfaatkan suasana malam untuk mempererat tali persahabatan dan kekeluargaan dengan makan malam di warung-warung lesehan terbuka dengan menu makanan khas Jogja.&lt;br /&gt;Aneka jajanan malam yang menawarkan suasana khas di Jogjakarta terbilang relatif banyak dan bervarisi. Sehingga tidak terlalu sulit untuk menentukan lokasi untuk menghabiskan malam bersama keluarga, kerabat, atau sahabat. Lalu bagaimana dengan kita yang tinggal di wilayah Tangerang?&lt;br /&gt;Pusat jajanan malam di kota ‘Seribu Industri’ ini bisa terbilang jarang dan sulit untuk ditemukan. Namun, bukan berarti Tangerang tidak memiliki lokasi menarik dan unik untuk dijadikan ajang temu kangen dan merekatkan tali persaudaraan antara keluarga, sahabat, bahkan teman dekat.&lt;br /&gt;Serpong, yang akrab di telinga masyarakat Tangerang dengan sebutan ‘Kota Nuansa’ ternyata menyimpan sebuah alternatif lokasi makan malam dengan nuansa santai penuh keromantisan yang ditunjang dengan menu makanan yang beraneka ragam dan bervariasi.&lt;br /&gt; Salsa Food City (SFC) yang akrab dikenal dengan Family Food Court memiliki sebuah differensiasi menu dan nuansa yang ditawarkan sebagai pusat jajanan malam di selatan Kota Tangerang. Dengan luas area 3000 meter persegi SFC menghidangkan aneka variasi makanan yang sangat lengkap karena ditunjang dengan kumpulan restoran-restoran ternama baik internasional maupun lokal.&lt;br /&gt;“Ada lebih dari 50 aneka menu makanan yang ada di SFC, seperti Seafood, Sate, Sop Kambing, Mie Ayam, DJ Steak, Sari Laut, Warung Betawi Ayam Bakar Taliwang, Sate Khas Tangerang, Batavia Steak, Kantin Murah, Es Duren, Martabak Mini and Coffee 777. Harganya relatif murah kok,” kata Cut Meutia, General Manager Of Coorporate Communication PT. Summarecon Agung. &lt;br /&gt;Nuansa SFC sendiri menampilkan design bangunan yang menarik, unik dan berkesan sangat santai cocok bagi pengunjung yang ingin bersantai untuk menikmati makanan dan minuman bersama teman dan keluarga.&lt;br /&gt;“SFC memang sengaja dikonsep dalam bentuk rumah makan di ruang terbuka, sehingga pandangan ke arah tidak terhalangi. Di malam hari menjadi sangat mengesankan,” ujarnya.&lt;br /&gt;Selain menu makanan dan nuansa malam yang mengesankan pengunjung SFC akan dimanjakan dengan beragam fasilitas pendukung selain menu makanan yang variatif dan beragam, seperti 40 meja dan 180 kursi, wastafel, toilet umum, tempat parkir, meja dan kursi. “Yang berbeda di sini adalah acara Live Musik setiap malam di Panggung Salsa,” imbuh Meutia.&lt;br /&gt;Dalam acara Live Musik di Panggung Salsa pengunjung dimanjakan dengan kebebasan untuk merequest lagu-lagu yang akan dibawakan oleh beberapa orang artis megapolitan, dan tidak jarang artis-artis ibu kota tampil mengiringi makan malam para pengunjung.  &lt;br /&gt;“Konsep musiknya sendiri kita arahkan kepada jenis musik latin untuk menambah suasana harmonis dan familiar,” imbuhnya lagi.&lt;br /&gt;Amel, salah seorang pengunjung warga keturunan yang hadir saat Tangerang Tribun meliput pusat jajanan malam ini mengaku kepincut dengan hidangan Seafood dan Es Duren yang tersedia di SFC. Dirinya juga mengaku sering berkunjung ke SFC, karena terkesan dengan nuansa dan suasana malam di SFC.&lt;br /&gt;“Saya biasa ke sini bersama teman-teman, keluarga juga sering saya ajak ke sini. Awalnya sih saya tau SFC dari soulmate saya,” ujarnya sambil asik menyantap hidangan seafood SFC.&lt;br /&gt;Pusat jajanan malam yang diresmikan sejak 23 September 2004 ini, juga menyediakan tempat khusus untuk acara-acara seperti ulang tahun, gathering, arisan, dll. “untuk acara keluarga kita fasilitasi maximal untuk 100 orang dengan biaya penyewaan Rp. 200.000 per acara. Kita fasilitasi dengan 25 buah meja, 100 kursi dan panggung,” ungkap Meutia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6365934717809463174?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6365934717809463174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6365934717809463174&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6365934717809463174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6365934717809463174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/salsa-food-city-alternatif-wisata.html' title='Salsa Food City, Alternatif Wisata Kuliner'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SXWiYZ0wzeI/AAAAAAAAAng/DOk4WfgDld0/s72-c/Salsa+Food+City+-+Rio,+09-01-09.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4620595112458976210</id><published>2009-01-20T01:52:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T01:54:17.849-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='potensi daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hutan lindung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perekonomian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan Hijau'/><title type='text'>Emas Gunung Halimun akan Dieksplorasi</title><content type='html'>Pemerintah Kabupaten Lebak sedang mengajukan penguasaan 1.000 hektar lahan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang akan dijadikan lokasi pertambangan emas.  &lt;br /&gt;Kepada Tangerang Tribun, Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya mengatakan, untuk memuluskan rencana itu Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dan Kepala Dinas Pertambangan Sopyan sedang melakukan lobi agar usulan tersebut disetujui Menteri Kehutanan (Menhut) MS Kaban. Bupati menjelaskan, lahan di kawasan Gunung Halimun seluas 1.000 hektar yang masuk ke wilayah Kecamatan Cibeber, Lebak Gedong, serta Kecamatan Cirinten mengandung kadar emas dan kadar jenis tambang lainnya.&lt;br /&gt;“Kami berharap disetujui pak Menteri,” ujarnya.&lt;br /&gt;Menurutnya, bila hal itu disetujui Departeman Kehutanan, maka kekayaan alam di lokasi setempat, akan semakin mendongkrak pendapatan daerah Kabupaten Lebak. Saat kawasan TNGHS yang termasuk dalam hutan yang dilindungi negara itu dikelola Dephut.&lt;br /&gt;“Saya optimis permintaan kita akan dikabulkan, karena alasannya lokasi Gunung Halimun tersebut berada di dalam wilayah Kabupaten Lebak,” ujarnya.&lt;br /&gt;Dijelaskannya, bila nantinya disetujui, maka pengelolaannya akan dilakukan oleh pemerintah daerah, sehingga akan menghasilkan pendapatan sebesar Rp 50 miliar pertahun. Selain itu, dengan adanya penambangan emas di lokasi tersebut, dengan sendirinya akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar lahan tersebut.&lt;br /&gt;“Selain dapat menyerap tenaga kerja, masyarakat setempat yang bermukim di sekitar lahan dapat memanfatkannya untuk bercocok tanam dan lain sebagainya dan ini akan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” tukasnya.&lt;br /&gt;Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lebak Robert Chandra mengatakan, bahwa saat ini para ahli eksplorasi kandungan bawah tanah sedang menyelidiki potensi emas yang ada di Gunung Halimun. Namun seberapa besarnya kandungan emasnya belum dapat diketahui secara pasti.&lt;br /&gt;“Tetapi telah diketahui bahwa di lahan tersebut ada kandungan emasnya, sehingga Pemkab akan berupaya untuk menjadikan hutan tersebut sebagai tambang lokasi emas," pungkasnya.&lt;br /&gt;Sementara Ketua Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Wandi S mengatakan, Pemkab Lebak seharusnya memikirkan dampak negatif yang ditimbulkan. Apakah nilai manfaatnya lebih besar atau sedikit bagi masyarakat.&lt;br /&gt;“Pemkab harus memikirkan dampak yang ditimbulkan akibat lokasi tambang emas tersebut bagi masyarakat sekitar nantinya,” tukasnya.&lt;br /&gt;Menurut Wandi, pendapatan daerah tidak hanya dihasilkan dari tambang saja, sebab masih banyak lahan lain yang bisa dijadikan proritas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pasalnya, dampak kerusakan yang akan dihasilkan akan lebih banyak seperti resapan air , satwa, ekosistem dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;“Sedangkan manfaatnya belum tentu dirasakan oleh masyarakat Lebak,” tukasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4620595112458976210?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4620595112458976210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4620595112458976210&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4620595112458976210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4620595112458976210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/emas-gunung-halimun-akan-dieksplorasi.html' title='Emas Gunung Halimun akan Dieksplorasi'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6661006109852932843</id><published>2009-01-20T01:49:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T01:50:29.780-08:00</updated><title type='text'>A1 Grand Prix Diundur Nopember 2009</title><content type='html'>PT Lippo Karawaci Tbk bersama dengan Federasi Automobil Internasional (FIA), hingga kini masih mencari waktu yang tepat untuk kembali menyelenggarakan A1 Grand Prix (GP), setelah jadwal  pertandingan A1 Grand Prix (GP) bulan Februari ini dibatalkan. Namun dalam beberapa pembicaraan tidak resmi, pelaksanaan A1 GP di  Lippo Village, Karawaci akan dilaksanakan Nopember mendatang. &lt;br /&gt;Sebelumnya, PT Lippo Karawaci Tbk bersama dengan FIA sepakat untuk menggelar seri kelima A1 Grand Prix (GP) di Lippo Village, Karawaci, 6-8 Februari 2009 mendatang. Namun akibat persoalan teknis, FIA akhirnya membatalkan pertandingan seri kelima itu dan dipindah ke Gauteng, Afrika Selatan, 20-22 Februari.&lt;br /&gt;“Yang jelas A1 GP tetap dilaksnaakan di sini. Hanya saja mundur. Semula tanggal 6-8 Februari 2009 menjadi Bulan Nopember. Soal tanggalnya kami masih mencari waktu yang tepat,” ujar Head of Coorporate PT Lippo Karawaci Tbk, Danang Kemayan Jati saat dikonfirmasi Tangerang Tribun Senin (20/01) terkait kemunduran pelaksanaan A1 GP.&lt;br /&gt;Selain itu juga, lanjut Danang, FIA sedang melakukan proses sertifikasi lintasan sirkuit A1 GP di 3,2 kilometer sepanjang Jalan Raya Lippo Karawaci. Beberapa diantaranya yang dinilai meliputi infrastruktur, fasilitas, dan semua hal yang menyangkut keselamatan lintasan sirkuit. “Setelah melalui proses sertifikasi, maka kami akan diberi lisensi untuk mengadakan A1,” jelas Danang lagi.&lt;br /&gt;Sementara ia menjelaskan, mundurnya pelaksanaan A1 GP disebabkan, FIA menilai sirkuit yang akan dijadikan sebagai lintasan dalam perlombaan itu dinilai belum layak dan tidak memenuhi standar keselamatan. Sementara terkait investasi yang dikeluarkan oleh pihak PT Lippo Karawaci Tbk melebihi 15 juta dolar AS atau senilai Rp1,6 triliun Danang menyatakan, sejauh ini pihaknya hanya mengeluarkan dana perbaikan dan tidak mengalami kerugian apapun terkait kemuduran itu. “Hanya saja kami harus mengeluarkan tiket yang sudah terbeli,” terangnya seraya meneruskan hingga kini tiket yang sudah terjual mencapai hampir 10 ribuan tiket.&lt;br /&gt;Berdasarkan pantauan Tangerang Tribun di lokasi yang akan dijadikan lintasan sirkuit, &lt;br /&gt;Informasi yang berhasil dihimpun, Ketua Panitia A1 GP Lippo Village, Gordon Benton menyatakan, kemunduran pelaksanaan perlombaan sedianya tanggal 6-8 Februari 2009 menjadi bulan Nopember 2009 bukan masalah besar. Pasalnya bulan Nopember merupakan bulan biasanya perlombaan A1 Grand Prix dilaksanakan. “Mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan Sertifikasi hingga Nopember nanti A1 benar-benar dilaksanakan,” ujarnya seraya meneruskan terkait dnegan pembatalan pelaksanaan masih bersifat wacana dan hingga kini pihknya masih melakukan pembicaraan-pembicaraan terkait pelaksanaan yang akan diadakan di Lippo Karawaci.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6661006109852932843?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6661006109852932843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6661006109852932843&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6661006109852932843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6661006109852932843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/a1-grand-prix-diundur-nopember-2009.html' title='A1 Grand Prix Diundur Nopember 2009'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-7482420701061658414</id><published>2009-01-14T05:49:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T05:50:45.136-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perekonomian'/><title type='text'>Tol Balaraja-Serpong Segera Dibangun</title><content type='html'>Direncanakan tahun 2011, akses Tol Balaraja-Serpong sepanjang 32 kilometer akan dioperasikan. Saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah membuat rencana Detail Enginering Desain (DED) serta mempersiapkan lahan jalur tol tembus tersebut.&lt;br /&gt;“Menteri PU sangat respek sekali dengan rencana ini. Kita tinggal tunggu keputusannya dan kira-kira tahun ini (2009-red) kita bisa mulai pengerjaannya,” kata Bupati Tangerang Ismet Iskandar, kemarin.&lt;br /&gt;Sedangkan pengerjaanya, pemerintah pusat melalui Menteri PU tinggal mengeluarkan keputusan dan termasuk melakukan penunjukkan investor, sehingga dalam waktu dekat bisa dilakukan pembangunan.&lt;br /&gt;Sementara pihak Pemkab melalui perusahaan atau holding company PT Mitra Kerta Rahardja (MKR) juga akan ikut mendampingi pengerjaan tol yang diperkirakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 2 triliun dengan panjang 30 kilometer dan lebar 30 meter itu.&lt;br /&gt;Dikatakan Bupati Ismet, alignment tol tembus Balaraja-Serpong sudah dipersiapkan selain melalui photo udara maupun jalur-jalur yang akan dipersiapkan. Jalur itu akan melewati beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang yakni Kecamatan Legok, Panongan, Jambe, Tigaraksa, Solear dan Kecamatan Cikupa. “Ajuan tol ini berdasarkan Perpres Nomor 67,” tegas Bupati seraya mengatakan tol tersebut salah satu langkah untuk mengatasi kemacetan di wilayah Balaraja dan Bitung dan sekaligus mempermudah akses kendaraan hilir mudik bagi truk-truk besar milik perusahaan. &lt;br /&gt;Selain itu juga dengan membuka akses ini akan berdampak bagi perekonomian warga yang dilewati jalur tol tersebut. “Dampak ini akan banyak dirasakan, selain masyarakat juga akan berpengaruh bagi pengusaha,” katanya.&lt;br /&gt;Diketahui juga selain pembangunan tol tembus Balaraja-Serpong, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga sedang berencana mengambil alih pengelolaan jalan tol dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah melalui jalan tol tembus tersebut. &lt;br /&gt;Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, H Endang Sudjana menyambut positif rencana pembangunan itu, sebab dengan membuka akses jalur cepat yang melewati beberapa kecamatan di daerah barat Tangerang akan sangat berpengaruh bagi perekonomian sekitar. “Bukan hanya akan meningkatkan PAD, ekonomi masyarakat juga akan meningkat mengikuti Tangerang Selatan,” ulang Endang.&lt;br /&gt;Terkait pengelolaan tol oleh Pemkab, menurutnya, sangat tipis kemungkinannya. Pasalnya pengelolaan jalan tol termasuk pemerliharaannya dalam sepengetahuannya harus dikelola pemerintah pusat. “Tapi kalau berhasil ini artinya power pemerintah daerah bagus di mata pmerintah pusat,” selorohnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-7482420701061658414?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/7482420701061658414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=7482420701061658414&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7482420701061658414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7482420701061658414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/tol-balaraja-serpong-segera-dibangun.html' title='Tol Balaraja-Serpong Segera Dibangun'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5895258762406222770</id><published>2009-01-08T07:12:00.001-08:00</published><updated>2009-01-08T07:35:32.975-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='waterway'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cisadane'/><title type='text'>Waterway Solusi Kemacetan Tangerang Raya</title><content type='html'>Terbentuknya Kota Tangerang Selatan, Pemkab Tangerang semakin menggencarkan rencana pembangunan waterway di sepanjang sungai Cisadane. Rencana pembangunan waterway itu ditujukan sebagai alternatif kemacetan lalu lintas dan meningkatkan pelayanan ketersedian moda angkutan umum.&lt;br /&gt;“Dishubkominfo melakukan survei lokasi dan hasilnya cukup layak dibangun waterway melalui aliran Sungai Cidane. Kajian juga berkoordinasi dengan wilayah lain,” ungkap Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Tangerang M Rizal.&lt;br /&gt;Jalur yang dilalui, sambung Rizal, sebenarnya melintasi Sungai Cisadane di bagian wilayah Kota Tangsel yakni sepanjang sekitar 80 kilometer dan bisa juga melewati Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang sampai dengan Bogor. “Rencana awalnya dimulai dari Gading Serpong dan berakhir di Cisauk karena wilayah tersebut berpararel dengan jalan Raya Serpong,” paparnya.&lt;br /&gt;Semakin digencarkannya rencana pembangunan tersebut, lanjutnya, karena masyarakat Kota Tangsel membutuhkan sarana dan prasarana alternatif mode angkutan baru yang tidak menimbulkan kemacetan. “Dengan alasan itulah kami membuat pengajuan kepada pemerintah agar dapat bekerjasama dengan investor,” beber Rizal.&lt;br /&gt;Dia menambahkan, dari hasil survei pertama ternyata debit air tidak menjadi hambatan dan persoalan untuk sebuah kapal yang tidak terlalu besar dalam mengarungi sungai Cisadane itu. Hanya tinggal menentukan dan membangun jembatan-jembatan yang akan dijadikan koridor dan halte waterway. “Selama ini Cisadane tidak pernah kekeringan dan bila debit air meningkat hanya tinggal bagaimana membuat jembatan yang bisa ditinggikan,” jelasnya.&lt;br /&gt;Dengan demikian, waterway di Sungai Cisadane ini sangat menguntungkan bagi ketersediaan moda transpotasi atas sungai bagi Tangerang Raya yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;Staff Perencanaan Dishubkominfo Kabupaten Tangerang Eva Suryana membenarkan. Dia mengatakan konsep yang akan dipakai adalah water front city. Selain sebagai angkutan barang dan jasa, waterway juga dijadikan pariwisata daerah untuk menikmati keindahan sungai Cisadane. “Sedangkan berapa jumlah kapal yang akan digunakan sebagai angkutan akan disesuaikan dengan kebutuhan,” tandasnya.&lt;br /&gt;Bila terealisasi nanti, kata Eva, sepanjang bantaran Cisadane dapat dijadikan lokasi-lokasi yang menarik, seperti pasar terapung dan beragai jenis yang dapat menarik perhatian wisatawan. “Walau bagaimanapun Cisadane termasuk sebuah potensi yang harus rawat dan dikembangkan,” imbuhnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5895258762406222770?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5895258762406222770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5895258762406222770&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5895258762406222770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5895258762406222770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/waterway-jadi-solusi-kemacetan_08.html' title='Waterway Solusi Kemacetan Tangerang Raya'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6870104036191086631</id><published>2009-01-03T23:46:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T23:47:24.081-08:00</updated><title type='text'>Benua Atlantis itu (Ternyata) Indonesia</title><content type='html'>Oleh Prof. Dr. H. PRIYATNA ABDURRASYID, Ph.D. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSIBAH alam beruntun dialami Indonesia. Mulai dari tsunami di Aceh hingga yang mutakhir semburan lumpur panas di Jawa Timur. Hal itu mengingatkan kita pada peristiwa serupa di wilayah yang  dikenal sebagai Benua Atlantis. Apakah ada hubungan antara Indonesia dan Atlantis? &lt;br /&gt;Plato (427 - 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa, pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian permukaan bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yang hilang atau Atlantis. &lt;br /&gt;Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato's Lost Civilization (2005). Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konteks Indonesia &lt;br /&gt;Bukan kebetulan ketika Indonesia pada tahun 1958, atas gagasan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja melalui UU no. 4 Perpu tahun 1960, mencetuskan Deklarasi Djoeanda. Isinya menyatakan bahwa negara Indonesia dengan pera iran pedalamannya merupakan kesatuan wilayah nusantara. Fakta itu kemudian diakui oleh Konvensi Hukum Laut Internasional 1982. Merujuk penelitian Santos, pada masa puluhan ribu tahun yang lalu wilayah negara Indonesia merupakan suatu benua yang menyatu. Tidak terpecah-pecah dalam puluhan ribu pulau seperti halnya sekarang. &lt;br /&gt;Santos menetapkan bahwa pada masa lalu itu Atlantis merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa, Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. &lt;br /&gt;Teori Plato menerangkan bahwa Atlantis merupakan benua yang  hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih di liput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene) . Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia (dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung Semeru/Sumeru/ Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saat itu. Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda. &lt;br /&gt;Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau menara peninjauan (watch tower), Atalaia (Potugis), Atalaya (Spanyol). Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat dari peradaban dunia dalam bentuk bu daya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, dan lain-lainnya. Plato menetapkan bahwa letak Atlantis itu di Samudera Atlantik sekarang. Pada masanya, ia bersikukuh bahwa bumi ini datar dan dikelilingi oleh satu samudera (ocean) secara menyeluruh. &lt;br /&gt;Ocean berasal dari kata Sanskrit ashayana yang berarti mengelilingi secara menyeluruh. Pendapat itu kemudian ditentang oleh ahli-ahli di kemudian hari seperti Copernicus, Galilei-Galileo, Einstein, dan Stephen Hawking. Santos berbeda dengan Plato mengenai lokasi Atlantis.&lt;br /&gt;Ilmuwan Brazil itu berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung berapi tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantai benua. Tekanan ini mengakibatk an gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat. Santos menamakannya Heinrich Events. &lt;br /&gt;Dalam usaha mengemukakan pendapat mendasarkan kepada sejarah dunia, tampak Plato telah melakukan dua kekhilafan, pertama mengenai bentuk/posisi bumi yang katanya datar. Kedua, mengenai letak benua Atlantis yang katanya berada di Samudera Atlantik yang ditentang oleh Santos. &lt;br /&gt;Penelitian militer Amerika Serikat di wilayah Atlantik terbukti tidak berhasil menemukan bekas-bekas benua yang hilang itu. Oleh karena itu tidaklah semena-mena ada peribahasa yang berkata, "Amicus Plato, sed magis amica veritas." Artinya,"Saya senang kepada Plato tetapi saya lebih senang kepada kebenaran." &lt;br /&gt;Namun, ada beberapa keadaan masa kini yang antara Plato dan Santos sependapat. Yakni pertama, bahwa lokasi benua yang tenggelam itu adalah Atlantis dan oleh Santos dipastikan sebagai wilayah Republik Indonesia. &lt;br /&gt;Kedua, jumlah atau panjangnya mata rantai gunung berapi di Indonesia. Di antaranya ialah Kerinci, Talang, Krakatoa, Malabar, Galunggung, Pangrango, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Agung, Rinjani. Sebagian dari gunung itu telah atau sedang aktif kembali. &lt;br /&gt;Ketiga, soal semburan lumpur akibat letusan gunung berapi yang abunya tercampur air laut menjadi lumpur. Endapan lumpur di laut ini kemudian meresap ke dalam tanah di daratan. Lumpur panas ini tercampur dengan gas-gas alam yang merupakan impossible barrier of mud (hambatan lumpur yang tidak bisa dilalui), atau in navigable (tidak dapat dilalui), tidak bisa ditembus atau dimasuki. Dalam kasus di Sidoarjo, pernah dilakukan remote sensing, penginderaan jauh, yang menunjukkan adanya sistim kanalisasi di wilayah tersebut. Ada kemungkinan kanalisasi itu bekas penyaluran semburan lu mpur panas dari masa yang lampau. &lt;br /&gt;Bahwa Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris Atlantis, tentu harus membuat kita bersyukur. Membuat kita tidak rendah diri di dalam pergaulan internasional, sebab Atlantis pada masanya ialah pusat peradaban dunia. Namun sebagai wilayah yang rawan bencana, sebagaimana telah dialami oleh Atlantis itu, sudah saatnya kita belajar dari sejarah dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir untuk dapat mengatasinya. *** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis, Direktur Kehormatan International Institute of Space Law  (IISL), Paris-Prancis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6870104036191086631?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6870104036191086631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6870104036191086631&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6870104036191086631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6870104036191086631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2009/01/benua-atlantis-itu-ternyata-indonesia.html' title='Benua Atlantis itu (Ternyata) Indonesia'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6535708535274124144</id><published>2008-12-29T00:10:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T00:11:40.817-08:00</updated><title type='text'>Sirkuit A1 Lippo Siap Digunakan</title><content type='html'>Pembangunan sirkuit A1 di Jalan Raya Lippo Karawaci, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang segera selesai. Selain progress report pembangunan lintasan ajang bergengsi tingkat dunia itu tinggal sekitar 25 persen lagi, akhir bulan Januari 2009 nanti harus bisa digunakan.&lt;br /&gt;Manager Konstruksi Sirkuit, Josef Winardi, menyatakan konsentrasi pembangunan saat ini adalah pembangunan jalan yang akan digunakan untuk sirkuit balapan. "Aspalnya akan kami tambal sesuai dengan standar yang disyaratkan," ujar Josef usai konfrensi pers, akhir pekan kemarin.&lt;br /&gt;Direncanakan, pembangunan sirkuit dapat selesai 100 persen pada dua pekan mendatang, sehingga tanggal 6-8 Februari 2009 sudah optimal digunakan. Sedangkan lintasan yang akan digunakan yaitu meliputi 40 persen jalan yang selama ini digunakan untuk lalulintas komplek Lippo Karawaci dengan panjang rute 3,2 kilo meter.  &lt;br /&gt;Seperti diketahui sebanyak 28 negara di dunia pada 6-8 Februri 2009 akan mengikuti sirkut A1 dengan menggunakan lintasan jalan raya di Lippo Karawaci. Even A1 dengan menggunakan jalan raya serupa diselenggarakan di Valensia. Dari 28 peserta tersebut nantinya akan mewakili negara masing-masing. Race kedua A1 dipastikan dilaksanakan di sirkuit jalan raya milik Lippo Karawaci sepanjang 3,2 kilo meter ini setelah race pertama yang diadakan di Selandia Baru.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Josef mengungkapkan, pembangunan sirkuit tinggal menambah aspal sesuai standar balapan yaitu mampu menahan suhu hingga 70 derajat celsius dan gesekan ban mobil yang lebih cepat. Sementara yang digunakan di jalan tol hanya menahan menahan suhu hingga 60 derajat celsius.&lt;br /&gt;Beberapa sarana juga selesai dikerjakan, seperto Pit Stop di di sebelah kampus Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci dan Tribun penonton yang diperkirakan mampu menampung hingga 200 ribu penonton masih dibangun di pinggiran lintasan. &lt;br /&gt;Akses jalan juga dipastikan dialihkan demi perhelatan balap internasional ini. Panitia menyarankan bagi penonton untuk memanfaatkan shutle bus yang disediakan di beberapa titik di Jakarta untuk mengurangi kemacetan yang akan terjadi. &lt;br /&gt;Menanggapi progres pembangunan sirkuit ini Team Principalnya A1 Team Indonesia Bagus Hermanto mengaku puas. Ia merasa yakin pembangunan sirkuit ini sesuai dengan rencana. Pihaknya sendiri sudah menyiapkan dua pembalap nasional Zahir Ali dan Satrio Hermanto untuk mengikuti balapan A1. Keduanya menurut Bagus akan segera dibiasakan dengan sirkuit dan aspal yang digunakan setelah sirkuit jadi. "Caranya mungkin dengan berjalan kaki atau naik sepeda karena aturan tidak membolehkan mencoba dengan mobil balap," kata Bagus. &lt;br /&gt;Bagus mengaharapkan dukungan dari para penonton Indonesia, karena bisa menjadi sebuah dukungan yang cukup berarti bagi para pembalap.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6535708535274124144?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6535708535274124144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6535708535274124144&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6535708535274124144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6535708535274124144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/12/sirkuit-a1-lippo-siap-digunakan.html' title='Sirkuit A1 Lippo Siap Digunakan'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5311393780507607139</id><published>2008-12-25T22:59:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T23:08:25.946-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='transmigrasi'/><title type='text'>Berharap Hidup Layak di Pulau Seberang</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wajah Andi Cahyadi (37), warga Kelurahan Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, siang itu sangat cerah. Tak jarang bersama dengan 2.000 teman-teman lainnya yang berasal dari Kecamatan Teluknaga, Kemiri, Sukadiri, Kronjo, dan Kosambi, Pasar Kemis, ia kerap memperbincangkan tentang apa saja yang akan dilakukannya nanti sesampainya di daerah tujuan transmigrasinya ke Kalimantan Tengah dan Bengkulu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SVSCdGp4GEI/AAAAAAAAAnA/gCg7k_0n3J0/s1600-h/Acara+Pelepasan+50+KK,+105+jiwa+trnsmigran+ke+Kalteng+dan+Bengkulu,+Disnakertrans+Kabupaten+Tangerang,Budi,24-12-08+(14).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 148px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SVSCdGp4GEI/AAAAAAAAAnA/gCg7k_0n3J0/s200/Acara+Pelepasan+50+KK,+105+jiwa+trnsmigran+ke+Kalteng+dan+Bengkulu,+Disnakertrans+Kabupaten+Tangerang,Budi,24-12-08+(14).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283991699326507074" /&gt;&lt;/a&gt;Berbekal 10 hektar lahan yang akan disiapkan di Kelurahan Mungur, Kecamatan Mungur Raya Provinsi Kalimantan Tengah, Andi akan menanami apa saja di lahan yang dijanjikan kepadanya. Dari mulai palawija, cengkeh, padi dan sebagainya untuk dapat memperbaiki taraf hidup keluarganya yang dalam beberapa tahun ini dilanda kesulitan ekonomi di tanah kelahirannya sendiri.&lt;br /&gt;Andi barangkali merupakan satu gambaran warga asli Kabupaten Tangerang yang tidak memiliki tempat untuk menggantungkan ekonomi di daerah dia dibesarkan. Seluruh lahan yang dimilikinya habis dia jual, karena terhimpit kebutuhan ekonomi hingga mengakibatkan dirinya harus pindah dari satu kontrakan ke kontrakan lainnya. Sebagaimana layaknya seorang pendatang di tanah kelahirannya. &lt;br /&gt;“Siapapun ingin hidup layak, tidak mau sengsara. Makanya dengan harapan itulah saya ikut program transmigrasi ini,” ujar Andi yang sepertinya mengingat rekaman kesengsaraannya kembali berputar.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ketika program transmigrasi kembali digulirkan oleh pemerintah pusat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tangerang, tanpa pikir panjang ia ikut mengajukan diri. &lt;br /&gt;Bersama dengan istri dan kedua anaknya serta 50 Kepala Keluarga (KK) yang lain, Andi  mengarungi laut lepas Indonesia ke pulau seberang, Provinsi Kalimantan Tengah. &lt;br /&gt;Selama dua hari ia akan melakukan perjalanan hingga sampai di pulau yang dikenal memiliki banyak lahan nan minim penduduk di Desa Mungur, Kecamatan Mungur Raya. Jarak yang jauh tidak menjadikannya lantas sedih, bahkan dengan keyakinan perubahan ekonomi dan kehidupan yang layak, salah satu transmigran ini kerap mengumbar senyumnya. &lt;br /&gt;Andi mungkin saja salah satu orang yang berpikiran bahwa program transmigrasi bukan hanya untuk mengatasi ledakan penduduk di Kabupaten Tangerang atau pulau Jawa, namun lebih jauh merupakan kesempatan dan penempatan kerja mandiri. Meski dengan kesempatan kerja sebagai petani, namun ia akan menjalani dengan sebaik-baiknya. &lt;br /&gt;“Saya begini hanya karena keluarga saya. Dan jujur saya senang dengan program ini,” ucapnya.&lt;br /&gt;Data yang dihimpun Tangerang Tribun, setiap tahunnya ratusan warga Kabupaten Tangerang bertransmigrasi ke luar pulau Jawa yakni ke Sumatera dan Kalimantan. Untuk tahun 2008 ini, sebanyak 2.001 orang atau 50 kepala keluarga (KK) melakukan transmigrasi. 25 KK di antaranya ke Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah dan 25 lainnya ke Provinsi Bengkulu.&lt;br /&gt;Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tangerang, Hasdanil, tahun ini pihaknya mendapatkan kuota dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) sebanyak 2.001 orang. &lt;br /&gt;Hasdanil menambahkan, warga yang mengikuti program transmigrasi ini adalah warga yang memiliki keterampilan di bidang pertanian. Karena memang sektor pertanian ini paling diutamakan dalam program transmigrasi ini. &lt;br /&gt;"Dari informasi perkembangannya, sebagian besar yang ikut transmigrasi telah sukses. Salah satunya, di Kabupaten Barito yang telah mampu mengembangkan pertanian di wilayah itu hingga hasil panennya optimal. Kini kehidupan perekonimiannya terangkat," terangnya seraya menambahkan program transmigrasi yang dilakukannya ini memiliki dampak positif bagi roda pemerintahan Kabupaten Tangerang dalam upaya mengurangi angka pengangguran dan kepadatan penduduk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5311393780507607139?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5311393780507607139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5311393780507607139&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5311393780507607139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5311393780507607139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/12/berharap-hidup-layak-di-pulau-seberang.html' title='Berharap Hidup Layak di Pulau Seberang'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SVSCdGp4GEI/AAAAAAAAAnA/gCg7k_0n3J0/s72-c/Acara+Pelepasan+50+KK,+105+jiwa+trnsmigran+ke+Kalteng+dan+Bengkulu,+Disnakertrans+Kabupaten+Tangerang,Budi,24-12-08+(14).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3434699980915042529</id><published>2008-12-25T00:49:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T01:11:17.056-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Go Green'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hj Ratu Atut Chosiayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanam Pohon'/><title type='text'>Wapres:  Jangan Telantarkan Lahan Kosong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SVNKcx6mwqI/AAAAAAAAAmg/vc5J9WzJ-kc/s1600-h/100_5596.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SVNKcx6mwqI/AAAAAAAAAmg/vc5J9WzJ-kc/s400/100_5596.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283648646131663522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wakil Presiden HM Jusuf Kalla di Kampung Gedong, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Rabu (23/12), mengingatkan masyarakat untuk menanam pohon di lahan kosong. &lt;br /&gt;Gerakan gemar menanam pohon ini untuk mengatasi ancaman banjir dan longsor serta menjadi salah satu faktor penyeimbang meningkatnya emisi sebagai pemicu terjadinya pemanasan global. “Pemanasan global yang terjadi telah menyebabkan cuaca tidak menentu, begitu pula fluktuasi musim menjadi tidak terduga, yang akhirnya menyebabkan berbagai bencana seperti banjir dan naiknya permukaan air laut menjadi sering terjadi,” kata Wapres dalam Gerakan Aksi Penanaman Pohon, di areal Pusat Latihan Tempur Kodam 3 Siliwangi seluas 250 Ha milik TNI AD, Desa Ciuyah.&lt;br /&gt;Wapres mengungkapkan, sejak dicanangkannya gerakan Penanaman Serentak 100 Juta Pohon pada 28 Nopember 2008 di Desa Cibadak, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, sudah 75.1 juta pohon yang telah berhasil ditanam di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan untuk wilayah Banten sendiri, berbagai macam tanaman kayu-kayuan dan tanaman serbaguna seperti nyamplung, sukun, dan durian telah ditanam di sepanjang 26,5 km dari kota Serang sampai lokasi aksi penanaman di Desa Ciuyah. &lt;br /&gt;“Nyamplung adalah tanaman yang sangat produktif. Bijinya dapat di gunakan untuk sumber energi biofuel, getahnya dapat digunakan untuk pengobatan pengidap virus HIV, begitu pula dengan kayunya yang sangat komersial sehingga pohon nyamplung ini mampu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat setempat,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SVNOFOFPkFI/AAAAAAAAAmw/TUth9eRQC_8/s1600-h/100_5600.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SVNOFOFPkFI/AAAAAAAAAmw/TUth9eRQC_8/s320/100_5600.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283652639422124114" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kehutanan  M S Ka’ban, meminta petugasnya meningkatkan pengawasan di hutan lindung. Menurut Ka’ban, aksi kejahatan illegal logging yang jumlahnya hampir mencapai 960 kasus telah membuat tingkat kerusakan hutan di Indonesia mencapai 2,8 juta hektare per tahunnya. Namun demikian, saat ini tinggal 300 kasus dan lahan yang mampu diselamatkan dapat ditekan hingga tinggal 1,08 hektare dalam satu tahun belakangan ini. &lt;br /&gt;“Termasuk di wilayah  hutan lindung di Lebak sendiri,” ungkap Ka’ban. &lt;br /&gt;Sementara itu Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menyatakan, saat ini kondisi hutan lahan kritis di Banten mencapai luas sekitar 111.000 Ha. Dengan luas hutan mencapai 865.000 Ha yang terdiri dari hutan produksi, perhutani, konsevasi dan hutan lindung. Untuk itu ia menyerukan hutan dan lahan yang ada di Banten, terutama daerah aliran sungai (DAS) dan sub DAS harus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak terutama faktor pelestariannya, sehingga dengan adanya pengelolaan hutan secara baik dan benar kondisi hutan akan senantiasa terjaga dengan baik.  &lt;br /&gt;“Dibutuhkan kerja sama semua pihak yang salah satunya dengan melakukan gerakan menanam secara serentak,” kata Atut. &lt;br /&gt;Wujud perbaikan lingkungan merupakan langkah penting dalam upaya penanggulangan bencana alam banjir, tanah longsor dan kekeringan secara terpadu. Dan untuk memacu hal itu kata Atut, Pemvrop Banten terus berupaya menggiatkan berbagai langkah seperti memberikan pelatihan konservasi lahan dan hutan dengan menyertakan para petani. &lt;br /&gt;Sementara itu Panglima TNI Jenderal Joko Santoso dalam sambutan singkatnya mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat untuk mampu menindak lanjuti program ini bersama dengan TNI maupun dengan semua pihak untuk terus melakukan gerakan menanam pohon, terutama di lingkungan yang mulai gundul dan di wilayah serapan air. &lt;br /&gt;Dalam aksi penanaman pohon itu dilakukan pada areal seluas 10 hektar dengan ditanami berbagai jenis kayu-kayuan serbaguna sebanyak 100.000 batang pohon nyamplung. (sumber dan foto: Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3434699980915042529?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3434699980915042529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3434699980915042529&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3434699980915042529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3434699980915042529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/12/wapres-jangan-telantarkan-lahan-kosong.html' title='Wapres:  Jangan Telantarkan Lahan Kosong'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SVNKcx6mwqI/AAAAAAAAAmg/vc5J9WzJ-kc/s72-c/100_5596.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-8285457643173708573</id><published>2008-12-16T01:51:00.000-08:00</published><updated>2008-12-16T02:17:18.052-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumah tua'/><title type='text'>Rumah “Si Pitung” Tinggal Kenangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SUd8eyu8CGI/AAAAAAAAAmY/dtEgDMciegI/s1600-h/Rumah+sejarah+yang+ada+di+kota+tangerang,+Hendra,+15-12-08+(9).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SUd8eyu8CGI/AAAAAAAAAmY/dtEgDMciegI/s400/Rumah+sejarah+yang+ada+di+kota+tangerang,+Hendra,+15-12-08+(9).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280325956571760738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;a href="http://khomsurizal.blogspot.com/2008/07/ke-karawaci-menengok-rumah-saudagar.html"&gt;Rumah tua&lt;/a&gt; berarsitektur China-Belanda yang diperkirakan dibangun pada awal abad 18 oleh Letnan China Oey Djie San yang saat itu menguasai perkebunan di Karawaci–Cilongok, seperti rumah yang tidak bertuan. Namun jejak sejarah cikal bakal masyarakat China Benteng Tangerang serta keberadaan tuan tanah yang menguasai separuh perkebunan karet di Tangerang dapat terekam jejaknya. &lt;/span&gt;       &lt;br /&gt;Jejak rumah bernilai sejarah di Jalan Imam Bonjol, RT 04/03, No 142, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, kini akan tinggal kenangan dan mungkin sirna selamanya. Selain sudah lama tanpa perawatan dari sang ahli waris, beberapa hari terakhir ini  mulai dibongkar. Pembongkaran atap rumah yang terbuat dari kayu jati dan tembok yang terbuat dari batu bara merah menunjukkan bangunan ini akan rata dengan tanah.&lt;br /&gt;Mahandis Yoanata, dari Warga Peduli Bangunan Tua (Walibatu) mengungkapkan kekecewaannya terhadap pembongkaran &lt;a href="http://khomsurizal.blogspot.com/2008/07/ke-karawaci-menengok-rumah-saudagar.html"&gt;rumah tua&lt;/a&gt; yang memiliki nilai sejarah tersebut.&lt;br /&gt;“Saya pernah membaca di situs Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, rumah tua yang dimaksud, termasuk salah satu situs bersejarah bagi terbentuknya kota Tangerang. Tetapi mengapa kini di saat bangunan bersejarah tersebut hendak diruntuhkan dan dibongkar, tidak ada upaya pemkot Tangerang untuk mencegah bangunan bersejarah itu,” desak Yoanata.&lt;br /&gt;Berdasarkan UU No 5 tahun 1992 tentang Benda Purbakala dan Cagar Budaya, seharusnya pembongkaran rumah bersejarah tersebut dapat dihentikan, karena bagaimanapun fisik sejarah, selama masih dapat diselamatkan  haruslah dilakukan. &lt;br /&gt;“Seharusnya bangunan tua bersejarah, seperti rumah tua tuan tanah perkebunan karet di masa tempo dulu itu otomatis bisa jadi cagar budaya, yang harus dan wajib dilindungi baik oleh pemerintah atau pun masyarakatnya,” terangnya lagi.&lt;br /&gt;Pembuatan film Si Pitung yang sempat mempergunakan rumah tersebut, seharusnya jadi saksi sejarah bagi penerus bangsa Indonesia nantinya. Karena realita dan fisik akan lebih mengena dijabarkan selain cerita-cerita belaka. Di mana rumah megah tersebut merupakan awal muasal berkembangnya masyarakat China Benteng di Kota Tangerang. &lt;br /&gt;“Pemkot harus bisa berbuat sesuatu dan menghentikan pembongkaran, bila pernah mengklaim bahwa rumah tersebut adalah bagian sejarah Kota Tangerang,” harap Yoanata.&lt;br /&gt;Di saat bangunan bersejarah yang kini terancam hilang, Pemkot Tangerang belum dapat memberikan jawaban pasti pemberlakuan status rumah yang dibangun pada abad 18 tersebut sebagai salah satu cagar budaya kota Tangerang. &lt;br /&gt;“Hingga saat ini belum ada ketetapan bahwa rumah yang berada di Karawaci tersebut adalah cagar budaya, karena belum ada perda yang mengaturnya,” jelas Kabag Infokom, Saeful Rohman. (Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-8285457643173708573?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/8285457643173708573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=8285457643173708573&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8285457643173708573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8285457643173708573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/12/rumah-si-pitung-tinggal-kenangan.html' title='Rumah “Si Pitung” Tinggal Kenangan'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SUd8eyu8CGI/AAAAAAAAAmY/dtEgDMciegI/s72-c/Rumah+sejarah+yang+ada+di+kota+tangerang,+Hendra,+15-12-08+(9).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3373388678822536489</id><published>2008-12-14T06:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T06:57:42.457-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumah tua'/><title type='text'>Tangerang Terancam Amnesia Sejarah</title><content type='html'>Mohon bantuan rekan2 untuk memposting siaran pers ini di site / blognya masing2 untuk membantu menyelamatkan warisan budaya dan sejarah bangsa ini.&lt;br /&gt;Sekedar informasi, meskipun telah membahas gedung ini dengan detail dibukunya, walikota Tangerang kepada Jakarta Post tgl 11 Desember 2008, mengatakan kalau tidak mengetahui keberadaan gedung ini. Nyatakan partisipasi anda dengan mengunjungi gedung ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIARAN PERS&lt;br /&gt;(http://serpong. org)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangerang Terancam Amnesia Sejarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://khomsurizal.blogspot.com/2008/07/ke-karawaci-menengok-rumah-saudagar.html"&gt;Rumah Perkebunan Karet di Karawaci Tangerang&lt;/a&gt; dalam kondisi kritis. Dalam pertemuan yang diadakan WALIBATU (Warga Peduli Bangunan Tua) di Bakoel Koffie, Jl. Cikini Raya, Rabu 10 Desember kemarin, banyak orang menyuarakan agar pemerintah dan masyarakat segera beraksi menyelamatkannya. Sejauh ini, media seperti Kompas, Jurnal Nasional, Media Indonesia, Warta Kota, dan The Jakarta Post telah menuliskan. Bahkan laporan atas kasus ini ada yang dibuat sampai tiga edisi (misalnya The Jakarta Post). Demikian pula jaringan Radio CVC, sebuah radio Australia berbahasa Indonesia (www.cvc.tv) yang siarannya dapat didengar melalui streaming internet di www.cvc.tv, radio gelombang SW, dan dipancarkan oleh 20 radio dari Aceh sampai Papua. Namun hingga sekarang belum nampak langkah konkret Pemerintah Kota Tangerang untuk menyelamatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi Lim (arsitek), Pia Alisyahbana (tokoh masyarakat yang menaruh perhatian pada pelestarian budaya), Adolf Heuken (pernulis buku Historical Sites of Jakarta), dan Yori Antar, arsitek yang dikenal pula sebagai fotografer, dengan kalimat masing-masing, dalam pertemuan itu, menekankan posisi penting bangunan ini karena nilai sejarahnya. Demikian pula sejumlah wartawan dari berbagai koran, majalah, radio, dan televisi, serta warga masyarakat maupun pengajar sebuah universitas, yang hadir dalam pertemuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WALIBATU berpendapat bahwa dari sisi arsitektur, bangunan ini merupakan bagian dari jejak sejarah arsitektur di Indonesia. Rumah utama bergaya arsitektur China, sedang rumah lain bergaya indis (gabungan unsur Eropa dan tropis). Mona Lohanda dalam buku “Kapiten Cina of Batavia 1837-1942” mengungkapkan rumah ini dibangun pada awal abad ke-18 oleh Letnan China Oey Djie San yang menguasai perkebunan di Karawaci, Cilongok. Selain itu, rumah ini merupakan landhuis terakhir yang masih bersisa di sekitar Jakarta, dan kondisinya terbilang utuh. Bangunan ini mulai dibongkar sekitar September 2008 atas suruhan ahli waris; elemen-elemen bangunannya telah dijual ke pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yori Antar bahkan mengingatkan, “Tangerang akan amnesia sejarah jika bangunan ini hilang.” (amnesia dikenal sebagai salah satu penyakit kehilangan ingatan/memori). Ia mendorong masyarakat agar melaporkan jika terdapat arsitek yang terlibat, ke IAI (Ikatan Arsitek Indonesia). Heuken memastikan bahwa bangunan ini masuk Cagar Budaya karena usianya lebih dari 50 tahun. Di samping meninggalkan jejak arsitektur, bangunan itu juga menandai pembukaan Tangerang sebagai kawasan perkebunan, dan kelak pemukiman. Ia mengingatkan betapa pentingnya peninggalan bersejarah untuk mengenal asal-usul suatu warga. “Jangan nanti kita hanya bisa melihat dari potretnya,” kata Heuken. Pia Alisyahbana, yang juga seorang penerbit dan menjadi inisiator penggalangan dana untuk penyelamatan Gedung Arsip Nasional, mendorong agar pemerintah kota mencari upaya agar pengusaha di Tangerang dapat ikut menyelamatkan bangunan ini. Budi Lim, yang dikenal sebagai arsitek yang bersama Han Awal memugar gedung Arsip Nasional dan mendapat award dari UNESCO, mengatakan, saat ini masyarakat perlu mengambil langkah konkret. Peraturan pemerintah dan UU perlu, bahkan sangat perlu, namun tidak cukup. Diperlukan gerakan masyarakat untuk menghimpun dana, dari jumlah berapapun, agar gedung tersebut dapat diselamatkan dengan cara dibeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibaratnya, ada seseorang yang dimutilasi satu per satu bagian tubuhnya di hadapan kita. Apakah kita menunggu suatu aturan? Kita harus menyelamatkannya,” ujar Budi Lim. Ia mengajak menempuh aksi donasi masyarakat. “Kalau dulu kita ketok pintu konglomerat, sekarang ketok semua pintu. Yang mau nyumbang 100.000 atau 50.000 rupiah juga silakan.” Budi Lim mengingatkan, style bangunan itu masih lengkap dengan situs-nya. Bangunan jenis ini dibuat di Indonesia dan kemudian “turunannya” nampak di Sri Lanka dan beberapa kota di belahan dunia yang lain. “Masakan kita malah membongkarnya, sementara di negara lain malahan bisa merawatnya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wartawan mengatakan, bagunan tsb, karena usia dan style-nya, sudah dapat dimasukkan sebagai benda cagar budaya. Karena dilindungi oleh UU, pembongkaran atas bangunan tesebut akan berhadapan dengan hukum. UU Cagar Budaya (BCB) No. 5 Tahun 1992 memang menyebutkan definisi benda cagar budaya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WALIBATU juga memperlihatkan sebuah surat dari Ronald G. Knapp, SUNY Distinguished Professor and Chairman Departement of Geography, State University of New York at New Paltz. Knapp adalah penyusun buku Chinese Houses: The Architectural Heritage of Nation (2005) dan Chinese Bridges: Living Architecture from China’s Past (2008). Knapp pernah mengunjungi Rumah Perkebunan Karet di Karawaci. “It is very, very sad to see these efforts to destroy an historically – and architecturally – significant residence. This is especially painfull for those who value the multi-cultural and multi-ethnic heritage in Indonesia. It is a tragedy to see that the demolition has already begun!,” demikian antara lain bunyi surat Knapp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini Walikota Tangerang, Wahidin Halim, belum menunjukkan langkah konkret untuk menyelamatkan bangunan tersebut. Di dalam situs resmi Pemkot Tangerang, Wahidin Halim menulis sebuah buku dengan judul Ziarah Budaya Kota Tangerang, di mana di dalamnya terkandung situs Rumah Perkebunan Karet di Karawaci sebagai salah satu jejak sejarah kota Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WALIBATU sejauh ini telah menghimpun 22 tanda tangan warga. Jumlahnya diharapkan akan bertambah banyak lagi. Petisi untuk penyelamatan &lt;a href="http://khomsurizal.blogspot.com/2008/07/ke-karawaci-menengok-rumah-saudagar.html"&gt;Rumah Perkebunan Karet Karawaci&lt;/a&gt; ini akan dikirimkan ke Walikota Wahidin Halim pada Jumat besok. Tembusan dikirim ke Menteri Budpar, Menteri Diknas, dan Gubernur Jawa Barat. “Kami memberi kesempatan kepada warga yang peduli untuk ikut serta menandatangi surat ini,” ujar Mahandis Yoanata, dari Walibatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah rekan wartawan yang hadir, mengingatkan bahwa surat saja tidak cukup. Diperlukan suatu aksi yang lebih konkret. Misalnya, ada yang mengusulkan, membuat demo. WALIBATU, yang merupakan forum cair warga yang merasa peduli dengan bangunan tua, sedang memikirkan langkah lanjutan setelah mengirim surat. WALIBATU menunggu dan menyambut partisipasi Anda. Dimana pun Anda berada. Akankah Anda menatap masa depan, dengan menghilangkan sejarah Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WALIBATU adalah forum cair dimana terhimpun warga yang menaruh kepedulian terhadap pelestarian bangunan tua, dengan partisipan dari beragam profesi dan usia. Alamat milis: walibatu@yahoogroups.com. Kontak Person: Yoanata HP 08159958115&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3373388678822536489?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3373388678822536489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3373388678822536489&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3373388678822536489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3373388678822536489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/12/tangerang-terancam-amnesia-sejarah.html' title='Tangerang Terancam Amnesia Sejarah'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-325732833596267511</id><published>2008-12-14T00:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T01:01:59.714-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tari Cukin'/><title type='text'>Tari Cukin jadi “Welcome Dance” Tangerang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SUTKO_VaUhI/AAAAAAAAAmQ/2LUyH_od32A/s1600-h/Sosilaisasi+Tari+Cukin,+Aen,+10-12-2008+(10).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SUTKO_VaUhI/AAAAAAAAAmQ/2LUyH_od32A/s400/Sosilaisasi+Tari+Cukin,+Aen,+10-12-2008+(10).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279567022053282322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tari Cukin, tarian khas tradisional masyarakat Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai tari penyambutan tamu baik domestik atau internasional di Kabupaten Tangerang. &lt;br /&gt;Tari Cukin juga akan menjadi perfomance tarian wajib dalam setiap pagelaran budaya dan kesenian yang diselenggarakan pemerintah daerah “Kota Seribu Industri” ini.&lt;br /&gt;Sementara untuk melestarikan salah satu varian kesenian dari metamorfosa Tari Cokek (khas Betawi Tempoe Doeloe) tersebut, pemerintah setempat melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Parawisata (Disporabudpar) terus melakukan sosialisasi. Diantaranya menggelar roadshow pentas seni tari Cukin di 12 lokasi pada bulan Desember 2008 ini. “kami menargetkan untuk mensosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat di 12 Kecamatan,” kata Sekretaris Disporabudpar Kabupaten Tangerang Sopyan Sori.  &lt;br /&gt;Sebelum tari Cukin tersebut menjadi ikon daerah, kata Soyan, masyarakat Tangerang diwajibkan untuk mengenali kebudayaannya terlebih dahulu karena masih banyak kalangan masyarakat yang masih tidak tahu dengan kesenian dan budaya daerahnya. Setelah masyarakat, sasaran dari Disporabudpar adalah kalangan pelajar dan mahasiswa. &lt;br /&gt;Dia juga menambahkan, setelah masyarakat, kalangan pelajar dan mahasiswa Tangerang telah mengenal seni budaya asli daerah seperti tari Cukin, barulah dapat lebih direalisasikan tentang rencana tarian Cukin memjadi tarian penyambutan turis.(&lt;a href="http://khomsurizal.blogspot.com/2008/07/tari-cukin-sisi-lain-kesenian-cokek.html"&gt;read more/tari cukin&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-325732833596267511?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/325732833596267511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=325732833596267511&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/325732833596267511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/325732833596267511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/12/tari-cukin-jadi-welcome-dance-tangerang.html' title='Tari Cukin jadi “Welcome Dance” Tangerang'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SUTKO_VaUhI/AAAAAAAAAmQ/2LUyH_od32A/s72-c/Sosilaisasi+Tari+Cukin,+Aen,+10-12-2008+(10).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4744273771479200116</id><published>2008-12-10T06:07:00.001-08:00</published><updated>2008-12-10T06:20:36.361-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><title type='text'>Belajar dari Kantin Kejujuran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/ST_Oy69EqpI/AAAAAAAAAlI/wdTQP93PV6o/s1600-h/Gubernur+Banten+Rt+Atut+Chosiyah+resmikan+kantin+kejujuran+di+MAN+2+Serang,+Putra,+09-12-08+(19).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/ST_Oy69EqpI/AAAAAAAAAlI/wdTQP93PV6o/s400/Gubernur+Banten+Rt+Atut+Chosiyah+resmikan+kantin+kejujuran+di+MAN+2+Serang,+Putra,+09-12-08+(19).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278164662515706514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Berbuat Bohong, Jiwa Anda Bolong”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya MAN 2 Serang dan SMA Negeri Cipocok Jaya, Kota Serang, sejak tiga bulan lalu sudah membiasakan setiap siswanya untuk berbelanja, membayar sampai mengambil uang kembalian sendiri. Kebiasaan yang terus dibangun pihak sekolah kepada siswanya diharapkan dapat berbuah perilaku dan tindakan jujur serta tidak mengambil barang yang bukan haknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ide untuk mengembangkan usaha lewat kantin jujur di MAN 2 Serang mulai dirintis sejak Oktober lalu. Dilandasi komitmen moral serta mengaplikasikan teori-teori kejujuran yang diajarkan di ruang kelas dan kemudian diwujudkan di kantin jujur. Didesain mirip mini market, siapapun yang berbelanja tidak akan dilayani kasir yang cantik di pintu keluar.&lt;br /&gt;"Mereka yang belanja di kantin jujur bisa mengambil sendiri makanan atau jajanan sesuka mereka, membayar sendiri, bahkan mengambil uang kembalian sendiri dari tempat yang sudah disediakan," ungkap Manager Kantin Kejujuran MAN 2 Serang, Riyanti kepada Tangerang Tribun usai pencanangan penggagas kantin kejujuran di MAN 2 Serang oleh Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, Selasa (9/12). &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/ST_PCIJbSeI/AAAAAAAAAlQ/lq3-gSezon8/s1600-h/Gubernur+Banten+Rt+Atut+Chosiyah+resmikan+kantin+kejujuran+di+MAN+2+Serang,+Putra,+09-12-08+(15).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/ST_PCIJbSeI/AAAAAAAAAlQ/lq3-gSezon8/s200/Gubernur+Banten+Rt+Atut+Chosiyah+resmikan+kantin+kejujuran+di+MAN+2+Serang,+Putra,+09-12-08+(15).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278164923755219426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Transaksi jual beli yang dikembangkan di kantin kejujuran lanjut Riyanti, sangat sederhana. Setiap pagi hari, kantin ini mulai ditata dan dihitung stok barang yang ada, sepeti minuman, makanan, bahkan sampai kelengkapan sekolah seperti buku dan alat tulis lainya. Dan pada sore hari akan dihitung ulang barang dagangan tersebut serta uang hasil penjualannya. &lt;br /&gt;Salah satu siswa MAN 2 Serang, Anita Oktaviani menuturkan, dirinya bersama rekan-rekan yang lainnya merasa cukup nyaman belanja di kantin kejujuran ini. "Selain bisa bebas berbelanja tanpa harus malu dilihat pelayan, kita juga dituntut untuk jujur kepada diri sendiri, bahkan terlebih pada Tuhan yang melihat gerak-gerik kita," ungkapnya. &lt;br /&gt;Meskipun di kantin ini tidak ada pelayan atau penjaga, namun semua orang yang masuk ke kantin ini harus percaya, bahwa Tuhan melihat kita, dan malaikat akan mencatat setiap perbuatan kita. &lt;br /&gt;"Anda jujur, kami bersyukur, Anda bohong, jiwa Anda bolong" ini kalimat yang tertera pada salah satu papan di kantin kejujuran ini.&lt;br /&gt;Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah usai peresmian kantin ini mengungkapkan, kantin kejujuran ini perlu dikembangkan ke semua lapisan masyarakat. Karena mulai dari diri sendiri untuk jujur, tentunya tidak akan terjadi tindakan-tindakan yang merugikan orang lain, bahkan merugikan bangsa maupun negara. Peresmian kantin kejujuran ini sebagai rangkaian dari kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi. &lt;br /&gt;Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Dondi K Soedirman dalam siaran persnya usai acara menuturkan, di Banten ini baru terbentuk dua kantin kejujuran, yakni di MAN 2 Serang yang merupakan sekolah yang bernaung di bawah Departemen Agama dan di SMAN Cipocok Jaya yang merupakan sekolah dari Dinas Pendidikan. Menurut Dondi, kantin kejujuran ini akan terus dikembangkan di berbagai sekolah di Banten. &lt;br /&gt;"Kami sengaja mengembangkan kantin kejujuran ini di sekolah-sekolah. Karena anak didik akan mudah untuk dibina mentalitasnya menjadi orang yang jujur," ungkapnya. &lt;br /&gt;Menurut Dondi, apabila manusia sudah memiliki kejujuran, maka dirinya tidak akan mau melakukan tindakan-tindakan yang merugikan orang lain. &lt;br /&gt;"Seperti melakukan tindakan korupsi dan lainnya," pungkasnya. (Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4744273771479200116?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4744273771479200116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4744273771479200116&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4744273771479200116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4744273771479200116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/12/belajar-dari-kantin-kejujuran.html' title='Belajar dari Kantin Kejujuran'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/ST_Oy69EqpI/AAAAAAAAAlI/wdTQP93PV6o/s72-c/Gubernur+Banten+Rt+Atut+Chosiyah+resmikan+kantin+kejujuran+di+MAN+2+Serang,+Putra,+09-12-08+(19).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6308945519783579833</id><published>2008-11-29T23:50:00.000-08:00</published><updated>2008-11-30T00:06:12.297-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='energi alternatif'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kawasan'/><title type='text'>Alam Sutera Bangun Rumah Berenergi Surya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/STJHXbRzfKI/AAAAAAAAAkw/ZX1QOJUFLH4/s1600-h/dok+Tangerang+Tribun.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/STJHXbRzfKI/AAAAAAAAAkw/ZX1QOJUFLH4/s400/dok+Tangerang+Tribun.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274356581389270178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengembang kawasan hunian Alam Sutera di Serpong, Tangerang, PT Alam Sutera Reality Tbk (PT ASR) bekerjasama dengan Balai Besar Teknologi Energi dari Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (B2TE-BPPT) untuk mengembangkan hunian ramah lingkungan dan hemat energi.&lt;br /&gt;Pengembangan hunian semacam ini diterapkan melalui pembangunan cluster modul surya atau konsep hunian ramah lingkungan dengan menggunakan sistem modul surya untuk memenuhi kebutuhan energi para penghuninya. &lt;br /&gt;“Sistem solar sel atau modul surya adalah mengambil energi dari sinar matahari. Alat penangkap energi ini nantinya terpasang di setiap rumah yang akan kita kembangkan ini,” ungkap Direktur Pemasaran PT ASR, Lilia Sukotjo usai penandatanganan nota kesepahaman antara PT ASR dan B2TE BPPT di Club House Alam Sutera, Kamis (27/11) lalu.&lt;br /&gt;Rencananya rumah berenergi surya tersebut segera selesai dibangun pada awal 2009 di Cluster Onyx, Kawasan Alam Sutera. &lt;br /&gt;Lilia optimis kerjasama dengan B2TE-BPPT dalam pengembangan cluster modul solar ini akan menjadi percontohan kawasan lain yang tengah giat menawarkan konsep ramah lingkungan. &lt;br /&gt;Menurut Senior Corporate Communication Manager PT ASR, Liza Djohan, sistem modul surya pada setiap rumah hunian akan memasok energi listrik berkekuatan 2,4 Giga Watt (2200 MW), sehingga unit hunian ini mendapat energi alternatif dari alam secara memadai dan bernilai ekonomis.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/STJH6I8LHlI/AAAAAAAAAk4/xvE8EZHrb4M/s1600-h/siteplan+alam+sutera.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/STJH6I8LHlI/AAAAAAAAAk4/xvE8EZHrb4M/s320/siteplan+alam+sutera.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274357177762127442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan teknologi yang digunakan sepenuhnya merupakan rekayasa pihak B2TE-BPPT yakni yang telah mampu menciptakan generator fuel cell sendiri. Generator fuel cell BPPT mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas 5 watt hingga diharapkan meningkat menjadi 50 watt.&lt;br /&gt;Secara teknis setiap hunian di cluster modul surya itu akan dipasangi sebuah alat penangkap energ matahari berbentuk sel surya berupa wafer silicon multikristal dengan ukuran 10 cm x 10 cm x 0,3 mm dan lifetime electron sekitar 5 mikro sekon (µsec).&lt;br /&gt;Liza Djohan mengakui bahwa rumah berenergi matahari ini terbilang mahal. Namun demikian, hal tersebut tetap akan mearik bagi para calon penghuni untuk menanamkan investasinya. “Salah satu bentuk investasi bagi penghuni yaitu setiap bulannya para penghuni rumah tidak akan terlalu besar membayar tagihan listrik, karena telah terbantu dengan sistem modul surya,” beber Liza.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6308945519783579833?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6308945519783579833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6308945519783579833&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6308945519783579833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6308945519783579833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/alam-sutera-bangun-rumah-berenergi.html' title='Alam Sutera Bangun Rumah Berenergi Surya'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/STJHXbRzfKI/AAAAAAAAAkw/ZX1QOJUFLH4/s72-c/dok+Tangerang+Tribun.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-972401502005389524</id><published>2008-11-28T05:26:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T05:32:56.507-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='energi'/><title type='text'>Minyak Jelanta (Pun) Jadi Biodisel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SS_yv4VmB7I/AAAAAAAAAko/9xeoaxFOEqY/s1600-h/102_0029.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SS_yv4VmB7I/AAAAAAAAAko/9xeoaxFOEqY/s400/102_0029.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273700593064871858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Balai Besar Desain dan Sistem Teknologi (BRDST), salah satu unit kerja di Badan Perkembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) di bawah koordinasi Deputi Kepala Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Kabupaten Tangerang, mampu merubah fungsi minyak goreng bekas (jelanta) menjadi biodiesel sebagai altenatif bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. &lt;br /&gt;Selain menjadi bahan bakar jenis Solar, minyak jelanta pun dapat dibuat sabun cair dan kosmetik.&lt;br /&gt;Proses pembuatan bahan bakar minyak alternatif biodiesel diawali dari tahap analisa, kemudian minyak bekas tersebut dimasukan dan ditampung dalam tangki ukuran besar kemudian dilakukan penyaringan dan dikumpulkan kembali dalam tabung steroid sebagai proses filterisasi. Selanjutnya, minyak tersebut diproses melalui tabung reaktor lalu dipindahkan ke tabung pencuci yang dicampur cairan methanol dan katalis basa dengan suhu 65 derajat Celsius agar semuanya dapat bereaksi. “Dari hasil tersebut didapatkan dua bahan, yaitu Biodisel dan Gliserol,” ungkap Kepala Laboratorium Biodisel BPPT, Imam Baryanto kepada Tangerang Tribun.&lt;br /&gt;Setelah itu cairan minyak dimasukkan ke tabung pencucian untuk memisahkan antara Biodisel dan Gliserol. Biodisel adalah minyak sedangkan Gliserol adalah air, air tidak akan menyatu dengan minyak. Maka dari itu akan berada di layar atas sedangkan Gliserol ada didalam permukaan. &lt;br /&gt;Biodisel yang kandungan minyak dengan kotoran dan dicuci menggunakan air panas sebanyak dua kali dan langsung diproses melalui tabung vakum lalu disaring kembali menjadi produk bahan bakar biodiesel siap pakai yang diuji berdasarkan baku mutu SNI. “Sedangkan untuk Gliserol dapat diolah menjadi sabun cair dan juga kosmetik,” ujarnya.&lt;br /&gt;Baryanto menjelaskan, biodiesel yang siap digunakan kendaraan bermesin diesel tetap harus dicampur solar murni dengan perbandingan 30 persen biodiesel dan 70 persen solar murni untuk menghindari kerusakan pada karet klep mobil.Biodisel mempunyai angka Cetane lebih tinggi yaitu 61 dibandingkan solar antara 45 hingga 58.&lt;br /&gt;Selain itu, Puspiptek juga terus mengembangkan produk biodiesel dari bahan kelapa sawit dan minyak kelapa curah serta membangun pabrik yang memproduksi biodiesel.&lt;br /&gt;Pabrik yang sudah berproduksi biodiesel antara lain Serpong-Tangerang kapasitas 4,5 ton per hari, Riau (25 ton per hari), Palembang (6 ton per hari), Kalimantan Selatan (6 ton per hari), Kalimantan Timur (2 ton per hari), Jakarta (10 ton per hari).&lt;br /&gt;Baryanto mengungkapkan, kendala yang dihadapi peneliti pada pembuatan biodisel yakni kesulitan menyediakan bahan baku dan lokasi antara tempat bahan baku dan proses pembuatan cukup jauh. Padahal idealnya pabrik pembuatan harus berdekatan dengan tempat pengambilan bahan baku.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Baryanto mengatakan, biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi biodiesel dari bahan minyak kelapa atau jelantah mencapai Rp 4.900 per liter terdiri dari harga bahan baku sebesar Rp3.000 per liter dan biaya produksi mencapai Rp1.900 per liter.(Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-972401502005389524?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/972401502005389524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=972401502005389524&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/972401502005389524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/972401502005389524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/minyak-jelanta-pun-jadi-biodisel.html' title='Minyak Jelanta (Pun) Jadi Biodisel'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SS_yv4VmB7I/AAAAAAAAAko/9xeoaxFOEqY/s72-c/102_0029.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5912155171124639051</id><published>2008-11-26T01:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T01:18:50.697-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pariwisata'/><title type='text'>Indonesia Proyeksikan 7,5 Juta Wisman</title><content type='html'>Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) memproyeksikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 7,5 juta orang pada 2009.&lt;br /&gt;"Untuk 2009, paling tidak kita proyeksikan wisman sebanyak 7,5 juta orang. Tapi ini baru proyeksi, belum target," kata Sekretaris Jenderal Depbudpar Wardiyatmo, Selasa (25/11).&lt;br /&gt;Depbudpar, katanya, masih terus menghitung tingkat kunjungan wisman dan wisnus serta penerimaan devisa dari sektor pariwisata yang dikumpulkan dari data para pemangku kepentingan pariwisata, termasuk dari badan PBB untuk pariwisata (UN-WTO/United Nations World Tourism Organization).&lt;br /&gt;Sebelumnya, Menbudpar Jero Wacik pada dialog di studio RRI di Jakarta, Kamis (6/11) mengatakan tetap optimistis dapat meraih kunjungan tujuh juta wisman sesuai target pemerintah, meski BPS memprediksi hanya sekitar 6,4 juta wisman.&lt;br /&gt;Menbudpar mengatakan, bila melihat angka-angka statistik, perkiraan sementara capaian target tersebut antara 6,4 juta-6,6 juta wisman, mengingat perhitungan kumulatif kunjungan wisman dari Januari hingga September 2008 sudah mencapai 4,57 juta atau dengan pertumbuhan 12,19 persen dibanding periode yang sama tahun 2007.&lt;br /&gt;"Bila rata-rata per bulan kunjungan wisman mencapai 600 ribu orang, tiga bulan ke depan akan mencapai 1,8 juta wisman, sehingga pada akhir tahun diperkirakan akan dicapai kunjungan 6,4 juta wisman. Angka ini akan menjadi rekor baru, karena rekor lama tahun 2007 sebesar 5,5 juta wisman," katanya.&lt;br /&gt;Menbudpar mengatakan, target tujuh juta kunjungan wisman yang ditetapkan dalam program (Visit Indonesia Year - VIY) merupakan target optimistis atau target tinggi, sedangkan target moderat (sedang) adalah 6,5 juta, sementara target rendah (pesimistis) adalah enam juta kunjungan wisman.&lt;br /&gt;Sedangkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (6/10) memprediksikan jumlah kunjungan wisman sampai akhir 2008 hanya mencapai 6,4 juta orang setelah melihat data jumlah wisman Januari hingga Agustus 2008 yang hanya mencapai 4,07 juta wisman.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Visit Indonesia 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Wardiyatmo pada bagian lain mengatakan, Depbudpar akan melanjutkan program tahun kunjungan wisata Indonesia, dan untuk 2009 telah ditetapkan dengan tema  wisata MICE (Meeting, Incentive Convension and Exhibition) serta wisata bahari."Kita ingin tetap melanjutkan program tahun kunjungan wisata karena koordinasi antara stakeholder sudah kondusif," katanya.&lt;br /&gt;Pada kesempatan sebelumnya, Wardiyatmo mengatakan, Depbudpar memilih wisata MICE dan wisata bahari sebagai VIY 2009 karena dua bidang wisata tersebut merupakan sektor wisata yang tidak terpengaruh oleh kondisi keamanan suatu negara.&lt;br /&gt;Wisata pertemuan (Meeting), kata Wardiyatmo dalam acara diskusi kepariwisataan di Jakarta beberapa waktu lalu, tidak terpengaruh oleh situasi macam apapun.&lt;br /&gt;Untuk mengkoordinasikan dan memadukan program pemasaran kegiatan pariwisata selama 2009, Depbudpar menyelenggarakan Rapat Kerja Pemasaran Pariwisata bersama dengan seluruh pemangku kegiatan pariwisata pada tanggal 26 -27 November 2008.(sumber Humas       Depbudpar RI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5912155171124639051?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5912155171124639051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5912155171124639051&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5912155171124639051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5912155171124639051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/indonesia-proyeksikan-75-juta-wisman.html' title='Indonesia Proyeksikan 7,5 Juta Wisman'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1442687493577625391</id><published>2008-11-25T23:52:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T00:27:32.818-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perdagangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perekonomian'/><title type='text'>Superblok Tangerang City Resmi Dibangun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SS0IRdWMBAI/AAAAAAAAAkQ/BW-sciMXuqA/s1600-h/Ground+Breaking+Tangerang+City,+Hendra,+23-11-08+(29).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SS0IRdWMBAI/AAAAAAAAAkQ/BW-sciMXuqA/s400/Ground+Breaking+Tangerang+City,+Hendra,+23-11-08+(29).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272879834749207554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kawasan pusat bisnis dan perbelanjaan dengan nilai investasi sebesar Rp 5 Triliun dan direncanakan menjadi superblok terbesar di Kota Tangerang secara resmi dibangun. Minggu (23/11), pusat bisnis dan perbelanjaan bernama Tangerang City itu mulai dibangun ditandai dengan Ground Breaking (pemancangan tiang pertama) oleh Vice President Direktur PT Pancakarya Wiyatama, pengembang pusat perbelanjaan Tangerang City, Ian Wisan MBA disaksikan Walikota H Wahidin Halim dan Wakil Walikota Arif R Wismansyah.&lt;br /&gt;Dengan menempati seluas lahan 10 hektar di kawasan Cikokol, Kota Tangerang, Tangerang City meliputi ruko Premium Business Park 197 unit, kondominium 1.500 unit, shopping mall seluas 150.000 m2, hotel bintang empat yaitu Novotel dengan 250 kamar, dan convention hall berkapasitas 2.500 orang serta Premium Bussines Park.&lt;br /&gt;“Melalui nilai investasi Rp 5 triliun ini diharapkan Tangerang City Premium Shoping Mall dan Tangerang City Premium Bussines Park dapat juga menjadi pusat bisnis bagi para pengusaha lokal di Tangerang,” kata Vice President Direktur PT Pancakarya Wiyatama, Ian Wisan MBA.&lt;br /&gt;Ian optimis pihaknya akan berhasil menarik minat para pelaku bisnis untuk menanamkan investasi di pusat perbelanjaan ini. Bahkan Tangerang City ini menjadi ikon baru bagi kemajuan perekonomian Kota Tangerang. &lt;br /&gt;Dalam perencanaannya, shoping mall pada Tangerang City ini memiliki 5 lantai, yaitu lower gound yang diperuntukkan sebagai pusat jual beli hanphone, ground floor aneka pakaian dengan merk terkenal, upper ground diisi fashion dan asesoris seperti kacamata dan perhiasan, lantai 1 hiburan anak dan lantai 2 adalah food court.&lt;br /&gt;Rencananya pertengahan Desember tahun ini, dilakukan serah terima kunci kepada para tenan yang telah terdaftar sehingga mereka sudah bisa memulai usaha.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1442687493577625391?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1442687493577625391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1442687493577625391&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1442687493577625391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1442687493577625391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/superblok-tangerang-city-resmi-dibangun.html' title='Superblok Tangerang City Resmi Dibangun'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SS0IRdWMBAI/AAAAAAAAAkQ/BW-sciMXuqA/s72-c/Ground+Breaking+Tangerang+City,+Hendra,+23-11-08+(29).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-7379778783831799689</id><published>2008-11-25T23:20:00.000-08:00</published><updated>2008-11-25T23:25:54.284-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hoby'/><title type='text'>Berbelanja dan Belajar Magic di BTC Bintaro</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SSz5r4dgjYI/AAAAAAAAAjo/iM6TssbAliU/s1600-h/Benny+Sulap,+Hendra,+20-11-08+(2).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SSz5r4dgjYI/AAAAAAAAAjo/iM6TssbAliU/s400/Benny+Sulap,+Hendra,+20-11-08+(2).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272863796029853058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Toko sulap, mungkin masih aneh kedengarannya. Namun jenis usaha ini benar-benar ada. Toko ini membidik konsumen yang memang membutuhkan hiburan di sela kepadatan aktivitas, tetapi tidak harus merogoh kocek dalam. &lt;br /&gt;Toko sulap yang bernama Ben’ym Magic Entertaiment di Bintaro Trade Center (BTC) lantai dasar itu dibuka mulai pukul 10.00 WIB hingga malam hari.&lt;br /&gt;Di toko ini dijajakan berbagai alat perlengkapan bermain sulap. Seperti kartu, antara lain Svengali Deck, Invisible Deck, Striper Deck, All Be Blank, gelang sulap, bola api sulap dan alat-alat yang dibutuhkan dalam permainan sulap.&lt;br /&gt;Selain itu, ada praktek sederhana kepada konsumen mengenai bagaimana cara menggunakan perlengkapan sulap. Tak heran bila toko ini disebut three in one, karena menyediakan perlengkapan sulap, kursus sulap dan pertunjukan sulap.&lt;br /&gt;Adalah Benny Munajat (35), pemilik gerai sulap tersebut. Menurut pria yang juga pesulap ini, berbisnis di bidang jasa hiburan bukan saja dengan membuka karaoke, café atau sarana hiburan lainnya. Sulap pun bisa menjadi ruang usaha yang menguntungkan.&lt;br /&gt; Benny mengaku berani meninggalkan pekerjaannya sebagai kontraktor bangunan demi menjadi pesulap dan kemudian membuka jasa usaha perlengkapan magic ini. &lt;br /&gt;“Selain hobi sejak kecil, bisnis cukup menjanjikan karena akan semakin banyak orang yang membutuhkan hiburan,” ujar Benny seperti disampaikan kepada Tangerang Tribun.&lt;br /&gt;Untuk toko sulap, baru dibuka setahun lalu. Sedangkan membuka kursus dan menerima undangan untuk tampil bermain sulap telah berlangsung sejak tahun 1995. Benny mengaku kursus sulap yang diajarkan kepada muridnya berupa teknik dasar yaitu permainan kartu dengan tarif Rp 500 ribu untuk 5 hingga 6 kali pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SSz53RC5DoI/AAAAAAAAAjw/EHUnQnnjiWg/s1600-h/Benny+Sulap,+Hendra,+20-11-08+(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SSz53RC5DoI/AAAAAAAAAjw/EHUnQnnjiWg/s200/Benny+Sulap,+Hendra,+20-11-08+(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272863991607660162" /&gt;&lt;/a&gt;Sedangkan untuk teknik sulap dasar ditambah dengan manipulasi ringan, Benny mematok harga Rp 800 ribu untuk 7 hingga 8 kali pertemuan. Benny mengaku tidak memiliki tempat khusus, dia mendatangi rumah konsumen yang ingin belajar sulap. &lt;br /&gt;Menurut Benny, dalam usaha tidak memerlukan investasi yang besar. Namun yang mahal dalam jasa usaha ini, menurut Benny adalah ilmu sulap itu sendiri. “Harga kartu sangat murah hanya ketika dijual dengan disertai ilmu bermain sulap kartu harganya jadi melonjak,” ujar Benny. &lt;br /&gt;Ketika ditanya cukup atau tidak penghasilan yang ia dapatkan Benny enggan menjawab,  karena menurutnya masalah cukup atau tidak relatif tergantung orang yang menekuni. &lt;br /&gt;“Dari usaha ini saya bisa menutupi biaya makan keluarga, operasional kantor, seperti membayar pekerja dan biaya lainnya,”ujar Benny.&lt;br /&gt;Untuk undangan tampil menurut Benny yang paling banyak adalah undangan untuk ulang tahun anak. Benny memasang tarif untuk tiap penampilan sebesar Rp 450 ribu per setengah jam. “Saya tampil biasanya membawa 2 orang pesulap lainnya,” ujar Benny yang optimis jasa usaha yang digelutinya akan terus berkembang.()&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-7379778783831799689?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/7379778783831799689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=7379778783831799689&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7379778783831799689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7379778783831799689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/berbelanja-dan-belajar-magic-di-btc.html' title='Berbelanja dan Belajar Magic di BTC Bintaro'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SSz5r4dgjYI/AAAAAAAAAjo/iM6TssbAliU/s72-c/Benny+Sulap,+Hendra,+20-11-08+(2).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6672953629541286209</id><published>2008-11-20T07:40:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T07:42:55.523-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='otonomi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bupati tangerang'/><title type='text'>Tangerang Tengah dan Utara Diwacanakan</title><content type='html'>Setelah berhasil mendorong Kota Tangerang Selatan dan disahkannya UU Daerah Otonomi Baru Kota Tangerang Selatan (Tangsel) oleh Sidang Paripurna DPR RI pada tanggal 29 September lalu, Bupati Tangerang Ismet Iskandar kembali mewacanakan pembentukan dua wilayah baru di Kabupaten Tangerang yaitu Kabupaten Tangerang Utara dan Kabupaten Tangerang Tengah.&lt;br /&gt;"Pembentukan dua daerah baru itu kita lakukan setelah melihat aspirasi yang berkembang di masyarakat, termasuk untuk memberikan pelayanan terbaik bagi publik," tutur Ismet.&lt;br /&gt;Untuk merealisasikan wacananya tersebut, Ismet mengungkapkan, berkas persayaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan, dan Penggabungan Daerah, yang menggantikan PP No 129/2000 telah dipenuhi pihaknya. Bahkan berkas persayaratan itu telah diajukan kepada Badan Legislasi DPR RI di Jakarta bersamaan dengan Rapat Paripurna DPR tentang Pembentukan Daerah Otonomi Baru pada tangal 29 November lalu. &lt;br /&gt;"Berkas sudah kita masukan ke DPR, tinggal menunggu pembahasannya," kata Ismet.&lt;br /&gt;Di dalam berkas yang diajukan itu, rencananya Kabupaten Tangerang Utara terdiri dari 11 kecamatan, masing-masing Kosambi, Pakuhaji, Sukadiri, Sepatan, Kemiri, Gunung Kaler, Sepatan Timur, Rajeg, Teluknaga, Kronjo, dan Mauk. Sedangkan di Kabupaten Tangerang Tengah terdiri dari enam kecamatan, masing-masing Kelapa Dua, Pagedangan, Cikupa, Panongan, Legok, dan Cisauk. Jadi nantinya setelah dimekarkan kembali, Kabupaten Tangerang (daerah induk) hanya tersisa yaitu Kecamatan Tigaraksa, Jambe, Solear, Jayanti, Balaraja dan Cisoka.&lt;br /&gt;Sementara yang sudah dimekarkan dalam Pemerintahan Kota Tangsel seperti tertuang dalam UU Pembentukan Daerah Otonomi Baru Kota Tangerang Selatan ialah Kecamatan Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Setu, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara.&lt;br /&gt;Dengan demikian, apabila terealisasi pada suatu saat nantinya, maka Kabupaten Tangerang akan termekarkan menjadi lima daerah kota/kabupaten yaitu Kota Tangerang Selatan (tinggal menunggu pengesahan Presiden RI), Kabupaten Tangerang Utara, Kabupaten Tangerang Tengah dan Kabupaten Tangerang (induk) serta Kota Tangerang (yang teleh dimekarkan sejak tahun 1993).  &lt;br /&gt;Lebih jauh, bupati optimis bahwa pemekaran dua daerah itu akan terwujud. Pasalnya, potensi ekonomi, infrastruktur, pendidikan hingga sosial kemasyarakat serta didorong aspirasi masyarakat untuk mendapatkan peningkatan kesejahteraan telah cukup menjadi alasan terbentuknya sejumlah daerah itu.&lt;br /&gt;Terkait wacana ini, sejumlah elemen dan masyarakat bagian utara Tangerang atau Pantura menyatakan dukungannya. “Ini merupakan suara masyarakat, meliputi 9 Kecamatan serta semua BPD di Pantura,” ujar Ketua Badan Koordinasi Pantai Utara (Bakor Pantura), Budi Usman, kemarin.&lt;br /&gt;Ia mengatakan, pemekaran Tangerang Utara merupakan mutlak dilakukan dan pihaknya akan terus menggalang dukungan di kalangan masyarakat dan tokoh masyarakat setempat. “Dari beberapa kajian akademisi, pembentukan Kabupaten Tangerang Utara yang terlepas dari Kabupaten Tangerang sudah layak,” katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6672953629541286209?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6672953629541286209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6672953629541286209&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6672953629541286209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6672953629541286209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/tangerang-tengah-dan-utara-diwacanakan.html' title='Tangerang Tengah dan Utara Diwacanakan'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5735161573056017130</id><published>2008-11-16T08:18:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T08:23:23.549-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gunung krakatau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hj Ratu Atut Chosiayah'/><title type='text'>Dari Banten, Krakatau Memesona</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SSBIuvtv09I/AAAAAAAAAi4/osn2svaraCI/s1600-h/Gubernur+dan+wakil+gubernur+melihat+situasi+gunung+krakatau,+Dedi,+16-11-08+(2).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SSBIuvtv09I/AAAAAAAAAi4/osn2svaraCI/s400/Gubernur+dan+wakil+gubernur+melihat+situasi+gunung+krakatau,+Dedi,+16-11-08+(2).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269291531943007186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sabtu (15/11) kemarin, “delegasi turis” dari Pemprov Banten yang dinahkodai Gubernur Atut Chosiyah, berlayar ke tengah perairan Selat Sunda. Dari atas Kapal Roll on Roll Out (Roro) itu, mereka terus mendekati Gunung Krakatau yang tampak masih mengeluarkan asap putih nan menawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bukannya khawatir bila sewaktu-waktu bisa meledak atau menyemburkan lahar panas, Gunung Krakatau itu justru didekati oleh para turis asal Pemprov Banten ini hingga beberapa meter saja. &lt;br /&gt;“Lihat tuh, keindahan alamnya luar biasa,” kata Gubernur Atut sembari menunjuk ke arah Krakatau dihadapan tamu undangan yang khusus diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan Wisata Krakatau 2008.&lt;br /&gt;Diantara “turis Pemprov” yang ikut merasakan keindahan Gunung Krakatau dari dekat tampak Wakil Gubernur HM Masduki dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata H Ranta Suharta. Sementara tamu undangan dari manca negara seperti Belanda, Jerman dan negara Eropa lainnya urung datang lantaran Cuaca Selat Sunda sepengetahuan mereka masih tak menentu.&lt;br /&gt;Perjalanan mengarungi Selat Sunda ini sengaja digelar Pemprov Banten untuk membuktikan pesona Gunung Anak Karakatau dari arah bagian barat terujung Pulau Jawa, yakni Provinsi Banten.&lt;br /&gt;Selama sekitar empat jam, mereka tanpa henti mengagumi fenomena keindahan Gunung Anak Krakatau dari atas kapal Roro yang jaraknya beberapa kilometer saja. Sesekali, sebagian diantara mereka mempergunakan kamera yang dibawanya bak fotografer untuk mengabadikan suasana di sekitar Gunung Krakatau. Tak jarang, Gubernur Atut yang terpesona sejak awal datang atas keelokan Krakatau ini tersenyum seolah ingin menggambarkan keindahan yang tengah dirasakannya tanpa bisa diucapkan dengan kata-kata.&lt;br /&gt;Menurutnya, Gunung Krakatau sangat istimewa dan memiliki keunggulan tersendiri dibanding potensi wisata lainnya. Apalagi fenomena alamnya sudah terkenal dan tercatat dalam sejarahnya yang panjang. "Meski lokasinya berada di wilayah Lampung, tapi itu bisa dijadikan salah satu lokasi obyek wisata yang ditawarkan oleh Pemprov Banten. Terlebih Banten dan Lampung telah menjalin kerjasama,” ungkap Atut sekaligus menegaskan keinginannya untuk mengembangkan wisata Gunung Krakatau.&lt;br /&gt;Lebih lanjut, dia mengajak pelaku usaha pariwisata seperti jasa perjalanan untuk memasukkan Gunung Krakatau sebagai salah satu obyek yang ditawarkan di Banten disamping 204 obyek wisata lainnya yang tengah dikembangkan pihaknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5735161573056017130?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5735161573056017130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5735161573056017130&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5735161573056017130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5735161573056017130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/dari-banten-krakatau-memesona.html' title='Dari Banten, Krakatau Memesona'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SSBIuvtv09I/AAAAAAAAAi4/osn2svaraCI/s72-c/Gubernur+dan+wakil+gubernur+melihat+situasi+gunung+krakatau,+Dedi,+16-11-08+(2).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5941066342596390182</id><published>2008-11-14T23:39:00.000-08:00</published><updated>2008-11-14T23:46:52.005-08:00</updated><title type='text'>Atasi Banjir, Tangerang Butuh Rp 20 M</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SR5-BpS8mxI/AAAAAAAAAig/-xWfAMQEQBU/s1600-h/Banjir+di+dadap,+Budi,+14-11-08+(2).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 263px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SR5-BpS8mxI/AAAAAAAAAig/-xWfAMQEQBU/s400/Banjir+di+dadap,+Budi,+14-11-08+(2).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268787180800350994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Tangerang akan mengajukan bantuan sebesar Rp 20 miliar kepada pemerintah pusat untuk mengatasi banjir yang selalu terjadi setiap tahun di Kabupaten Tangerang. Dana sebesar itu, diperuntukan bagi normalisasi situ, sungai, dan pembuatan saluran air baru.&lt;br /&gt;Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Tangerang Dedy Sutardi mengungkapkan, tahun depan Kabupaten Tangerang mengajukan bantuan sebesar Rp 20 miliar. Jumlah yang diajukan sesuai dengan laporan yang diberikan tim verifikasi yang sudah turun ke bawah untuk melakukan pendataan penanggulangan banjir.&lt;br /&gt;“Untuk mengurangi bahaya banjir yang selalu terjadi, diperlukanan dana sebesar itu. Tidak mungkin Pemkab menyediakan dana sebesar itu sendiri,” kata Dedy, kemarin.&lt;br /&gt;Dikatakan Dedy, tahun 2008 ini, Kabupaten Tangerang mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 miliar dari pemerintah pusat melalui APBN 2008. Dana tersebut juga diberikan untuk normalisasi situ dan sungai. Namun belum semua situ dan sungai dinormalisasi. Oleh karenanya harus ada dana bantuan lagi.&lt;br /&gt;Dari enam situ yang ada di Kabupaten Tangerang, baru dua situ yang selesai dinormaliasi yaitu Situ Parigi di Pondok Aren dan Situ Gintung di Ciputat Timur. Sedangkan Situ Ciledug, Situ Pamulang, Situ Rawa Pondok, dan Situ pasir Gadung belum dan masih dilakukan normalisasi.&lt;br /&gt;“Sungai yang sudah dinormalisasi adalah Cirarab, Cisadane, dan Mokervart. Sementara tahun depan, diharapkan sungai Angke dapat segera dinormalisasi,” terangnya.&lt;br /&gt;Dijelaskan Dedy, bantuan yang diberikan pemerintah pusat diberikan secara bertahap, sebab dana tersebut bukan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). &lt;br /&gt;Menurut Dedy, ada 9 kecamatan yang rawan banjir di Kabupaten Tangerang. 7 kecamatan merupakan kecamatan yang ada di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Sedangkan dua lagi berada di Kecamatan Kosambi dan Teluknaga.&lt;br /&gt;“Tangsel rawan karena letaknya yang rendah. Ditambah lagi, wilayah resapan air yang ada semakin berkurang. Untuk itu, harus dibangun saluran pembuangan air baru,” pungkas Dedy. &lt;br /&gt;Di bagian lain, Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Bina Manfaat Dinas PU dan Bina Marga, Yulianto ST menyatakan, pada tahun 2008 ini sejumlah program penanggulangan banjir seperti turabisasi, pengerukan dan normalisasi sungai serta membuat saluran air baru juga tengah dilakukan oleh pihaknya. &lt;br /&gt;Sementara anggaran yang disediakan sebesar Rp 1,5 miliar dan untuk tahun 2009 nanti, anggaran yang telah diajukan sebesar Rp 1,7 miliar. “Anggaran Kabupaten juga akan bertambah sekitar Rp 200 juta,” pungkasnya.&lt;br /&gt;Di bagian lain, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Arif Wahyudi mendesak Pemkab untuk memprioritaskan program penanggulangan banjir disamping program pendidikan dan kesehatan. “Hal ini sebagai upaya menghindari banjir yang menjadi tradisi di Tangerang, layaknya DKI Jakarta,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Ia menilai salah satu penyebab banjir yang kerap terjadi, disebabkan oleh minimnya saluran air dan lahan serapan. “Termasuk Perda RTRW yang baru disahkan kurang lebih setengah tahun lalu, bagaimana pelaksanaannya. Kita belum tahu bagimana banjir tertangani,” tandasnya. (sumber Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5941066342596390182?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5941066342596390182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5941066342596390182&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5941066342596390182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5941066342596390182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/atasi-banjir-tangerang-butuh-rp-20-m.html' title='Atasi Banjir, Tangerang Butuh Rp 20 M'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SR5-BpS8mxI/AAAAAAAAAig/-xWfAMQEQBU/s72-c/Banjir+di+dadap,+Budi,+14-11-08+(2).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1110060915882756126</id><published>2008-11-14T23:22:00.000-08:00</published><updated>2008-11-14T23:35:47.190-08:00</updated><title type='text'>Wisata "Emping Menes" di Pandeglang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SR57H0bT47I/AAAAAAAAAiQ/t-rTBWKSSfo/s1600-h/PENGRAJIN+EMPING.JPG.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SR57H0bT47I/AAAAAAAAAiQ/t-rTBWKSSfo/s400/PENGRAJIN+EMPING.JPG.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268783988332553138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Anda kenal emping melinjo? Makanan ringan ini mudah dijumpai di berbagai gerai makanan tradisional maupun modern. Selain sebagai pelengkap santapan, emping seringkali dijadikan cemilan favorit karena rasanya yang gurih nan renyah. Di Menes, mengolah emping dengan cara sederhana menghasilkan cita rasa yang berbeda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampung Karang Mulya, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang adalah salah satu dari sekian banyak sentra produksi emping yang banyak bertebaran di wilayah itu. Menes memang ditetapkan sebagai kawasan agropolitan oleh pemerintah daerah dengan penghasilan utama emping melinjo. Di sini,  Anda akan disuguhi beragam emping dengan rupa-rupa rasa yang khas hasil olahan tradisional.&lt;br /&gt; Emping yang sudah menjadi kebanggaan sekaligus ikon masyarakat Pandeglang itu dihasilkan berkat tangan-tangan terampil para penduduk Menes. Tak heran bila kemudian emping produksi mereka disebut dengan nama emping menes. Emping hasil olahan ini memiliki cita rasa yang khas dan aroma yang sangat menggoda. Inilah yang membedakan emping menes dengan emping lain di Tanah Air.&lt;br /&gt; Satibi (50) dan Eliah (45) adalah pasangan suami isteri yang bertahun-tahun menggantungkan hidup sebagai perajin emping. Sama dengan perajin pada umumnya yang ada di Menes, suami isteri ini pun malang melintang memproduksi emping secara sederhana dan tradisional. Tidak besar memang usaha yang digeluti keluarga ini. Tetapi mereka dapat hidup cukup dan menyekolahkan putera-puterinya dengan layak. &lt;br /&gt;“Kalau dibandingkan dengan perajin emping yang lain, usaha saya ini sangat kecil, tapi cukup lumayanlah untuk menutupi kebutuhan keluarga,” kata Eliah seperti disampaikan kepada Tangerang Tribun, yang saat itu dirinya sedang sibuk mengolah emping di rumahnya sendiri. &lt;br /&gt;Dalam memproduksi usahanya, Eliah mempekerjakan delapan orang karyawan yang direkrut dari lingkungan sekitar. Proses pembuatan emping Eliah pun sangat sederhana. Melinjo tua sebagai bahan baku utama emping terlebih dahulu dikupas kulitnya untuk kemudian digoreng di atas wajan dengan menggunakan kayu atau ranting pohon sebagai bahan bakar. &lt;br /&gt;Proses menggorengnya pun cukup unik. Tanpa menggunakan minyak goreng (minyak sayur) tetapi cukup dengan menggunakan pasir yang sebelumnya dibersihkan terlebih dahulu. Setelah warna melinjo berwarna kehitaman menandakan kematangannya, melinjo kemudian diangkat dan dikumpulkan lalu ditumbuk-tumbuk sampai tipis sesuai ukuran yang diinginkan untuk selanjutnya dikeringkan. Walhasil, jadilah emping menes yang terkenal ke seantero Tanah Air.&lt;br /&gt; Menurut Eliah, menggoreng dengan menggunakan pasir (bukan minyak goreng) adalah yang membedakan rasa emping Menes dengan emping dari daerah lain seperti emping Jawa Tengah. Sedangkan perajin emping di daerah lain (luar Menes) kebanyakan dengan cara direbus. &lt;br /&gt;“Kalau menggunakan pasir namanya di”sangray”. Ini akan terasa lebih gurih dan khas dan baunya juga lebih harum,” katanya mengungkap rahasia. Emping olahan Eliah ini dipasarkan ke pasar lokal. Bahkan banyak juga pembeli yang langsung mendatangi rumahnya. “Bentuk emping dari daerah lain dengan hasil olahan kami di sini, boleh sama. Tapi soal rasa tentunya berbeda,” ujar Eliah sedikit berpromosi.&lt;br /&gt;Nah, bagi Anda yang sedang berkunjung ke Pandeglang dan suka dengan makanan ini, Anda tentu tidak akan melewatkan kesempatan untuk datang ke Menes. Lalu memborong rupa-rupa emping hasil kerajinan warga di sana sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Si Cuplik, Cemilan Beragam Rasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SR57jO3OdmI/AAAAAAAAAiY/15PNmNfmJAA/s1600-h/emping-melinjo-pedas.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SR57jO3OdmI/AAAAAAAAAiY/15PNmNfmJAA/s200/emping-melinjo-pedas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268784459285427810" /&gt;&lt;/a&gt;Perajin emping melinjo di Menes Pandeglang umumnya mengolah dua jenis emping dengan ukuran berbeda. Yang pertama adalah ukuran sedang bulat tipis atau biasa disebut emping biasa. Jenis ini biasanya menjadi makanan pelengkap hidangan –meski tak sedikit yang menjadikannya sebagai cemilan karena rasanya yang gurih-. Kedua emping dengan ukuran bulat kecil atau disebut keceprek. Oleh sebagian besar perajin, emping ini disebut dengan nama si cuplik. &lt;br /&gt;Si cuplik memiliki rasa yang beragam. Tergantung pesanan atau kemauan yang mengolah. Ada rasa gurih asin, manis dan pedas. Seluruh rasa itu tetap menawarkan kelezatan yang menggoda. Tak heran bila kemudian si cuplik lebih banyak dijadikan sebagai cemilan. Harganya pun berbeda dengan emping biasa. &lt;br /&gt;Eliah misalnya mematok harga Rp 26 ribu per kilogram untuk emping cuplik. Sedangkan emping ukuran biasa berbentuk bulat tipis dihargai Rp 17 ribu per kilogram. Harga tersebut biasanya berubah-ubah tergantung dari harga pasaran bahan baku.&lt;br /&gt;Produksi emping Eliah ini setiap harinya mampu memproduksi sebanyak 10 kilogram atau dalam 1 bulan mencapai 300 kilogram. Adapun untuk keceprek mampu  memproduksi 15 kilogram setiap hari atau jika dirata-ratakan dalam satu bulan mencapai 450 kilogram. &lt;br /&gt;Eliah mengupah karyawannya dengan sistem penghasilan produksi masing-masing karyawan. Artinya setiap karyawan akan dibayar bergantung perolehan emping yang hasilkannya dengan harga Rp 2 ribu per kilogram. "Alhamdulillah dari modal 1 juta usaha saya masih bisa berlangsung sampai saat ini," terang Eliah. &lt;br /&gt;Karena harganya yang merakyat, makanan khas Pandeglang ini mampu menembus lintas batas status sosial. Itu pula mengapa emping cuplik maupun emping biasa banyak dijumpai di restauran, rumah makan, warung tegal, pasar tradisional, pasar modern, dan berbagai gerai makanan lainnya. Karena itupula Eliah tidak berniat menutup usahanya meski terkadang terengah-engah di tengah jalan karena keterbatasan modal. Untuk itu ia berharap kepada pihak manapun termasuk pemerintah untuk membantu permodalan dan pemasaran. "Kami ingin sekali emping ini bisa menembus pasar Jakarta dan luar Jakarta, tapi modalnya tak ada," keluh Eliah ditemani sejumlah karyawannya. &lt;br /&gt;Masalah keterbatasan modal bukan saja dirasakan oleh Eliah bersama Satibi, suaminya, tetapi juga dirasakan hampir seluruh perajin emping melinjo di Menes. Pemerintah Daerah Pandeglang sebenarnya telah meluncurkan berbagai program penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Akan tetapi, program itu hanya sebatas di atas kertas tanpa terasa realisasinya oleh para perajin itu sendiri.&lt;br /&gt;Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, Kabupaten Pandeglang mampu memasok lebih dari 20 ribu ton emping melinjo dalam setiap tahun. Hanya saja, minimnya pengelolaan dan perhatian pemerintah yang berakibat lemahnya strategi pemasaran  menjadikan usaha rakyat itu seperti mati suri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1110060915882756126?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1110060915882756126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1110060915882756126&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1110060915882756126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1110060915882756126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/wisata-emping-menes-di-pandeglang.html' title='Wisata &quot;Emping Menes&quot; di Pandeglang'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SR57H0bT47I/AAAAAAAAAiQ/t-rTBWKSSfo/s72-c/PENGRAJIN+EMPING.JPG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6343814849055764539</id><published>2008-11-12T07:31:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T07:35:47.522-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketahanan beras'/><title type='text'>Target Panen Tangerang 90.000 Ton</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SRr3q-_FlNI/AAAAAAAAAh4/k5ekUn_qZ8s/s1600-h/Acara+Penanaman+Perdana,+Budi-11-1008+(26).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SRr3q-_FlNI/AAAAAAAAAh4/k5ekUn_qZ8s/s400/Acara+Penanaman+Perdana,+Budi-11-1008+(26).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267795031997387986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan hasil panen pada musim tanam kedua tahun ini mencapai 90.000 ton padi. Target ini disesuaikan dengan ketersediaan lahan sawah seluas 40.740 hektare yang mulai digarap oleh para petani di sejumlah sentra pertanian se-Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;“Dengan hasil sebesar itu, maka stok beras kita sangat aman. Bahkan Tangerang menjadi penopang program khusus penguatan cadangan beras nasional,” kata Wakil Bupati H Rano Karno saat mendampingi Bupati Ismet Iskandar dalam acara Gerakan Tanam Masa Tanam 2008/2009 di Desa Sukadiri Kecamatan Sukadiri, Selasa (11/11).&lt;br /&gt;Optimesme melampaui target tersebut, menurut Rano, juga disokong dengan dilaksanakannya Sekolah lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) di 560 kelompok tani dengan pemanfaatan lahan seluas 14.000 herktare atau 34,36 % dari area sawah yang telah tergarap secara baik oleh para petani. “Diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi rata-rata 1-2 ton per hektarnya,” jelas Pemeran “Si Doel Anak sekolahan” ini. &lt;br /&gt;Dalam acara yang dihadiri oleh Direktur Jenderal (Dirjend) Tanaman Pangan Ir Sutanto Ali Musa, Kepala Bulog Pusat Mustafa Abu Bakar dan para Kepala SKPD serta ratusan kelomok tani itu, Rano juga menegaskan komitmennya kepada para petani untuk memberikan bantuan langsung benih unggul (BLBU) bagi 6.500 hektare sawah. &lt;br /&gt;Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mengajak petani agar melakukan penanaman bersama. Pasalnya pola tanam yang direncanakan secara matang dan mendapatkan dukungan program pemerintah akan mempengaruhi produktivitas padi pada masa panen mendatang. &lt;br /&gt;Dirjen Tanaman Pangan, Ir Sutarto Ali Muso mengemukakan, berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan produksi padi, baik melalui peningkatan poduktivitas tanaman dengan memanfaatkan varietas benih unggul, intensifikasi lahan dan juga perluasan (ekstensifikasi) areal tanam hingga pembinaan terhadap kalangan petani.&lt;br /&gt;Ia juga menyatakan, target produksi nasioanal tahun tahun ini sekitar 59,9 juta ton padi pada areal panen seluas 12,4 juta hektare di seluruh Indonesia. “Saya yakin penan akan dicapai di sentra-sentra produksi padi seperti di Jawa Timur, dan termasuk Kabupaten Tangerang ini,” pungkasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6343814849055764539?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6343814849055764539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6343814849055764539&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6343814849055764539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6343814849055764539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/target-panen-tangerang-90000-ton.html' title='Target Panen Tangerang 90.000 Ton'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SRr3q-_FlNI/AAAAAAAAAh4/k5ekUn_qZ8s/s72-c/Acara+Penanaman+Perdana,+Budi-11-1008+(26).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6425615099983199708</id><published>2008-11-12T05:34:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T06:39:25.277-08:00</updated><title type='text'>Penerimaan CPNS Pemprov Banten 2008</title><content type='html'>Dalam rangka mengisi lowongan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2008, sebagaimana telah ditetapkan dalam Surat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : B/201.P/M.PAN/10/2008 tanggal 31 Oktober 2008 tentang Persetujuan Rincian Formasi CPNSD 2008, maka Pemerintah Provinsi Banten memberi kesempatan bagi Warga Negara Republik Indonesia yang berminat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten untuk melamar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6425615099983199708?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://tangerangtribun.ning.com/profiles/blogs/penerimaan-cpns-pemprov-banten' title='Penerimaan CPNS Pemprov Banten 2008'/><link rel='enclosure' type='' href='http://tangerangtribun.ning.com/profiles/blogs/penerimaan-cpns-pemprov-banten' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6425615099983199708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6425615099983199708&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6425615099983199708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6425615099983199708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/penerimaan-cpns-pemprov-banten-2008.html' title='Penerimaan CPNS Pemprov Banten 2008'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6906091746925458268</id><published>2008-11-10T23:57:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T00:03:08.207-08:00</updated><title type='text'>Lomba Jurnalistik</title><content type='html'>Kategori : Wartawan dan Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghargaan Bupati Tangerang &lt;br /&gt;Memperingati Hari Jadi Ke - 65 Kabupaten Tangerang ( 27 Desember 1943 - 27 Desember 2008), Pemerintah Kabupaten Tangerang Melalui Bagian Humas, menyelenggarakan Lomba Karya Jurnalistik bagi Wartawan dan Umum. &lt;br /&gt;Materi yang dilombakan: &lt;br /&gt;· Penulisan Artikel,&lt;br /&gt;· Berita Pembangunan &lt;br /&gt;· Foto &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tema Tulisan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.Bidang Pembangunan dan Pemerintahan;&lt;br /&gt;· Pembangunan Kabupaten Tangerang Dalam Pengembangan Kawasan Megapolitan.&lt;br /&gt;· Peran Swasta Dalam Mendinamisasi Percepatan Pembangunan Kabupaten Tangerang. &lt;br /&gt;2.Bidang Pariwisata dan Budaya&lt;br /&gt;o Mengungkap Kekayaan Seni dan Budaya Kabupaten Tangerang Sebagai Potensi Pariwisata &lt;br /&gt;3.Bidang Ekonomi :&lt;br /&gt;· Peranan Industri Kecil dan Menengah Sebagai Penghasil aneka produk industri dari Kabupaten Tangerang untuk pemenuhan kebutuhan pasaf daerah dan dunia. &lt;br /&gt;4. Pendidikan dan Kesehatan :&lt;br /&gt;· Peningkatan Pendidikan dalam Pembangun SDM yang berkualitas sebagai modal Membangun Kabupaten Tangerang&lt;br /&gt;· Lima Imunisasi Lengkap (LIL) Sebagai Dasar Membangun Kualitas Genersi Penerus yang sehat.&lt;br /&gt;· Masyarakat Kabupaten Tangerang Sehat 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Persyaratan Peserta :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.Wartawan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o Berstatus wartawan atau fotografer media yang dibuktikan dengan surat keterangan Pers dari Pemimpin Redaksi . Tulisan atau artikel bisa perorangan maupun tim liputan.&lt;br /&gt;o Jumlah tulisan maksimal 3 (tiga) tulisan,&lt;br /&gt;o Foto maksimal 5 (lima) buah ukuran 14 R berwarna&lt;br /&gt;o Artikel hasil karya asli penulis dan telah dimuat di media cetak, maupun media elektronik (internet, radio, dan TV) periode November - 15 Desember 2008.&lt;br /&gt;o Obyek lokasi pemotretan/pengambi lan gambar wilayah Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.Umum :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o Masyarakat umum &lt;br /&gt;o Artikel karya asli penulis (baik tulisan maupun foto) yang telah dimuat di media cetak November - 15 Desember 2008, akan memiliki penilaian khusus.&lt;br /&gt;o Artikel (Karya Tulis) yang belum dimuat di media cetak, di tik 2 spasi, minimal 3 halaman folio dan maksimal 7 halaman folio&lt;br /&gt;3. Kewajiban peserta:&lt;br /&gt;. Menyerahkan karya tulis/foto dengan melampirkan bukti pemuatan bagi wartawan atau naskah yang belum dimuat bagi masyarakat umum. Untuk karya media cetak, peserta harus mengirim kliping, dan untuk karya media online, peserta harus mengirim karya berupa print out yang sudah di-copy langsung dari situs beritanya. &lt;br /&gt;. Untuk karya media radio/televisi, karyawan harus mengirim karyanya dalam bentuk VCD/DVD.&lt;br /&gt;. Karya harus dilengkapi surat keterangan dari redaksi yang bersangkutan yang menyatakan karya tersebut pernah dimuat.&lt;br /&gt;. Menyerahkan fotokopi identitas.&lt;br /&gt;. Penyerahan karya jurnalistik paling lambat tanggal 17 Desember 2008.&lt;br /&gt;· Karya jurnalistik dikirim ke Sekretariat Panitia ; Bagian Humas Setda Kabupaten Tangerang, Komplek Perkantoran Bupati Tangrang, Jalan . H. Somawinata No. 1 Tigaraksa - Tangerang, Tlp. 5990604 / 5995529 Tigaraksa.&lt;br /&gt;· Karya tulis peserta menjadi hak Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Tangerang dan bebas dipublikasikan. &lt;br /&gt;· Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.&lt;br /&gt;· Hal lain yang belum jelas peserta bisa menghubungi sekretariat Humas Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;· Pemenang akan diumumkan melalui Media Cetak paling lambat tanggal 24 Desember 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hadiah untuk 15 orang;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;1. JUARA I : UANG Rp. 3.500.000,- + TROPHY&lt;br /&gt;2. JUARA II : UANG Rp. 3.000.000,- + TROPHY&lt;br /&gt;3. JUARA III : UANG Rp. 2.500.000,- + TROPHY&lt;br /&gt;4. JUARA HARAPAN I : UANG Rp. 2.000.000,- + TROPHY&lt;br /&gt;5. JUARA HARAPAN II : UANG Rp. 1500.000,- + TROPHY&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(* : Pajak ditanggung pemenang)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6906091746925458268?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6906091746925458268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6906091746925458268&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6906091746925458268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6906091746925458268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/lomba-jurnalistik.html' title='Lomba Jurnalistik'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-2953070265821335134</id><published>2008-11-03T08:31:00.000-08:00</published><updated>2008-11-03T08:37:04.574-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tradisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='archiperobic'/><title type='text'>Bugar Bersama Archiperobic</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SQ8ogRYuuCI/AAAAAAAAAho/oq5JV43UXoo/s1600-h/100_0469.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SQ8ogRYuuCI/AAAAAAAAAho/oq5JV43UXoo/s400/100_0469.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5264471024307451938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Olahraga senam yang satu ini mungkin masih asing terdengar di telinga anda. Aerobik, senam kesegaran jasmani mungkin sudah biasa anda lihat dan lakukan. Tapi senam yang satu ini mungkin anda belum pernah melihat atau melakukannya.&lt;br /&gt;Bagaimana jika kegiatan senam yang anda lakukan dipadukan dengan gerakan tari-tarian. Aneh memang kedengarannya, namun bagi mereka yang sudah terbiasa, senam dengan sekaligus menari ini punya nilai plus tersendiri.&lt;br /&gt;Bahkan para anggota senam tersebut menilai, gerakan senam yang sering mereka lakukan lebih bagus ketimbang senam lainnya. Mereka yang tergabung dalam Manan Foundation Team memang berupaya memasyarakatkan senam yang dikombinasikan dengan tari-tarian.&lt;br /&gt; Berbagai macam tarian nusantara mereka gabungkan dan disebut namanya archiperobic. “Kreasi ini ada karena pada saat itu kita berpikiran kalau Indonesia ini kaya akan tari-tarian, tetapi itu semua bisa kita nikmati dalam bentuk show atau pentas. Lalu ada pemikiran dari kita saat itu untuk bisa menyatukan antara aerobik dengan tarian,” ujar Sutrisno, Vice President Manan Foundation seperti yang dikutip koran harian Tangerang Tribun.&lt;br /&gt; Selain badan sehat dan bugar, dengan bergabung di Manan Foundation Team, anda juga bisa lebih mengenal budaya bangsa Indonesia terutama yang menyangkut tari-tarian. Punya nilai seni dan budaya sendiri tentunya.&lt;br /&gt; Archiperobic ini sebenarnya berasal dari kegiatan yang memang hanya perpaduan berbagai macam jenis tarian yang berasal dari ujung Sabang sampai Merauke. Dan kegiatan gabungan tari-tarian ini bernama Archipelago Line Dance (ALD). Atas dasar gabungan tari-tarian tersebutlah, senam archperobic muncul. Di mana, kegiatan yang hanya tari-tarian ini bisa juga untuk membugarkan tubuh yang memang harus beraktivitas selam asatu pekan.&lt;br /&gt; “Kalau untuk awalnya sih, archiperobic ini berasal dari ALD di tahun 2006 lalu. Yang merupakan perpaduan koreographi rangkaian 17 tarian daerah,” tutur Sutrisno. &lt;br /&gt; Ada tiga unsur yang tertanam pada senam archiperobic ini, yaitu unsur fitness yang memang untuk kesehatan, unsur fun berupa keceriaan dan unsur dance yang berupa gerakan-gerakan tari.&lt;br /&gt; Mungkin bisa dibayangkan juga, betapa menariknya serta uniknya kegiatan yang satu ini untuk bisa menjadi kegiatan sehari-hari sebelum kita melakukan aktivitas pada umumnya. Artinya, tiga manfaat bisa didapat dalam satu kegiatan, dan kegiatan ini juga bisa dilakukan secara personal.&lt;br /&gt; “Walaupun banyak perpaduannya, dan semua gerakannya berasal dari tarian, tetapi archiperobic ini lebih kepada senamnya. Jadi, tetap banyak manfaat yang ada dari kegiatan ini,” tukasnya.&lt;br /&gt; Manan Foundation Team yang ada di Tangerang ini biasa melakukan kegiatannya setiap hari Minggu di kawasan Taman Sari Lippo Karawaci. Peserta yang tertarik bersenam sekaligus menari ini bisa mencapai 150 orang. “Kita memang bukan komunitas, tetapi banyak komunitas yang hadir untuk mengikuti archiperobic ini,” timpal Sutrisno.(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-2953070265821335134?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/2953070265821335134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=2953070265821335134&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2953070265821335134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2953070265821335134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/11/bugar-bersama-archiperobic.html' title='Bugar Bersama Archiperobic'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SQ8ogRYuuCI/AAAAAAAAAho/oq5JV43UXoo/s72-c/100_0469.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4649166691190968012</id><published>2008-10-30T23:51:00.001-07:00</published><updated>2008-10-30T23:56:38.770-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bupati tangerang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota tangerang selatan'/><title type='text'>Syukuran Pengesahan Kota Tangsel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SQqr5nkY6nI/AAAAAAAAAhg/5jqRqNysQcY/s1600-h/Tasyakuran+atas+di+sahkan+nya+Tangerang+selatan+oleh+ismet+dan+rano+karno+,+Aen,+30-10-08+(30).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SQqr5nkY6nI/AAAAAAAAAhg/5jqRqNysQcY/s400/Tasyakuran+atas+di+sahkan+nya+Tangerang+selatan+oleh+ismet+dan+rano+karno+,+Aen,+30-10-08+(30).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5263208120898349682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamis (30/10) malam, sedikitnya 1.000 warga berbaur dengan unsur pejabat pemerintahan, legislatif, tokoh masyarakat, dan pimpinan partai politik mengikuti acara syukuran disahkannya Undang-Undang Daerah Otonomi Baru Kota Tangerang Selatan di Kantor Kecamatan Ciputat, Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;Acara yang dihadiri Bupati Tangerang H Ismet Iskandar, Wakil Bupati Tangerang Rano Karno, Sekda Nanang Komara, Ketua Presidium Pembentukan Kota Tangerang Selatan Zarkasih Noor menengadahkan rasa syukur ke hadirat Tuhan YME atas “berdirinya” Kota Tangerang Selatan. &lt;br /&gt;Bupati Ismet Iskandar sembari mengucapkan syukur dan doa keselamatan, mengatakan, pengesahan UU Kota Tangsel oleh Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu (29/10) lalu bukan berarti sebagai akhir perjuangan masyarakat, tetapi menjadi awal untuk menapaki hidup lebih baik seperti untuk meningkatkan pelayanan dan percepatan peningkatan perekonomian. “Sebab Kota Tangsel ini memiliki potensi cukup besar yang bisa dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakatnya,” jelas Ismet.&lt;br /&gt;Ia juga mengungkapkan kilas balik kerelaannya mendorong pemekaran Kota Tangerang Selatan, meski saat itu dirinya dalam posisi sebagai Bupati Tangerang. “Semua ini hanya untuk kepentingan masyarakat, apa yang terbaik bagi masyarakat, itulah yang perlu dilakukan,” terangnya sebelum melakukan pemotongan nasi tumpeng dan dilanjutkan doa bersama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4649166691190968012?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4649166691190968012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4649166691190968012&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4649166691190968012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4649166691190968012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/syukuran-pengesahan-kota-tangsel.html' title='Syukuran Pengesahan Kota Tangsel'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SQqr5nkY6nI/AAAAAAAAAhg/5jqRqNysQcY/s72-c/Tasyakuran+atas+di+sahkan+nya+Tangerang+selatan+oleh+ismet+dan+rano+karno+,+Aen,+30-10-08+(30).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4536969386255101979</id><published>2008-10-29T03:07:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T23:54:59.864-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='otonomi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota tangerang selatan'/><title type='text'>Kota Tangerang Selatan Disahkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SQlaEv6L3mI/AAAAAAAAAhY/eig8WKWxojs/s1600-h/Rapat+Paripurna+DPR+RI+Pengesahan+Tangerang+Selatan+29-10-08+(41).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SQlaEv6L3mI/AAAAAAAAAhY/eig8WKWxojs/s400/Rapat+Paripurna+DPR+RI+Pengesahan+Tangerang+Selatan+29-10-08+(41).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262836677185625698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Khomsurizal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat paripurna DPR RI di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (29/10) pukul 09.00 WIB, mengesahkan Rancangan Undang-undang menjadi Undang-undang Daerah Otonomi Baru Kota Tangerang Selatan (Tangsel).  &lt;br /&gt;Dengan demikian warga Ciputat, Serpong, Pamulang, Setu, Pondok Aren dan sekitarnya dalam waktu dekat akan memiliki pemerintah daerah tersendiri dan terpisah dari Pemerintahan Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;Menteri Dalam Negeri RI Mardiyanto, saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPR Agung Laksono tersebut mengatakan, pemerintah telah merespon aspirasi masyarakat secara proporsional untuk meningkatkan pelayanan dan pembangunan pada daerah yang dimekarkan tersebut. “Terbentuknya daerah otonom baru ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembangunan di wilayah itu,” kata Mardiyanto.&lt;br /&gt;Di hadapan sidang paripurna DPR yang juga nampak disaksikan unsur pemerintah pusat hingga daerah yaitu Bupati Tangerang H Ismet Iskandar, Ketua Presidium Pembentukan Kota Tangsel Zarkasih Noer dan ribuan masyarakat Tangsel yang sejak malam hari mendatangi gedung DPR, Mardiyanto menegaskan 12 kota/kabupaten termasuk Kota Tangsel sudah layak dan memenuhi segala persayaratan untuk disahkan menjadi kota otonom baru. &lt;br /&gt;Di bagian lain, Direktur Otonomi Daerah Departemen Dalam Negeri (Depdagri) Abdul Fatah, menyatakan segala persyaratan tentang pembentukan daerah otonom baru telah lulus dan dan tidak memiliki kendala apapun. Setelah disahkan DPR, langkah pertama yang akan dilakukan Depdagri segera menyerahkan berkas tersebut kepada Presiden Republik Indonesia untuk ditandatangani secara sah dan juga diberikan nomor urut sebagai Undang-undang baru. &lt;br /&gt;“Selambat-lambatnya satu bulan ditandatangi Presiden,” ungkapnya. &lt;br /&gt;Asisten Daerah (Asda) 1 Pemerintah Kabupaten Tangerang H Mas Iman Kusnandar yang juga Ketua Tim Pembentukan Kota Tangerang Selatan mengatakan, setelah beberapa hari lalu, Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) membahas draft RUU dari sudut pandang PP 78 Tahun 2007, dan hasilnya dinyatakan lulus sebagai kota otonom baru dan hari ini (29/10) disahkan. Ia mengatakan, disahkannya Kota Tangerang Selatan, bukan saja peristiwa penting dan kebahagiaan bagi segelintir orang saja, tapi adalah kebahagiaan semua kalangan di Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;Sebelumnya ditegaskan Bupati Tangerang H Ismet Iskandar, pembentukan Kota Tangsel ini dibarengi komitmen daerah induk yaitu Pemkab Tangerang. Selain memberikan dukungan administrasi untuk mengawal pengesahan UU Kota Tangsel hingga ke Senayan, Pemkab Tangerang diantaranya memberikan dukungan bantuan aset baik berupa tanah, gedung peralatan dan infrastruktur dengan nilai Rp 600 miliar. Sedangkan pelepasan aset sesuai dengan keputusan Bupati Tangerang Nomor 130/kep.149.huk/2007 tentang pembentukan Kota Tangerang Selatan. &lt;br /&gt;Pemerintah Kabupaten Tangerang, sambung Ismet Iskandar, juga akan memberikan hibah mencapai Rp 53,18 miliar untuk kelancaran operasionalisasi kota baru Kota Tangsel.&lt;br /&gt;Sekadar dikatahui luas wilayah Kota Tangsel yang ditetapkan Pemkab Tangerang mencapai 164.54 kilometer dengan meliputi Kecamatan Serpong, Kecamatan Serpong Utara, Kecamatan Pondok Aren, Kecamatan Pamulang, Kecamatan Setu, Kecamatan Ciputat dan Kecamatan Ciputat Timur. &lt;br /&gt;Kota Tangerang Selatan dimekarkan bersama dengan 11 daerah lainnya yaitu Kab Tambrauw (Papua Barat), Kab Pulau Morotai (Maluku Utara), Kab Intan Jaya (Papua), Kab Deiyai (Papua), Kab Sabu Raijua (NTT), Kab Pringsewu (Lampung), Kota Gunung Sitoli (Sumut), Kab Nias Utara (Sumut), Kab Tulang Bawang Barat (Lampung), Kab Nias Barat (Sumut), dan Kab Mesuji (Lampung).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4536969386255101979?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4536969386255101979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4536969386255101979&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4536969386255101979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4536969386255101979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/kota-tangerang-selatan-disahkan.html' title='Kota Tangerang Selatan Disahkan'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SQlaEv6L3mI/AAAAAAAAAhY/eig8WKWxojs/s72-c/Rapat+Paripurna+DPR+RI+Pengesahan+Tangerang+Selatan+29-10-08+(41).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-2506128721739537933</id><published>2008-10-17T08:29:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T08:46:59.985-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putra daerah'/><title type='text'>Walikota &amp; Wakil Walikota Tangerang Tahun 2008-2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPiyeZ16ukI/AAAAAAAAAg4/8uxMycEFb_Y/s1600-h/bauat+jak+3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPiyeZ16ukI/AAAAAAAAAg4/8uxMycEFb_Y/s400/bauat+jak+3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258148800357907010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada tanggal 26 Oktober menggunakan hak suaranya untuk menentukan Walikota dan Wakil Walikota periode 2008-2013 melalui Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada). Dalam perhelatan Pilkada tersebut diikuti tiga pasang calon yaitu nomor urut 1 Wahidin Halim-Arif Wismansyah (lintas Parpol), nomor urut 2 Bonnie Mufidjar-Farid Wadji (PKS) dan nomor urut 3 Ismet Sadeli Hasan-Machmud Mahfud (Perseorangan). &lt;br /&gt;Berikut selintas profil Walikota dan Wakil Walikota Tangerang  tahun 2008-2013:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;H  Wahidin Halim&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Lahir di Pinang Tangerang tepatnya 14 Agustus 1954, anak seorang guru yang bersahaja ditengah suasana pedesaan saat itu. Disamping belajar siang hari dan mengaji malam hari, diselingi dengan berbagai aktivitas seperti mengangon kerbau dan bertani, menyelesaikan pendidikan SD dikampungnya di ciledug dengan menempuh jarak 3 KM dari rumahnya, berjalan kaki tanpa alas sepatu. Setelah lulus SMP melanjutkan pendidikan di SMA di tangerang. Selesai menamatkan SMA melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia ( UI ) jurusan Fakultas Ilmu Sosial ( Fisip ).&lt;br /&gt;   Beristrikan Niniek Nuraini, adik kelasnya di perguruan yang sama, seorang gadis jawa ( Yogyakarta ) dan dikaruniai 3 orang anak, Luky Winniastri lahir tahun 1984 telah menyelesaikan pendidikan S2 nya di canbera University, Nesya Sabrina sedang menyelesaikan Kuliah di &lt;br /&gt;UPH dan terakhir Fadlin Akbar baru saja menyelesaikan pendidikan SMA.&lt;br /&gt;   Wahidin Halim dalam usia relatif muda dan belum berkeluarga ketika menyelesaikan kuliah, didaulat oleh warga didesanya unutk menjadi Kepala Desa hasil pemilihan langsung. Menjadi guru SMP atau SMA dikampungnya adalah sisi lain Wahidin Halim disela – sela kesibukannya menjadi Kepala Desa.&lt;br /&gt;   Ia sempat diterima juga menjadi pegawai Imigrasi, kariernya mulai beranjak naik setelah diangkat menjadi Kepala Kelurahan dengan status menjadi PNS. Lalu Wahidin Halim di percaya menjadi Kasubdin Pajak Sekretaris Kota Administratif. Kepala Bagian Pembangunan Kab. Tangerang. Camat Tigaraksa. Camat Ciputat. Kepala Dinas Kebersihan. Asisten Satu Kab. Tangerang. Sekretaris Daerah Kota Tangerang dan pada tahun 2003 persisnya tanggal 18 November 2003 dilantik menjadi Walikota Tangerang Periode 2003 – 2008.&lt;br /&gt;   Selama menjadi Walikota Tangerang periode 2003 – 2008, banyak prestasi yang telah diraih sebagai apresiasi atas keberhasilan menjalankan berbagai program – program pemerintahan seperti, Juara Pelayanan Publik tahun 2003. Piala Citra Bhakti Abdi dari Presiden RI untuk Pelayanan Publik Terbaik Nasional 2006. Ketua Komisaris wilayah 3 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia ( APEKSI ).&lt;br /&gt;Anugerah Lencana Dharma Bhakti Penghargaan Tertinggi dalam bidang Kepremukaan 2007, Satya Lencana Karya Pembangunan Bidang Pendidikan tahun 2007, Peringkat 1 Intensifikasi PBB se Provinsi Banten, Pengelola Keuangan Terbaik Se Banten berturut – turut tahun 2005, 2006 dan 2007, Pengelola Keuangan Terbaik Se Indonesia tahun 2008, Juara Citra Pelayanan Prima Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi ( 2006 ), Pelayanan Kesehatan Terbaik Tk Provinsi  ( 2007 ), Penganugerahan Tokoh Pelopor Wajib Belajar Sembilan Tahun dari Gubernur Banten ( 2008 ) dan PERPAMSI AWARD Tingkat Nasional sebagai Pengelola Air Minum Terbaik Se Indonesia tahun 2008. Terobosan – terobosan yang dilakukan dalam menegakkan demokrasi :&lt;br /&gt;- Mengasuh Rubrik SMS selama memimpin Kota Tangerang&lt;br /&gt;- Melakukan dialog warga &lt;br /&gt;- Interaktif melalui TV Lokal &lt;br /&gt;- Pembangunan 400 sekolah berikut Inseftif Bagi Guru dan buku paket&lt;br /&gt;- Pembangunan 27 Puskesmas dan 2 Puskesmas Bersalin&lt;br /&gt;- Pembangunan 100 Posyandu&lt;br /&gt;- Pengobatan Gratis bagi Warga Miskin kepada 58.800 kk atau 224.000 jiwa&lt;br /&gt;- Pembangunan Infrastruktur Jalan Utama dan Lingkungan sepanjang 1.340.000 meter dengan lebar variatif&lt;br /&gt;- Menegakkan Perda 7 dan 8 dan Menentang Kemaksiatan di Kota Tangerang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WH PEMIMPIN FENOMENAL &lt;br /&gt;Visi Akhlakul Karimah jadi simbol perjuangannya dalam menata Kota Tangerang. Belit kehidupan masa kecil mengkristal  menjadi dendam anak jaman. Ia merasakan beratnya pendidikan dengan kondisi sekolah yang tidak memadai bahkan harus membawa bangku dan meja dari rumah.&lt;br /&gt;Dendam Anak Jaman &lt;br /&gt;Belit kehidupan kecil membuat ia terobsesi untuk bangkit dari keterpurukan, Masa - masa sekolah yang harusnya dirasakan indah pada kenyataannya dijalankan dengan penuh keprihatinan. Hal ini yang menjadi dorongan baginya untuk memberikan bukti kepada masyarakatnya dimasa sekarang.&lt;br /&gt;   Jujur adalah modal utama WH dalam menjalankan amanah memimpin masyarakat Kota Tangerang. Semangat Kejujuran itu menjadi dasar dalam membentuk masyarakat yang ber-Akhlakul karimah ( Akhlak Mulia ). &lt;br /&gt;   Berani memberantas kemiskinan WH menjadi Walikota pertama dinegeri ini yang berani membuat Perda Pelarangan Minuman Keras dan pelacuran ( Perda 7 &amp; 8 ). Tujuan WH adalah menciptakan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat.&lt;br /&gt;   Keseriusan WH dalam memajukan Pendidikan diKota Tangerang mendapatkan pujian langsung dari Presiden RI SBY,sehingga daerah lain diminta untuk mengikuti jejak langkah Kota Tangerang.&lt;br /&gt;Sebagai Aparatur yang amanah. WH bukan hanya tegas dalam menegakkan aturan, tapi bersungguh dalam melayani masyarakatnya  berbagai infrastruktur telah banyak ia bangun dan sangat dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Tangerang.&lt;br /&gt;   Ia kerap turun kebawah untuk mengajak seluruh aparatur dan masyarakatnya  dalam membangun Kejujuran.&lt;br /&gt;   Kecintaan rakyat padanya menjadikan ia belum puas dalam membangun kemaslahatan dibumi Tangerang. Banyak konsep – konsep dalam benaknya yang masih ingin ia berikan kepada rakyatnya. Oleh sebab itu ia memastikan langkahnya untuk mencalonkan kembali Periode 2008 – 2013, karena masyarakat  Kota Tangerang sangat memahami bahwa WH identik dengan kemajuan diKota Tangerang.&lt;br /&gt;   Memilih anak muda dalam menentukan wakilnya pada periode saat ini, menunjukan bahwa WH tidaklah tebang pilih. Ia selalu membuka kesempatan bagi para generasi muda agar dapat berperan aktif. Karena yang terpenting baginya adalah konsistensi dan semangat dalam mensejahterakan masyarakat.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;H. Arief Rachadiyono Wismansyah, BSc.,Mkes &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Lahir di Tangerang, 23 April 1977. Arief kecil lahir di sebuah klinik bersalin sederhana milik orangtuanya di Karawaci, Kota Tangerang. Suatu tempat dimana jadi cikal bakal berdirinya rumah sakit megah bernama Sari Asih. Kelak, dikemudian hari putera ketiga dari pasangan Hj. Siti Rochayah dan H. Marsudi Haryo Putro ini tampil sebagai pemimpin pada usia tidak lazim untuk ukuran orang Indonesia yakni berumur 25 tahun. Sederet prestasi gemilang dalam mengembangkan perusahaan inipun patut diberikan apresiasi kepada sang Presiden Direktur Rumah Sakit Sari Asih Group ini. Lewat karya emasnya, tercatat sudah ada 5 rumah sakit milik Sari Asih yang bertengger di wilayah Tangerang dan Serang. &lt;br /&gt;   Kedua orang tua Arief, yakni H. Marsudi Haryo Putro dan Siti Rochayah berasal dari kampung yang sama. Yaitu Desa Jatijajar Gombong. Kebumen. Keduanya merantau ke tangerang sejak tahun 1971 dan berhasil membuktikan diri menjadi orang jawa perantauan yang sukses diKota Tangerang.&lt;br /&gt;   Arief menghabiskan masa sekolahnya di Tangerang dan Jakarta. Masa kecilnya disekolah di SD Negeri 6 Tangerang dan melanjutkan di SMP Negeri 1 Tangerang. Dan ketika remaja memlih SMA 8 Jakarta untuk melanjutkan studinya disekolah yang tercatat sebagai SMA unggulan Nasional. Setelah lulus Arief langsung ke Amerika dan memilih kuliah di Western Michigan University., USA untuk program studi Engieneering management dan meneruskan S2 di universitas Gadjah Mada dengan program Magister Management Rumah Sakit.&lt;br /&gt;   Jauh sebelum bermukim di Amerika Serikat untuk studi. Arief layaknya remaja lain, adalah sosok pribadi yang gaul supel. Kegemarannya aktif di organisasi sekolah semacam Pramuka mampu mencetak seorang pribadi yang mandiri. Di masa ini pula mulai tumbuh benih – benih kepemimpinan dan jiwa entrepreneurship-nya ( wirausaha ).    &lt;br /&gt;   Pengalaman unik kerap jadi kenangan hidupnya. Ya ketika ia harus memulai bisnisnya dengan menjual rotan untuk tongkat pramuka dan sewa menyewa sound system. Kelak, otak dagang dari suami Hj. Aini Suci ini pun tak hilang. Pernah, semasa kuliah di Amerika bisnis loper Koran sampai jualan mobil pun lakoninya. Sikap ulet dalam berusaha ini menurun dari darah ayah dan ibunya yang asli kebumen.&lt;br /&gt;   Layaknya putera sulung seorang pengusaha, ayah dari Salika Fatimah Ariane dan Muhammad Irfan Maulana ini tentu secara ekonomi dan pengakuan status sosial dimasyarakat sudahlah cukup. Tapi baginya prinsip hidup adalah sebuah perjuangan dan kerja keras jika hendak mencapai kata sukses. Dan ia pun kini tampil bersahaja dengan perangai yang ramah kepada siapa pun didekatnya.&lt;br /&gt;   Sejak kecil. Arief telah dibekali pendidikan dan pengetahuan agama islam oleh kedua oran tuanya. Ia pun terus mengali dan berguru kepada para kyai dan ulama. Kehausannya akan pengetahuan islam semakin memperkokoh integritas dirinya sebagai muslim yang tidak hanya menjalankan kegiatan spiritual, melainkan mewujudkan sikap peduli kepada sesama. Dan sebagai seorang CEO Rumah Sakit Sari Asih Group. Arief konsisten memasukkan nuansa pelayanan bernilai islami kepada setiap pasien, Begitu juga dalam hubungan kerjanya dengan karyawan. Arief menganggap mereka adalah mitra yang satu sama lain saling membutuhkan. Hubungan kearifan selalu dicontohkan seperti halnya Nabi Muhammad  SAW yang menjadikan setiap sahabat adalah teman. Kunci sukses yang ditanamkan oleh orang tua dalam dirinya adalah bagaimana senantiasa berjalan bersama Allah SWT dan mencotoh Rasulullah dalam setiap perbuatan.&lt;br /&gt;   Diusianya yang masih muda , yakni 31 tahun Arief sudah tampil dengan kematangannya sebagai pemimpin visioner. Pemimpin muda yang kini menjadi isu sentral – yang diharapkan mampu mendorong terciptanya perubahan Bangsa Indonesia kearah yang lebih baik. Pemimpin yang mampu meneruskan perjuangan para pendiri bangsa demi mewujudkan cita – cita menuju masyarakat adil makmur dan sejahtera.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-2506128721739537933?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/2506128721739537933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=2506128721739537933&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2506128721739537933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2506128721739537933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/walikota-wakil-walikota-tangerang-tahun.html' title='Walikota &amp; Wakil Walikota Tangerang Tahun 2008-2010'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPiyeZ16ukI/AAAAAAAAAg4/8uxMycEFb_Y/s72-c/bauat+jak+3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6635858490386805780</id><published>2008-10-15T01:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-15T02:07:00.099-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='situ gintung'/><title type='text'>Asti: Mengembangkan Usaha dengan Hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPWwsfz0BOI/AAAAAAAAAgo/3smX5SfCmbM/s1600-h/,+Aen,+10-10-08+043.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPWwsfz0BOI/AAAAAAAAAgo/3smX5SfCmbM/s400/,+Aen,+10-10-08+043.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257302418524472546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Pengelola wisata Situ Gintung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sang ayah menyerahkan usaha yang tengah dirintis kepada dirinya, Asti Anugrawati Permana tanpa bisa berpikir panjang dan langsung menyatakan kesiapannya. &lt;br /&gt;Bagi dirinya kepercayaan dari sang ayah ini adalah anugerah yang merupakan tantangan terbesar dalam perjalanan kehidupannya untuk kemudian mampu bertahan serta lebih prospektif. &lt;br /&gt;Ia bermitra dengan dua orang adiknya yaitu Asih Anugrawati dan Astrit Anugrawati untuk mengelola suatu usaha yang bergerak di bidang wisata dan restouran di kawasan Situ Gintung, Kelurahan Pisangan Barat, Kecamatan Ciputat Timur, Kabupaten Tangerang. &lt;br /&gt;Saat diserahkan Asti baru saja menikah dengan seorang suami yang bekerja sebagai wirasuasta. Ketika pertama kali mengelola bisnis pariwisata ini, dia merasa canggung untuk mengawali, karena tindakan dan keputusan yang harus dia tempuh harus memiliki efek bisnis.&lt;br /&gt;Walaupun Asti telah dibekali “nasihat” dan ilmu yang berasal dari sebuah institusi pendidikan, rasa kebingungannya tidak kunjung membuatnya percaya diri untuk mengelola usaha yang telah sang ayah yang kian berkembang dan mulai maju itu. &lt;br /&gt;Tuntutan dan dukungan keluarga dan sang suami yang membuatnya kian yakin dalam mengelola sebuah bisnis di bidang pariwisata air dan restoran yang kini makin maju dan terkenal bukan hanya diwilayah Kecamatan Ciputat Timur tetapi sudah sampai keluar daerah seperti DKI Jakarta, Bekasi, Bogor, Sukabumi dan Karawang.&lt;br /&gt;Dengan dibantu oleh kedua orang adik-adiknya akhirnya Asti dapat seutuhnya percaya diri sebagai Manager Pengelola Kawasan Wisata Pulau Situ Gintung yang membawahi puluhan karyawannya. “Saya berhasil mengembangkan usaha yang diwariskan oleh ayahanda berkat kerjasama yang baik antara saya dan kedua adik-adik saya. Tidak lupa saya juga masih sering meminta pendapat kepada ayah dan juga suami,” papar Asti.&lt;br /&gt;Selama 3 tahun dipercayakan menggeluti bisnis parawisata, kini telah bertambah maju dan kian banyak wahana-wahana yang dapat dinikmati oleh para pelanggan usahanya seperti di pusat wisata Situ Gintung dengan memberikan hiburan ataupun untuk bersantai.&lt;br /&gt;Kesibukannya mengelola Taman wisata Pulau Situ Gintung tidak membuatnya lupa dengan tugasnya menjadi seorang istri dan sorang ibu untuk anak laki-lakinya yang baru saja berumur 2 tahun. “Sesibuk-sibuknya saya dalam mengelola usaha ini tetap saya tidak melupakan kodrat dan tugas saya sebagai seorang istri dan sekaligus seorang ibu,” tutur Asti.&lt;br /&gt;Bertekadkan amanat, rasa sayang dan kepercayaan dari seorang ayah, agar ayahandanya dapat mejalani masa-masa tenang dalam hari tuanya karena tidak disibukan dan dipusingkan dengan urusan-urusan bisnis yang dirintis dan dikembangkannya dari mulai usia muda.Dalam hatinya semakin kuat untuk mempertahankan dan mempromosikan Taman wisata Pulau Situ Gintung kepada masyarkat luas sebagai kawasan wisata yang nyaman dan pantas sebagai temapat rekreasi, bermain dan belajar keluarga.          &lt;br /&gt;Niat yang tulus serta tekad yang iklas dalam kesehariannya Asti harus terus bisa membuat item-item baru dalam mengembangkan wahana-wahana yang telah ada agar fres dan tetap diminati dan juga tidak lupa memperketat sistim keamanannya kepada para pengunjung agar timbul rasa puas dan keinginan kembali berwisata kepada kawasan yang dikelolanya.&lt;br /&gt;Kini hari-harinya semakin bermakna dan bermanfaat untuk dirinya sendiri dan juga keluarga. Tidak ada kejenuhan dalam dirinya walaupun dia seorang wanita yang kodratnya sebagai ibu dan istri dalam lingkungan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbisnis untuk Bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPWyPM1XICI/AAAAAAAAAgw/NYodxFEvPNA/s1600-h/,+Aen,+10-10-08+040.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPWyPM1XICI/AAAAAAAAAgw/NYodxFEvPNA/s200/,+Aen,+10-10-08+040.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257304114237743138" /&gt;&lt;/a&gt;Keseriusan dalam bidang mengelola bisnis bagi dirinya salah satunya tergerak untuk lebih bermanfaat bagi orang lain. Hal ini dia buktikan dengan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat di sekitar tempat usahanya. &lt;br /&gt;Semakin bertambahnya wahana baru dan item-item yang ada di tempat usahanya seperti di taman Wisata Pulau Situ Gintung itu berarti kian bertambah semangatnya untuk mengkaryakan masyarakat sekitar sesuai dengan posisi yang dibutuhkan. “Mereka (masyarakat sekitar) dapat melamar pekerjaan sesuai dengan kemampuannya. Contohnya apabila tidak mempunyai keahlian apapun mereka dapat mengelola lahan parkir kendaraan untuk para pengunjung,” bebernya.&lt;br /&gt;Ia bahkan terobsesi untuk semakin mengembangkan dan mempopulerkan bisnis pariwisata yang ditekuninya dan juga semakin dapat mengkaryakan para warga sekitar. “Bisnis pariwisata kita maju, semakin banyak juga kita menerima banyak pegawai lagi,” tukas seorang ibu beranak satu ini.&lt;br /&gt;Dalam menjalankan pekerjaan, Asti juga tidak menganggap atasan dan bawahan.&lt;br /&gt;Selain itu, ia juga bertekad menjadi pengayom bagi semua orang dan termasuk untuk kedua adiknya. Mengayomi dan menjadi figur teladan dalam bekerja keras adalah salah satu tekadnya. Karena dengan bekerja keras atau berjerih payah, setiap usaha akan menghasilkan hal manfaat lebih besar.&lt;br /&gt;Sikap ini sudah diterapkan kepada kedua adiknya dan para pegawai. &lt;br /&gt;Keteladan bekerja keras juga ditunjukkan dengan sikap, prilaku dan ketaatan terhadap Tuhan YME. Pelajaran yang sangat berharga dalam kehidupan walaupun posisi telah berada di atas, katanya, justru harus mengingat saat melalui perjalanan hidup di bawah. “Semakin tua semakin merunduk,” jelasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6635858490386805780?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6635858490386805780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6635858490386805780&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6635858490386805780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6635858490386805780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/asti-mengembangkan-usaha-dengan-hati.html' title='Asti: Mengembangkan Usaha dengan Hati'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPWwsfz0BOI/AAAAAAAAAgo/3smX5SfCmbM/s72-c/,+Aen,+10-10-08+043.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-583559431699246242</id><published>2008-10-15T01:13:00.000-07:00</published><updated>2008-10-15T01:23:00.696-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='potensi daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perekonomian'/><title type='text'>Pencari Kerja di Tangerang Tinggi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPWoL8SRO9I/AAAAAAAAAgg/aXMFN4F5GmA/s1600-h/Pelamar+kerja+dikawasan+industri+jatake+,+Jakwan,+14-10-08+(1).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPWoL8SRO9I/AAAAAAAAAgg/aXMFN4F5GmA/s400/Pelamar+kerja+dikawasan+industri+jatake+,+Jakwan,+14-10-08+(1).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257293063139703762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KOTA,TRIBUN-Jumlah pencari kerja di Kota Tangerang membludak pasca Lebaran. Dinas Ketenagakerjaan mencatat ada 3.554 pencari kerja yang membuat kartu kuning hingga Selasa (14/10). &lt;br /&gt;179 pencari kerja di antaranya tidak memiliki KTP Kota Tangerang. Pencari kerja yang tidak memiliki KTP Tangerang ini ditengarai sebagai pendatang yang baru tiba di Tangerang.&lt;br /&gt;Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang Apendi ketika ditemui Tangerang Tribun menuturkan, jumlah pemohon kartu kuning setiap hari pasca Lebaran terus meningkat.&lt;br /&gt;Pembuatan kartu kuning atau kartu pencari kerja setiap harinya dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Sejak dibuka, antrean masyarakat pembuat kartu kuning tidak pernah kosong. Pada Senin (13/10) lalu saja, Disnaker mencatat 926 orang pembuat kartu kuning. &lt;br /&gt; Menurut Apendi, dari sekian banyak pencari kerja yang terdaftar di Disnaker, 90 persen berpendidikan D.III dan S1. Hal ini terjadi akibat adanya beberapa lowongan yang dibuka di instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah yang mengambil batas pendidikan D.III untuk mengisi formasi-formasi yang ada. &lt;br /&gt;Kepala Bagian Tata Usaha, Iman Bastaman ketika ditemui Tangerang Tribun diruang kerjanya menuturkan, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan kartu pencari kerja atau kartu kuning. &lt;br /&gt;Saat ini pihaknya mengantisipasi lonjakan pembuat kartu kuning dengan memperbantukan tenaga tata usaha ke bagian pencatatan kartu kuning, karena pegawai yang ada sudah cukup keteteran melayani pencari kerja yang membuat kartu kuning ini. &lt;br /&gt;Pihaknya hanya menghimbau kepada perusahaan maupun instansi pemerintah yang berada di lingkungan Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang agar melaporkan setiap pembukaan lowongan kerja, karena sesuai keputusan pemerintah No 4 tahun 1980 bahwa setiap perusahaan yang akan membuka lowongan pekerjaan diwajibkan melapor ke Dinas Tenaga kerja untuk didata. Sejak Januari-September 2008 tercatat 5.902 lowongan pekerjaan. Sedangkan untuk pencari kerja yang tercatat mencapai 15.645 orang.(Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-583559431699246242?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/583559431699246242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=583559431699246242&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/583559431699246242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/583559431699246242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/pencari-kerja-di-tangerang-tinggi.html' title='Pencari Kerja di Tangerang Tinggi'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SPWoL8SRO9I/AAAAAAAAAgg/aXMFN4F5GmA/s72-c/Pelamar+kerja+dikawasan+industri+jatake+,+Jakwan,+14-10-08+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4876420986549450939</id><published>2008-10-10T12:49:00.000-07:00</published><updated>2008-10-10T12:58:18.554-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masjid bani umar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SBY'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tangerang'/><title type='text'>SBY Resmikan Masjid Wapres Umar Wirahadikusuma</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SO-zgIb_M9I/AAAAAAAAAgY/f0y1cvO1f_Q/s1600-h/Peresmian+Masjid+Bani+Umar+di+bintaro+pondok+aren+oleh+SBY,+atut+dan+A+M+Romli+Kakanwil+Banten,+Jakwan,+10-10-08+(14).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SO-zgIb_M9I/AAAAAAAAAgY/f0y1cvO1f_Q/s400/Peresmian+Masjid+Bani+Umar+di+bintaro+pondok+aren+oleh+SBY,+atut+dan+A+M+Romli+Kakanwil+Banten,+Jakwan,+10-10-08+(14).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5255616654766715858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masjid Bani Umar yang dibangun oleh keluarga mantan Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah di Jalan Graha Bintaro Raya, Pondok Aren, Kabupaten Tangerang, Jumat (10/10), diresmikan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).&lt;br /&gt;Dengan didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan Menteri Agama Maftuh Basyuni, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa, Gubernur Banten Atut Chosiyah dan Bupati Tangerang Ismet Iskandar, SBY menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikan Masjid Raya Bani Umar ini.&lt;br /&gt;Selain itu, SBY dan rombongan bersama keluarga besar Umar Wirahadikusumah serta masyarakat menunaikan Sholat Jumat berjamaah.&lt;br /&gt;Sementara dalam peresmian itu didahului dengan pembacaan qiraah Al Qur`an dan dilakukan pemutaran Film mengenang perjalanan hidup “orang kedua” pada pemerintahan Soeharto periode 1983-1988 ini. &lt;br /&gt;Saat memberikan kata sambutan Presiden SBY mengungkapkan kedekatannya dengan almarhum Umar Wirahadikusumah. Dirinya sempat menghadap Umar di kediamannya di Jakarta dan juga bertemu dengan istrinya (Karlinah Djaja Atmadja) yang sedang berperan sebagai ibu asuh taruna akademi militer.&lt;br /&gt;"Almarhum adalah salah satu perwira terbaik TNI, salah satu putra terbaik bangsa yang kita lihat bukan saja dalam sejarah tapi juga dari lintasan hidup beliau," kata SBY.&lt;br /&gt;Presiden juga menyebut bahwa Umar Wirahadikusumah merupakan negarawan yang religius. "Saya kenal beliau ketika beliau pimpinan TNI AD. Ketika itu, saya masih jadi taruna akademi militer tahun terakhir," terangnya. &lt;br /&gt;Diketahui karir Umar Wirahadikusumah yang kelahiran Sumedang 10 Oktober 1924 dan wafat 15 Desember 2005 tersebut pernah menjabat sebagai Kepala Staf AD (Desember 1969-April 1973) dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) (Tahun 1973-1983).&lt;br /&gt;Masjid Bani Umar dibangun keluarga mantan Wapres Umar Wirahadikusumah diatas lahan seluas 1,2 hektare dengan 3 lantai dan menghabiskan biaya sekitar Rp 2 miliar. &lt;br /&gt;Kekhasan masjid yang diarsiteki oleh Fauzan Noe'man ini terletak pada menara yang menjulang tinggi yaitu 59 meter dan tanpa kubah.&lt;br /&gt;Ibu Karlinah Djaja Atmadja (istri Umar) berharap keberadaan masjid ini dapat melanjutkan nilai-nilai perjuangan dan keagamaan. Lebih dari itu, umat Islam dapat menjalankan ibadah secara khusuk, nyaman serta bisa digunakan untuk kepentingan umat seperti sarana pendidikan dan dakwah.(khomsurizal)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4876420986549450939?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4876420986549450939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4876420986549450939&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4876420986549450939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4876420986549450939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/sby-resmikan-masjid-wapres-umar.html' title='SBY Resmikan Masjid Wapres Umar Wirahadikusuma'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SO-zgIb_M9I/AAAAAAAAAgY/f0y1cvO1f_Q/s72-c/Peresmian+Masjid+Bani+Umar+di+bintaro+pondok+aren+oleh+SBY,+atut+dan+A+M+Romli+Kakanwil+Banten,+Jakwan,+10-10-08+(14).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-2560747090279867879</id><published>2008-10-08T03:35:00.000-07:00</published><updated>2008-10-08T04:56:22.644-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><title type='text'>Bunga Bangkai Tumbuh di Cimarga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOybuys_YFI/AAAAAAAAAgQ/LnSGgw-tBQo/s1600-h/Penemuan+bunga+bangkai+atau+Raflesia+arnold,+Ubay,+07-10-08+(3).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOybuys_YFI/AAAAAAAAAgQ/LnSGgw-tBQo/s200/Penemuan+bunga+bangkai+atau+Raflesia+arnold,+Ubay,+07-10-08+(3).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254746093421289554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warga Kampung Cilaki, Desa Margayaja, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak digegerkan oleh penemuan sebuah tumbuhan “aneh” yang tumbuh di area pemakaman desa setempat, Rabu (1/10) pekan lalu.&lt;br /&gt;Ditengarai tumbuhan itu sejenis bunga bangkai, karena mengeluarkan bau tidak sedap dan ukurannya seperti pohon Suweg Raksasa (Amorphophallus titanum Becc).  &lt;br /&gt;Sejak ditemukan, ribuan warga dari berbagai daerah terus berdatangan untuk menyaksikan secara langsung bunga langka tersebut. Bahkan oleh ahli waris keluarga pekuburan yang ditumbuhi bunga itu, telah melakukan pemagaran agar terjaga, bunga tidak rusak dan tetap bisa dikunjungi masyarakat. Sementara di sekitarnya banyak berdiri warung dadakan dan disediakan tempat parkir kendaraan bagi para pengunjung.&lt;br /&gt;Menurut warga yang mengaku pertama kali menemukan bunga bangkai ini, Uung, sekitar pukul 07.30 WIB, Rabu (1/10) dirinya ziarah ke area pemakaman. Saat itu, ia melihat tumbuhan seperti bunga pada umumnya yaitu memiliki tingggi sekitar 5 centimeter, tetapi bentuknya cukup unik dan mengeluarkan bau tidak sedap. Keesokan harinya warna dan ukuran, dan tinggi bunga itu semakin berubah dan terlihat membesar serta mekar. &lt;br /&gt;“Saya nggak bisa mastiin kalau bunga itu bunga bangkai. yang jelas mirip dengan bunga bangkai di sejumlah tempat,” kata Uung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-2560747090279867879?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/2560747090279867879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=2560747090279867879&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2560747090279867879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2560747090279867879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/bunga-bangkai-tumbuh-di-cimarga.html' title='Bunga Bangkai Tumbuh di Cimarga'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOybuys_YFI/AAAAAAAAAgQ/LnSGgw-tBQo/s72-c/Penemuan+bunga+bangkai+atau+Raflesia+arnold,+Ubay,+07-10-08+(3).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-799359151282079332</id><published>2008-10-06T09:03:00.000-07:00</published><updated>2008-10-06T09:06:51.204-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putra daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><title type='text'>Irna: Selalu Berikan Motivasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOo3ZyjV51I/AAAAAAAAAgA/vN9vw3x_lV8/s1600-h/enimbangan+balita+saat+peresmian+pos+yandu+Cikondang+jaya+oleh+Ketua+Penggerak+PKK+HJ+Irna+narulita+Dimyati,+Dendi,+21-01-08.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOo3ZyjV51I/AAAAAAAAAgA/vN9vw3x_lV8/s400/enimbangan+balita+saat+peresmian+pos+yandu+Cikondang+jaya+oleh+Ketua+Penggerak+PKK+HJ+Irna+narulita+Dimyati,+Dendi,+21-01-08.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254072831487371090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Meraup pahala sebanyak-banyaknya dan menjalin solideritas sudah menjadi tekad Hj Irna Narulita. Ditengah kesibukannya, istri Bupati Pandeglang HA Dimyati Natakusumah ini masih menyempatkan diri menyapa para penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Pandeglang. &lt;br /&gt;"Kita harus sabar menjalani kehidupan ini, berada di Rutan bukan akhir dari perjalanan hidup tapi awal untuk menata hidup yang lebih baik lagi," kata Irna saat mengunjungi Rutan Pandeglang beberapa waktu lalu. &lt;br /&gt;Kunjungan Irna ke Rutan bukan kali pertama, di penghujung puasa lalu, Irna menyempatkan diri berbuka bersama dengan para Napi. Ratusan nasi bungkus pun dibawa Irna. "Nasi bungkus ini memang tak seberapa, tapi dengan menjaga kebersamaan dan saling menghargai, nasi bungkus ini akan lebih bermakna," terangnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-799359151282079332?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/799359151282079332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=799359151282079332&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/799359151282079332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/799359151282079332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/irna-selalu-berikan-motivasi.html' title='Irna: Selalu Berikan Motivasi'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOo3ZyjV51I/AAAAAAAAAgA/vN9vw3x_lV8/s72-c/enimbangan+balita+saat+peresmian+pos+yandu+Cikondang+jaya+oleh+Ketua+Penggerak+PKK+HJ+Irna+narulita+Dimyati,+Dendi,+21-01-08.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6373348994937795475</id><published>2008-10-06T08:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-06T08:54:33.175-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kerajinan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='situ cipondoh'/><title type='text'>Kreasi Enceng Gondok Bertaraf Eropa</title><content type='html'>Kreativitas mengolah bahan yang semula dianggap tak berguna menjadi sesuatu yang bermanfaat, nampaknya membuahkan hasil. Salah satunya yaitu produk kerajinan berbahan baku eceng gondok.&lt;br /&gt;Selain biasa dimanfaatkan sebagai bahan membuat tas, sandal, dan lain-lain, ternyata eceng gondok juga biasa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan furniture. Bahkan, kini furniture eceng gondok laku di pasar ekspor.&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Rachmatullah, pengusaha furniture yang salah satu bahan dasar pembuatannya adalah eceng gondok. Tanaman tersebut diolah menjadi berbagai produk furniture seperti sofa dan kursi, serta berbagai bahan kerajinan lain yang mempunyai nilai jual tinggi.&lt;br /&gt;Tumbuhan eceng gondok yang banyak tumbuh di danau dan rawa oleh sebagian besar masyarakat dianggap musuh karena menimbulkan permasalahan lingkungan, terutama mengganggu aliran air. Akan tetapi bagi sebagian orang justru memiliki potensi luar biasa.&lt;br /&gt;“Sebagian besar orang beranggapan eceng gondok adalah tanaman yang tak berguna, namun dengan sedikit kreativitas apa pun biasa dijadikan tambang emas,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Ada pun proses pembuatannya sebagai berikut. Pertama, eceng gondok diangkat dari danau atau telaga, kemudian dikerat menjadi seperti tali memanjang untuk selanjutnya dikeringkan dengan bantuan sinar matahari. &lt;br /&gt;Setelah kering proses selanjutnya adalah merajut atau menganyam. Bahan dasar eceng gondok yang sudah kering ini kemudian dipadukan dengan bahan rotan atau besi sebagai rangka sebelum akhirnya divernis menjadi furniture.&lt;br /&gt;Bahan baku pembuatan furniture eceng gondok ini, diakuinya, masih didatangkan dari daerah setempat. “Bahan baku kita ambil dari daerah Tangerang sendiri, para perajin di sini hanya tinggal merangkainya saja, kami sudah menerima eceng gondok dalam bentuk yang sudah dianyam,” ujarnya.&lt;br /&gt;Lanjutnya, furniture dari eceng gondok tersebut juga diekspor ke Eropa. Kualitas produk furniture dari eceng gondok ini ternyata bisa bertahan lama asal tidak terkena air hujan.&lt;br /&gt;Harga satu set sofa eceng gondok mencapai Rp 4,5 juta, sedangkan satu kursi makan antara Rp 300 ribu - Rp 400 ribu, dan tempat sampah antara Rp 200 ribu - Rp 250 ribu. Khusus untuk ekspor ditambah biaya lain-lain, sehingga kalau ditotal bisa tiga hingga empat kali lipat dari harga lokal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6373348994937795475?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6373348994937795475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6373348994937795475&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6373348994937795475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6373348994937795475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/kreasi-enceng-gondok-bertaraf-eropa.html' title='Kreasi Enceng Gondok Bertaraf Eropa'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4366259608868959331</id><published>2008-10-06T08:22:00.000-07:00</published><updated>2008-10-06T08:45:55.557-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='situ gintung'/><title type='text'>Situ Gintung, Wisata Murah Meriah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOouv5JHDBI/AAAAAAAAAfw/4okbiSq_XpY/s1600-h/Wisata+di+Situ+Gintung+Ciputat,+Aen,+05-10-08+(3).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOouv5JHDBI/AAAAAAAAAfw/4okbiSq_XpY/s400/Wisata+di+Situ+Gintung+Ciputat,+Aen,+05-10-08+(3).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254063315608865810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suasana lebaran masih terasa. Tempat wisata pun masih ramai dikunjungi warga. Salah satunya adalah taman wisata air dan zona petualangan Pulau Situ Gintung, Kelurahan Pisangan Barat, Kecamatan Ciputat Timur, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/10) kemarin, rampai dipadati pengunjung. Sekitar 3000 pengunjung tumpah ruah disana.&lt;br /&gt;  “Pengunjung kami mencapai 3000 orang pada hari ini (kemarin). Sebelumnya kami menduga puncak liburan  adalah H+2, ternyata ledakan pengunjung terjadi pada hari ini,” terang Manager Taman Wisata Pulau Situ Gintung, Asih Anugrawati kepada Tangerang Tribun.&lt;br /&gt;    Asih menjelaskan, para pengunjung  tak hanya warga Kabupaten Tangerang, tapi banyak juga yang berasal dari luar Tangerang. “Ada yang berasal dari Bekasi, Depok, Bogor, Jakarta, Bandung bahkan Karawang. Tujuan mereka selain untuk liburan juga melakukan halal bihalal bersama keluarga,”jelasnya. &lt;br /&gt;  &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOovsc2evYI/AAAAAAAAAf4/9I5QNdgDE9Y/s1600-h/Wisata+di+Situ+Gintung+Ciputat,+Aen,+05-10-08+(2).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOovsc2evYI/AAAAAAAAAf4/9I5QNdgDE9Y/s200/Wisata+di+Situ+Gintung+Ciputat,+Aen,+05-10-08+(2).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254064355986554242" /&gt;&lt;/a&gt;Wahana yang paling disukai oleh pengunjung adalah outbond dan kolam renang. Dua wahana ini  menjadi unggulan Taman Wisata Pulau Situ Gintung. Dari sekitar 3000 pengunjung, 80 persen diantaranya memilih wahana water boom dan flying fox.&lt;br /&gt;  Pengunjung tak perlu khawatir mengenai keselamatan. Pihak pengelola sudah menyiapkan pengamanan bagi pengunjung.Pihak Pengelola Taman Wisata Situ Gintung yang luasnya mencapai 2,5 hektar tersebut menerjunkan 150 orang pemandu. “Setiap 15 orang pengunjung akan dibantu 1 orang pemandu agar para pengunjung dapat menikmati liburan dengan nyaman dan aman,” paparnya.&lt;br /&gt;   Salah satu pengunjung yang berasal dari Cipete Utara, Jakarta Selatan Ida Farida mengatakan, Taman Wisata Situ Gintung menjadi pilihan keluarga dikarenakan jaraknya dekat, lengkap dan murah. “Kami disini bisa memilih semua permainan tanpa harus membayar lagi, cukup membeli tiket sekali kita semua dapat menikmati semua wahana yang ada  di taman wisata ini,” bebernya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4366259608868959331?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4366259608868959331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4366259608868959331&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4366259608868959331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4366259608868959331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/situ-gintung-wisata-murah-meriah.html' title='Situ Gintung, Wisata Murah Meriah'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOouv5JHDBI/AAAAAAAAAfw/4okbiSq_XpY/s72-c/Wisata+di+Situ+Gintung+Ciputat,+Aen,+05-10-08+(3).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-7077591792440989462</id><published>2008-10-06T03:20:00.000-07:00</published><updated>2008-10-06T03:29:00.913-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><title type='text'>Wisatawan Banjiri Situ Bulakan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOnoBZnckLI/AAAAAAAAAfo/WnTbYwuhngg/s1600-h/Situ+Bulakan+di+Periuk,+Ambadini,+05-10-08+(31).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOnoBZnckLI/AAAAAAAAAfo/WnTbYwuhngg/s400/Situ+Bulakan+di+Periuk,+Ambadini,+05-10-08+(31).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5253985551058243762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah anak tampak riang mengayuh sepeda air. Gelak canda sembari mengelilingi Situ Bulakan tidak melelahkan bagi mereka dan yang ada hanya keceriaan. Di “danau tengah kota” itu, segurat wajah mereka seolah menunjukkan tak ingin permainan bersepeda air yang sedang asyik itu segera berakhir. &lt;br /&gt;Sedikit kegembiraan ini juga dialami sebagian pengunjung atau wisatawan Situ Bulakan yang jumlahnya bertambah banyak seiring masa libur lebaran HR Idul Fitri 1429 H kemarin.&lt;br /&gt;Beberapa tempat rekreasi ramai dipadati pengunjung. Tak ketinggalan Situ Bulakan yang terletak di Kelurahan Priuk, Kecataman Priuk, Kota Tangerang, inipun disesaki pengunjung untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.&lt;br /&gt;Mulai mengayuh bebek air, menaiki perahu roket hingga menikmati suasana angin semilir menjadi pengobat  penghilang penat bagi para pengunjung.&lt;br /&gt;Minggu (5/10), aktivitas di sekitar Situ kian ramai, karena merupakan alternatif obyek wisata yang memiliki daya pikat tersendiri. Dengan kedalaman Situ yang kurang lebih 1,5M dan luas 300.000 M, pemandangan danau yang indah dengan air yang tenang membuat para pengunjungnya dapat menikmati  liburan.&lt;br /&gt;Para pengunjung yang datang ke Situ ini tidak harus merogoh kocek terlalu dalam. Hanya dengan membeli tiket Rp.10.000,- pengunjung dapat menikmati 30 menit mengelilingi Situ Bulakan dengan mengayuh bebek air, untuk 2 orang dewasa dan 2 anak-anak. Apabila pengunjung tidak mau menguras energi dengan mengayuh, maka dapat menggunakan fasilitas perahu roket dengan biaya Rp 3000 perorang maka, pengunjung akan diajak mengelilingi dan menikmati pemandangan Situ.&lt;br /&gt;Pengelola Situ Bulakan mempersiapkan 20 bebek air dan 1 perahu roket untuk dipergunakan para pengunjung, wahana wisata air yang dibuka dari jam 8.00 pagi hingga 18.00 ini, kini dipadati oleh pengunjung, lonjakan pengunjung dirasakan pengelola sejak 5 hari satelah lebaran “Kami kurang lebih menjual 300 tiket untuk bebek air dan pengunjung setiap harinya sekitar 1000 orang,” ujar Ima Suryani, Penjaga Situ Bulakan.&lt;br /&gt;Padatnya pengunjung ternyata tidak menyurutkan keinginan pengunjung untuk mencoba wahana yang ada, mereka rela mengantri giliran. “Walaupun tadi sempat antre sampai setengah jam untuk naik bebek, tapi kami senang sekali, besokkan sudah mulai kerja kami pilih situ ini karena jalan-jalan kesini lumayan murah dan kebetukan tidak jauh dari rumah,” terang Salimah, pengunjung dari Perumahan Pondok Sukatani.&lt;br /&gt;Sementara itu Situ Bulakan yang dijadikan wisata air juga dijadikan tempat memancing bagi sebagian orang, dengan beralaskan alang-alang dan beratapkan langit, para penikmat pancing menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan tangkapan yang diharapkan. Suasana situ yang sejuk, damai  dan tenang menambah suasana hati menjadi lebih Rileks.(adn/rz)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-7077591792440989462?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/7077591792440989462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=7077591792440989462&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7077591792440989462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7077591792440989462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/10/wisatawan-banjiri-situ-bulakan.html' title='Wisatawan Banjiri Situ Bulakan'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SOnoBZnckLI/AAAAAAAAAfo/WnTbYwuhngg/s72-c/Situ+Bulakan+di+Periuk,+Ambadini,+05-10-08+(31).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4407125879039525864</id><published>2008-09-25T01:43:00.000-07:00</published><updated>2008-09-25T01:59:06.232-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duta pariwisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hj Ratu Atut Chosiayah'/><title type='text'>Gerakan Bersih Bandara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNtQ0jyn-nI/AAAAAAAAAfg/KD07TWWjAvQ/s1600-h/Peresmian+fasilitas+umum+bandara+Soetta,+Jakwan,+23-09-08+(136).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNtQ0jyn-nI/AAAAAAAAAfg/KD07TWWjAvQ/s400/Peresmian+fasilitas+umum+bandara+Soetta,+Jakwan,+23-09-08+(136).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249878654521440882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Putri Indonesia Zivanna Letisha beserta Miss Tourism Indonesia ketika mendampingi Menteri Pariwisata Jero Wacik dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah meninjau fasilitas bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (23/9). &lt;br /&gt;Kunjungan tersebut sekaligus meresmikan fasilitas baru berupa toilet dalam “Gerakan Bandara Bersih” (Clean Airport Action) yang merupakan bagian dari program untuk meningkatkan pelayanan pariwisata di Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4407125879039525864?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4407125879039525864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4407125879039525864&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4407125879039525864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4407125879039525864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/gerakan-bersih-bandara.html' title='Gerakan Bersih Bandara'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNtQ0jyn-nI/AAAAAAAAAfg/KD07TWWjAvQ/s72-c/Peresmian+fasilitas+umum+bandara+Soetta,+Jakwan,+23-09-08+(136).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3823407668363836953</id><published>2008-09-20T01:53:00.000-07:00</published><updated>2008-09-20T02:01:07.169-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><title type='text'>Berkenalan dengan Rika Kato</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNS7jOxoQLI/AAAAAAAAAfI/JI-vRkalqlA/s1600-h/Yusril+Izha+Mahendra+Kunjungan+ke+Banteng+dan+partai+Bulan+bintang,+Rijal,+18-09-08+(5).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNS7jOxoQLI/AAAAAAAAAfI/JI-vRkalqlA/s400/Yusril+Izha+Mahendra+Kunjungan+ke+Banteng+dan+partai+Bulan+bintang,+Rijal,+18-09-08+(5).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248025679729541298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Blog: Khomsurizal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama lengkapnya Rika Tolentono Kato, biasa disapa Rika.  Ramah, cantik dan selalu mengurai senyum, begitulah kesan dominan yang melintas dalam benak setiap orang ketika menjumpainya.&lt;br /&gt;Pesona perempuan berdarah campuran Filipina-Jepang ini kian terlihat jelas memancar pada saat bertegur-sapa. “Alhamdulilah baik, moga anda demikian juga,” kata Kato melalui mimik bahasa Indonesia terbata-bata.&lt;br /&gt;Dengan busana muslimah berwarna kuning muda, ia mendampingi sang suami Yusril Ihza Mahendra (mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan RI) menghadiri undangan kader Partai Bulan Bintang di Sekretariat “Yusril For President” Wilayah Provinsi Banten, Villa Ilhami Karawaci Tangerang, kemarin. Banyak mata tertuju kepadanya, bahkan pusat perhatian khalayak ini dimanfaatkan sejumlah kaum ibu untuk foto bersama. &lt;br /&gt;Pada kesempatan ini, Kato seolah mengalahi pesona lelaki yang menikahinya sejak 16 September 2006 lalu itu. Berdesak-desakan, rela antre hingga bertukar nomor telpon mewarnai “sesi pemotretan” bersama wanita muda kelahiran Makathi, Filipina ini.&lt;br /&gt;Ketika alumnus jurusan psikologi dari Assumtion College (AC) yang mengaku setia dalam hidup dan mati menjalin cinta dengan aktor film “Laksama Cheng Ho” ini ditanya tentang kesiapannya menjadi “First Lady” apabila Yusril Ihza Mahendra terpilih dalam Pemilu Presiden 2009 mendatang, ia tersenyum. “Pasti sudah siap,” ungkapnya lirih.&lt;br /&gt;Kesiapan kato ditunjukkan dengan memberikan support, masukan pendapat dan selalu mendampingi kemanapun Yusril bepergian. Dalam setiap kunjungan Yusril di berbagai pelosok desa, Kato memastikan ada di sisinya.&lt;br /&gt;Apalagi, sambung Kato, pada akhir-akhir ini intensitas roadshow politik sang suami kian tinggi dibanding saat menjabat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) lalu. “Mendampingi suami banyak menambah pengalaman saya, dan saya semakin mencintai Indonesia,” tutur Kato.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3823407668363836953?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3823407668363836953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3823407668363836953&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3823407668363836953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3823407668363836953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/berkenalan-dengan-rika-kato.html' title='Berkenalan dengan Rika Kato'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNS7jOxoQLI/AAAAAAAAAfI/JI-vRkalqlA/s72-c/Yusril+Izha+Mahendra+Kunjungan+ke+Banteng+dan+partai+Bulan+bintang,+Rijal,+18-09-08+(5).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-42714146398126635</id><published>2008-09-20T00:47:00.000-07:00</published><updated>2008-09-20T01:08:13.305-07:00</updated><title type='text'>Mengubah Citra Erotis Tarian Cokek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNSsnIkkpjI/AAAAAAAAAe4/HPBeW_iiGrY/s1600-h/Tari+Cokek,+Cemol,+21-11-07+(9).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNSsnIkkpjI/AAAAAAAAAe4/HPBeW_iiGrY/s400/Tari+Cokek,+Cemol,+21-11-07+(9).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248009254109226546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Selendang (bahasa chinanya cukin) yang dikalungkan merupakan tanda undangan bagi tamu lelaki yang ikut ngigel di panggung,” kata pimpinan group Gambang Kromong, Maman Setiawan (59) atau yang dikenal dengan nama koh Wie Tiang ketika ditanyakan tentang cukin atau tari Cokek. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tarian ini menjadi pemandangan biasa di rumah kawin saat warga keturunan Tionghoa menjalani ritual upacara pernikahan (Chiou Thoau).  Biasanya acara menari bersama ini berlangsung dua hari dua malam. Beberapa gadis berbedak tebal dan berselendang awalnya hanya menari di depan tetamu. Perlahan, bersama alunan gambang kromong, mereka mulai menggoda para tamu lelaki hingga “ritual” pengalungan selendang.&lt;br /&gt;Jika selendang sudah dikalungkan, pantang bagi si tamu menolak ajakan. Menolak ajakan ngigel (berjoget) berarti menorehkan aib ke diri sendiri, karena dianggap tak mampu memberikan uang saweran pada si penari. Orang yang dipilih menari bersama para penari cokek biasanya juga bukan orang sembarangan. Tokoh masyarakat dan orang kaya setempat mendapatkan kesempatan pertama.&lt;br /&gt;Informasi yang diperoleh dari beberapa sumber, budaya tari cokek diperkirakan sudah ada dan berkembang di perkampungan pesisir Tangerang sejak awal abad ke-19. Pada zaman itu Tangerang dikuasai tuan-tuan tanah yang biasa menggelar pesta hiburan sebagai ajang unjuk gengsi. Salah satunya Tan Sio Kek yang menguasai daerah Tanjung Kait, pesisir utara Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;Alkisah Tan Sio Kek memiliki kelompok musik yang beranggotakan tiga orang Tionghoa bertocang (rambut kepang satu). Kabarnya ketiga pemusik ini didatangkan langsung dari Zhangzou, Hokkian bagian selatan, tempat asal nenek moyang perantau Tionghoa Indonesia. Kelompok musik ini kemudian menyisipkan tarian yang dibawakan para gadis sebagai daya tarik tambahan. Konon dari nama tuan tanah Tan Sio Kek inilah nama tari cokek dikukuhkan.&lt;br /&gt;Tari cokek ditarikan berpasangan antara laki-laki dan perempuan. Tarian khas Tanggerang ini diwarnai budaya etnik China. Penarinya mengenakan kebaya. Sementara tarian cokek sendiri mirip sintren Cirebon atau sejenis ronggeng di Jawa Tengah. Tarian ini kerap mengundang keerotisan para penarinya, hal inilah yang kemudian masih dianggap tabu oleh masyarakat.&lt;br /&gt;Sebagai pembukaan pada tari cokek ialah wawayangan. Penari cokek berjejer memanjang sambil melangkah maju mundur mengikuti irama gambang kromong. Rentangan tangannya setinggi bahu meningkah gerakan kaki. Setelah itu mereka mengajak tamu untuk menari bersama,dengan mengalungkan selendang. pertama-tama kepada tamu yang dianggap paling terhormat. Bila yang diserahi selendang itu bersedia ikut menari maka mulailah mereka ngibing, menari berpasang-pasangan. Tiap pasang berhadapan pada jarak yang dekat tetapi tidak saling bersentuhan. Ada kalanya pula pasangan-pasangan itu saling membelakangi. Kalau tempatnya cukup leluasa biasa pula ada gerakan memutar dalam lingkaran yang cukup luas. Pakaian penari cokek biasanya terdiri atas baju kurung dan celana panjang dari bahan semacam sutera berwarna.&lt;br /&gt;Ada yang berwarna merah menyala, hijau, ungu, kuning dan sebagainya, polos dan menyolok. Di ujung sebelah bawah celana biasa diberi hiasan dengan kain berwarna yang serasi. Selembar selendang panjang terikat pada pinggang dengan kedua ujungnya terurai ke bawah Rambutnya tersisir rapih licin ke belakang. Ada pula yang dikepang kemudian disanggulkan yang bentuknya tidak begitu besar, dihias dengan tusuk konde bergoyang-goyang.&lt;br /&gt;Koh Wie Tiang (70), pemimpin Kelompok Tari Cokek Shinta Nara di daerah Teluk Naga, Tangerang yang mengaku keturunan keenam yang menjalani usaha ini membawahi sepuluh perempuan penari dan tujuh pemain musik. Sementara alat musik yang dipakai untuk mengiringi tarian cokek tidak jauh berbeda dari gambang kromong Betawi. Rebab dua dawai yang disebut Khong a yan, suling, kempul, gong, kendang, dan kecrek mengiringi lenggak-lenggok para penari cokeknya. “Biasanya saya kalau dipanggil pentas dua hari dua malam kami tetapkan tarif sebesar Rp 3 juta hingga Rp 4 juta,”kata Koh Wie Tiang. Uang itu selanjutnya, dibagi rata dengan seluruh awak. &lt;br /&gt;Biasanya, lanjut Koh Wie Tiang, pertunjukan dimulai pukul 21.00 hingga tengah malam. Kemudian dilanjutkan kembali esoknya dari pukul 10.00 hingga tengah malam lagi. “Lagu-lagu yang biasa kita bawain antara lain Gelatik Nguk – nguk, Cente Manis Dipatok Burung, Surilang Enjot-enjotan dan lain-lain,” katanya lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berharap Tanpa Erotisme&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNStyDoxSbI/AAAAAAAAAfA/0ZuI-kQ-yoI/s1600-h/tarian+Cokek+asli+tangerang,+Jakwan,+27-08-08+(65).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNStyDoxSbI/AAAAAAAAAfA/0ZuI-kQ-yoI/s320/tarian+Cokek+asli+tangerang,+Jakwan,+27-08-08+(65).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248010541274843570" /&gt;&lt;/a&gt;Tarian erotis bagi tari Cokek memang begitu melekat sehingga membuat preseden negatif terhadap kesenian ini. banyak pula yang mencoba untuk menghilangkan kesan buruk ini. ”Kami juga ingin menjadikan cokek sebagai sebuah seni bermutu dengan menghilangkan unsur erotisme di dalamnya. Namun kami tidak ingin menghilangkan beberapa unsur penunjang yang kaya dengan budaya campuran Cina, Betawi dan Jawa ini,” tutur Jaelani, salah satu pemain te yan dan juga kerap pembina cokek ini yang ditemui, Rabu kemarin seraya mengatakan hal itu juga harus ditunjang oleh keikutsertaan pemerintah untuk melakukan pembinaan. &lt;br /&gt;upaya lanjutnya, cokek tak lagi mengesampingkan unsur erotisme sebagai daya tarik tapi menekankan dinamisme gerak si penari. Sehingga orang mau menonton tariannya dan bukan erotisme seperti selama ini yang menjadi kesan.&lt;br /&gt;“Mudah-mudahan cokek dapat menjadi sajian manis tanpa unsur erotis,” katanya. (Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-42714146398126635?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/42714146398126635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=42714146398126635&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/42714146398126635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/42714146398126635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/mengubah-citra-erotis-tarian-cokek.html' title='Mengubah Citra Erotis Tarian Cokek'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNSsnIkkpjI/AAAAAAAAAe4/HPBeW_iiGrY/s72-c/Tari+Cokek,+Cemol,+21-11-07+(9).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-2178548088627752746</id><published>2008-09-18T01:50:00.001-07:00</published><updated>2008-09-18T03:18:42.397-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pariwisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ujung kulon'/><title type='text'>Gunung Krakatau Tetap Mempesona</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNIqR0rqS9I/AAAAAAAAAew/0gbN_ztsTiU/s1600-h/Gunung+Krakatau,+Dedi,+11-11-07.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNIqR0rqS9I/AAAAAAAAAew/0gbN_ztsTiU/s400/Gunung+Krakatau,+Dedi,+11-11-07.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247303001527962578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bersama Ujung Kulon, Sunset di Selat Sunda, Pulau Sanghyang, Pulau Sebesi, Suku Baduy dan Situs Arkeologi Banten Lama, Gunung Krakatau dijuluki sebagai Seven Wonders of Banten. Ya, Krakatau menjadi sesuatu yang menarik namun mengerikan. Krakatau menarik dengan keindahan yang ditampakannya saat ini, namun sangat mengerikan jika kita mendengar atau membaca cerita kedahsyatannya saat mengamuk dan melantakkan daratan Banten dan Lampung.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada musim kemarau, antara Mei hingga September, gelombang dan arus laut tidak begitu liar. Cuaca juga bersih benderang. Perjalanan dengan kapal di Selat Sunda menjadi nyaman. Dari kejauhan, keanggunan gunung yang pernah menggemparkan dunia karena letusannya pada 27 Agustus 1883 itu juga sudah kelihatan. &lt;br /&gt;Apalagi bila perjalanan dilakukan sesaat sebelum matahari tenggelam. Aneka warna sinar yang tercurah membuat suasana benar-benar berubah. Sangat menyentuh perasaan. Selain berpanorama indah, di sekitar Krakatau juga dimungkinkan untuk melakukan berbagai kegiatan rekreasi. Selam, renang, snorkling bisa dilakukan sambil menikmati matahari terbenam.&lt;br /&gt;Secara administratif, pulau bergunung api di Selat Sunda ini sebenarnya masuk dalam wilayah Provinsi Lampung. Gunung ini telah dikenal dengan baik dan tercatat dalam sejarah sejak abad 16. Saat itu Selat Sunda telah menjadi jalur lalulintas bisnis yang ramai dari Eropa menuju Hindia Barat (Indonesia). Kini Selat Sunda juga memegang peranan penting sebagai jalur lalu lintas bisnis dan lapangan penelitian ilmu geologi dan kelautan.&lt;br /&gt;Krakatau, dulu diperkirakan memiliki ketinggian 2.000 meter dengan radius 9 km2. Ledakan dahsyat pernah terjadi pada tahun 416, sebagaimana tercatat dalam buku jawa kuno Pustaka Raja, dan menyisakan 3 buah pulau yakni pulau Rakata, Sertung dan Panjang.&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya Rakata memunculkan puncak-puncak Danan dan Perbuatan. Ledakan yang lebih dahsyat pada tangal 27 Agustus 1883 telah menghancurkan 3/4 bagian tubuhnya dan menyebabkan gelombang besar dengan ketinggian 40 meter.&lt;br /&gt;Konon sebuah bagian kapal di Pelabuhan Teluk Betung sampai terlempar sejauh 2,5 km akibat letusan itu. Hujan abu dan batunya mencapai areal seluas 483 km2 dalam radius 150 km2. Pada waktu itu Jakarta dan daerah sekitar Selat Sunda, seperti Anyer, Merak, Labuan, Kalianda, Teluk Betung dan Kota Agung menjadi gelap gulita. Suara ledakannya terdengar dari Pilipina hingga Madagaskar. Kekuatan ledakannya diperkirakan mencapai 21.547,6 kali ledakan bom atom.&lt;br /&gt;Lalu setelah beristirahat selama 44 tahun, Anak Krakatau muncul pada Bulan Desember 1927 dan terus berkembang hingga kini. Saat ini, Anda bisa menapakkan kaki di anak gunung itu untuk melakukan penelitian ilmiah atau pun sekedar rekreasi.&lt;br /&gt;Perjalanan rekreasi bisa Anda mulai dengan mendirikan tenda di kaki gunung Anak Krakatau atau biasa pula disebut pulau Rakata. Dari situ Anda bila memili kegiatan di laut seperti berenang, menyelam atau snorkeling. Sementara untuk kegiatan darat, Anda bisa melakukan tracking mengelilingi pulau Rakata.&lt;br /&gt;Untuk kegiatan tracking ini sebaiknya dilakukan jangan sampai melewati matahari terbenam. Ini semata untuk menghindari air pasang sehingga Anda tidak terjebak di suatu tempat dan tidak bisa kembali ke tempat Anda mendirikan tenda. Karena sangat berbahaya, bila Anda memilih acara pendakian menuju puncak Krakatau, Anda perlu ijin khusus dari Dirjen Perlindungan dan Pelestarian Alam (PPA), Departemen Kehutanan, supaya bisa mendapatkan pendamping dan penunjuk jalan yang bisa diandalkan.&lt;br /&gt;Sekarang, Anak Krakatau telah mencapai ketinggian 200 meter di atas permukaan laut dengan diameter 2 km. Untuk mengunjunginya Anda bisa berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priuk dengan naik Jet-Foil atau Kapal Phinisi Nusantara. Jalur kedua adalah dari Pelabuhan Labuan, Banten. Dari sini Anda dapat menyewa kapal motor atau kapal nelayan yang berkapasitas antara 5 sampai 20 orang.&lt;br /&gt;Jalur ketiga bisa ditempuh melalui Pelabuhan Canti, Kalianda-Lampung. Di pelabuhan ini Anda juga dapat menyewa kapal motor atau kapal nelayan yang akan menempuh Krakatau melalui P. Sebuku dan P. Sebesi. Pada bulan Juli saat Pemda Provinsi Lampung menggelar Festival Krakatau, Anda bahkan bisa ikut menyeberang ke pulau itu. Sedang dari kawasan Anyer dan Carita, sejumlah hotel juga punya paket mengunjungi Krakatau. Silakan pilih cara sesuai kemampuan.(lim/berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-2178548088627752746?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/2178548088627752746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=2178548088627752746&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2178548088627752746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2178548088627752746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/gunung-krakatau-tetap-mempesona.html' title='Gunung Krakatau Tetap Mempesona'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SNIqR0rqS9I/AAAAAAAAAew/0gbN_ztsTiU/s72-c/Gunung+Krakatau,+Dedi,+11-11-07.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-8769658266612692737</id><published>2008-09-18T01:50:00.000-07:00</published><updated>2008-09-18T01:53:43.379-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perekonomian'/><title type='text'>Tak Gadai Barang, tak punya Uang</title><content type='html'>(Pegadaian Mulai Ramai)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Banyak jalan menuju Roma, banyak pula cara untuk mendapatkan uang menjelang lebaran tiba. Jika sebagian orang membanting tulang dengan beragam cara seperti keras bekerja, bahkan ada yang rela terjerumus ke lembah nista. Namun tidak demikian bagi Lisa Munassih (32).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Rt 01/05 Griya Loka BDS, Serpong, ini memilih untuk “Mengatasi masalah tanpa masalah”. Yah, slogan itu menurut dirinya adalah cara yang paling aman untuk bisa berlebaran kelak bersama keluarga. Didatangilah jasa pegadaian untuk bisa mendapatkan uang membeli keperluan baik pakaian dan kue lebaran.&lt;br /&gt;Ia gadaikan barang elektronik berupa televisi berwarna 29 inch dan DVD player miliknya di Pegadaian Cabang BSD, Kecamatan Serpong Utara, Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;Selain bisa mendapatkan uang, cara ini untuk mengamankan harta bedanya dari aksi kejahataan saat rumah kontrakannya kosong ketika ditinggal mudik. "Setiap kali mudik, saya selalu menggadaikan barang-barang di kantor ini. Selain demi keamanan, menggadaikan barang di kantor pegadaian bisa dapat duit, lumayan buat tambahan," tandas Lisa yang berasal dari Lampung.&lt;br /&gt;Serupa dengan Lisa, Chairil Anwar (54) warga Rt 04/03 Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong Utara, menggadaikan barang-barang berharga di kantor pegadaian. Baginya menggadai barang sebagai satu-satunya langkah yang paling tepat selama mudik berlebaran di kampung halaman. Menggadaikan barang dinilai lebih aman, daripada ditinggal di rumah atau kontrakan. "Ya ngeri saja. Daripada di kampung nanti kepikiranterus, mending digadaikan dulu. Nanti kalau balik ke sini ditebus lagi," ungkap pria asal Surabaya itu.&lt;br /&gt;Chaeril sendiri telah menggadaikan motor Honda Supra X 125cc miliknya. Sebab, pada mudik lebaran nanti, dia memilih naik kereta ketimbang menggunakan sepeda motornya. “Mending motornya digadein aja, lumayan buat tambahan pulang kampung," ujarnya.&lt;br /&gt;Menjelang 2 minggu kedepan hari raya, Perum Penggadaian nampak terlihat lebih ramai dari hari biasanya. Puluhan orang hilir mudik dengan membawa barang-barang berharga seperti barang elektronik, sepeda motor, dan perhiasan emas untuk digadaikan. &lt;br /&gt;Manajer Tata Usaha Perum Pegadaian Cabang BSD, Kecamatan Serpong Utara, Kabupaten Tangerang AA Rai Indrawati mengatakan, meski tidak signifikan, intensitas warga yang datang menggadaikan barang menjelang mudik lebaran ini mulai menunjukkan peningkatan. Biasanya, kata dia, jumlah orang yang menggadaikan akan terus meningkat seiring dekatnya hari raya Lebaran. "Berdasarkan pengalaman tahun lalu, saat mendekati lebaran, biasanya nasabah semakin meningkat," ujarnya.&lt;br /&gt;Barang-barang yang paling banyak digadaikan nasabah, kata Rai, adalah perhiasan jenis emas dan elektronik, namun, sayang ia tidak merinci berapa rata-rata uang yang dikeluarkan setiap hari dalam transaksi barang itu. "Untuk masalah itu, kami belum menghitungnya," ungkapnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-8769658266612692737?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/8769658266612692737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=8769658266612692737&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8769658266612692737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8769658266612692737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/tak-gadai-barang-tak-punya-uang.html' title='Tak Gadai Barang, tak punya Uang'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3447073124625652034</id><published>2008-09-15T08:48:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T09:07:07.301-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pluralisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecamatan pamulang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan lepas'/><title type='text'>Perang Petasan Berujung Petaka</title><content type='html'>(Sebuah Catatan Lepas)&lt;br /&gt;Terlalu sayang nyawa melayang, hanya gara-gara petasan. Enam remaja tak berdosa meninggal mengenaskan saat menghindari tawuran setelah “perang petasan” antar kampung, Minggu (14/9) kemarin, di Setu Sasak Kecamatan Pamulang (lih. Tangerang Tribun, 15/9/2008).     &lt;br /&gt;“Siapa yang salah dan siapa yang paling bertanggung jawab atas insiden ini?, hingga enam remaja itu tenggelam di Setu Sasak?”, itulah beberapa pertanyaan tersisa yang kerap terlintas pasca peristiwa naas itu. &lt;br /&gt;Namun seyogyanya, yang perlu dilakukan secara bersama-sama adalah menjernihkan persoalan agar tidak meluas menjadi petaka-petaka baru. Disamping mempercayakan proses hukum yang telah ditangani pihak berwenang, alangkah baiknya apabila seluruh pihak belajar dan mengambil hikmah atas kejadian tersebut.&lt;br /&gt;Sembari mendoakan agar korban tak berdosa diterima disisi-Nya, baik para orang tua, warga kedua belah pihak, aparat dan masyarakat secara luas tidak lagi membiarkan anak-anak mereka “bermain api” (sebut saja perang petasan yang sering menjadi tradisi di sebagian masyarakat) dalam bentuk apapun dan sekecil apapun. Karena bermain petasan ini, dalam banyak peristiwa, telah menjadi pemicu perkelahian hingga kematian. Memang tidak mudah untuk menghilangkan secara total kebiasaan bermain petasan itu, tetapi bisakah langkah terkecil sudah mulai dilakukan. Diantaranya melakukan penyadaran terhadap anak-anak bagi orang tua dan pendidik, melakukan penertiban atau memberi sanksi tegas terhadap “pemain petasan” oleh aparat dan upaya-upaya lainnya.&lt;br /&gt;Sejarah pernah mencatat, pejuang bangsa meneteskan darah penghabisan hanya untuk melawan penjajahan. Mereka berjuang untuk sebuah tujuan “Merdeka!”.  Agar kelak anak-cucuk mereka bisa hidup menikmati kebebasan; bebas dari ketakutan, bebas dari kebodohan dan mungkin bebas dari penindasan. Dengan itu pula, para pendiri bangsa ini berharap (selanjutnya) Manusia Indonesia memiliki kebebasan untuk berpendapat, bebas berkreativitas, bebas mencipta hingga bebas memberikan manfaat bagi bangsanya.&lt;br /&gt;Namun sejuta ironi ketika peristiwa “berdarah” terhidang di depan mata sekarang; dengan mudahnya nyawa melayang hanya dipicu kesalah pahaman bermain petasan. Padahal diluar sana, masih banyak energi yang harus ditumpahkan dan dicurahkan untuk kepentingan masyarakat. Demi bangsa ini, tak ada lagi perselesihan kecil memakan korban jiwa dan tak ada lagi upaya kekerasan menjadi satu-satunya cara dalam menyelesaikan setiap masalah. Kelak, kedamaian dan kebersamaan terjalin kokoh saat masyarakat majemuk ini maju membangun negeri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3447073124625652034?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3447073124625652034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3447073124625652034&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3447073124625652034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3447073124625652034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/perang-petasan-berujung-petaka.html' title='Perang Petasan Berujung Petaka'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5064917961321280339</id><published>2008-09-15T01:06:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T01:20:00.537-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duta pariwisata'/><title type='text'>Pementasan Teater Perempuan Gerabah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SM4Y1E-laUI/AAAAAAAAAZw/pnEVG-6aGSo/s1600-h/Gerabah4+budi.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SM4Y1E-laUI/AAAAAAAAAZw/pnEVG-6aGSo/s400/Gerabah4+budi.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246157916081580354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Teror Menakutkan dari Sang Tanah Liat… "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana lengang yang sudah berlangsung selama kira-kira 15 menit, tiba-tiba pecah menjadi histeris, atau persisnya setengah menjerit, yang keluar dari ratusan mulut yang tengah menyaksikan pementasan teater dengan lakon Perempuan Gerabah. &lt;br /&gt; Dari atas panggung, empat aktor yang hanya mengenakan kain putih untuk menutupi sebatas pinggang hingga paha dan seorang aktris, berpakaian bak pendekar dalam film silat, terus bergerak nyaris tanpa henti. Mereka meliuk, meloncat, berlari, berputar, merangkak, merunduk, menjengking, dalam ritme yang teratur satu sama lain, hingga sampai pada tahap seperti ekstase atau mungkin juga lelah. &lt;br /&gt;Para aktor yang kelelahan itu terjuntai di bibir panggung. Tubuh telanjang para aktor yang sudah dipenuhi peluh itu kemudian satu-persatu dibaluri menggunakan tanah liat encer nyaris seperti lumpur tadi oleh sang aktris. Gerakan seniwati nampak artistik bahkan mungkin nyaris erotis.&lt;br /&gt;Bagaimana tidak, tubuh telanjang para aktor itu disusuri oleh telapak tangan lembut sang aktris yang memegang lumpur, sejak kepala, turun ke leher, dada, punggung hingga pinggang, untuk kemudian meloncat menyusuri bagian kaki.&lt;br /&gt; Pertunjukan sepanjang satu setengah jam dalam temaram sinar lampu itu diakhiri dengan naiknya seorang perempuan tua ke atas panggung yang dalam hitungan menit berhasil membuat gerabah dari tanah liat, setinggi 15 Cm. &lt;br /&gt;Kedua tangan tuanya yang tampak sibuk mengarahkan gerak naik lumpur, kaki sebelah kirinya juga tak kalah sibuknya memancal alat tradisional pembuat gerabah agar terus berputar tanpa berhenti. Bila pemancal itu berhenti, berarti harus menanggung resiko.&lt;br /&gt;Perempuan tua itu berdiri dan mengusung gerabah hasil karyanya yang masih basah. Dia Nampak bangga dengan gerabah hasil karyanya. Dia memutar-mutar gerabah itu mengelilingi panggung. Tepuk tangan penontonpun membahana. &lt;br /&gt;Beberapa penonton bahkan bangkit dari duduknya dan pindah mencari tempat duduk lain yang lebih aman. Beberapa lagi tampak berusaha melindungi wajah atau badan mereka dari cipratan lumpur yang tengah dilempar-bantingkan para seniman di atas panggung. &lt;br /&gt;Teror tanah liat liat tidak berhenti sampai di situ. Pada bagian berikutnya, para seniman teater bermanuver dengan mengusung masing-masing satu buah gerabah di tangan. Gerabah atau benda yang biasa digunakan sebagai peralatan dapur dari tanah liat itu diputar-putar, dilempar untuk kemudian ditabrakan satu sama lain dan braaak! Pecah berantakan.&lt;br /&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SM4aZ3c3VrI/AAAAAAAAAZ4/heb4UtVTfRw/s1600-h/Gerabah3+budi.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SM4aZ3c3VrI/AAAAAAAAAZ4/heb4UtVTfRw/s200/Gerabah3+budi.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246159647617275570" /&gt;&lt;/a&gt;Jeritan penonton semakin menjadi. Pecahan-pecahan gerabah yang berserakan di lantai panggung itu lalu diraup oleh para aktor untuk kemudian dihambur-hamburkan. Tak pelak meski tidak banyak, ada juga pecahan-pecahan gerbah itu yang berhasil menerjang penonton.&lt;br /&gt;Konstruksi panggung kayu berbentuk bundar setinggi setengah meter itu memang hanya berjarak tidak lebih dari satu meter dari tempat duduk penonton terdepan yang sengaja dibuat melingkari panggung. &lt;br /&gt; Bagi penonton yang berada dibelakang tempat duduk terdepan diposisikan lebih tinggi, dan begitu seterusnya sehingga berundak-undak layaknya menonton di istana olahraga (Istora). Tapi tentu saja, ukurannya jauh lebih kecil. Kapasitasnya pun paling banter cuma akan bisa menampung kurang dari seratus penonton. &lt;br /&gt;Layaknya pementasan teater genre visual yang tidak menghadirkan dialog verbal dalam kisahnya, pementasan Perempuan Gerabah karya Sutradara Nandang Aradea di Cafe Oregano, Serang, malam itu juga nyaris tanpa kata. Yang ada hanya gerakan tubuh empat aktor bertelanjang dada dan seorang aktris berbusana ala pendekar silat yang berpendar ditimpa redup sinar lampu panggung. &lt;br /&gt;Bunyi-bunyian hanya yang berasal dari derap kaki aktor dan aktris saat menjejak papan lantai panggung atau dari ditabrakannya gerabah-gerabah hingga pecah berantakan. Bagi penonton awam, teater bukan pertunjukan menarik, diantaranya pulang dengan menyisakan kebingungan.&lt;br /&gt;Namun bagi yang gandrung teater, pertunjukan gerak tubuh itu pun berakhir menyisakan pesan. Nandang menyebut, masyarakat Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas yang umumnya bermatapencaharian pengrajin gerabah selama puluhan tahun, hingga hari ini tetap miskin dan terbelakang.&lt;br /&gt;"Saya yakin penonton teater kita sudah pada cerdas. Mereka memang tidak perlu memiliki pemahaman tentang apa yang ditontonnya. Biarkan menyimpukan sendiri. Saya ingin penonton pulang membawa ingatan tentang bagaimana mereka begitu terteror sepanjang pertunjukan," kata Nandang.(Banten Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5064917961321280339?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5064917961321280339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5064917961321280339&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5064917961321280339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5064917961321280339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/pementasan-teater-perempuan-gerabah.html' title='Pementasan Teater Perempuan Gerabah'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SM4Y1E-laUI/AAAAAAAAAZw/pnEVG-6aGSo/s72-c/Gerabah4+budi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4489759828913141829</id><published>2008-09-12T11:05:00.000-07:00</published><updated>2008-09-12T11:15:27.934-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalur pipia gas'/><title type='text'>Komunitas Sepeda Jalur Pipa Gas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMqxP4lbjQI/AAAAAAAAAYU/8F0TSRG4vXY/s1600-h/,+Surya,+22-06-08+(475).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMqxP4lbjQI/AAAAAAAAAYU/8F0TSRG4vXY/s320/,+Surya,+22-06-08+(475).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245199602471898370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Mungkin ini salah satu jalur cukup menantang dan tepat bagi penggemar sepeda gunung. Bergabunglah di Jalur Pipa Gas (JPG), Serpong, Kabupaten Tangerang. Sebuah komunitas para penggila sepeda gunung yang banyak digemari orang.&lt;br /&gt; Asal-usul nama Jalur Pipa Gas atau disingkat menjadi JPG itu bermula dari trek yang dilalui para penggila sepeda ini dalam mengayuh sepedanya memang berada di jalur pipa gas antara Merak hingga Balongan Cirebon. Khusus untuk JPG di Serpong yang terletak di wilayah Lengkong Gudang Timur jalur pipa gasnya hanya sepanjang 500 m saja.&lt;br /&gt; Komunitas JPG itu sendiri awalnya terdiri dari beberapa komunitas sepeda lainnya, seperti Explorer, Kencana Bike, Bintaro, Guest Trust dan sebagainya. Sedangkan yang bertahan hingga kini hanya sekitar tiga komunitas saja, Explorer, MTB Rockers dan PJMI. Hanya saja yang menjadi founder dari Komunitas Sepeda Gunung JPG ini adalah komunitas seperti Explorer, Bintaro dan Kencana Bike.&lt;br /&gt; Hingga kini jumlah anggota dari Komunitas Sepeda Gunung JPG mencapai lebih dari 500 personil, mulai dari usia 8 hingga 83 tahun. Serta terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pengusaha, dokter, pengacara hingga birokrat. &lt;br /&gt; Setiap Sabtu dan Minggu, para anggota JPG ini sering berkumpul dan menjalankan hobinya mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Selain itu hari-hari biasanya juga banyak yang menikmati trek sepeda gunung yang terdapat di Lengkong Gudang Timur itu.&lt;br /&gt; Di lokasi tersebut memang cukup mengasikan. Terdiri dari 34 persen climbing/tanjakan, 32 persen desending/turunan, 34 persen flat/medan datar serta dua jalur 94 persen single track/jalur sempit dan 6 persen wide track/jalur lebar.&lt;br /&gt; “Awalnya saya hanya berpetualang seperti biasanya saja, lalu berdasarkan feeling untuk bisa membuat track di sini karena banyak handicapnya, ya jadinya seperti hingga sekarang ini,” kata Indarwanto, salah satu sesepuh yang juga pencetus Komunitas Sepeda Gunung JPG.&lt;br /&gt; Merintis JPG di wilayah ini Indarmanto tidak sendiri, dirinya bersama dengan delapan hingga sepuluh rekannya tertarik menjadikan jalur tersebut sebagai JPG. Dimana kawasannya terletak diantara Sektor 9 Bintaro hingga Sektor 14 BSD. &lt;br /&gt; Track bersepeda gunung yang pernah dijadikan sebagai medan untuk kejuaraan JPG MTB Series yang bertaraf tingkat nasional ini, memiliki tiga variasi jalur, jalur wisata, jalur JPG I dan jalur JPG II. &lt;br /&gt; Jalur wisata adalah jalur yang kebanyakan dilalui oleh serombongan keluarga lantaran medan yang dilalui tidak terlalu ekstrem sebagai jalur santai. Sedangkan untuk jalur JPG I dan II adalah sebutan untuk trek bersepeda gunung yang sebenarnya. Hanya saja perbedaannya ada pada panjang jalur di kedua trek tersebut, jalur JPG I memilki panjang 5 Km dan jalur JPG II memiliki panjang 6,5 KM. Namun untuk jalur JPG II sudah jarang dilalui, karena sulitnya melakukan perawatan track yang dinilai cukup memakan pendanaan.&lt;br /&gt; Jalur Sepeda Gunung JPG ini sebenarnya memiliki kans besar sebagai salah satu objek wisata yang menarik di Kabupaten Tangerang. Hanya saja beberapa pihak salah satunya pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang belum terketuk niatnya untuk bisa melintasi jalur yang mengasikan ini jika dilalui pada pagi hari. Meskipun di dalamnya ada beberapa birokrat yang ambil bagian dalam keanggotaan tersebut.&lt;br /&gt; Namun berdasarkan asal usul terkenalnya JPG ini hingga keluar wilayah Banten, yang berawal dari pembicaraan secara estafet dari ‘mulut ke mulut’, beberapa birokrat yang ada ingin mengajak sejawatnya untuk bisa menikmati jalur sepeda gunung yang  berada di wilayah sektoral yang meliputi Lengkong Gudang Timur dan Parigi ini.&lt;br /&gt; “Kalau saya pertama kalinya diajak oleh teman-teman saat masih sebagai Camat Pondok Aren, karena masyarakat di sana banyak juga yang gemar bersepeda, apalagi karena saya juga senang berolahraga. Melihat bagusnya kawasan ini, saya ingin bisa mengajak teman-teman birokrat yang lain untuk bisa bersepeda gunung di sini, terutama Camat Serpong, sebagai yang punya wilayah,” papar Yusuf Herawan, Camat Cisauk.&lt;br /&gt; Kabarnya salah satu sponsor yakni, perusahaan produk sepeda gunung asal Taiwan, Giant tertarik mendirikan counter di dekat wilayah trek JPG, karena banyaknya komunitas bersepeda gunung yang menggunakan trek terbesar dan menarik di wilayah Jakarta-Tangerang ini. &lt;br /&gt; Jalur bersepeda gunung JPG ini juga sempat menjadi medan untuk demo test drive bagi perusahaan sepeda, saat ingin meluncurkan produk sepeda keluaran terbarunya. Bahkan saking terkenalnya bukan saja masyarakat lokal yang ikutserta bermain di sini, warga negara asing yang bekerja di Jakarta ataupun di luarnya ternyata juga pernah merasakan kawasan yang memiliki beberapa treck yang memiliki nama unik, semisal jet coaster, tanjakan ngehe, turunan kuburan, tanjakan sumur, turunan kambing, turunan leter S dan sebagainya. &lt;br /&gt; Adapun kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini bukan saja bersepeda atau sekedar melakukan turing. Kegiatan seperti kerja bakti ataupun bakti sosial di kawasan tersebut juga pernah dilakukannya. Hanya saja segala kegiatan tersebut tetap dilakukan secara spontanitas. &lt;br /&gt; “Ya biasanya komunitas di sini hanya turing saja, seperti pergi ke Gunung Halimun, Gunung Mas dan tempat-tempat lainnya. Tapi itu semua juga tergantung momen atau moodnya,” tambah Yochi Hartono, pentolan yang juga sebagai Guide and Track Maintenance Komunitas Sepeda Gunung JPG.(Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4489759828913141829?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4489759828913141829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4489759828913141829&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4489759828913141829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4489759828913141829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/komunitas-sepeda-jalur-pipa-gas.html' title='Komunitas Sepeda Jalur Pipa Gas'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMqxP4lbjQI/AAAAAAAAAYU/8F0TSRG4vXY/s72-c/,+Surya,+22-06-08+(475).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1045194864131745868</id><published>2008-09-12T10:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-12T11:01:34.621-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putra daerah'/><title type='text'>Menengok Kandank(g) Doank(g)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMqtD2HK6wI/AAAAAAAAAYE/O8KEiFsr56o/s1600-h/Kandang+Jurang+Dik+Doang,+Aen,+26-08-08+055+(14).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMqtD2HK6wI/AAAAAAAAAYE/O8KEiFsr56o/s400/Kandang+Jurang+Dik+Doang,+Aen,+26-08-08+055+(14).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245194997603166978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di sore saat jalan-jalan, tanpa sengaja melihat bangunan aneh nun hijau yang oleh beberapa orang tetangga dikatakan sebagai sebuah “kandang” miliki Dik Doank (presenter dan pekerja seni).&lt;br /&gt;Tepatnya di kawasan Ciputat, Kompleks Pondok Sawah Indah Kabupaten Tangerang, diatas lahan seluas 2.000 meter persegi itu, Dik Doank tinggal. Dengan penasaran, ingin sekali masuk dan melihat detil bangunan rumah sang selebritis yang sedang concern di bidang pendidikan anak ini. &lt;br /&gt;“Kok kandang?”, pertanyaan awal yang terbesit. Namun setelah masuk didalamnya tak terlihat gajah, harimau, kerbau atau binatang peliharaan lain layaknya kandang.&lt;br /&gt;Saat ditanyakan kepada si empunya rumah, Dik Doank hanya tersenyum sembari mengatakan “kandang” lebih pada falsafah hidup yang membiarkan kebebasan hewan (makhluk bernyawa) keluar-masuk di “hutan” miliknya ini.&lt;br /&gt;Lebih dari itu, Dik Doank membebaskan anak-anak di lingkungan rumahnya, bahkan anak-anak dari tempat lain, untuk bermain dan berkegiatan di rumahnya.&lt;br /&gt;Berbagai fasilitas ia sediakan untuk anak-anak, mulai dari lapangan sepak bola mini, lapangan basket, lapangan badminton, perpustakaan, areal outbond, panggung terbuka, panggung pertunjukan, dan taman bermain. Sejak pagi, terutama sore hari, anak-anak berbagai usia selalu mengisi halaman rumah.&lt;br /&gt;Di “kandang”-nya itu, Dik Doank juga membangun rumah-rumah kayu, sebagian berbentuk rumah panggung, untuk bermacam fungsi. Ada studio musik, warung makan, tempat leyeh-leyeh (beristirahat), juga ruang kerja pribadi yang hanya bisa dimasuki oleh Dik Doank yang diberi nama Rumah Induk Semang.&lt;br /&gt;Rumah Induk Semang ini letaknya di atas. Untuk naik hanya ada tangga kayu sempit tanpa pegangan. Rumah ini ukurannya hanya sekitar 2 x 3 meter. Dari atas, pemandangannya luar biasa: sawah terbentang luas dengan semilir angin menyejukkan. Kadang kala, jika sedang beruntung dan langit tidak mendung, kata Dik Doank, ia bisa menikmati matahari terbenam dari ruang kerjanya itu.&lt;br /&gt;Di sudut halaman lain, ada lima bangunan rumah yang belum selesai dibangun. Bangunan itu adalah rumah pintar yang nantinya akan digunakan untuk ruang pamer, kantor, perpustakaan dewasa dan anak-anak, serta ruang multimedia.&lt;br /&gt;Di Kandank Jurank Doank, Dik Doank mendidik sekitar 2.500 anak untuk belajar mencari ilmu. Anak-anak diajak bermain dan didorong untuk mencipta. Pelajaran utamanya adalah menggambar. “Bahagia adalah bisa berbagi apa yang kita miliki dengan orang lain,” jawab Dik Doank ketika berniat membangun dan memfungsikan rumah ini.&lt;br /&gt;Orang-orang yang datang ke rumah Dik Doank sering kali salah. Ketika turun dari kendaraan, biasanya mereka menuju ke sebuah rumah cukup besar dan mewah. “Itu bukan rumah saya, ini rumah saya,” tutur Dik Doank sambil menunjuk sebuah rumah sederhana, yang luasnya sekitar 120 meter persegi, di sebelah rumah besar itu.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMqt53a1wUI/AAAAAAAAAYM/LSgT7sMehMI/s1600-h/Kandang+Jurang+Dik+Doang,+Aen,+26-08-08+055+(25).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMqt53a1wUI/AAAAAAAAAYM/LSgT7sMehMI/s200/Kandang+Jurang+Dik+Doang,+Aen,+26-08-08+055+(25).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245195925667037506" /&gt;&lt;/a&gt;Bangunan rumah yang menjadi tempat berteduh Dik Doank benar-benar teduh. Tanaman merambat dibiarkan naik sampai ke atas atap. Sebagian batang tanaman dibiarkan menjulur dari atap terasnya. Tidak takut ada ular? “Ular teman Tarzan,” tutur pria yang bernama lengkap RM Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma ini.&lt;br /&gt;Rumah sederhana itu seperti museum bagi Dik Doank. Segala benda yang menandai perjalanan hidupnya ia pajang di dalam rumah. Bahkan, sebuah kloset pun mendapat tempat di ruang tamu. Kloset yang terbuat dari kayu itu merupakan imitasi dari kloset aslinya yang tentu saja ada di kamar mandi.&lt;br /&gt;“Aku menciptakan karya-karya musik di kloset ini,” kata lulusan Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Ketika pertama kali kloset itu dipajang di ruang tamu, salah satu anak Dik Doang mengencingi kloset itu karena dianggap kloset betulan.&lt;br /&gt;Masih di ruang tamu itu, kalau kita mendongak ke atas ada meja bilyar yang tertancap di langit-langit. Meja bilyar itu bukan tanpa arti. Menurut Dik Doank, bilyar adalah salah satu permainan yang dekat dengan judi. Dengan menggantungnya di langit-langit, Dik Doank berharap segala bentuk kemaksiatan menjauhi dirinya.&lt;br /&gt;Dengan segala materi yang dimiliki, Dik Doank mencoba hidup bersahaja. Ia bahkan tidak lagi memiliki mobil pribadi. Sebuah mobil kecil berwarna kuning yang terparkir di garasi adalah milik istrinya.&lt;br /&gt;“Saya tidak punya mobil lagi. Kalau ada acara, saya selalu minta dijemput oleh penyelenggara,” ujar Dik Doank. Dari “kandang” itulah, Dik Doank membebaskan dirinya dan juga membebaskan anak-anak didik yang dicintainya untuk berekspresi.(aen/rz)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1045194864131745868?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1045194864131745868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1045194864131745868&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1045194864131745868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1045194864131745868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/menengok-kandankg-doankg.html' title='Menengok Kandank(g) Doank(g)'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMqtD2HK6wI/AAAAAAAAAYE/O8KEiFsr56o/s72-c/Kandang+Jurang+Dik+Doang,+Aen,+26-08-08+055+(14).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-7903951722224280588</id><published>2008-09-09T09:24:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T09:27:07.401-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gelanggang Samudera Ancol'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pariwisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lumba lumba'/><title type='text'>Lumba-Lumba Lily akan Melahirkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMajyOOQdVI/AAAAAAAAAX8/AEKQDKPLQM4/s1600-h/lumba2+hmil.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMajyOOQdVI/AAAAAAAAAX8/AEKQDKPLQM4/s400/lumba2+hmil.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244058899326203218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salah satu lumba-lumba hidung botol yang diberi nama Lily berusia sekitar 17 tahun di Gelanggang Samudera Ancol (GSA) diperkirakan sedang hamil. &lt;br /&gt;Tanda-tanda kehamilan Lily diketahui dari bentuk fisik maupun hasil dari analisa laboratorium.  Pada bentuk fisik, adanya kehamilan bisa dilihat dari pembesaran pada bagian perut dan gerakan renang yang tidak selincah saat tidak hamil. Sedangkan pada hasil uji laboratorium, dari sampel darah yang diambil terlihat adanya peningkatan kadar hormon progesteron yang biasa ditemukan pada lumba-lumba yang sedang hamil.&lt;br /&gt;Namun berbeda dengan lumba-lumba yang ada di alam liar, Lily terkesan tidak terlalu sensitif akan kehadiran manusia di sekitarnya. Hal ini tentu saja dapat terjadi, karena Lily adalah lumba-lumba yang lahir di GSA yang sejak kecil sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. &lt;br /&gt;Keadaan tersebut juga mempermudah tim dokter hewan GSA untuk melakukan pemeriksaan dan pemantauan kondisi Lily dari hari ke hari. Bahkan tim dokter hewan GSA memperkirakan usia kehamilan Lily sudah menginjak usia 6 bulan, sehingga diperkirakan pada awal tahun depan Lily akan melahirkan.&lt;br /&gt;Kelahiran bayi dolpin ini ini tidak hanya dinantikan oleh tim dokter hewan, karena proses kehamilan dan kelahiran lumba-lumba di dalam akuarium adalah hal yang sangat langka terjadi di Indonesia. &lt;br /&gt;Selanjutnya pihak GSA berencana untuk menampilkan Lily dan beberapa lumba-lumba hidung botol lainnya dalam sebuah akuarium khusus yang merupakan akuarium terbesar dan satu-satunya di Indonesia yang diberi nama Fantasea Dolphin agar masyarakat luas bisa melihat kehidupan dolpin. &lt;br /&gt;Sekedar diketahui, GSA sejak pendiriannya pada tahun 1974, telah merawat dan menampilkan keunikan serta kecerdasan dari lumba-lumba yang dapat dinikmati oleh pengunjung di pentas lumba-lumba.  Sampai saat ini, sudah beberapa ekor lumba-lumba yang lahir di GSA di antaranya ialah Lily, Puput, Pipit, Rio, Hidros dan Juliet. Sesuai dengan misi GSA yang merupakan tempat konservasi ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lumba-lumba melalui pemeliharaan dan pengembangbiakan spesies ini. Selain sebagai tempat konservasi, GSA juga mengemban misi pendidikan. &lt;br /&gt;Jenis lumba-lumba yang dipelihara di GSA adalah jenis lumba-lumba hidung botol/Indo Pacific bottlenose dolphin (tursiops aduncus). Jenis lumba-lumba ini adalah salah satu jenis lumba-lumba yang dapat ditemukan di perairan Indonesia.  Lumba-lumba ini dapat mencapai panjang tubuh maksimal hingga 4 meter dengan berat tubuh maksimal 600 kg serta dapat hidup hingga 40 tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-7903951722224280588?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/7903951722224280588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=7903951722224280588&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7903951722224280588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7903951722224280588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/lumba-lumba-lily-akan-melahirkan.html' title='Lumba-Lumba Lily akan Melahirkan'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMajyOOQdVI/AAAAAAAAAX8/AEKQDKPLQM4/s72-c/lumba2+hmil.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3553812314491917288</id><published>2008-09-09T08:56:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T09:03:21.870-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tradisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pariwisata'/><title type='text'>Parade Bedug "Rame-rame"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMad4QNAxqI/AAAAAAAAAX0/QiNeZjz4Ji0/s1600-h/Parade+bedug,+Aen,+09-09-08+001+(4).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMad4QNAxqI/AAAAAAAAAX0/QiNeZjz4Ji0/s400/Parade+bedug,+Aen,+09-09-08+001+(4).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244052405867300514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sampoerna Hijau akan kembali menggelar parade bedug yang melintasi berbagai kota di Indonesia. Sedikitnya 19 kota dengan total jarak 10.000 KM menjadi perlintasan parade musik terpanjang ini. &lt;br /&gt;Rencananya pesta rakyat melalui rute Pulau Jawa dan Pulau Sumatera tersebut mencatatkan rekor jarah tempuh terpanjang pada Museum Rekor Indonesia (MURI).&lt;br /&gt;“Penyelenggaraan ini sudah yang kesebelas kali diadakan, mengingat kegiatan ini digelar tahunan dan terjadi hanya pada bulan Ramadhan. Tahun ini kami hadir dengan dua rute yang berbeda,” ungkap Brand Manager Sampoerna Hijau dan selaku Ketua Panitia Parade Beduk Suminto Alexander Hermawanto kepada, Senin (8/9).&lt;br /&gt;Dalam parade bedug yang juga akan melintasi Provinsi Banten yaitu Kota Serang hingga Kota/Kabupaten Tangerang ditujukan untuk pelestarian budaya lokal Indonesia yang dilakukan hanya pada bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;Parade bedug yang mengambil tema “Budaya milik rame-rame” akan diawali dari Sumenep (P. Jawa) dan rute Sumatra bertolak dari Padang dan berakhir di Jakarta yaitu Depok pada, Minggu (21/9). Acara tersebut juga dimeriahkan para artis Ibukota antara lain, Nidji, Gigi, Andra and The Backbone, Ungu, Ari Laso, Pingkan Mambo, Agnita dan D’massive.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3553812314491917288?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3553812314491917288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3553812314491917288&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3553812314491917288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3553812314491917288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/parade-bedug-rame-rame.html' title='Parade Bedug &quot;Rame-rame&quot;'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMad4QNAxqI/AAAAAAAAAX0/QiNeZjz4Ji0/s72-c/Parade+bedug,+Aen,+09-09-08+001+(4).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-2514266093691367464</id><published>2008-09-07T01:26:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T01:34:55.885-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Tangerang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masjid seribu pintu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ziarah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><title type='text'>Ziarah Masjid Seribu Pintu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMORO_JyEeI/AAAAAAAAAXQ/Q2uhAaY_wGw/s1600-h/Mesjid+Pintu+1000.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMORO_JyEeI/AAAAAAAAAXQ/Q2uhAaY_wGw/s400/Mesjid+Pintu+1000.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243194077846049250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Masjid Nurul Yakin atau lebih dikenal dengan sebutan masjid Sewu (seribu) memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan masjid lain di Banten. Selain memiliki seribu pintu, tasbih berukuran raksasa terpajang di salah satu sudut ruangan. Tak ada keterangan tertulis, apa makna dibalik aristektur bangunan itu.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terletak di RT 01/03, Kampung Bayur, Priuk, Kota Tangerang. Pendiri masjid adalah seorang penyebar Islam kelahiran Arab bernama Alfakir Syekh Mahdi Hasan Alqudrotillah Almuqoddam. Salah satu keunikan masjid ini adalah ruangannya yang disekat-sekat hingga membentuk ruangan seperti mushola. Setiap ruangan (mushola) diberi nama. Ada mushola Fathulqorib, Tanbihul-Alqofilin, Durojatun Annasikin, Safinatu-Jannah, Fatimah hingga mushola Ratu Ayu. Masing-masing luas area mushola sekitar 4 meter. &lt;br /&gt;Selain mushola, keunikan lain adalah tasbih berukuran raksasa terpajang di dalam ruangan. Memiliki 99 butir berdiameter 10 centimeter. Setiap butir bertuliskan nama Asma’ul-Husna. Konon, tasbih itu merupakan terbesar di Indonesia. Awalnya, masjid ini kurang begitu populer karena digerus zaman. Akan tetapi, setelah mulai dipublikasikan media, masjid itu kemudian banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai penjuru, bukan saja nasional tapi masyarakat internasional.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMOR7JS37lI/AAAAAAAAAXY/-DtUcePbYJc/s1600-h/Masjid+Pintu+1000.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMOR7JS37lI/AAAAAAAAAXY/-DtUcePbYJc/s320/Masjid+Pintu+1000.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243194836482780754" /&gt;&lt;/a&gt;Supandi S, seorang pengurus masjid bagian publikasi menuturkan, hingga sekarang belum diketahui makna yang terkandung di balik arsitektur masjid yang memiliki seribu pintu itu. Tak ada keterangan tertulis dari pendiri masjid.  &lt;br /&gt;Kini, mushola di dalam masjid digunakan untuk aktifitas pesantren, seperti Tawasul, Dzikir hingga pengajian rutin. &lt;br /&gt;Masjid seribu pintu diyakini sebagai salah satu tempat penyebaran Islam oleh pendirinya. Konon, penyebaran dilakukan dengan cara pembagian sembako untuk fakir miskin dan anak yatim piatu, “Sejarah di dalam masjid ini karena mempunyai pintu sebanyak seribu, selain itu cara penyebaran Islamnya dari beberapa generasi dengan cara pembagian sembako rutin setiap Jum’at,” ujar Supandi.&lt;br /&gt;Menurutnya, masjid seribu ini menjadi salah satu tempat paling menarik bagi wisatawan. Tak hanya local tapi wisatawan asing. Seperti wisatawan dari negeri jiran (Malaysia), Brunai Darusalam, Tokyo hingga Singapura. Umumnya, mereka ingin mengetahui tasbih yang berukuran besar yang tertulis ayat-ayat Al Qur’an. “Mereka sangat kagum dengan tasbih itu,” katanya. Hanya saja, belum diketahui siapa pembuat dan sejak kapan tasbih itu dibuat. “Semuanya masih misteri,” pungkasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-2514266093691367464?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/2514266093691367464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=2514266093691367464&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2514266093691367464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2514266093691367464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/ziarah-masjid-seribu-pintu.html' title='Ziarah Masjid Seribu Pintu'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMORO_JyEeI/AAAAAAAAAXQ/Q2uhAaY_wGw/s72-c/Mesjid+Pintu+1000.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-886378482772322595</id><published>2008-09-06T23:05:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T23:14:00.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cina benteng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pecinan'/><title type='text'>Icip-Icip Ala Pasar Lama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMNv-wQ1pcI/AAAAAAAAAXA/i4OLaI96JI0/s1600-h/Jajanan+pembuka+puasa+di+jalan+kisamaun+pasar+lama,+Jakwan,+04-09-08+(7).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMNv-wQ1pcI/AAAAAAAAAXA/i4OLaI96JI0/s400/Jajanan+pembuka+puasa+di+jalan+kisamaun+pasar+lama,+Jakwan,+04-09-08+(7).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243157515087488450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pasar Lama Kota Tangerang tidak hanya terkenal sebagai kawasan pecinan dengan kelenteng tuanya. Saat Ramadhan, kawasan ini menjadi Pasar Sore yang paling padat dikunjungi karena menawarkan rupa-rupa penganan khas. Sederet predikat seram yang disandang Tangerang akan kehilangan jejaknya di sini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda ingin berwisata kuliner saat bulan Ramadhan ini, Anda tak perlu jauh-jauh datang ke berbagai tempat taman jajan modern yang bertebaran di setiap arena mal. Anda cukup datang ke Pasar Lama Tangerang. Di sini, lidah Anda akan dibuat berdecak melihat sajian rupa-rupa penganan yang ditawarkan pedagang kaki lima.&lt;br /&gt;Bermula dari tepi Jalan Kisamaun yang bisa diakses dari berbagai arah. Pasar Lama merupakan situs paling bersejarah karena di sinilah cikal bakal terbentuknya Tangerang. Bangunan berusia ratusan tahun berupa kelenteng besar Boen Tek Bio adalah salah satu bukti sejarah yang cukup fenomenal.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMNw6KgtVOI/AAAAAAAAAXI/N13mbTyM-Q4/s1600-h/Jajanan+pembuka+puasa+di+jalan+kisamaun+pasar+lama,+Jakwan,+04-09-08+(41).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMNw6KgtVOI/AAAAAAAAAXI/N13mbTyM-Q4/s200/Jajanan+pembuka+puasa+di+jalan+kisamaun+pasar+lama,+Jakwan,+04-09-08+(41).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243158535745656034" /&gt;&lt;/a&gt;Konon, di wilayah ini pula masyarakat Tionghoa atau dikenal dengan Cina Benteng pertama kali datang lalu membangun tempat tinggal dan kemudian membentuk perkampungan. Seiring perkembangan zaman, kawasan ini lambat laun berubah menjadi kawasan niaga dengan tetap mempertahankan kultur budaya. &lt;br /&gt;Pasar Lama melingkupi dua jalan (Jalan Kisamaun dan Kiasnawi). Keramaian setelah waktu siang hari, sebenarnya tak hanya terjadi pada saat Ramadhan. Ini juga terjadi pada bulan lain. Keberadaan pedagang kaki lima yang terkonsentrasi di ujung jalan dengan menawarkan beragam makanan khas menjadi daya tarik tersendiri. Hanya saja, saat Ramadhan, pengunjung akan berkalilipat memburu makanan. &lt;br /&gt;Menyusuri Tangerang tidak klop bila tidak singgah di Pasar Lama. Bila Anda melaju di Tol Tangerang-Jakarta, Anda tinggal keluar Tol Kebon Nanas bila berniat ngabuburit ke Pasar Lama. Setelah melewati Jalan MH Thamrin dan sampai di Cikokol, Anda tinggal lurus terus melalui Jalan Perintis Kemerdekaan. Di sini, Anda akan melihat sejumput taman hijau nan rimbun berlatar gedung perkantoran. Kemudian dilanjutkan menyusuri tepian sungai Cisadane disisi kiri dengan taman bermain yang hijau dan asri. &lt;br /&gt;Setelah melalui gedung PDAM Tirta Kertaraharja, Anda dihadapkan pada dua pilihan sulit. Karena ada dua akses jalan yang menanti kunjungan Anda. Yang satu Jalan Kisamaun menuju ke arah Pasar Lama dan satunya lagi jalan Kali Pasir. Dua-duanya sama pentingnya. Menyusuri Jalan Kali Pasir, Anda akan disuguhi pemandangan taman kota di sepanjang pinggir sungai Cisadane. Dahulu, kawasan ini adalah kawasan kumuh. Namun perlahan tapi pasti berubah menjadi kawasan hijau dan sejuk. Pasar Lama seolah menjadi simbol keseragaman budaya. Kota terkotor versi Adipura, kota tertinggi angka kriminalitasnya, kota penjara dan sebutan seram lain untuk Tangerang, akan kehilangan jejaknya ketika Anda mencicipi penganan di kawasan ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-886378482772322595?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/886378482772322595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=886378482772322595&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/886378482772322595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/886378482772322595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/icip-icip-ala-pasar-lama.html' title='Icip-Icip Ala Pasar Lama'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMNv-wQ1pcI/AAAAAAAAAXA/i4OLaI96JI0/s72-c/Jajanan+pembuka+puasa+di+jalan+kisamaun+pasar+lama,+Jakwan,+04-09-08+(7).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-8024756642581991232</id><published>2008-09-06T22:31:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T22:44:06.491-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='potensi daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketahanan beras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agropolitan'/><title type='text'>38.000 Petani Sekadar Penggarap</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kamsari (53), petani dari Desa Tigarasa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, itu baru saja kembali dari menggarap sawahnya di Desa Tipar Raya, Kecamatan Tigaraksa. Dengan membawa seutas tambang dan satu buah karung, siang kemarin ia kembali ke rumahnya untuk sekadar mengistirahatkan tubuhnya dari peluh setelah hampir setengah hari ia habiskan waktunya di sawah kampung tetangga. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMNpzshAmdI/AAAAAAAAAW4/B3CG_Cz1lK4/s1600-h/Petani+sawah+tadah+hujan+di+Kecamatan+Jombang+mulai+melakukan+masa+tanam+padi+pada+puncak+datangnya+musin+penghujan,+Indra,+10-01-08+(3).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMNpzshAmdI/AAAAAAAAAW4/B3CG_Cz1lK4/s200/Petani+sawah+tadah+hujan+di+Kecamatan+Jombang+mulai+melakukan+masa+tanam+padi+pada+puncak+datangnya+musin+penghujan,+Indra,+10-01-08+(3).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243150728033245650" /&gt;&lt;/a&gt;Di rumah berukuran 10 x 12 meter beratapkan rumbia dan berdinding bilik itu, Kamsari sudah hampir 7 tahun menjadi petani di sawah yang sebenarnya bukan miliknya. Ia menggarap sawah milik PT BCA Bank di Desa Tipar Raya Kecamatan Tigaraksa, Ibukota Kabupaten Tangerang. &lt;br /&gt;“Saya diperbolehkan menggarap tanah itu oleh perusahaan. Yah, lumayan buat bantu-bantu ekonomi keluarga,” kata Jamsari saat ditemui, Minggu (7/9) di rumahnya yang reot itu.&lt;br /&gt;Suami dari Umihani yang memiliki dua anak ini, Laila (16) dan Sali (9) mengaku, sebelumnya tanah itu merupakan milik warga sekitar yang juga digarap olehnya. Namun, sudah hampir empat tahun ini sawah itu telah berpindah tangan ke PT BCA Bank. &lt;br /&gt;“Alhamdulilahnya, saya masih diperbolehkan memanfaatkan lahan tersebut untuk digarap,” jelasnya.&lt;br /&gt;Belakangan ini, ia kembali bingung dengan rencana PT BCA yang akan segera membangun lahan miliknya. “Bingung, mau kerja apa lagi kalau lahan itu betul-betul dibangun,” tambahnya.&lt;br /&gt;Diceritakan lelaki yang merupakan penduduk asli Desa Tipar Raya, Kecamatan Tigaraksa itu, sebelum menjadi petani, ia memiliki usaha warung sembako. Namun karena persaingan semakin ketat dan dirinya tidak memiliki modal yang cukup untuk bersaing, akhirnya usahanya itu bangkrut. Sekadar untuk menutupi kebutuhan sehari-hari keluarganya saja, ia kerap menjual sisa dagangannya. &lt;br /&gt;“Akhirnya saya banting stir dengan menjadi petani di sawah milik H Tabrani, orang kampung sebelah,” paparnya.&lt;br /&gt;Ditanyakan tentang petani sekitar, ia mengatakan hampir dari 100 petani di Kecamatan Tigaraksa menggarap sawah milik perorangan atau sekadar memanfaatkan lahan tidur atau milik perusahaan. &lt;br /&gt;“Memang tidak ada pajak, namun sewaktu-waktu mereka gunakan, ekonomi kami pun ikut terancam,” keluhnya seraya menambahkan kalau pemerintah menyediakan lapangan kerja sebagai petani dirinya siap menjadi pekerjanya. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang, Deden Soemantri mengatakan, hampir 70.000 petani yang tersebar di Kabupaten Tangerang, 70 persennya atau hampir dari 38.000 petani menggarap sawah yang bukan miliknya. &lt;br /&gt;“Hal ini kami ketahui ketika melakukan pelatihan melakukan penanaman yang efektif terhadap padi dan jenis tanaman lain,” ungkap Deden dan menambahkan selebihnya merupakan pemilik lahan.&lt;br /&gt;Ia memperkirakan, para petani yang menggarap sawah milik perusahaan atau pengembang terjadi di sejumlah daerah seperti Kecamatan Pagedangan, Kecamatan Rajeg, Kecamatan Tigaraksa dan sejumlah daerah lainnya. &lt;br /&gt;“Soal kepemilikan lahan secara detailnya kami tidak melakukan pendataan,” tandasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-8024756642581991232?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/8024756642581991232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=8024756642581991232&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8024756642581991232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8024756642581991232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/38000-petani-sekadar-penggarap.html' title='38.000 Petani Sekadar Penggarap'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SMNpzshAmdI/AAAAAAAAAW4/B3CG_Cz1lK4/s72-c/Petani+sawah+tadah+hujan+di+Kecamatan+Jombang+mulai+melakukan+masa+tanam+padi+pada+puncak+datangnya+musin+penghujan,+Indra,+10-01-08+(3).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5504855240615535848</id><published>2008-09-05T00:37:00.000-07:00</published><updated>2008-09-05T00:44:51.702-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='potensi daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><title type='text'>Lahan Pertanian Terus Menyusut</title><content type='html'>TANGERANG TRIBUN – Alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri, perumahan dan sentra perdagangan semakin tidak terkendali. Konsistensi pemerintah daerah untuk menerapkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) sebagai sentra pertanian kerap terabaikan karena alasan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan investasi.&lt;br /&gt;Kabupaten dan Kota Tangerang merupakan daerah di Banten yang lahan pertaniannya mengalami penyusutan sedemikian cepat. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang sensus dari tahun 2000 hingga 2005, dari total 310.000 hektar lahan pertanian yang tersebar di wilayah utara dan barat menyusut sampai 10.000 hektar. Kecamatan Rajeg, Tigaraksa, Panongan dan Pagedangan merupakan daerah dengan keberadaan lahan pertanian yang telah beralih fungsi menjadi kawasan perumahan, kawasan industri besar maupun sedang serta tidak ditanami padi lagi. &lt;br /&gt;Di Kota Tangerang, lahan pertanian juga mengalami nasib yang sama. Menurut catatan Dinas Pertanian Kota Tangerang, dari total 18.000 lahan pertanian yang tersebar di Kecamatan Neglasari, Benda, Priuk, Cipondoh dan Karawaci, kini hanya tinggal 757 hektar saja. Terus menyusutnya lahan pertanian lebih banyak telah beralih menjadi industri, perumahan serta perluasan Bandara Soekarno-Hatta, khusus untuk di Kecamatan Neglasari.&lt;br /&gt;Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang menjamin, dengan keberadaan lahan sawah Kabupaten Tangerang yang kini hanya menyisakan sekitar seluas 300.000 hektar dapat memenuhi stok pangan di Kabupaten Tangerang. &lt;br /&gt;“Karena satu hektar sawah saja hasil produksi mencapai 5 hingga delapan ton, dikali saja dengan luas seluruhnya areal sawah. Dengan capaian itu, sebenarnya Kabupaten Tangerang masih dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat 1,3 juta jiwa selama hampir setengah tahun,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang Deden Soemantri, Kamis (4/9).&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, alih fungsi lahan pertanian banyak terjadi di Kecamatan Teluk Naga dan Rajeg. Karena Kecamatan Rajeg yang juga salah satu daerah pertanian, kini sudah banyak berdiri kawasan perumahan yang lebih banyak memanfaatkan lahan pertanian. &lt;br /&gt;“Di Rajeg, kira-kira lebih dari 500 hektar sawah sudah berdiri perumahan,” jelasnya lagi.&lt;br /&gt;Dihubungi terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang, Kris Marta menjelaskan, dari data tahun 2000 hingga 2005, tercatat peralihan lahan pertanian menjadi industri dan perumahan mencapai hingga 10.000 hektar. Di antaranya terjadi di Kecamatan Rajeg, Tigaraksa, Panongan Pagedangan. &lt;br /&gt;“Kecenderungan peralihan ini terjadi di empat daerah ini. Salah satu tandanya dengan berubahnya tingkat ekonomi masyarakat,” kata Kris. &lt;br /&gt;Lebih jauh ia mengatakan, perubahan lahan pada areal sawah cenderung tidak terjadi di bagian utara Kabupaten Tangerang. Seperti di Kecamatan Kronjo, Pakuhaji, Sepatan, Sukadiri dan bagian utara lainnya yang merupakan sentra pertanian. &lt;br /&gt;“Ini merupakan salah satu dampak dari pembangunan yang belum menyentuh secara merata ke bagian utara Kabupaten Tangerang,” ujarnya.&lt;br /&gt;Kepala Dinas Tata Ruang Kabupaten Tangerang Didin Samsudin menyebutkan, penataan wilayah yang terus diperbaharui karena dampak penanaman investasi di bidang industri dan perumahan sedikitnya mempengaruhi keberadaan lahan areal sawah di Kabupaten Tangerang. &lt;br /&gt;“Ya, ini kan dampak dari pembangunan dan kemajuan Tangerang. Namun penataan ini kami juga mempertimbangkan sektor unggulan di sebuah wilayah. Hanya barangkali perubahannya tidak ekstrem,” pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tingkatkan Produktivitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi banyaknya areal lahan sawah yang telah beralih fungsi menjadi perumahan dan industri, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tangerang, Togu Perdamean Tobing menyatakan, hal itu terjadi karena salah satu konsekuwensi pembangunan di Kabupaten Tangerang. Namun ia mendesak, harus ada langkah kongkrit dari pemerintah daerah dengan cara membuat kebijakan untuk menggantinya dengan cara peningkatan produktivitas pertanian. &lt;br /&gt;“Daerah kita kan merupakan penyangga Ibukota, konsekuwensinya adalah peningkatan pembangunan. Tapi harus ada upaya pemerintah daerah untuk menggantinya dengan menjaga ketahanan pangan masyarakat,” kata politisi PDIP ini.&lt;br /&gt;Meski demikian ia mengaku kecewa dngan banyaknya areal persawahan yang telah beralih fungsi tersebut. Bahkan ia menilai hingga kini pemerintah daerah belum melakukan upaya untuk melakukan peningkatan produktivitas padi. “Janganlah kita berbicara lagi lahan yang sedikit, karena cepat atau lambat Kabupaten Tangerang akan diserbu oleh banyaknya perumahan dan industri. Tapi kita harus konsisten untuk memanfaatkan lahan yang produktif agar mampu menjaga ketahanan pangan kita,” tandasnya seraya menambahkan mekanisasi petani menggarap sawah, mesinisasi, mutu padi dan sebagainya merupakan satu hal penting yang harus dipikirkan oleh pemerintah daerah. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diganti Produk Unggul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terus menyusutnya lahan pertanian di Kota Tangerang pada tahun lalu sekitar 1.101 hektar dan kini hanya tersisa 757 hektar harus diubah pola tanam pertanian yang mengandalkan produk unggulan. &lt;br /&gt;Kasubdin Pertanian Dinas Pertanian Kota Tangerang, Sunarto, Kamis (4/9), menuturkan, telah beralih fungsinya lahan pertanian di Kota Tangerang menjadi perumahan bahkan industri hanya akan memanfaatkan lahan yang ada sebagai lahan pertanian. Karena sekarang ini, pertanian di kota sudah beralih kepada pertanian yang sifatnya tidak terlalu membutuhkan banyak lahan tidak seperti pengembangan pertanian dengan cara tradisional. Karenanya petani di sana akan dibekali keahlian dalam hal pengembangan tanam hias.(Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5504855240615535848?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5504855240615535848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5504855240615535848&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5504855240615535848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5504855240615535848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/09/lahan-pertanian-di-tangerang-terus.html' title='Lahan Pertanian Terus Menyusut'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-8507902785886625530</id><published>2008-08-31T09:00:00.000-07:00</published><updated>2008-08-31T09:17:23.085-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persikota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perempuan'/><title type='text'>Mami untuk Bayi Ajaib</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLrBtUnOvvI/AAAAAAAAAWY/mABkVU5Ctr4/s1600-h/maria+esteban+29-08-08+jakwan+(92).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLrBtUnOvvI/AAAAAAAAAWY/mABkVU5Ctr4/s400/maria+esteban+29-08-08+jakwan+(92).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240714100770520818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wajahnya tidak asing bagi sebagian suporter sepakbola Persikota Tangerang. Selain kerap duduk di podium VIP saat tim berjuluk “Bayi Ajaib” itu berlaga ke berbagai daerah, perempuan muda bernama Karen ini merupakan salah satu penebar semangat atas kemenangan demi kemanangan Persikota.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLrCWwV5OUI/AAAAAAAAAWg/egzCFrmTnPA/s1600-h/maria+esteban+29-08-08+jakwan+(45).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLrCWwV5OUI/AAAAAAAAAWg/egzCFrmTnPA/s200/maria+esteban+29-08-08+jakwan+(45).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240714812588636482" /&gt;&lt;/a&gt;Memang dirinya bukanlah pesohor atau bahkan tokoh terkemuka, tetapi kehadirannya pada setiap pertandingan sepakbola yang menerjunkan Persikota cukuplah penting. &lt;br /&gt;Maklum ia adalah istri dari salah satu pemain Persikota asal Uruguay, Esteban. Sang suamipun membutuhkan kehadirannya, untuk sekadar memotivasi dan memberikan dukungan saat tim “biru kuning” itu bertanding dan mencetak gol-gol kemanangan.&lt;br /&gt;“Saya bisa mati, kalau Karen tidak ada disisi saya dan menghiasi hari-hari saya,” ujar Esteban, pemaian bernomor punggung 5 (lima) ini pada suatu kesempatan.&lt;br /&gt;Sebaliknya sebelum pertandingan berlangsung, Karen memberi motivasi kepada sang suami dan termasuk para pemain Persikota lainnya. “Papito, coba hari ini menikmati permainan di lapangan,” katanya.&lt;br /&gt;Tidak hanya bagi Esteban, “Mami” biasa Karen disapa, ternyata menjadi magnet yang mampu menjadi menyedot perhatian publik. Banyak mata, khususnya para suproter sepakbola tertuju kepada perempuan yang lahir di Uruguay pada tanggal 14 Maret 1979 ini. &lt;br /&gt;Seringkali juga pemain lain, menanyakan kepada Esteban apabila ibu dari Manuela (4) itu tidak terlihat batang hidungnya di bangku VIP penonton. &lt;br /&gt;Semangat memotivasi bagi tim suaminya saat berlaga itu merupakan pancaran jiwa perempuan bernama lengkap Karen Aizpun Sant’anna ini. Menurutnya, prinsip hidup haruslah memberikan manfaat bagi orang banyak. Meski dirinya mengaku sebagai seorang ibu rumah tangga, ketika muncul dihadapan publik seyogyanya memberikan andil besar terhadap kepentingan publik itu. Ini ditunjukkan Karen dengan tak henti-hentinya memberikan semangat untuk kesebelasannya, “Apa yang bisa diperbuat untuk orang banyak, meski sedikit harus dilakukan,” terangnya kepada Tangerang Tribun, kemarin.&lt;br /&gt;Secara struktur posisinya tidak sebagai manajer hingga tim official, tetapi dia bertekad kehadiranya memberikan manfaat bagi tim sepakbola yang diawaki sang suami.&lt;br /&gt;Prinsip hidup untuk bermanfaat bagi orang lain tersebut, dia peroleh sejak dalam didikan keluarga, termasuk pengalamannya melalang buana menemani Esteban.&lt;br /&gt;Menjadi istri pemain sepak bola, bukan menjadi hal yang sulit untuknya. Ternyata wanita cantik ini juga sangat menyukai olah raga sepak bola, ini dapat terlihat disela wawancara di Stadion Benteng waktu itu. Kecepatan matanya mengikuti bola kesana-kemari, sambil sesekali melambaikan tangan kearah “papito”, panggilan untuk Esteban, selalu dia lakukan hingga pertandingan usai. &lt;br /&gt;Karen tidak pernah absen dalam setiap laga yang melibatkan Esteban. Hal ini adalah cara motivasi yang secara langsung diberikan untuk mendukung suami tercinta dan keberadaan dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpanggil Menjadi Guru &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLrD6kR9NuI/AAAAAAAAAWo/kopZpbL0TYs/s1600-h/maria+esteban+29-08-08+jakwan+(114).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLrD6kR9NuI/AAAAAAAAAWo/kopZpbL0TYs/s200/maria+esteban+29-08-08+jakwan+(114).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240716527337813730" /&gt;&lt;/a&gt;Dibalik kiprah energik di luar garis lapangan “rumput hijau”, Karen menyadari peranan sebagai seorang istri dan ibu muda dalam biduk rumah tangganya. Sejak 11 November 2005 silam, bersama Esteban dijalani bahtera keluarga dengan kasih sayang. &lt;br /&gt;Sehari-hari ia melakukan tugas sebagai ibu rumah tangga, mengurusi keperluan keluarga secara total, ia lakukan sendiri tanpa bantuan orang lain.&lt;br /&gt;Dalam satu minggu harus tiga kali mengantar Manuela, sang anak, ke sekolah di kawasan Modern Land, Kota Tangerang. Terjun langsung mengawasi sang buah hati di sekolah sedikit mengobati kerinduannya dengan aktivitasnya di Negara kelahirannya sebelum datang ke Indonesia.&lt;br /&gt;“Saya seorang Teacher (guru), saya membawahi koordinator anak di sekolah waktu di Uruguay. Tapi di Indonesia saya sulit untuk bisa menyalurkan bakat saya, makanya saya rindu sekali suasana pendidikan,“ ujarnya.&lt;br /&gt;Karen mengaku terobsesi dengan dunia pendidikan dan berharap bisa membuka lembaga pendidikan di Indonesia, karena melihat aspek pendidikan tidak mengenal teriorial dan negara. “Semua orang membutuhkan pendidikan. Dan pendidikan sendiri bersifat universal,” tambah penyuka makanan Sate ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-8507902785886625530?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/8507902785886625530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=8507902785886625530&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8507902785886625530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8507902785886625530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/mami-untuk-bayi-ajaib.html' title='Mami untuk Bayi Ajaib'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLrBtUnOvvI/AAAAAAAAAWY/mABkVU5Ctr4/s72-c/maria+esteban+29-08-08+jakwan+(92).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3557532087669448003</id><published>2008-08-30T00:23:00.000-07:00</published><updated>2008-08-30T00:42:19.047-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='satwa langka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ujung kulon'/><title type='text'>Penyelamatan Si Belang</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setelah melakukan aksi penyelamatan yang melelahkan, Tim Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA), LSM Pecinta Pelindungan Satwa (PPS) Internasional Animal Rescue (IAR) dibantu oleh TNI Kodim 0601 Pandeglang, Polres dan Satpol-PP, macam tutul yang masuk dalam perangkap babi hutan di kaki Gunung Karang di Kampung Salam, Desa Saninten, Kecamatan Kadu Hejo, Jumat (29/8) berhasil dievakuasi.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLj5unW_0lI/AAAAAAAAAWQ/2wLTsb7Kjbk/s1600-h/Harimau,+Dendi,+29-08-08+(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLj5unW_0lI/AAAAAAAAAWQ/2wLTsb7Kjbk/s320/Harimau,+Dendi,+29-08-08+(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240212745680310866" /&gt;&lt;/a&gt;Evakuasi dilakukan ditengah guyuran hujan, sekitar puluhan aparat dan warga sekitar naik turun bukit menuju hutan, tempat ditemukannya macam tutul Gungung Karang yang beratnya sekitar 60 kilogram. Dalam proses evakuasi, Si Belang—sebutan warga setempat untuk menyebut macan tutul—terlebih dulu dibius dengan senapan bius sebanyak tiga kali dari jarak 2 meter. Macan itu ditembak dengan obat bius pada punggungnya sebanyak dua kali dan pada bagian leher satu kali. &lt;br /&gt;Pembiusan pertama dilakukan pada bagian leher, namun saat pembiusan dileher binatang buas tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda akan menyerah, bahkan sejenis anak panah yang mengandung bius itu digigit hingga lepas dari bagian lehernya. &lt;br /&gt;Petugas lalu menunggu reaksi pembiusan pertama selama 15 menit, kemudian dilakukan pembiusan kedua dibagian punggung dan setelah 15 menit  kemudian petugas melepaskan tembakan ketiga hingga akhirnya macan tutul itu  benar-benar lumpuh. &lt;br /&gt;“Macan tutul ini kami bawa ke tempat rehabilitasi di Bogor, dengan masa rehabilitasi selama 2 bulan, nanti setelah pulih benar akan kami kembalikan ke tempat asalnya di hutan Gunung Karang,” kata Maman, Kepala Tim KSDA. &lt;br /&gt;Kata Maman, macan tutul ini merupakan satwa langka yang dilindungi populasinya di Pulau Jawa. “Diperkirakan populasi macan tutul ini banyak di hutan-hutan Banten, khususnya Pandeglang. Selain di Gungung Karang, populasi hewan itu juga di Gunung Pulosari dan Ujung Kulon,” terang Maman. &lt;br /&gt;Turut dalam evakuasi macan tutul Gunung Karang diantaranya, Wakapolres Pandeglang Kompol AGus Rasid, Kasat Intel AKP Salim, Kasdim 0601 Mayor (Inf) Rahmat dan Kasatpol PP Fery Hasanudin. Proses evakuasi macan tutul mengundang perhatian warga sekitar. Usai dilumpuhkan, macan itu dimasukan dalam kotak khusus. Sejumlah warga mengatakan, kejaidian seperti itu baru terjadi kali ini di wilayahnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3557532087669448003?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3557532087669448003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3557532087669448003&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3557532087669448003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3557532087669448003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/penyelamatan-si-belang.html' title='Penyelamatan Si Belang'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLj5unW_0lI/AAAAAAAAAWQ/2wLTsb7Kjbk/s72-c/Harimau,+Dendi,+29-08-08+(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-2581851368156490348</id><published>2008-08-29T22:59:00.000-07:00</published><updated>2008-08-29T23:23:52.245-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sirkuit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kawasan'/><title type='text'>Pembalap A1 Berlaga di Lippo Karawaci</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLjmm5sLOlI/AAAAAAAAAVw/MnlQsWw_1k0/s1600-h/Agum+Gumelar+dan+pembalap+A1+indonesia+Konpress+di+kemang+village,+Aen,+29-08-08.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLjmm5sLOlI/AAAAAAAAAVw/MnlQsWw_1k0/s400/Agum+Gumelar+dan+pembalap+A1+indonesia+Konpress+di+kemang+village,+Aen,+29-08-08.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240191722441095762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, TRIBUN &lt;br /&gt;Pembalap dari 23 negara akan bertarung untuk membela kebanggaan negara masing-masing pada ajang balap mobil A1 GP World Cup of Motorsport Indonesia yang diselenggarakan di Lippo Karawaci, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang awal tahun 2009 mendatang.&lt;br /&gt;“Pada acara akbar dan paling bersejarah tersebut akan berkumpul seluruh pembalap kelas dunia yaitu pada tanggal 6 hingga 8 Februari 2009 mendatang dengan menggunakan format sirkuit jalanan (Street circuit),” ungkap Senior Eksecutive PT Lippo Karawaci Tbk. Gordon Benton kepada Tangerang Tribun usai launching A1 GP di Kemang Village, Jakarta, Jum’at (30/8).   &lt;br /&gt;Gordon menjelaskan Lippo Karawaci akan didisain menjadi arena olah raga balap mobil A1 GP World Cup of Sport yang tercetak dalam sejarah Indonesia. Karena hal tersebut merupakan kali pertama diadakannya balap jalanan dalam skala internasiaonal. “Tentunya Lippo masuk ke dalam jajaran daftar eklusif pemilik sirkuit jalanan di dunia, seperti Surfers Paradise, Durban Valencia, Monako, Melbourn dan Singapura,” paparnya.&lt;br /&gt;Ajang tersebut, lanjut Gordon, bukan hanya bergengsi untuk Lippo Karawaci melainkan kepada bangsa Indonesia secara keseluruhan. Lippo ingin membawa ajang internasional ke Indonesia seperti halnya A1 GP Wolrd Cup of Motor Sport. “Kami bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI), Kementrian Pemuda dan Olah Raga Indonesia dan Carbone Wolrdwide sebagai pemegang lisensi dan promotor, untuk mempersembahkan ajang terhebat dalam kalender A1 GP,” jelasnya.&lt;br /&gt;Gordon menambahkan sebagai penyelenggara dan sekaligus tuan rumah, Lippo Karawaci akan memodifikasi sebagian area dekat Universitas Pelita Harapan (UPH) untuk memudahkan proses transformasi sirkuait jalan sesuai dengan sertifikasi FIA. “Kami masih mempertimbangkan 2 sircuit internasional yaitu sircuit Monako dan Valensia. Setelah mantap baru kami akan adopsi dan sesuaokan dengan keadaan wilayah,” jelasnya.&lt;br /&gt;Ia menambahkan penyelenggaraan bekerjasama dengan disainer trek internasional Tilke Gmbh untuk mendisain sirkuit jalanan yang mencakup publik grandstands,sarana eksibisi, area peristirahatan, komplik pit, serta area mall yang akan dibangun pada saat balapan berlangsung.&lt;br /&gt;Comissioner PT Lippo Karawaci Tbk Agum Gumelar mempercayai investasi cukup signifikan yang dikeluarkan untuk balapan dan pembangunan sircuit yang akan memberi manfaat. Dampak positif yang akan dirasakan adalah sebagai tuan rumah sangat menguntungkan dari sektor bisnis maupun untuk PAD. “Terlepas dari publisitas Indonesia khususnya wilayah Kabupaten Tangerang seperti yang telah kita lihat dikota-kota lain, balapan semacam ini akan menarik pengunjung, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” terangnya.&lt;br /&gt;Sementara Executive Chairman Carbon Worldwide Keld Kristiansen memaparkan bahwa acara tersebut akan disiarkan secara life nasional dan internasional serta eklusif untuk 23 negara. “Kini telah memasuki persiapan musim ke-4, A1 GP kali ini mengkombinasikan lokasi bergengsi, fasilitas canggih serta sircuit balapan yang berliku-liku. Musim ini juga merupakan tahun pertama untuk mobil A1 GP yang menggunakan Powerred by Ferrari,” tandasnya.(Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-2581851368156490348?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/2581851368156490348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=2581851368156490348&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2581851368156490348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2581851368156490348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/pembalap-dunia-a1-berlaga-di-trek-lippo.html' title='Pembalap A1 Berlaga di Lippo Karawaci'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLjmm5sLOlI/AAAAAAAAAVw/MnlQsWw_1k0/s72-c/Agum+Gumelar+dan+pembalap+A1+indonesia+Konpress+di+kemang+village,+Aen,+29-08-08.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6682472839299762505</id><published>2008-08-28T03:23:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T03:35:50.932-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sarasehan pers nasional'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecaman kekerasan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jacob utama'/><title type='text'>Perang Persepsi Ancam Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLZ_UYGDiII/AAAAAAAAAVg/-DFl49g9XEo/s1600-h/sarasehan+pers+nasional+(13).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLZ_UYGDiII/AAAAAAAAAVg/-DFl49g9XEo/s400/sarasehan+pers+nasional+(13).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239515204534110338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLZ-D8-5euI/AAAAAAAAAVY/t6JSyi6fMjk/s1600-h/sarasehan+pers+nasional+(3).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLZ-D8-5euI/AAAAAAAAAVY/t6JSyi6fMjk/s400/sarasehan+pers+nasional+(3).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239513822866799330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Blog: Khomsurizal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) semakin terancam dan dikhawatirkan integritas bangsa akan terpecah belah. Pasalnya pada era globalisasi ini, serbuan informasi dan persepsi dari berbagai negera berkepentingan terhadap Indonesia kian gencar. &lt;br /&gt;Demikian diungkap Letjend TNI (Purn) Kiki Syahnarki dalam Sarasehan Pers Nasional yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Aula Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (28/8).&lt;br /&gt;“Dahulu perang adalah untuk menguasai teritorial, sekarang yaitu dengan melakukan penguasaan terhadap sumberdaya sebuah negara seperti sumber ekonomi, budaya dan pendidikan. Sedangkan senjata tercanggih pada perang penguasaan sumberdaya ini adalah informasi (information wafare) dan persepsi (war of perception),” beber Kiki Syahnarki.&lt;br /&gt;Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat TNI ini menyebutkan, informasi dan persepsi tersebut disebar luaskan kepada rakyat Indonesia melalui media massa. “Nah inilah langkah stategis serbuan dunia global terhadap negara kita, jika kita tidak kuat akan mudah sekali menjual sumber daya milik bangsa kepada kepentingan negara lain atau setidaknya terpengaruh sesuai tujuan-tujuan mereka,” jelasnya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, lanjut Kiki, media massa sebagai alat yang bisa digunakan untuk melakukan infiltrasi terhadap bangsanya agar berhati-hati dan kembali melakukan konsolidasi kebangsaan bersama elemen lain NKRI. “Kita berharap pers nasional mampu melakukan counter info warfare dan hendaknya mawas diri jangan samapai dijadikan agen kepentingan asing yang ingin merapuhkan kita dari dalam melalui war by proxy,” tegas mantan dihadapan sejumlah tokoh pers nasional ini.  &lt;br /&gt;Sementara Praktisi dan Teoritisi Pers, Prof DR Tjipta Lesmana mengatakan, untuk mengantisipasi “kekalahan” negara dan bangsa Indonesia terhadap penjajahan gaya baru itu, sudah seharusnya roh perjuangan pers senantiasa dianut seluruh media massa. “Tiap wartawan Indonesia berkewajiban bekerja bagi kepentingan Tanah Air dan Bangsa dengan mengingat akan Persatuan bangsa dan Kedaulatan Negara,” papar Guru Besar Komunikasi Politik UPH itu.&lt;br /&gt;Sebaliknya apabila roh pers nasional ini diabaikan, sambung dia, maka sangat membahayakan keselamatan bangsa dan negara. Bahkan tidak perlu dihitung puluhan tahun lagi, masyarakat Indonesia telah porak-poranda.&lt;br /&gt;Dalam sarasehan yang dipandu Rosiana Silalahi serta dihadiri tokoh pers seperti Rosihan Anwar, Tarman Azzam, Dahlan Iskan dan juga Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Assidiqi ini, Jacob Utama sebagai nara sumber mengatakan, kiprah pers terhadap pendewasaan demokrasi cukup penting disamping lembaga eksekutif dan legislatif. “Maka kritik terhadap negara harus terus dilakukan, tetapi tidak menghilangkan jati diri bangsa serta memiliki roh perjuangan,” tegas pemimpin Kompas ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6682472839299762505?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6682472839299762505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6682472839299762505&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6682472839299762505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6682472839299762505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/perang-persepsi-ancam-indonesia.html' title='Perang Persepsi Ancam Indonesia'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLZ_UYGDiII/AAAAAAAAAVg/-DFl49g9XEo/s72-c/sarasehan+pers+nasional+(13).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-9126238902449164731</id><published>2008-08-27T09:58:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T03:22:40.351-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bupati tangerang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelayanan kesehatan'/><title type='text'>Thalassaemia Masih Tinggi</title><content type='html'>Angka penyakit Thalassaemia terhitung tinggi di Tangerang. Saat ini, ada sekitar 140 pasien yang dirawat bergiliran di RSU Tangerang. Mereka terdiri dari 78 pasien atau 55,7 persen berasal dari Kabupaten dan 62 pasien atau 44,3 persen berasal dari Kota Tangerang.&lt;br /&gt;Thalasaemia merupakan suatu kelainan darah yang terdapat di banyak negara di dunia. Penyakit ini biasanya dimiliki penderita sejak lahir. Anak-anak yang memiliki Thalassaemia mayor tidak dapat membentuk Hemoglobin yang cukup dalam darah mereka. Mereka memerlukan transfusi darah seumur hidupnya. &lt;br /&gt;Kepala Humas Persatuan Orangtua Penderita Thalassaemia atau POPTI, Efrizal saat ditemui disela-sela peresmian Ruang Khusus Penderita Thalassaemia RSUD Tangerang menuturkan, penyakit ini terlahir ke dunia setiap tahunnya kurang lebih 100.000 anak atau sedikitnya 3.000 anak di Indonesia yang terlahir dengan penyakit Thalassaemia. &lt;br /&gt;Anak yang menderita Thalassaemia ini tidak ada indikasi yang bisa terlihat. Karena si anak tetap terlihat sehat namun mereka biasanya cepat merasa lelah, lemah, bahkan lesu atau tidak punya gairah hidup. Karena orang yang memiliki penyakit ini, mereka tidak bisa memproduksi sel darah. &lt;br /&gt;Untuk mencegahnya mereka harus melakukan tranfusi darah minimalnya satu bulan sekali atau tiga minggu sekali. Menurut Efrizal, penyakit ini tidak ada obatnya, hanya bisa dilakukan pencegahan.&lt;br /&gt;Bupati Tangerang yang turut hadir dalam peresmian ruang khusus thalassaemia memaparkan, RSU merupakan sentral dari segala jenis proyek penanggulanan maupun pencegahan penyakit di Provinsi Banten terlebih dalam rangka Banten Sehat 2008,&lt;br /&gt;“Meskipun lahan yang ada saat ini kurang memadai, namun terus dilakukan pengembangan dan penambahan ruang perawatan seperti, ruang khusus penanganan flu burung yang belum lama ini di resmikan, sekarang sudah ditambah lagi dengan ruang Thalassaemia,” tuturnya. &lt;br /&gt;  Ruang perawatan penyakit Thalassaemia yang diresmikan itu sendiri memiliki kapasitas sekitar 8 pasien dan dilengkapi dengan 8 tempat tidur dan satu ruang perawat.&lt;br /&gt;Kepala RSUD Tangerang, Dr MJN Mamahit, S.Pog menjelaskan, pihaknya menyiapkan sarana dan prasarana seperti ruang perawatan, perlengkapan serta tenaga medis untuk menangani kasus Thalassaemia. Namun untuk biaya ditanggung oleh yayasan atau organisasi Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassaemia atau POPTI. &lt;br /&gt;“Penyakit ini penting dilakukan pencegahan, karena belum ada obatnya. Karena penderita penyakit Thalassaemia ini umurnya tidak akan lama,” katanya. (sumber: Tangerang Tribun, ket foto: Bupati Ismet Iskandar meresmikan instalasi perawatan khusus penyakit Thalasaemia di RSUD Tangerang, Rabu (27/8))&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-9126238902449164731?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/9126238902449164731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=9126238902449164731&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/9126238902449164731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/9126238902449164731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/thalassaemia-masih-tinggi.html' title='Thalassaemia Masih Tinggi'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-8463267323986857238</id><published>2008-08-27T09:48:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T09:51:28.613-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hari anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hj Ratu Atut Chosiayah'/><title type='text'>Peringatan Hari Anak Banten</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLWF4SLkhmI/AAAAAAAAAVI/tGswS4SSUr4/s1600-h/Gubernur+terharu+mendengarkan+puisi+yang+dibawakan+M%5B1%5D.+Ridwan,+penyandang+cacat+tubuh+saat+peringati+Hari+Anak+Nasional+di+Wulan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLWF4SLkhmI/AAAAAAAAAVI/tGswS4SSUr4/s400/Gubernur+terharu+mendengarkan+puisi+yang+dibawakan+M%5B1%5D.+Ridwan,+penyandang+cacat+tubuh+saat+peringati+Hari+Anak+Nasional+di+Wulan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239240943514977890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sedikitnya 1500 perwakilan anak se-Provinsi Banten, tumplek di Taman Rekreasi Wulandira, Kecamatan Kramatwatu, Serang, Selasa (26/8) untuk memperingati Hari Anak Indonesia. 10 anak diantaranya merupakan Duta Anak Banten yang telah mengikuti Kongres Anak Indonesia ke-7 di Bogor lalu.&lt;br /&gt;Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah saat memberikan sambutan mengatakan, Hari Anak Nasional memiliki nilai strategis dan membawa dampak manfaat bagi masyarakat dan kelangsungan pembangunan. Peringatan ini dapat dijadikan momentum untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan memenuhi hak-hak anak. &lt;br /&gt;“Orang tua, misalnya, diharapkan memiliki kesadaran untuk memberikan limpahan kasih sayang, memberikan kesempatan untuk tumbuh kembang dengan baik serta memberikan perlindungan terhadap hak-hak anak," kata Gubernur Atut.&lt;br /&gt;Menurutnya, anak merupakan aset masa depan yang paling berharga dan kesalahan dalam mendidik anak dapat menimbulkan kerugian bagi masa depan. "Anak merupakan generasi penerus yang memiliki potensi guna mewujudkan harapan bangsa," singkatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-8463267323986857238?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/8463267323986857238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=8463267323986857238&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8463267323986857238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8463267323986857238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/peringatan-hari-anak-banten.html' title='Peringatan Hari Anak Banten'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLWF4SLkhmI/AAAAAAAAAVI/tGswS4SSUr4/s72-c/Gubernur+terharu+mendengarkan+puisi+yang+dibawakan+M%5B1%5D.+Ridwan,+penyandang+cacat+tubuh+saat+peringati+Hari+Anak+Nasional+di+Wulan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6107445041201837428</id><published>2008-08-27T09:30:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T09:33:27.590-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='obor nusantarara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duta pariwisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karang taruna'/><title type='text'>Obor Nusantara Masuki Merak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLWBxssTbKI/AAAAAAAAAVA/ojYGC9FfOUI/s1600-h/Gubernur+Banten+Bj+Ratu+Atut+Chosiyah+saat+membacakan+Deklarasi+Kirab+Obor+Nusantara+dalam+peringatan+100+tahun+kebangkitan+nas,+Irwan,+26-08-08+(8).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLWBxssTbKI/AAAAAAAAAVA/ojYGC9FfOUI/s400/Gubernur+Banten+Bj+Ratu+Atut+Chosiyah+saat+membacakan+Deklarasi+Kirab+Obor+Nusantara+dalam+peringatan+100+tahun+kebangkitan+nas,+Irwan,+26-08-08+(8).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239236432325995682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka memperingati 100 tahun hari kebangkitan bangsa Indonesia, sejumlah perwakilan Karang Taruna se-Indonesia melakukan Kirab Obor Nusantara dari Sabang sampai Merauke. Kirab Obor Nusantara itu dimulai dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).&lt;br /&gt;Setelah menempuh perjalanan selama tiga bulan dengan melampaui kabupaten dan kota di Pulau Sumatera, Selasa (26/8) kemarin, Kirab Obor Nusantara tiba di Pelabuhan Merak sebagai penerimaan obor untuk Pulau Jawa. Penerimaan tersebut, diwakili oleh Gubernur Banten, Hj Ratu Atut Chosiyah, karena tiba di wilayah Banten.&lt;br /&gt;Diketahui, dalam iring-iringan kirab pembawa obor Nusantara tersebut, terdapat sosok lelaki gagah mewakili Banten yang ikut menjadi peserta kirab. Dia adalah Andika Hazrumy sebagai anggota Karang Taruna Adhiya Karya Mahata Yodha (AKMY) Provinsi Banten.&lt;br /&gt;Andika merupakan salah satu yang bisa dibanggakan, karena ia berhasil membawa obor Nusantara ke Banten atau Pulau Jawa setelah berhasil menempuh perjalanan tiga bulan di Pulau Sumatera. Rencananya, ia akan terus berupaya mengikuti kirab hingga kemampuan maksimalnya.&lt;br /&gt;Sebelum Kirab Obor Nusantara itu sampai ke DKI Jakarta pada tanggal 31 Agustus nanti, wilayah kabupaten dan kota di Banten juga akan dilalui. Diawali di Kota Cilegon pada tanggal 26 Agustus, lalu dilanjutkan ke Kabupaten Serang 27 Agustus, Pandeglang 28 Agustus, Lebak 29 Agustus, Kabupaten Tangerang 30 Agustus dan Kota Tangerang 31 Agustus kemudian langsung berlanjut ke DKI Jakarta.&lt;br /&gt;“Di masing-masing kabupaten dan kota di Banten, tim panitia pelaksana akan menggelar bakti sosial seperti khitanan massal, pemberdayaan LPM dan lainnya,” kata Andika saat melaporkan kegiatan dalam upacara yang digelar langsung di halaman PT ASDP Merak setelah beberapa waktu tiba dari Lampung.&lt;br /&gt;Dalam upacara, Gubernur Banten sempat membacakan Deklarasi Kirab Obor Nusantara di Hari peringatan 100 tahun Kebangkitan Bangsa Indonesia yang ditandatangani langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).&lt;br /&gt;Gubernur Banten, Hj Ratu Atut Chosiyah berpesan, masyarakat dan para generasi penerus bangsa tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga titik darah penghabisan. “NKRI sudah menjadi harga mati, di mana kita harus lebih kuat untuk mempertahankannya. Saya mendoakan kirab ini dapat menumbuhkan rasa nasionalisme rakyat Indonesia,” tegasnya.&lt;br /&gt;Usai melakukan upacara, secara resmi Atut melepas kembali pasukan Kirab Obor Nusatara. Menurut rencana, Kirab Obor Nusantara akan singgah di rumah dinas Walikota Cilegon, Tb H Aat Safa'at. Setelah itu, akan dilanjutkan ke Kabupaten Serang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6107445041201837428?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6107445041201837428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6107445041201837428&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6107445041201837428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6107445041201837428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/obor-nusantara-masuki-merak.html' title='Obor Nusantara Masuki Merak'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLWBxssTbKI/AAAAAAAAAVA/ojYGC9FfOUI/s72-c/Gubernur+Banten+Bj+Ratu+Atut+Chosiyah+saat+membacakan+Deklarasi+Kirab+Obor+Nusantara+dalam+peringatan+100+tahun+kebangkitan+nas,+Irwan,+26-08-08+(8).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5149873649800886</id><published>2008-08-27T09:18:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T09:29:33.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cokek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bakti sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kostrad TNI'/><title type='text'>TNI Gelar Bakti Sosial</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLWAi9pGpRI/AAAAAAAAAU4/hVt9FFEQ7OM/s1600-h/Baksos+oleh+makorem+502+WKR+di+lap+cihuni+pagedangan,+Aen,+27-08-08.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLWAi9pGpRI/AAAAAAAAAU4/hVt9FFEQ7OM/s400/Baksos+oleh+makorem+502+WKR+di+lap+cihuni+pagedangan,+Aen,+27-08-08.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239235079666312466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLV_5LRNEZI/AAAAAAAAAUw/LBTWL8ydUz8/s1600-h/Baksos+oleh+makorem+502+WKR+di+lap+cihuni+pagedangan,+Aen,+27-08-08+(6).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLV_5LRNEZI/AAAAAAAAAUw/LBTWL8ydUz8/s400/Baksos+oleh+makorem+502+WKR+di+lap+cihuni+pagedangan,+Aen,+27-08-08+(6).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239234361769660818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Markas Tentara Nasional Indonesia (TNI) Komando Rayon Militer (Makorem) 052/ Wijayakrama bekerja sama dengan Yayasan Basilea Community Services Manistry (CSM) dan Lions Club melakukan Bakti Sosial (Baksos) di dekat Danau Cihuni, Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (27/8).&lt;br /&gt;Acara Bakti sosial yang bertemakan “Bersatulah Indonesiaku” diadakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang ke-63 dengan menerjunkan 32 orang dokter untuk menangani pengobatan masal, perawatan gigi dan mata, sunatan masal dan donor darah. Selain itu, bakti sosial dengan memberikan satunan paket sembako kepada sekitar 3.000 keluarga miskin.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk memeriahkan kegiatan, sejumlah penampilan dan hiburan rakyat turut disajikan seperti atraksi marching band, tarian Persit, tarian cokek dan orgen tunggal. &lt;br /&gt;“TNI tidak tinggal diam dan masih tetap eksis dalam melayani masyarakat. Hal tersebut terbukti dengan diadakannya acara bakti sosial ini,” kata Pangdam Jaya Mayjen Darpito Pudyastungkoro usai sambutan pada acara yang juga dihadiri Bupati Tangerang H Ismet Iskandar ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-5149873649800886?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/5149873649800886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=5149873649800886&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5149873649800886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/5149873649800886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/tni-gelar-bakti-sosial.html' title='TNI Gelar Bakti Sosial'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLWAi9pGpRI/AAAAAAAAAU4/hVt9FFEQ7OM/s72-c/Baksos+oleh+makorem+502+WKR+di+lap+cihuni+pagedangan,+Aen,+27-08-08.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-7312297802574462381</id><published>2008-08-27T01:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T02:31:15.646-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perayaan cioko'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cina benteng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Boen San Bio'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Vihara Nimala'/><title type='text'>Perayaan Cioko, Persembahan Doa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLUT881hQ_I/AAAAAAAAAUo/ohJb2vSsDf0/s1600-h/Peringatan+Cioko+Upacara+Ulambana+Vihara+Boen+San+Bio,+Putra+26-08-08+(97).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLUT881hQ_I/AAAAAAAAAUo/ohJb2vSsDf0/s400/Peringatan+Cioko+Upacara+Ulambana+Vihara+Boen+San+Bio,+Putra+26-08-08+(97).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239115679359124466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dengan cinta kasihnya, Moggalana ingin membantu ibunya. Ketika itu tanggal 7 bulan 7 penanggalan Lunar. Saat bertemu, Moggalana melihat ibu yang dicintainya sedang merintih kesakitan. Moggalana memberinya makanan. Ketika dimakan, tiba-tiba makanan itu berubah menjadi api.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ibu menjadi semakin menderita. Sehingga akhirnya Moggalana menemui Sang Buddha untuk meminta bantuan. Kemudian Sang Buddha berkata; Pada saat masa vassa (masa para bhikkhu berdiam diri selama tiga bulan) dapatlah kamu berdanm pada sangha (bhikkhu).&lt;br /&gt; Ini adalah penggalan cerita dan sejarah dalam Peringatan Cioko atau Upacara Ulambana yang digelar di Vihara Nimmala atau biasa dikenal dengan sebutan Vihara Boen San Bio di Jalan Pasar Baru, No 43, Kota Tangerang, Selasa (26/8). Upacar bertepatan pada tanggal 7 bulan 7 pada penanggalan Lunar atau biasa disebut bulan Cit Gwee pada tahun Imlek. Upacara dibuka dengan upacara persembahyangan yang dipimpin oleh para suhu dan Romo Pandita.&lt;br /&gt;Upacara dimaksudkan untuk mengundang para arwah di alam baka dan yang berkeliaran di bumi, untuk ikut menikmati makanan yang disediakan oleh Vihara Nimmala dan mendapat kebahagiaan karena telah didoakan. Menurut kepercayaan, bila para arwah yang bergentayangan telah memiliki jasa dan kebaikan cukup, maka ia akan terlahir kembali ke alam yang lebih bahagia. &lt;br /&gt;Berdasarkan sejarah yang tercatat, perayaan Cioko bermula pada tiga hal penting yang terdapat pada tradisi Buddhis Mahayana. Di antaranya, YM Moggalana menemui ibunya di neraka, YM Ananda bertemu dengan mahluk setan yang sebenarnya adalah jelmaan dari Kwan Im, dan Keada Sangha atau para bikkhu. &lt;br /&gt;Dengan cinta kasihnya, Moggalana ingin membantu ibunya, ketika itu tanggal 7 bulan 7 penanggalan Lunar. Ketika bertemu, Moggalana melihat ibunya yang sedang kesakitan. Akhirnya Moggalana memberinya makanan. Namun ketika dimakan, makanan tersebut berubah menjadi api sehingga ibunya semakin menderita. Akhirnya Moggalana menemui Sang Buddha untuk meminta bantuan. Kemudian sangbudha berkata; Pada saat masa vassa (masa para bhikkhu berdiam diri selama tiga bulan) dapatlah kamu berdama pada sangha (bhikkhu)”. Menurut kepercayaan, dengan cara itulah sangha akan melimpahkan jasanya pada mahluk lain di alam setan dan neraka. &lt;br /&gt;Wakil Ketua Yayasan Vihara Nimmala menuturkan, biasanya upacara ini diramaikan dengan acara Rebutan, dengan memperebutkan segala jenis makanan yang dipakai untuk sesembah atau perlengkapan ibadah. “Untuk tahun ini kita tidak menggelar acara rebutan. Namun kami menggantinya dengan pembagian sembako dan nasi bungkus kepada setiap masyarakat yang datang,” ungkapnya.  &lt;br /&gt;Setelah persembahyangan dan pembagian sembako selesai, perahu naga yang sudah dihias dan dilengkapi dengan perlengkapan ibadah serta patung Dewa Api atau Boen Tay Siu yang terbuat dari kertas kemudian dibakar untuk menyempurnakan persembahyangan. (foto: Putra Jaya/Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-7312297802574462381?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/7312297802574462381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=7312297802574462381&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7312297802574462381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7312297802574462381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/perayaan-cioko.html' title='Perayaan Cioko, Persembahan Doa'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLUT881hQ_I/AAAAAAAAAUo/ohJb2vSsDf0/s72-c/Peringatan+Cioko+Upacara+Ulambana+Vihara+Boen+San+Bio,+Putra+26-08-08+(97).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1122527199223437144</id><published>2008-08-24T23:42:00.000-07:00</published><updated>2008-08-24T23:52:12.601-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putra daerah'/><title type='text'>Pelawak (pun) Giatkan Pendidikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLJVyC5l-nI/AAAAAAAAAUg/TUFKVvz1saw/s1600-h/Miing+saat+memberikan+bantuan+buku+bacaan+serta+bantuan+mebeler+bangku+dan+meja+di+SMPN+2+Cirinte+,+Ubay,+24-08-08.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLJVyC5l-nI/AAAAAAAAAUg/TUFKVvz1saw/s400/Miing+saat+memberikan+bantuan+buku+bacaan+serta+bantuan+mebeler+bangku+dan+meja+di+SMPN+2+Cirinte+,+Ubay,+24-08-08.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238343634845563506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setelah 30 tahun lebih merantau di Jakarta, Tb Dedi “Miing” Gumelar, akhirnya pulang kampung. Pentolan Group Bagito yang telah mengundurkan diri dari dunia lawak yang membesarkan namanya itu  memilih menjadi fungsionaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPP. Selain itu, ia juga membuat gebrakan baru. Dengan dibantu sejumlah aktivis dan penggiat masyarakat di Banten, Miing membentuk sebuah lembaga sosial yang diberi nama Miing Fellowship. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kata Miing, Fellowship itu artinya tidak jauh berbeda dengan lembaga sosial bernama yayasan, yakni tempat berkumpulnya sejumlah orang yang memiliki kesamaan tujuan dan gagasan dalam membangun Lebak. Namun lembaga itu lebih dititikberatkan pada upaya membangun mental (akhlak) masyarakat atau biasa dia menyebutnya dengan istilah masyarakat berbudaya. &lt;br /&gt;Dalam mewujudkan cita-citanya tersebut, Sabtu (23/8) lalu, Miing ditemani oleh saudaranya Didin (yang juga pentolan Grup Bagito) serta sejumlah rekannya, berkeliling Kabupaten Lebak, diantaranya ke Kecamatan Leuwidamar, Bojongmanik, Cirinten serta Kecamtan Curugbitung. Kedua pelawak ini pertama kali mengunjungi tempat kelahirannya yakni di Kampung Lebak Parahiang, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar untuk meresmikan pembangunan jamban atau tempat nyuci di kampong itu. &lt;br /&gt;Usai meresmikan jamban, Miing dkk melanjutkan perjalanannya ke SMAN I Bojongmanik untuk memberikan bantuan buku bacaan serta alat praga olahraga. Di sekolah inilah terlihat kalau Miing benar-benar peduli pendidikan. Karena di sekolah itu belum ada aliran listrik, ia pun memerintahkan kepada Ketua PAC PDIP Bojong Manik untuk secepatnya membantu pengadaan aliran listrik.    &lt;br /&gt;Dalam sambutannya di hadapan ratusan siswa SMAN  I Bojong MAnik, Miing menceritakan soal betapa pentingnya pendidikan. Menurut Miing, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Banten berada diperingkat ke-6 se-Indonesia, namun sayangnya masyarakat Banten masih banyak yang miskin. "Itu karena masyarakat dan pemerintah belum begitu peduli pada pendidikan," ujar Miing. &lt;br /&gt;Salah satu contoh kurangnya pedulian masyarakat Banten terhadap dunia pendidikan, kata  Miing, diantaranya masih minimnya angka siswa yang melanjutkan sekolah, terutama kejenjang SMA. Sementara bentuk kekurangpedulian pemerintah pada dunia pendidikan, yakni minimnya angaran yang dialokasikan untuk sektor pendidikan. &lt;br /&gt;“Akbibatnya masih banyaknya sekolah yang rusak. Banyak anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan minimal Wajardikdas 9 Tahun.  "Dengan APBD yang begitu besar, seharusnya Banten tidak tertinggal. Untuk itu, saya sangat bangga dengan para ulama yang sangat gigih tanpa pamrih mencerdaskan anak-anak bangsa melalui pondok pesantrennya yang nyaris tanpa bantuan pemerintah," katanya. &lt;br /&gt;    Usai acara di SMA I Bojong Manik, Miing langsung meluncur ke Kecamatan Cirinten, tepatnya ke Kampung Dunguk, Desa Dungkuk untuk meresmikan pembangunan MCK. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke SMPN 2 Cirinten dalam rangka memberikan bantuan 60 kursi belajar serta 30 meja untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah setempat. Dalam kunjungan itu Miing tidak lupa memberikan buku bacaan bagi siswa sekolah tersebut. &lt;br /&gt;     Meski hari sudah sore, namun Miing terus berkeliling. Miing langsung meluncur ke Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung. Dalam kunjungannya ke wilayah itu Miing memberikan sejumlah peralatan main seperti ayunan kursi, ayunan rantai, jungkilan dan bola dunia. Bantuan lainnya adalah alat peraga dan perlengkapan mengajar seperti white board, spidol, kerta HVS, lem fox, meja lipat dan lainnya. &lt;br /&gt;     "Bantuan ini bukan dalam rangka kampanye, tapi bentuk kepedulian saya terhadap calon penerus bangsa ini, sehingga diharapkan mereka mendapatkan pendidikan yang layak secara dini," ujar Caleg DPRRI dari PDIP dengan nomor urut 1 zona Banten ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1122527199223437144?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1122527199223437144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1122527199223437144&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1122527199223437144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1122527199223437144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/pelawak-pun-giatkan-pendidikan.html' title='Pelawak (pun) Giatkan Pendidikan'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLJVyC5l-nI/AAAAAAAAAUg/TUFKVvz1saw/s72-c/Miing+saat+memberikan+bantuan+buku+bacaan+serta+bantuan+mebeler+bangku+dan+meja+di+SMPN+2+Cirinte+,+Ubay,+24-08-08.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-901822608896594395</id><published>2008-08-24T09:37:00.000-07:00</published><updated>2008-08-24T09:53:23.693-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='barong sai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cokek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pariwisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cina benteng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='partai politik'/><title type='text'>Tangerang di Bawah Bendera Multi Budaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLGRCMQbFEI/AAAAAAAAAUQ/cWxNYoh4mWM/s1600-h/Pernikahan+cina+Benteng,+Jakwan,+24-08-08+(13).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLGRCMQbFEI/AAAAAAAAAUQ/cWxNYoh4mWM/s400/Pernikahan+cina+Benteng,+Jakwan,+24-08-08+(13).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238127308444472386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Di tengah pudarnya identitas kesenian dan kebudayaan yang tidak lagi menjadi kebanggaan masyarakat Tangerang, kehadiran pementasan seni dan budaya yang dilakukan selama 36 jam nonstop sudah sepatutnya menjadi tonggak membangkitkan kembali pudarnya identitas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pagelaran 16 macam seni dan budaya yang di antaranya menampilkan adat perkawinan China Benteng, barongsai dan long, rampak bedug, kabaret, calung, topeng poles putra tolay, angklung, sendra tari perjuangan Nyi Mas Ageng Serang, degung, gambang kromong, qasidah, pop dangdut, lenong, pagelaran nassyid dan tari jaipongan telah berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yang ke-3.441.&lt;br /&gt;Digelarnya pagelaran seni dan budaya yang mulai pudar di tengah masyarakat Tangerang merupakan era kebangkitan seni dan budaya. Selain dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan (HUT) Republik Indonesia yang ke-63. Seni budaya yang digelar merupakan suatu wahana untuk mempertahankan dan menunjukan begitu beragam dan indahnya seni budaya yang ada di Kabupaten Tangerang. Juga sebagai bahan pelajaran untuk mengetahui makna dari setiap kesenian maupun budaya yang ditampilkan. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLGR3QL2kDI/AAAAAAAAAUY/vX-G683DxFk/s1600-h/Wayang+Kulit,+Jakwan,+24-08-08+(318).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLGR3QL2kDI/AAAAAAAAAUY/vX-G683DxFk/s200/Wayang+Kulit,+Jakwan,+24-08-08+(318).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238128220032110642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selama pertunjukan dilangsungkan mulai 22-24 Agustus itu dipantau MURI. Untuk menilainya pun terus dijaga secara bergiliran, karena perolehan gelar MURI harus sesuai dengan kesepakatan pihak penyelenggara dan pelaksanaannya pun harus konsisten dengan apa yang telah ditetapkan. &lt;br /&gt;“Bila kesepakatannya selama 36 jam ditampilkannya kesenian dan kebudayaan itu, ya harus seperti yang disepakati dan dilakukan tanpa ada jeda. Para pemantau pun harus tetap memantau dan tidak sampai terlewatkan walau sedetik,” ujar salah satu pemantau MURI Ig Awang Rahargo kepada Tangerang Tribun disela-sela pemantauannya, Minggu (24/8).&lt;br /&gt;Pagelarang dari 16 jenis kesenian dan kebudayaan yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang dikemas dalam 2 panggung dengan ukuran yang sama. Panggung tersebut berada tepat pada sebelahnya. &lt;br /&gt;Kesenian dan kebudayaan yang pertama kali digelar adalah perkawinan cina benteng dengan durasi penampilan selama satu jam. Kemudian disusul penampilan barongsai dan wayang kulit. Dalam penyelenggaraan acara pagelaran seni budaya 36 jam non stop tersebut mampu menjaring 3.000 penonton setiap harinya. &lt;br /&gt;“Tidak semua pagelaran yang ditampilkan berdurasi satu jam, tetapi bervaruatif sesuai dengan jenis kesenian dan kebudayaan itu sendiri,” paparnya.&lt;br /&gt;Ketua Panitia Penyelenggara Acara 36 Jam Nonstop Rekor MURI Dauri Darma Budiman mengatakan, acara pagelaran rekor Muri seni budaya 36 jam non stop mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan berbagai organisasi kepemudaan yang konsen dalam seni budaya. Kesenian dan kebudayaan yang mendapat sorotan dan atusias dari para pemantau adalah adat pernikahan China Benteng dan topeng poles putra tolay. Penampilan terakhir yang disuguhkan sebagai penutup adalah penampilan pagelaran seni tari jaipongan. “Topeng putra tolay disuguhkan dengan budaya yang sangat kental dan disuguhi dengan unsur yang humoris,” pungkasnya.(Sumber: Tangerang Tribun, Foto: M Jakwan/Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-901822608896594395?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/901822608896594395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=901822608896594395&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/901822608896594395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/901822608896594395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/tangerang-di-bawah-bendera-multi-budaya.html' title='Tangerang di Bawah Bendera Multi Budaya'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLGRCMQbFEI/AAAAAAAAAUQ/cWxNYoh4mWM/s72-c/Pernikahan+cina+Benteng,+Jakwan,+24-08-08+(13).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-614517731827645708</id><published>2008-08-24T08:05:00.000-07:00</published><updated>2008-08-24T08:17:57.034-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pesta kembang api'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gading serpong'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sumarecon'/><title type='text'>Pesta Kembang Api Merah Putih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLF6TwYZD5I/AAAAAAAAATg/eEda8JYtz7U/s1600-h/Musical+Firework+Taman+Golf+Sumareccon+Serpong,+Adhie,+24-08-08+(55).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLF6TwYZD5I/AAAAAAAAATg/eEda8JYtz7U/s400/Musical+Firework+Taman+Golf+Sumareccon+Serpong,+Adhie,+24-08-08+(55).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238102321431908242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Langit kawasan Summarecon di Pondok Hijau Lapangan Golf  Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu (23/8) malam bergemerlap terang. Selama 15 menit, sekitar 15.000 kembang api dilontarkan bak menyusul bintang-bintang. &lt;br /&gt;Ribuan masyarakat yang sejak sore hari memadati area tersebut, termasuk di seantero nusantara (disiarkan secara langsung oleh salah satu televisi) menyambut gembira seiring dentuman-dentuman kembang api terdengar keras.&lt;br /&gt;Peluncuran kembang api dimulai suara gemuruh helikopter, selanjutnya suara nada-nada musik kian bersautan. &lt;br /&gt;”Kembang api ini dimainkan berdasarkan nada lagu. Dengan jarak luncur sampai 300 meter dan 15 ribu tembakan, maka lebih leluasa untuk memadukan irama lagu dengan bentuk-bentuk kembang api,” ungkap Direktur NoLimits Donny Rochyadi, perwakilan event organizer yang menangani pesta kembang api tersebut.&lt;br /&gt;Suasana meriah dalam pesta bertajuk “Musical Fire Work Gebyar Merah Putih” ini tak akan mudah dilupakan, maklum saja lantaran pesta kembang api itu digarap oleh sebuah perusahaan terkenal dari Singapura bernama Explomo yang telah memiliki pengalaman menangani berbagai acara besar seperti SEA Games tahun 1993, American Independence Day Celebration and New Year tahun 2007, serta Doha International Fireworks Festival tahun 2003. &lt;br /&gt;Lebih dari itu, even yang diklaim oleh pihak pengembang Summarecon sebagai pesta kembang api terbesar di Indonesia ini ikut menampilkan sejumlah artis dan musisi seperti Jelly Tobing, Rosa, Samsons, Ada Band, Desy Ratnasari, Eko Patrio, Melanie Putria dan Novia Angie.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLF7UfNBlBI/AAAAAAAAATo/UBZYLcGe5hA/s1600-h/musical+Firework,+Herman,+24-08-08+(11).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLF7UfNBlBI/AAAAAAAAATo/UBZYLcGe5hA/s320/musical+Firework,+Herman,+24-08-08+(11).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238103433512326162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rangkain pesta ini, menurut penyelenggara, didekasikan untuk memperingati HUT RI ke-63 serta mendukung Tahun Kunjungan Wisata atau Visit Indonesia Year Tahun 2008.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-614517731827645708?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/614517731827645708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=614517731827645708&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/614517731827645708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/614517731827645708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/pesta-kembang-api-merah-putih.html' title='Pesta Kembang Api Merah Putih'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SLF6TwYZD5I/AAAAAAAAATg/eEda8JYtz7U/s72-c/Musical+Firework+Taman+Golf+Sumareccon+Serpong,+Adhie,+24-08-08+(55).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1125483689499154359</id><published>2008-08-22T09:03:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T10:42:22.126-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rekor MURI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cina benteng'/><title type='text'>Pagelaran Seni 36 Jam Nonstop</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SK7ltEA6DEI/AAAAAAAAATY/g0dhWKFTqq8/s1600-h/DSC_0051.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SK7ltEA6DEI/AAAAAAAAATY/g0dhWKFTqq8/s400/DSC_0051.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237375979012885570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sedikitnya 16 cabang seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tangerang mulai dipentaskan selama 36 jam nonstop, sejak Jumat (22/8) hingga Minggu (24/8) di area Parkir Mal WTC Serpong. Pagelaran spektakuler itu oleh pemerintah setempat ditargetkan meraih rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).&lt;br /&gt;Wakil Bupati H Rano Karno, saat membuka pagelaran tersebut mengaku optimis kegiatan ini mampu mencatatkan pagelaran seni dan budaya ini menjadi terbesar yang berlangsung 36 jam nonstop di Indonesia melalui MURI. &lt;br /&gt;Lebih dari itu, pagelan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan daerah lain untuk senantiasa melestarikan seni dan budaya ditengah pluralitas serta kemajuan nasional. Bahkan kegiatan semacam ini merupakan salah satu bentuk dalam upaya mengembangkan nilai-nilai budaya masyarakat. “Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 32 ayat 1, negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia ditengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya,” ucap Wakil Bupati Tangerang H Rano Karno, Jum’at (22/8).&lt;br /&gt;Diinformasikan, pementasan seni budaya Kabupaten Tangerang selama 36 jam nonstop menampilkan 16 cabang diantaranya ialah Rampak Bedug, calung, Angkung, Degung, Gambang Kromong, Adat Perkawinan Cina benteng, Barongsai, Liong, Lenong, Jaipongan dan lain-lain. &lt;br /&gt;Sementara pagelaran melibat puluhan sanggar serta didukung oleh Pemkab Tangerang, Komunitas Pelestarian Kesenian Tradisional (KPKT), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tangerang dan Mall WTC Matahari Serpong.&lt;br /&gt;Panggung pagelaran terdapat dua buah dan untuk pagelaran yang pertama kali ditampilkan serta menjadi pagelaran unggulan adalah Pagelaran Adat Perkawinan Cina Benteng dan Pagelaran wayang kulit khas Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;Acara pembukaan dimilai pada pukul 16.00 WIB, kemarin, yang dihadiri para seniman dan budayawan hingga perwakilan dari MURI.&lt;br /&gt;“Pagelaran seni budaya seperti ini merupakan salah satu wahana untuk mempertahankan dan mewujudkan begitu beragam dan indahnya seni budaya yang kita miliki,” papar Rano.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan lain, Bupati Tangerang H Ismet Iskandar memberikan dukungan penuh terlaksananya pagelaran pentas seni budaya 36 jam nonstop. Pasalnya, kata Ismet, sangat berdampak positif bagi aspek budaya bangsa atau warisan leluhur dan ekonomi kreatif masyarakat. “Acara ini merupakan wahana untuk mempertahankan dan menujukan begitu beragam dan indahnya seni budaya yang kita miliki,” jelasnya.&lt;br /&gt;Dia menambahkan, hendaknya semua dapat belajar dan mengetahui makna dari setiap kesenian maupun budaya yang ditampilkan. “Harapan saya supaya kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar dapat menumbuh kembangkan rasa cinta masyarakat kepada seni budaya yang ada di Kabupaten Tangerang,” tandasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1125483689499154359?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1125483689499154359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1125483689499154359&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1125483689499154359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1125483689499154359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/pagelaran-seni-36-jam-nonstop.html' title='Pagelaran Seni 36 Jam Nonstop'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SK7ltEA6DEI/AAAAAAAAATY/g0dhWKFTqq8/s72-c/DSC_0051.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-7130732095798152890</id><published>2008-08-22T04:09:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T04:52:11.172-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai ciberang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Banten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arung jeram'/><title type='text'>Tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SK6mNZfKuVI/AAAAAAAAATQ/HKRTgwcFPY0/s1600-h/Arung+Jeram2.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SK6mNZfKuVI/AAAAAAAAATQ/HKRTgwcFPY0/s400/Arung+Jeram2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237306165788588370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siapa sangka, di ujung timur Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, atau 20 kilometer dari pusat kota Rangkasbitung, terdapat lokasi wisata alam arung jeram di sungai Ciberang. Pemandangan alam perbukitan di sepanjang perjalanan menuju lokasi wisata ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi penyuka tantangan rifting. &lt;br /&gt;Rasa letih menyusuri jalan menuju lokasi arung jeram sungai Ciberang yang terletak di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, hanya butuh waktu sekitar satu jam dari pusat kota Rangkasbitung. Jalan beraspal mulus, menyusuri jalan di antara perbukitan serta pemandangan gugusan bukit Gunung Salak di Kabupaten Bogor dan Gunung Bongkok serta hamparan sawah yang sudah dipanen menambah perjalanan makin mengasyikan. &lt;br /&gt;Yang perlu diketahui juga, untuk menuju ke lokasi arung jeram sungai Ciberang dapat diakses melalui Leuwiliang-Jasinga-Tenjo di Kabupaten Bogor, lalu melewati Tigaraksa melewati Jalan Lingkar Selatan atau tinggal pilih melewati Parung Panjang, Bogor lalu ke Legok dan selanjutnya memasuki kawasan BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang. Alternatif jalan lain itu diperkirakan memakan waktu sekitar 3 jam. Meski jalannya rusak, tapi sebagian besar sudah beraspal mulus. Kendati masih minim petunjuk jalan, namun untuk menuju ke lokasi arung jeram tidak akan sulit meski harus banyak bertanya ke penduduk di sepanjang jalan. Akses untuk menuju ke Cipanas dapat menggunakan bus dari Leuwiliang-Cipanas maupun bus seperempat Pandeglang-Rangkasbitung-Jasinga.&lt;br /&gt;Sampai di pertigaan Cipanas untuk menuju lokasi arung jeram, masih sekitar lima kilometer dengan melintasi trek perbukitan yang terjal dan curam. Untuk ke sana pun, ada angkutan omprengan atau mau pilih ojek pun tersedia.&lt;br /&gt;Sesampainya di kawasan Wisata Arung Jeram Sungai Ciberang yang beberapa waktu lalu sempat diresmikan Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah, Anda dapat langsung mendaftarkan diri atau lebih dahulu booking. Namun sayang, sebagai lokasi wisata, belum banyak muncul gerai-gerai yang menjual makanan atau pun produk yang dihasilkan dari masyarakat setempat. Tapi di sekitar lokasi wisata arung jeram banyak tersedia warung-warung kelontong yang menjual aneka makanan dan minuman.&lt;br /&gt;“Ke depan, kita akan kembangkan menjadi tempat wisata pilihan di Lebak maupun Banten,” ujar pengelola Wisata Arung Jeram Ciberang, Andi Sofyan kepada rombongan Tangerang Tribun, Sabtu (16/8).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SK6kQYsVk_I/AAAAAAAAATI/drenMouowfE/s1600-h/Arung+Jeram1.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SK6kQYsVk_I/AAAAAAAAATI/drenMouowfE/s400/Arung+Jeram1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237304018091742194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masih Alami&lt;br /&gt;Rombongan Tangerang Tribun yang berarung jeram di sungai Ciberang dipandu oleh skiper pada setiap perahu yang dipakai. Bagi Anda yang pemula, akan diberikan beberapa pengetahuan dasar tentang berarung jeram. Dan perahu yang ditumpangi pemula, per satu perahu terdapat empat orang. Setelah diberikan pengetahuan dasar, perjalanan menyusuri sungai Ciberang yang membelah Kabupaten Lebak dan merupakan salah satu anak hulu sungai Ciujung dimulai. Lintasan yang dipakai untuk arung jeram hanya sekitar 10 kilometer.   &lt;br /&gt;Menyusuri lintasan arung jeram sungai Ciberang yang penuh bebatuan dan airnya masih jernih seperti melintasi hutan yang belum tersentuh praktek pembalakan liar. Kendati harus diakui, beberapa perbukitan yang dipenuhi rimbunan pepohonan besar yang tumbuh secara alami telah ditebangi oleh masyarakat dan hasilnya akan dijual ke sejumlah kota di Serang, Tangerang, Bogor maupun Jakarta.&lt;br /&gt;Terik matahari menyengat tubuh tidak terasa karena perjalanan Anda selama berarung jeram terasa lepas dan penuh dengan kejutan. Menyusuri sungai Ciberang berakhir diujung bendungan yang sudah tidak terpakai lagi. Oleh pengelola arung jeram, telah disediakan angkutan umum untuk mengangkut kembali ke lokasi peristirahatan. Setelah puas melihat pemandangan alam Lebak Gedong, perjalanan darat menyusuri jalan-jalan yang sudah mulus pun dimulai lagi. Bagi penyuka tantangan dan keindahan alam, Wisata Arung Jeram Ciberang jadi pilihan untuk berlibur di Provinsi Banten yang memiliki berjuta potensi wisata.(Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-7130732095798152890?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/7130732095798152890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=7130732095798152890&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7130732095798152890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/7130732095798152890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/tantangan-arung-jeram-sungai-ciberang.html' title='Tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SK6mNZfKuVI/AAAAAAAAATQ/HKRTgwcFPY0/s72-c/Arung+Jeram2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-2892300729277185949</id><published>2008-08-20T02:52:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T02:53:51.238-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sirkuit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kawasan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='olahraga'/><title type='text'>Lippo Karawaci Bangun Sirkuit A1</title><content type='html'>Bulan Februari 2009, kawasan Lippo Karawaci, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang akan mengoperasikan arena sirkuit balapan khusus A1 Grand Prix (AIGP). Saat ini cetak biru (blue print) sirkuit yang menyerupai Sirkuit Monaco ini telah siap dan tengah memasuki tahap pembangunan.&lt;br /&gt;Rencananya, selain menjadi sirkuit jalan raya terbesar di Indonesia bahwa arena lintasan sepanjang 38 kilometer tersebut akan dapat digunakan dalam balapan AI pada musim 2009-2010 nanti.&lt;br /&gt;“Konsepnya sama seperti Sirkuit Monaco. Jika sudah selesai, sirkuit ini merupakan Monaco pertama di Asia,” ungkap Senior Executive Architect Urban Planner PT Lippo Karawaci Tbk, Gordon G Benton, Selasa (19/8).&lt;br /&gt;Ia menambahkan, sirkuit tersebut akan melintasi jalan-jalan yang ada di Karawaci dan dibangun menjadi sirkuit jalan raya yang biasanya digunakan untuk balapan Formula 1.&lt;br /&gt;Sirkuit ini, lanjutnya, akan digunakan menjadi pengganti sirkuit Sentul Bogor, yang telah sebelumnya dijadwalkan oleh A1GP internasional pada 9 November 2008 nanti sebagai tuan rumah balap mobil A1 yang diikuti seluruh negara. &lt;br /&gt;Sementara Menteri Pemuda  dan Olahraga, Adhyaksa Dault menyatakan dukungannya terhadap pembangunan fasilitas olahraga berupa sirkuit A1GP di Lippo Karawaci. &lt;br /&gt;Sedangkan terkait pembalap Indonesia yang akan mengikuti musim balap 2009-2010 mendatang, pihaknya mengaku telah menyiapkan sejumlah nama. Diantaranya ialah di urutan pertama Ananda Mikola, kedua Moreno Suprapto dan ketiga Subhan Aksa.&lt;br /&gt;“Saya akan minta ke Pak Ari Batubara (Ketua Umum IMI) agar segera menyeleksi para pembalap kita,” kata Adyaksa usai menghadiri acara seminar di Universitas Pelita Harapan (UPH), Lippo Karawaci, Tangerang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-2892300729277185949?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/2892300729277185949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=2892300729277185949&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2892300729277185949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2892300729277185949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/lippo-karawaci-bangun-sirkuit-a1.html' title='Lippo Karawaci Bangun Sirkuit A1'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-2949552150180046111</id><published>2008-08-18T05:38:00.000-07:00</published><updated>2008-08-18T05:42:29.131-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TMP Taruna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Tangerang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peristiwa lengkong'/><title type='text'>Mengenang Perjuangan Taruna di Tangerang</title><content type='html'>Peristiwa Lengkong yang terjadi pada tahun 1946 silam menjadi bagian sejarah penting bangsa Indonesia. Banyak Taruna bangsa yang jatuh berguguran oleh tentara Jepang dalam pertempuran yang tidak seimbang. Inilah pertempuran terdahsyat di Banten sejak diproklamirkannya Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. &lt;br /&gt;Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna yang terletak di Kota Tangerang menjadi saksi perjuangan para pahlawan yang sebagian besar taruna muda dalam mempertahankan kemerdekaan. Akademi Militer (AM) di Tangerang, lahir setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945. Di sini, para taruna mendapat pendidikan dan gemblengan dari Perwira Peta yang sudah melepaskan diri dari para pendidiknya perwira-perwira Jepang. &lt;br /&gt;Mereka ketika itu lebih memilih mendidik kader dari bangsa sendiri untuk menjadi pejuang yang tangguh serta mempunyai tanggungjawab moril dalam meneruskan perjuangan. Akademi Militer ini dipimpin oleh Mayor Daan Mogot.&lt;br /&gt;  Suatu ketika, para taruna negeri tergerak untuk menguasai (melucuti) senjata Jepang yang tersimpan di gudang yang lokasinya di daerah Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangerang. Keinginan merebut senjata Jepang itu dipicu peristiwa 10 November 1945 di Surabaya dan adanya indikasi bila Belanda akan menjajah lagi.  &lt;br /&gt;Maka disusunlah suatu skenario untuk dapat menguasai senjata-senjata Jepang tanpa pertempuran. &lt;br /&gt;Setelah skenario ini disepakati, berangkatlah dua seksi (atau sekitar 70 orang) dari Akademi Militer di bawah pimpinan Komandan Mayor Daan Mogot dan &lt;br /&gt;Letnan I Soebianto Djojohadikoesoemo dan Letnan Soetopo selaku Polisi Tentara Resimen IV, ke Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangerang.&lt;br /&gt;Mayor Daan Mogot dengan rombongannya dibawa menghadap ke pimpinan Jepang, sedang para pengikutnya dari Akademi Militer menunggu di luar, menunggu hasil dari perundingan. Saat itulah, pertempuran yang tak pernah diduga meletus. Sebagian besar taruna berikut Mayor Daan Mogot gugur menjadi bunga bangsa. Dari 70 anggota Akademi Militer, 41 di antaranya gugur termasuk Mayor Daan Mogot, Letnan I Soebianto Djojohadikoesoemo dan Letnan Soetopo selaku Polisi Tentara Resimen IV.&lt;br /&gt;Selain tiga nama besar itu, 34 Taruna Akademi Militer Tangerang turut gugur dalam pertempuran. Mereka kemudian dimakamkan di lokasi sama di Tangerang yang kini disebut Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna. Total pahlawan yang dimakamkan di TMP ini berjumlah 42 orang.&lt;br /&gt;Kini, TMP itu dikelola oleh Yayasan 45 atau biasa disebut Kantor Veteran. TMP itu kini menjadi bukti sejarah perjuangan anak bangsa. Hanya saja, tempat ini berubah seiring dengan perkembangan zaman. TMP sekarang banyak sudah digunakan untuk beraktivitas berbagai kalangan, khususnya para purnawirawan dan para istri purnawirawan yang sering mengadakan kegiatan, baik kegiatan keorganisasian maupun kemasyarakatn. &lt;br /&gt;Sekretaris Dewan Pengurus Harian Cabang Angkatan 1945, Drs H D Wikianda di Sekretariat DPHC Tangerang menuturkan, TMP Taruna sering dikunjungi oleh berbagai macam kalangan seperti anggota Kodim, anggota TNI maupun anggota polisi baik dari Wilayah Tangerang maupun dari luar Tangerang terutama pada momen-momen penting seperti menjelang peringatan HUT RI.(Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-2949552150180046111?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/2949552150180046111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=2949552150180046111&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2949552150180046111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/2949552150180046111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/mengenang-perjuangan-taruna-di.html' title='Mengenang Perjuangan Taruna di Tangerang'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3076308867057933497</id><published>2008-08-14T00:29:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T00:34:25.719-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketahanan beras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hj Ratu Atut Chosiayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Provinsi Banten'/><title type='text'>Banten Surplus Beras</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKPf3ow7pwI/AAAAAAAAATA/KOwHJxeVnWU/s1600-h/panen+raya+dan+peresmian+sub+drive+bulog,+Dedi,+13-08-08.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKPf3ow7pwI/AAAAAAAAATA/KOwHJxeVnWU/s400/panen+raya+dan+peresmian+sub+drive+bulog,+Dedi,+13-08-08.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234273338863101698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Musim panen pertengahan tahun 2008 ini, Provinsi Banten mengalami peningkatan produksi padi dan ketersediaan beras petani cukup melimpah. “Dari kebutuhan beras nasional 59,87 juta ton pertahun, sekitar 1,8 juta ton disumbang dari hasil produksi padi Provinsi Banten. Jumlah itu setara dengan 3,11 persen dari kebutuhan beras nasional,” kata Gubernur Ratu Atut Chosiyah saat menghadiri Panen Raya di Desa Bojong Satan Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Rabu (13/8).&lt;br /&gt;Menurutnya, dari luas areal 195.554 hektar sawah, Banten memiliki peran penting dalam stabilitas ketahanan beras nasional. “Bahkan hasil produksi tahun 2008 ini, terjadi surplus sebanyak 183,807 ton,” terang Atut dalam acara yang juga dihadiri Kepala Divisi Regional Bulog Banten – DKI Abdul Karim, Kapolda Banten Brigjen Rumiah, Kajati Banten Larigau Samad dan Bupati Serang Taufik Nuriman.&lt;br /&gt;Pihaknya, lanjut Gubernur Perempuan Pertama di Indonesia ini, akan terus memaksimalisasi ketersediaan lahan pangan, terutama untuk kebutuhan masyarakat Banten. &lt;br /&gt;Dari total luas pertanian 865.120 hektar, terdapat 195,554 hektar luas pesawahan.  Dari jumlah itu, sekitar 79.000 hektar merupakan sawah tadah hujan yang akan diupayakan menjadi tambahan areal produksi padi produktif. “Saat ini tengah dievaluasi dan akan diupayakan menjadi lahan pesawahan irigasi teknis,” pungkasnya.&lt;br /&gt;Sementara Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar mengaku tengah melakukan optimalisasi penyerapan beras petani. Pihaknya, melalui tiga sub divre Bulog di Banten berupaya meningkatkan produksi serapan gabah petani di Banten serta kemandirian dalam pengadaan beras. &lt;br /&gt;"Adanya tiga sub divre bulog di Banten, diharapkan Banten tidak lagi tergantung daerah lain dalam pengadaan beras, apalagi dari beras import, seperti yang prnah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya" kata Mustafa.&lt;br /&gt;Diketajui tiga sub divre bulog di Banten yang diresmikan tersebut adaah, Sub Divre Serang meliputi wilayah Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Sub Divre Tangerang meliputi Kabupaten dan Kota Tangerang serta Sub Divre Lebak meliputi Kabupaten Lebak dan Pandeglang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3076308867057933497?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3076308867057933497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3076308867057933497&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3076308867057933497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3076308867057933497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/banten-surplus-beras.html' title='Banten Surplus Beras'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKPf3ow7pwI/AAAAAAAAATA/KOwHJxeVnWU/s72-c/panen+raya+dan+peresmian+sub+drive+bulog,+Dedi,+13-08-08.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1546493116097285644</id><published>2008-08-12T01:03:00.000-07:00</published><updated>2008-08-12T01:19:30.454-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warisan budaya tangerang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batik Banten'/><title type='text'>Tangerang Lestarikan Batik Pesisir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKFHUD6uaGI/AAAAAAAAASw/r6bVe5OS8mY/s1600-h/Ultah+Koperasi+ke+61+di+Pemkab+dihadiri+deputi+bidang+kelembagaan+koprasi+dan+ismet+iskandar,+Aen,+10-08-08+067+(36).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKFHUD6uaGI/AAAAAAAAASw/r6bVe5OS8mY/s400/Ultah+Koperasi+ke+61+di+Pemkab+dihadiri+deputi+bidang+kelembagaan+koprasi+dan+ismet+iskandar,+Aen,+10-08-08+067+(36).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233542651955800162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKFHUkF8vYI/AAAAAAAAAS4/FlRqL_XwSqk/s1600-h/Ultah+Koperasi+ke+61+di+Pemkab+dihadiri+deputi+bidang+kelembagaan+koprasi+dan+ismet+iskandar,+Aen,+10-08-08+067+(50).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKFHUkF8vYI/AAAAAAAAAS4/FlRqL_XwSqk/s400/Ultah+Koperasi+ke+61+di+Pemkab+dihadiri+deputi+bidang+kelembagaan+koprasi+dan+ismet+iskandar,+Aen,+10-08-08+067+(50).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233542660592811394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Blog: Khomsurizal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Solo, Pekalongan dan Jogja kerap dikenal sebagai daerah terdepan dalam melestarikan Batik di Indonesia. Setiap kota itu, memiliki tradisi membatik yang khas dan hasil karyanya sudah cukup disegani hingga pasaran mancanegara. &lt;br /&gt;Namun seiring geliat mengembangkan potensi daerah, setiap kota dengan berbagai warisan budayanya menyimpan tradisi batik yang tidak kalah bersaing dengan ketiga asal “Batik Jawa” itu. Sebut saja Batik asal Banten dan Aceh, yang juga telah memiliki pasaran tersendiri di kelas global. Pasalnya, Batik Banten lebih dikenal oleh masyarakat Brunei Darussalam dan Batik Aceh sudah diterima di Spanyol.&lt;br /&gt;Tak ketinggalan, Kabupaten Tangerang juga tengah mencanangkan pengembangan Batik khas masyarakat setempat.&lt;br /&gt;Corak batik khas daerah “Kota Benteng” ini cukup unik, karena menggambarkan kultur masyarakat yang kebanyakan berada di pesisir pantai utara (Pantura) dengan polanya menyiratkan kehidupan masyarakat pesisir. &lt;br /&gt;Pewarnaannya juga diambil dari sepajarah panjang perjalanan masyarakat yang plural, seperti warna biru menggambarkan laut atau langit. Motif ayam wareng, topi bambu terdapat di Kecamatan Panongan, Tanjung Pasir dan Pulau Cengkir. Bahkan juga badak bercula yang menggambarkan Provinsi Banten serta motif-motif lain.&lt;br /&gt;Wakil Bupati Tangerang H Rano Karno berharap masyarakat, khususnya pengrajin batik untuk terus berkarya dalam melestarikan warisan budaya yang merupakan nilai-nilai luhur daerah. “Batik khas Tangerang ini bisa menjadi ikon daerah yang patut dikembangkan,” terang Rano.&lt;br /&gt;Pihaknya, lanjut pemeran “Si Doel Anak Sekolahan” ini, melalui dinas terkait melakukan pembinaan agar Batik khas Tangerang dapat menjadi brand image daerah yang mampu go internasional.&lt;br /&gt;Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tangerang, Mahdiar mebgungkapkan program melestarikan batik sebagai warisan budaya sudah dilakukan. &lt;br /&gt;Dia optimis, akan mensejajarkan Batik khas Tangerang yang selama ini didominasi daerah Solo, Pekalongan dan Jogja.&lt;br /&gt;“Jadi nanti kalau orang menyebut batik bukan hanya Solo, Jogja atau Pekalongan, tetapi bertambah batik Tangerang, karena tradisi membatik bagi masyarakat Tangerang tengah bergeliat,” tegas Machdiar.(poto aen/tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1546493116097285644?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1546493116097285644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1546493116097285644&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1546493116097285644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1546493116097285644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/tangerang-lestarikan-batik-pesisir.html' title='Tangerang Lestarikan Batik Pesisir'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKFHUD6uaGI/AAAAAAAAASw/r6bVe5OS8mY/s72-c/Ultah+Koperasi+ke+61+di+Pemkab+dihadiri+deputi+bidang+kelembagaan+koprasi+dan+ismet+iskandar,+Aen,+10-08-08+067+(36).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-4314615730190224363</id><published>2008-08-11T09:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-11T09:51:34.455-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='energi alternatif'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warga tangerang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bio energi'/><title type='text'>Warga Cisauk Temukan Minyak Maja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKBt7Ih3PcI/AAAAAAAAASg/8eD2yof0wkw/s1600-h/poto+bawah.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKBt7Ih3PcI/AAAAAAAAASg/8eD2yof0wkw/s320/poto+bawah.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233303629673741762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengan melakukan fermentasi terhadap Buah Maja atau yang biasa disebut Buah Berenuk, Suhendra, warga Desa Sampora Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang, berhasil menemukan bio energi sebagai pengganti minyak tanah.&lt;br /&gt;Ditengah mahal dan sulitnya mendapatkan minyak tanah, temuan Suhendra tersebut diharapkan menjadi alternatif energi bagi masyarakat. Bahkan energi ini lebih irit dibandingkan dengan minyak tanah, karena perbandingannya adalah satu liter minyak tanah sama dengan setengah liter minyak buah Maja.&lt;br /&gt;Saat ini pemerintah setempat tengah berupaya agar temuan berupa minyak dari fermentasi Buah Maja itu mendapatkan hak paten. “Setelah diteliti ternyata selain sebagai bio energi pengganti minyak tanah, cairan hasil fermentasi tersebut dapat digunakan sebagai pembasmi hama pada tumbuhan pertanian,” jelas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tangerang Mahdiar, sembari mengaku sedang memperjuangkannya untuk mendapat hak paten.&lt;br /&gt;Dukungan untuk mempatenkan minyak dari Buah Maja ini, lanjut Mahdiar, mendapat intruksi langsung Bupati H Ismet Iskandar.&lt;br /&gt;Sementara Suhendra, penemu minyak Buah Maja, mengungkapkan, awal penemuannya yaitu didorong semangat mencari terobosan-terobosan dari hobinya mengumpulkan Buah Maja. &lt;br /&gt;“Saya seorang pengrajin kulit buah Berenuk (buah Maja), lalu saya coba-coba dan ketika istri saya tidak memiliki minyak tanah, lalu hasil perasan yang telah diendapkan saya taruh di kompor dan bisa menyala akhirnya sampai saat ini saya gunakan sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah,” paparnya.&lt;br /&gt;Buah Maja atau Berenuk, menurutnya, memiliki banyak manfaat dari mulai kulit, isi buah hingga kulit. Isi buah Maja, bila diperas dan diendapkan selama beberapa waktu sebagai proses fermentasi hasilnya akan menjadi bahan bakar untuk memasak yaitu seperti minyak tanah. &lt;br /&gt;Ditanya lebih lanjut tentang proses fermentasi Buah Maja menghasilkan minyak untuk kebutuhan memasak, dia enggan menjelaskan secara rinci. Bagi Suherman hal ini akan diungkap kepada publik, bila pihaknya sudah mendapatkan hak paten.(photo: aen/Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-4314615730190224363?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/4314615730190224363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=4314615730190224363&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4314615730190224363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/4314615730190224363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/warga-cisauk-temukan-minyak-maja.html' title='Warga Cisauk Temukan Minyak Maja'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SKBt7Ih3PcI/AAAAAAAAASg/8eD2yof0wkw/s72-c/poto+bawah.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3435995574958303429</id><published>2008-08-10T00:19:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T00:40:07.066-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yusuf kalla'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecamatan pagedangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hutan pohon kelapa'/><title type='text'>Ijtima di tengah Hutan Pohon Kelapa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SJ6bIRUIQII/AAAAAAAAASY/dZC3pOuxeiA/s1600-h/poto+kaki+(atur+ajaaaa).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SJ6bIRUIQII/AAAAAAAAASY/dZC3pOuxeiA/s400/poto+kaki+(atur+ajaaaa).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232790383440183426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Sholat Jumat Bersama Jusuf Kalla)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepinya hutan di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang siang itu seolah sirna. Jumat (8/8) kemarin, area hutan yang banyak ditumbuhi ilalang dan dipenuhi Pepohon Kelapa ini berubah menjadi lautan manusia berkenakan serba putih. Semerbak harum kasturi, hingga lantunan ayat suci pun turut menambah kekhusukan di tengah area hijau  yang jauh dari rumah penduduk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang Sholat Jumat, Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan pengawalan cukup ketat dari Paspampres hadir ditengah ribuan jamaah yang kerap disebut Jamaah tabligh tersebut. Yah, Jusuf Kalla didampingi Bupati Tangerang H Ismet Iskandar menghadiri Ijtimah Jamaah Tabligh yang digelar pertama kalinya di Tangerang.&lt;br /&gt;Dari kejauhan, jamaah yang dikabarkan datang dari berbagai penjuru nusantara, bahkan diantaranya dari mancanegara berbaur seperti layaknya bermasyarakat di sebuah perkampungan muslim.&lt;br /&gt;Para pembesar negara dan pejabat daerah pun tak ubahnya menjadi keluarga mereka. Tak ada perbedaan status, pangkat dan jabatan, apalagi saat mereka bergegas melaksanakan sholat Jum’at. Setiap bersapa diantara mereka, keramahan dan saling mengingatkan juga selalu terlontar.&lt;br /&gt;“Tidak ada perbedaan dalam hal makanan ataupun tempat yang diistimewakan, karena kita semua sama di hadapan Allah,” kata salah satu jamaah Ijtima.&lt;br /&gt;Menurutnya, ijtima berarti berkumpul, dimana dalam Ijtima' akan diisi dengan Bayan (ceramah agama) oleh para ulama atau tamu dari luar negeri yang sedang khuruj (datang) disana, dan juga ta'lim wa ta'alum (belajar mengajarkan ilmu Agama). Diantara yang banyak disampaikan dalam bayan, masih diungkapkannya, seputar menunaikan semua rukun dan syari'ah seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;Sayangnya dari kejauhan, rangkaian prosesi bayan hingga ta`lim wa ta`alum pada acara Ijtima ini tidak dapat diungkap secara detil, lantaran “area perkampungan muslim” ini disterilisasi dari ekpose media.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3435995574958303429?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3435995574958303429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3435995574958303429&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3435995574958303429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3435995574958303429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/ijtima-di-tengah-hutan-pohon-kelapa.html' title='Ijtima di tengah Hutan Pohon Kelapa'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SJ6bIRUIQII/AAAAAAAAASY/dZC3pOuxeiA/s72-c/poto+kaki+(atur+ajaaaa).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-6621134099506677571</id><published>2008-08-04T07:30:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T07:35:11.524-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mahasiswa tangerang'/><title type='text'>Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tangerang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aFVw26SXTR8/SJcTbagezvI/AAAAAAAAARo/UFBElwcuOYc/s1600-h/pelatihan+jurnalistik.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aFVw26SXTR8/SJcTbagezvI/AAAAAAAAARo/UFBElwcuOYc/s400/pelatihan+jurnalistik.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230670853907074802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah wartawan harian yang bertugas di Tangerang, diantaranya Multah Fidrus (The Jakarta Post), Darussalam (Global TV), Ayu Cipta (Tempo), Khomsurizal (Tangerang Tribun) dan Dewi Gusana (Suara Pembaharuan) memberikan materi kepada puluhan peserta dalam Pelatihan Jurnalistik Tingkat Mahasiswa di Aula Universitas Islam Syeh Yusuf, Tangerang.&lt;br /&gt;Pelatihan yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Tangerang ini digelar oleh Organisasi Kemahasiswaan Formmat bekerjasama dengan Pokja Wartawan Harian Tangerang melalui pertemuan setiap akhir pekan selama bulan Juli-Agustus 2008. &lt;br /&gt;Dikatakan Ketua Formmat, Agus Salabi, pelatihan tersebut ditujukan untuk memberikan wawasan jurnalistik kepada mahasiswa dan memperkenalkan bidang kewartawanan sebagai salah satu fungsi penting dalam menegakkan demokrasi ditengah kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. “Tidak sekedar wawasan dasar, peserta diharapkan mengetahui kerja-kerja jurnalistik hingga peranannya sebagai pilar keempat (kontrol sosial),” singkatnya.(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-6621134099506677571?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/6621134099506677571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=6621134099506677571&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6621134099506677571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/6621134099506677571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/pelatihan-jurnalistik-mahasiswa.html' title='Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tangerang'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aFVw26SXTR8/SJcTbagezvI/AAAAAAAAARo/UFBElwcuOYc/s72-c/pelatihan+jurnalistik.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3943924107948510676</id><published>2008-08-04T02:54:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T02:55:58.441-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu 2009'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='partai politik'/><title type='text'>Hanura Vs PKNU, Partai Tutup Kendang</title><content type='html'>Oleh: Khomsurizal Masya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek Ijah bertanya kepada cucunya yang tengah menempuh kuliah program studi politik di Universitas Negeri Tirtayasa, Serang. “Ribet amat ya sekarang milih partai,?” seru Nenek. “Kenapa?” saut Purnomo, cucu Nek Ijah sembari mengernyitkan dahinya. Dalam benak Purnomo, neneknya kebingungan untuk menyalurkan hak politiknya pada Pemilu 2009 mendatang. Selain banyaknya partai politik akan berlaga, calon anggota legislatif di sebuah parpol itu juga berderet panjang.  &lt;br /&gt;Inilah gambaran kecil, fenomena “lumrah” ditengah masyarakat dalam menyambut proses demokrasi ala 34 partai politik yang siap digelar tahun ini.&lt;br /&gt;Berkaca pada Pemilu 2004 lalu, dengan 24 partai politik, banyak ditemui masyarakat kita asal-asal memilih partai dan calegnya. Akibatnya, banyak suara terbuang percuma serta partai-partai pun tak lolos electoral treshold alias harus “berganti baju, berganti bendera,” untuk bisa mengikuti Pemilu 2009.&lt;br /&gt;Namun ditengah kebingungan rakyat, sejumlah lembaga survei independen memprediksi bahwa sikap asal-asalan itu akan kembali ditemui. Bagi orang awam, sebut saja sebagai massa mengambang akan banyak menjatuhkan pilihannya kepada partai-partai lama yang sudah “mapan” seperti Partai Golkar dengan Gambar Pohon Beringinnya, PDIP yang berlambang Banteng Moncong Putih itu, PKS hingga PPP. Meski sudah dikenal, beberapa hasil survei juga menyebutkan partai-partai lama akan mengalami penurunan.&lt;br /&gt;Sebaliknya, partai-partai baru tidaklah laku dan bahkan cenderung terkesan sebagai peramai pesta demokrasi yang diperebutkan partai-partai lama.&lt;br /&gt;Indonesian Research and Development Institute (IRDI) mengungkapkan apabila Pemilu dilakukan 5-12 Juli, maka 26,3% responden memilih PDI Perjuangan. Kemenangan partai moncong putih itu diikuti Partai Golkar (24,6), Partai Demokrat (11,2%), PKS (9,12%), PKB (5%), PAN (3,27%), dan PBB (0,5%).&lt;br /&gt;"Bila melihat perkembangan hasil survei IRDI, kecenderungan seluruh partai besar mengalami penurunan perolehan suara," kata Direktur IRDI, Notrida Mandica, dalam jumpa pers di Jakarta, akhir bulan Juli lalu.&lt;br /&gt;Masih menurut IRDI, dari mayoritas responden (84,5%) tidak mengenal partai baru. Namun, di antara semua parpol baru, Partai Hanura menduduki nomor urut pertama, dilanjutkan Partai Gerindra (1,14%), PKNU (0,71%), PDP (0,51%), Papernas (0,39%), dan PMB (0,24%). Sedangkan PKP, Partai Patriot, Partai Republikan, Partai Buruh, dan Partai Demokrat Sejahtera masing-masing meraih 0,08%.&lt;br /&gt;Nah kecenderungan itu, tampaknya dialami juga oleh calon pemilih di Provinsi Banten. Partai-partai baru, sulit meraih simpati rakyat. Ditengah kebingungan Nenek Ijah tadi bisa diprediksikan disamping kecerdasan strategi parpol, faktor sosialisasi dan perekrutan calon anggota legislatif, bahwa “nomor urut” juga akan sedikit banyak mempengaruhi dulangan suara. Sebut saja, Partai Hanura bernomor 1 dan PKNU bernomor buncit atau 34. Keduanya menjadi partai tutup kendang yang mudah diingat khalayak, yakni tutup kendang satunya ditempati Hanura dan tutup kendang lainnya bertengger PKNU.(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3943924107948510676?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3943924107948510676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3943924107948510676&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3943924107948510676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3943924107948510676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/08/hanura-vs-pknu-partai-tutup-kendang.html' title='Hanura Vs PKNU, Partai Tutup Kendang'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1402032639261511443</id><published>2008-07-31T02:50:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T00:58:55.345-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KPS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tangerang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MDGs'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='air bersih'/><title type='text'>Tangerang Jalin Swasta untuk Air Minum</title><content type='html'>Di 5 Kecamatan, Investasi Sebesar US$ 12 Juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIGARAKSA, TRIBUN&lt;br /&gt;Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang melalui Rapat Paripurna di Tigaraksa, Selasa (29/7), menyetujui pelaksanaan Kerjasama Pemerintah-Swasta (KPS) Pengelolaan Air Minum di Kabupaten Tangerang.&lt;br /&gt;Persetujuan pada lembaga legislatif atas Proyek KPS ini telah ditunggu Departemen Pekerjaan Umum (DPU) dan Pemkab Tangerang setelah sempat berlarut-larut sejak 2007 lalu. Pasalnya, proyek investasi bernilai Rp 303 Miliar itu ditargetkan terlaksana tahun 2008 ini sesuai rekomendasi Indonesian Infrastructure Conference and Exhibition (IICE) yang digelar di Jakarta pada tahun 2006 untuk menyediakan kebutuhan air minum di Indonesia, termasuk Kabupaten Tangerang. &lt;br /&gt;Seluruh fraksi DPRD yakni F-Partai Golkar, F-PKS, F-PDIP, F-Reformasi, F-PPP, F-Partai Demokrat dan F-PKB menyatakan setuju dan menilai perlunya proyek tersebut dilaksanakan sebagai solusi pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat dan upaya peningkatkan kesehatan.&lt;br /&gt;Juru Bicara Pansus (Panitia Khusus) KPS DPRD, Imron Rosadi menyebutkan, persetujuan dewan tersebut dilandaskan atas kepentingan riil masyarakat terhadap air minum yang saat ini masih minim. Oleh karena itu, penyediaan dan pelayanan infrastruktur air minum di 5 wilayah kecamatan di Kabupaten Tangerang yakni, Sepatan, Jayanti, Balaraja, Cikupa dan Pasar Kemis cukup mendesak direalisasikan.&lt;br /&gt;Lebih dari itu, proyek KPS juga bernilai ekonomis untuk memajukan pendapatan daerah. “Asumsi keuangan untuk proyek ini sebesar Rp 313.824 miliar dengan rincian, investasi swasta melalui modal sendiri sebesar 30 persen, pinjaman jangka panjang 70 persen, inflasi 6,0 persen, kenaikan tarif 15 persen setiap dua tahun dengan bungan 14 persen per tahun,” paparnya.&lt;br /&gt;Imron menjelaskan, rencana penyediaan air minum oleh swasta itu mengunakan kapasitas 900 liter per detik dicapai pada tahun 2011 jumlah sambungan sebanyak 65.570 unit dengan sumber air baku dari Sungai Cisadane dan air curah yang dibeli dari Mitra Swasta Kabupaten Serang. “Pada akhir konsesi, semua aset akan diserahkan ke pemerintah daerah dengan harga yang sesuai nilai sisa buku,” tambahnya.&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun Tangerang Tribun, dalam realisasinya, KPS Pengelolaan Air Minum di 5 kecamatan tersebut telah memasuki proses tender di DPU yang dimenangkan oleh Acuatico Pte Ltd. Pada bulan Agustus-November, pengerjaan infrastruktur akan dimulai, sehingga tahun 2009 mendatang ditargetkan bisa beroperasi dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat atas air minum berstandar World Healty Organization (WHO).  &lt;br /&gt;Sekedar diketahui PT Acuatico sendiri merupakan perusahaan bentukan Glendale International asal Singapura yang sahamnya sebagian besar dikuasai Recapital Group dan Glendale Partners. Di Jakarta Aquatico menjadi perusahaan terbesar yang memasok kebutuhan air bersih melalui anak perusahaan bernama PT Aetra Air Jakarta dengan jumlah pelanggan 3 juta warga. Rencananya di Kabupaten Tangerang, Aquatico dalam pembangunan proyek infrastruktur air baik mencakup konstruksi, desain serta operasional dan pemeliharaan akan menggunakan perusahaan berbendera PT Aetra Air Tangerang.&lt;br /&gt;“Program ini bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai sasaran Millennium Development Goals (MDGs) nasional di sektor air minum yakni, pada tahun 2015 harus sudah dapat melayani air minum 50 persen penduduk yang belum terlayani saat ini,” ungkap Bupati Tangerang H Ismet Iskandar.&lt;br /&gt;Secara terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Nanang Komara usai rapat paripurna mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan segera menyiapkan agenda untuk segera dilakukan penandatangan nota kesepakatan (MoU) antara Pemda dengan pemenang lelang yakni PT Acuatico. “Secepatnya akan kita lakukan,” tandas Nanang. &lt;br /&gt;Menurut Nanang, terelisasinya proyek KPS ini akan menjadi catatan bahwa Kabupaten Tangerang merupakan daerah pertama di Indonesia yang melakukan KPS. Selain di Kabupaten Tangerang, proyek serupa juga tengah diupayakan seperti di Bandung untuk kapasitas 1.800 liter/detik, Dumai (Riau) untuk kapasitas 500 liter per detik dengan investasi Rp 5,7 Millar dan Jambi untuk kapasitas 820 liter per detik dengan investasi Rp 129 miliar.(khomsurizal/Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1402032639261511443?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1402032639261511443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1402032639261511443&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1402032639261511443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1402032639261511443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/07/tangerang-kerjasama-swasta-untuk-air.html' title='Tangerang Jalin Swasta untuk Air Minum'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-8411844040234995316</id><published>2008-07-30T00:11:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T01:15:32.482-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu 2009'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caleg'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='partai politik'/><title type='text'>Bersama Mencari Caleg</title><content type='html'>Blog oleh Khomsurizal Masya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gong Pemilihan Umum 2009 telah ditabuh dan terdengar bergemuruh di seantero tanah air, termasuk di ujung paling barat pulau Jawa ini. Saatnyalah rakyat bersama untuk menjaring calon wakil mereka baik duduk sebagai anggota legislatif (DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten dan DPD) yang akan dipilih melalui ajang Pemilu nanti. Ingat pepatah kuno “Hanya Keledai yang akan terperosok dua kali dalam lubang yang sama”, begitulah kalimat tepat dalam mempresentasikan sebuah kesalahan dalam memilih wakil. Ingat juga pada Pemilu tahun 2001 dan 2004 lalu, sejumlah orang yang dipercaya mewakili rakyat dan diyakini menyuarakan hati nurani kita ternyata dalam perjalannya justru menafikan kepentingan masyarakat. Sebut saja contohnya, sebagian besar anggota DPRD Provinsi Banten periode 2001 terjerat kasus korupsi Dana Perumahan dan Tunjangan DPRD senilai Rp 14 Miliar serta diantaranya telah divonis penjara. Contoh lain, yang saat ini sedang dalam proses hukum ialah Kejaksaan Tinggi berencana memeriksa 45 anggota DPRD Pandeglang dalam kasus dugaan menerima suap dalam pinjaman daerah senilai Rp 200 Miliar. Itulah sedikit kasus yang menimpa para anggota dewan terhormat yang selama ini dianggap sebagai barisan terdepan menyuarakan kepentingan rakyat. &lt;br /&gt;Nah tentunya, hal demikian menjadi gambaran agar kita tidak terulang kembali memilih kesalahan. Karena nasib rakyat, sedikit banyak akan tergantung oleh responsibilitas dan akuntabilitas para perwakilannya di parlemen. &lt;br /&gt;Setidaknya, sebelum lebih jauh memasuki momen demokrasi untuk mengantarkan “Sang Kerah Putih” itu perlu menggelar uji kelayakan dan kepatutan yang secara sadar dilakukan seluruh rakyat (tidak hanya partai politik).&lt;br /&gt;Uji kelayakan dan kepatutan atau fit and propertest meliputi, misalnya, syarat sesuai ketentuan yakni caleg adalah warga negara Indonesia yang telah berusia 21 tahun atau lebih, kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, serta cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 serta surat tidak tersangkut perkara pidana seperti korupsi dan tindak pidana lainnya. &lt;br /&gt;Melalui uji kelayakan di tingkat grassroot ini, secara otomatis akan menutup rapat-rapat terhadap caleg yang pernah dan sedang tersangkut kasus korupsi serta tindak pidana lain. Masyarakat akan bilang; “Tidak untuk Caleg Koruptor”. Selain itu, rakyat akan lebih melirik warga masyarakat yang akuntabilitas, bebas korupsi, berkelakuan baik dan sebagainya untuk dimajukan ke daftar caleg ke partai politik. Jadi partai politik hanya akan mengusung caleg yang merupakan rekomendasi atau dukungan masyarakat, sehingga pada akhirnya saat Pemilu 2008 tiba caleg-caleg yang berkualitas unggul dan benar-benar berpihak kepada rakyatlah yang dipilih.&lt;br /&gt;Berdasarkan UU Nomor 10/2008 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD, kuota kursi beberapa daerah pemilihan bertambah seiring membengkaknya jumlah pemilih, termasuk di DPRD Kota/Kabupaten sebanyak 50 kursi dan pertengahan Agustus 2008 mendatang memasuki tahap Pendaftaran Caleg di KPU. Oleh karenanya, sekarang belum terlambat baik masyarakat dan 34 partai politik untuk mencari sosok bakal Caleg yang sesuai harapan rakyat. Tidak lagi, parpol mengedepankan kekuatan uang, kolusi dan nepotisme untuk menentukan daftar Caleg. Namun daftar Caleg itu merupakan hasil uji kelayakan dan kepatutan yang telah dilakukan seluruh elemen masyarakat. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-8411844040234995316?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/8411844040234995316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=8411844040234995316&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8411844040234995316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/8411844040234995316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/07/bersama-mencari-caleg.html' title='Bersama Mencari Caleg'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-1402824486426481797</id><published>2008-07-27T23:50:00.000-07:00</published><updated>2008-07-28T23:41:48.323-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumah tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pariwisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cina benteng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Boen San Bio'/><title type='text'>Ke Karawaci, Tengok Rumah Sang Saudagar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aFVw26SXTR8/SI67X8KV6ZI/AAAAAAAAAQw/3S7_dvCWQLE/s1600-h/Rumah+Tua+yang+berumur+lebih+400+tahunan+milik+juragan+tanah+dan+pabrik+karet,+Aen,15-07-08+003+(1).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aFVw26SXTR8/SI67X8KV6ZI/AAAAAAAAAQw/3S7_dvCWQLE/s400/Rumah+Tua+yang+berumur+lebih+400+tahunan+milik+juragan+tanah+dan+pabrik+karet,+Aen,15-07-08+003+(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228322237384616338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tangerang dengan segala persoalan kekinian tetap menarik sebagai sebuah kota yang sarat menyimpan sejarah. Bangunan kuno, kelenteng, vihara dan bangunan peninggalan sejarah lain masih bisa dijumpai di kota yang juga dijuluki sebagai Kota Benteng ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah satu peninggalan sejarah yang bisa dijumpai di Tangerang adalah rumah tua yang terletak di &lt;br /&gt;Kampung Karawaci Baru, RT 04/03 Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Rumah dengan arsitektur perpaduan Tiongkok dan Belanda (Eropa) itu ditengarai sudah berusia lebih dari 400 tahun.  Keistimewaan bangunan sangat terlihat pada bagian depan rumah utama, dimana desain bangunannya pada model atap rumah yang menjulang tinggi serta terdapatnya dua patung singa di pintu depan. Pada bagian belakang rumah, desain bangunannya kental dengan gaya Eropa. Selain banyak tiang penyangga beton ukuran besar, daun jendela yang digunakan pun berbentuk panjang menyerupai pintu khas bangunan Eropa.&lt;br /&gt;Meski sudah sangat tua, namun bangunan ini masih berdiri kokoh di atas lahan seluas 2,5 hektar dengan luas bangunan 1 hektar (konon dahulu mencapai 3 hektar). Bagian depan terbuat dari kayu jati berwarna coklat. Di kiri kanan terdapat dua patung singa barong yang masih terpelihara dan utuh. &lt;br /&gt;Di sekeliling bangunan itu berdiri rumah-rumah kopel atau asrama mantan tentara Komando Distrik Militer (Kodim) 203 Arya Kamuning. Mereka ditugasi menjaga keamanan kebun karet dan kelapa di wilayah sekitar rumah tua itu.&lt;br /&gt;Dulu, rumah itu konon dimiliki oleh Jho Peng, seorang saudagar karet, atau awalnya menjadi mandor keturunan Cina yang mendapatkan kepercayaan penuh mengurusi pabrik dan kebun karet oleh pemerintah kolonial. Rumah itu kini dihuni oleh empat keluarga keturunan Jho Peng.&lt;br /&gt;“Saya tidak mengetahui sejarah dan siapa pemilik asli dari rumah ini. Saya hanya seorang cucu generasi ketiga dari mandor kebun karet kepercayaan bos,” tutur Harry Masduki, seorang kepala keluarga yang menghuni rumah bergaya Cina itu.&lt;br /&gt;Menurut Kasbullah (73), mantan tentara berpangkat Sertu yang dulu mendapat tugas menjaga sekitar wilayah itu, menuturkan, di areal rumah itu dulu adalah perkebunan karet dan kepala yang cukup luas. Di sekitar itu pula terdapat pabrik pengolahan getah karet dan kelapa dengan ratusan pekerja. “Tetapi tahun 1965, pabrik itu bangkrut karena ulah pekerjanya sendiri yang siangnya menyadap getah karet, malam menebang pohonnya untuk dijual,” terangnya. &lt;br /&gt;Tangerang adalah salah satu wilayah penting pada zaman penjajahan karena memiliki kekayaan alam melimpah. Tetapi Tangerang juga dijadikan sebagai tempat menetap orang-orang keturunan yang tersingkir dari berbagai daerah, sehingga kemudian dikenal dengan sebutan Cina Benteng.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-1402824486426481797?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/1402824486426481797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=1402824486426481797&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1402824486426481797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/1402824486426481797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/07/ke-karawaci-menengok-rumah-saudagar.html' title='Ke Karawaci, Tengok Rumah Sang Saudagar'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aFVw26SXTR8/SI67X8KV6ZI/AAAAAAAAAQw/3S7_dvCWQLE/s72-c/Rumah+Tua+yang+berumur+lebih+400+tahunan+milik+juragan+tanah+dan+pabrik+karet,+Aen,15-07-08+003+(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-3804682701403194161</id><published>2008-07-27T23:11:00.000-07:00</published><updated>2008-07-27T23:49:05.889-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya daerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pesta laut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pariwisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><title type='text'>Syukuran Nelayan Cituis</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Siang itu, Matahari terasa membakar kulit. Iskandar (23), nelayan Cituis, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang bersama puluhan nelayan lainnya terus berusaha keras menggapai perahu berisi sesaji berisi bekakak ayam, ikan, telur serta lauk pauk lainnya di tengah laut lepas Laut Jawa. Meski harus berpeluh, Iskandar dan juga sejumlah nelayan lainnya berhasil meraih sesaji yang diyakini dapat memberikan keselamatan dan keberuntungan ketika nelayan sedang melaut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Upacara ritual melarung kepala kerbau dan beraneka sesaji merupakan simbol ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan karunia hasil laut dan keselamatan masyarakat pesisir utara Kabupaten Tangerang, tepatnya di pantai Surya Bahari, Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, yang digelar secara tidak menentu. &lt;br /&gt;Tahun ini, Pesta Laut kembali digelar pada Minggu (27/7). Mulai pukul 08.00 WIB hingga hampir pukul 14.00 WIB, berbagai macam sesaji yang dibawa satu perahu dengan berbagai interior dikawal para pendekar yang dituakan oleh warga sekitar. Sementara puluhan perahu nelayan lainnya yang ambil bagian dan mengikuti perahu yang mengangkut sesaji dan kepala kerbau yang akan dilepas di tengah laut bergerombol mengikuti untuk memperebutkan sesaji sebanyak mungkin. Sebelum kapal-kapal diberangkatkan, para nelayan tak lupa menyiramkan kapal mereka dengan air laut di sana. Sebagai simbol kapal yang akan mereka pakai untuk melaut dapat hasil tangkapan yang berlimpah dan dilindungi dari mara bahaya. &lt;br /&gt;Dengan acara selamatan dan syukuran ini bagi para nelayan dan masyarakat luas, secara batin memberikan rasa tenang ketika mereka melaut untuk mencari nafkah. Namun dibalik itu semua, tidak ada kesan sakral dalam pelarungan atau upacara adat yang dilangsungkan di pesisir utara. Bahkan, oleh nelayan pelarungan lebih mirip pesta dan ungkapan rasa syukur semata. &lt;br /&gt;Pesta Laut 2008 tersebut adalah pesta yang ke delapan sejak pertama kali diadakan tahun 2000 lalu. Tidak ada waktu yang khusus dalam pelaksanaan Pesta Nelayan di Desa Cituis, atau tepatnya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cituis ini. Namun pada pesta Nelayan 14, 26 hingga 29 Juli 2008 nanti, dirayakan dengan beraneka kegiatan. Mulai dari acara hiburan sampai aksi bakti sosial bagi warga usia lanjut dan anak yatim piatu. Setiap malam diselenggarakan pagelaran seni dan budaya, khusus acara hiburan disajikan musik dangdut. Ada pula pertunjukan budaya berupa wayang golek dan beragam seni budaya lainnya. &lt;br /&gt;"Pada tanggal 14 kemarin, kami melaksanakan lomba rancang bangun perahu dan tanggal 26, kami mengadakan kegiatan menanam 1.000 pohon bakau di pesisir pantai, dekat Sekolah Pelayaran," kata Penanggung Jawab kegiatan Pesta Nelayan yang juga Ketua KUD Mina Samudra Cituis, Muhamad Nasyirudin kepada Tengerang Tribun di ruang kerjanya, kemarin seraya mengatakan, puncak acara Pesta Laut ini dilangsungkan pada tanggal 29 Juli 2008. &lt;br /&gt;Ketua Panitia Pesta Laut, Sukma Jaya SE mengatakan, terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya masyarakat nelayan yang tergabung di TPI Cituis. Tidak ada bantuan sedikit pun dari pemerintah. &lt;br /&gt;"Biaya ini dari para nelayan yang jumlahnya hampir ribuan orang ini. Mereka rela mengeluarkan biaya karena beraggapan pesta atau larung laut merupakan salah satu kewajiban sebagai rasa syukur nelayan kepada laut," paparnya.(Tangerang Tribun)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7741441018071457557-3804682701403194161?l=khomsurizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khomsurizal.blogspot.com/feeds/3804682701403194161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7741441018071457557&amp;postID=3804682701403194161&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3804682701403194161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7741441018071457557/posts/default/3804682701403194161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khomsurizal.blogspot.com/2008/07/syukuran-nelayan-cituis.html' title='Syukuran Nelayan Cituis'/><author><name>khomsurizal masya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15635261245032140804</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_aFVw26SXTR8/SALuZj14K8I/AAAAAAAAAEg/k3744V6cwp0/S220/resaaaleeeee.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7741441018071457557.post-5641323004844478703</id><published>2008-07-27T07:33:00.000-07:00</published><updated>2008-07-27T07:50:06.988-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pariwisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putri indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hj Ratu Atut Chosiayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Provinsi Banten'/><title type='text'>Vanesa Duta Banten untuk Putri Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aFVw26SXTR8/SIyK6gSM37I/AAAAAAAAAQg/2A_EvznjTLI/s1600-h/poto+lintass.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aFVw26SXTR8/SIyK6gSM37I/AAAAAAAAAQg/2A_Evznj
